|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
![]() |
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2026 Efesus 4:22-23Rabu, 2 Sepember 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 2 Sepember 2026 - Menanggalkan Manusia Lama - Efesus 4:22-23 1. APAKAH MANUSIA LAMA ITU?, 2. MANUSIA LAMA HARUS DITANGGALKAN, 3. MANUSIA LAMA SERING MUNCUL KEMBALI, 4. MANUSIA LAMA MENURUTI NAFSU YANG MENYESATKAN, 5. TUHAN TIDAK HANYA MEMINTA KITA BERUBAH DI LUAR 22 yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, 23supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu Penjelasan: Shalom, jemaat yang dikasihi Tuhan! Puji Tuhan! Kita boleh berkumpul dalam ibadah keluarga pada malam hari ini. Kita bersyukur karena Tuhan masih memberikan kesehatan, kesempatan, dan kekuatan kepada kita untuk datang beribadah bersama keluarga. Pada malam hari ini kita merenungkan firman Tuhan dari Efesus 4:22-23 dengan tema: “MENANGGALKAN MANUSIA LAMA.” Kalau mendengar kata “menanggalkan”, kita biasanya langsung berpikir tentang pakaian. Kalau pakaian sudah kotor, bau, atau sudah tidak layak dipakai, ya harus ditanggalkan. Jangan sampai baju sudah tiga hari dipakai tetapi kita masih bilang: “Ini bukan bau, ini aroma perjuangan!” he he Tetapi Paulus tidak sedang berbicara tentang mengganti baju. Paulus berbicara tentang mengganti kehidupan. Ada manusia lama yang harus ditanggalkan dan ada kehidupan baru yang harus kita kenakan di dalam Kristus. 1. APAKAH MANUSIA LAMA ITU? Jemaat yang dikasihi Tuhan, Manusia lama bukan berarti orang yang sudah tua. Kalau manusia lama berarti orang yang usianya sudah tua, maka semua opa dan oma harus bertobat lebih dahulu daripada yang muda. Tetapi bukan itu maksud Paulus. Manusia lama adalah kehidupan kita sebelum diperbarui oleh Kristus. Manusia lama adalah karakter lama. Kebiasaan lama. Cara berpikir lama. Cara berbicara lama. Cara memperlakukan orang lain yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Misalnya: Dulu sedikit-sedikit marah. Dulu kalau tersinggung