gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa
     

View : 245 kali
Download MP3 Music
Yeremia 31:7
"Sebab beginilah firman TUHAN: Bersorak-sorailah tentang Yakub dengan sukacita, bersorak-soraklah terhadap kepala bangsa-bangsa! Perdengarkanlah puji-pujian dan katakanlah: TUHAN telah menyelamatkan umat-Nya, yakni sisa Israel!"

Penjelasan:

Shalom...

Selamat malam Bapak-bapak, Ibu-ibu, Oma, Opa, Pemuda, Remaja, Anak-anak Sekolah Minggu yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus.

Puji syukur kita masih diberikan kesehatan sehingga malam ini kita boleh berkumpul dalam ibadah keluarga. Di tengah kesibukan bekerja, sekolah, kuliah, berdagang, mengurus rumah tangga, bahkan menghadapi berbagai tantangan hidup, Tuhan masih memberi kesempatan bagi kita untuk datang memuji nama-Nya.

Malam ini kita belajar dari Yeremia 31:7 dengan tema:
"Bersorak Karena Tuhan Allah Menyelamatkan."


Kalau mendengar kata "bersorak", biasanya kita langsung membayangkan suasana pertandingan sepak bola.

Gol menit ke-90...
Semua orang berdiri.
Ada yang lompat.
Ada yang peluk orang yang bahkan tidak dikenal.

Yang lucu...
Begitu timnya kalah...

TV hampir jadi korban.
Remote control hilang entah ke mana.

Padahal pemainnya tidak kenal kita...

Tetapi ketika Tuhan menjawab doa...
Kadang kita hanya berkata,

"Puji Tuhan..."

Suaranya lebih pelan daripada suara memesan kopi.

Seolah-olah pertolongan Tuhan adalah sesuatu yang biasa.

Yeremia mengingatkan:
Kalau Tuhan menyelamatkan kita, jangan diam! Bersoraklah! Bersyukurlah!

Latar Belakang

Yeremia menulis kitab ini ketika bangsa Israel sedang mengalami masa yang sangat sulit.

Mereka dibuang ke Babel.
Rumah hilang.
Tanah hilang.
Bait Allah hancur.
Harapan hampir lenyap.

Tetapi justru pada saat itulah Tuhan berkata,
"Aku akan menyelamatkan umat-Ku."

Bahkan sebelum keselamatan itu terjadi, Tuhan sudah memerintahkan mereka:
"Bersoraklah!"

Mengapa?
Karena janji Tuhan pasti digenapi.

Apa Arti "Diselamatkan"?
Keselamatan bukan hanya masuk surga nanti.
Keselamatan Tuhan juga nyata hari ini.

Misalnya...
Tuhan menyelamatkan kita dari kecelakaan.
Tuhan menyelamatkan keluarga dari perpecahan.
Tuhan menyelamatkan ekonomi kita.
Tuhan menyelamatkan hati kita dari putus asa.
Tuhan menyelamatkan kita dari dosa melalui Yesus Kristus.

Banyak kali kita baru sadar...

"Ternyata Tuhan sudah bekerja sejak lama."

Mengapa Kita Harus Bersorak?

1. Karena Keselamatan Berasal dari Tuhan

Israel tidak bisa pulang dengan kekuatannya sendiri.

Mereka terlalu lemah.
Tetapi Tuhan sendiri yang bertindak.

Begitu juga kita.

Ada masalah yang tidak bisa kita selesaikan sendiri.
Ada penyakit.
Ada hutang.
Ada persoalan keluarga.
Ada pekerjaan.
Ada masa depan anak-anak.

Kadang kita berkata,
"Saya sudah menyerah."

Justru di situlah Tuhan mulai bekerja.

Mazmur berkata,
"Pertolonganku ialah dari Tuhan."


Ilustrasi 

Seorang bapak membeli lemari baru.

Di kardus tertulis:
"Mudah dirakit dalam 20 menit."

Setelah dua jam...
Baut tersisa lima.
Papan masih dua.
Petunjuk sudah terbalik.

Akhirnya istrinya berkata,
"Pak... coba baca petunjuknya."

Jawab bapaknya,
"Laki-laki sejati tidak baca petunjuk."

Akhirnya...
Tetangga dipanggil.

Sering kali kita juga begitu.

Merasa mampu sendiri.

Padahal Tuhan berkata,
"Datanglah kepada-Ku."

2. Bersorak Karena Tuhan Tidak Pernah Meninggalkan Umat-Nya

Israel pernah berpikir,
"Tuhan sudah melupakan kami."

Ternyata tidak.
Tuhan selalu punya rencana.

Begitu pula hidup kita.
Kadang doa belum dijawab.

Bukan berarti Tuhan tidak mendengar.

Kadang Tuhan sedang mempersiapkan jawaban yang lebih baik.

Contoh
Seorang anak SD berdoa:

"Tuhan...
besok jangan ada ulangan."

Besok pagi...
Tetap ada ulangan.

Anaknya kecewa.

Tetapi beberapa minggu kemudian...
Nilainya paling tinggi.

Kalau Tuhan mengabulkan doa itu,
mungkin ia tidak belajar.

Tuhan melihat lebih jauh daripada kita.

3. Bersorak Karena Keselamatan Tuhan Harus Diberitakan

Yeremia berkata,
"Perdengarkanlah puji-pujian."

Artinya...
Jangan simpan sendiri.

Kalau Tuhan menolong kita...

Ceritakan.

Kesaksian adalah berkat.

Mungkin cerita kita sederhana.

Misalnya,

"Tuhan menolong saya mendapat pekerjaan."

"Tuhan menyembuhkan saya."

"Tuhan memulihkan keluarga saya."

Cerita sederhana bisa menguatkan iman orang lain.

Ilustrasi

Kalau orang dapat promo besar di supermarket...

Semua grup WhatsApp langsung tahu.

"Diskon minyak goreng!"

"Diskon beras!"

Tetapi kalau Tuhan melakukan mujizat...

Kadang hanya kita sendiri yang tahu.

Padahal kabar keselamatan jauh lebih penting daripada kabar diskon.


Apa yang Menghalangi Kita Bersorak?

1. Terlalu Fokus pada Masalah

Kita menghitung masalah.

Tetapi lupa menghitung berkat.

Padahal berkat Tuhan jauh lebih banyak.

2. Terlalu Cepat Lupa

Manusia mudah lupa.

Begitu masalah selesai...

Kembali sibuk.

Lupa bersyukur.

3. Membandingkan Diri dengan Orang Lain

"Rumah dia lebih besar."

"Gaji dia lebih tinggi."

"Mobil dia lebih baru."

Akibatnya...

Tidak pernah puas.

Padahal sukacita lahir dari hati yang bersyukur.

Bagaimana Bersorak di Tengah Kesulitan?

Bersorak bukan berarti pura-pura tidak punya masalah.

Bersorak berarti percaya bahwa Tuhan lebih besar daripada masalah.

Paulus dan Silas menyanyi di penjara.

Mereka belum bebas.

Tetapi mereka percaya Tuhan sedang bekerja.

Iman selalu mendahului mujizat.

Aplikasi Bagi Jemaat GMIM

Malam ini Tuhan mengajak setiap keluarga GMIM:

Bagi orang tua

Jangan kehilangan harapan.

Terus doakan anak-anak.

Tuhan sanggup menyelamatkan keluarga.

Bagi anak-anak muda

Percayalah kepada Tuhan dalam memilih masa depan.

Kesuksesan bukan hanya soal kepintaran.

Tetapi juga penyertaan Tuhan.

Bagi yang sedang sakit

Tuhan adalah sumber kekuatan.

Walaupun proses penyembuhan belum selesai,
kasih Tuhan tetap nyata.

Bagi yang mengalami kesulitan ekonomi

Teruslah bekerja dengan jujur.

Jangan menyerah.

Tuhan membuka jalan yang sering kali tidak kita duga.

Yesus Adalah Keselamatan Itu

Nubuat Yeremia akhirnya mencapai puncaknya dalam Yesus Kristus.

Yesus datang menyelamatkan manusia dari dosa.

Di kayu salib...

Ia menanggung hukuman kita.

Ia bangkit.

Karena itu kita mempunyai pengharapan.

Sukacita kita bukan hanya karena Tuhan memberi berkat.

Tetapi karena Tuhan memberikan hidup yang kekal.

Penutup

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan,

Yeremia mengajak kita malam ini:

"Bersorak Karena Tuhan Allah Menyelamatkan."

Bersorak bukan karena semua masalah sudah selesai.

Bersorak karena Tuhan hadir.

Bersorak karena Tuhan memegang hidup kita.

Bersorak karena Tuhan setia.

Bersorak karena Yesus telah menang.

Kalau Tuhan sudah menyelamatkan kita...

Mengapa kita harus hidup dengan wajah yang selalu muram?

Mari pulang dari ibadah malam ini dengan hati yang penuh syukur.

Biarlah tetangga melihat sukacita kita.
Biarlah keluarga merasakan damai Kristus.
Biarlah dunia mengetahui bahwa Tuhan masih bekerja.

Kesimpulan

Ada tiga pelajaran penting malam ini:
  1. Bersoraklah, sebab keselamatan berasal dari Tuhan, bukan dari kekuatan manusia.
  2. Bersoraklah, sebab Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya, sekalipun keadaan tampak sulit.
  3. Bersoraklah dan ceritakanlah pertolongan Tuhan, supaya banyak orang dikuatkan imannya.
Kiranya setiap keluarga GMIM pulang dengan hati yang lebih ringan, iman yang lebih teguh, dan mulut yang lebih rajin memuji Tuhan.

Amin.








Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
Khotbah GMIM Minggu, 16 Agustus 2026 - Akulah Tuhan Allahmu Yang Membebaskan Kamu - Keluaran 6:1-12

Sebelum:
Khotbah GMIM Minggu, 2 Agustus 2026 - Tuhan Mengasihi Umat-Nya Dengan Kasih Yang Kekal - Yeremia 31:1-14




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(50)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2026..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,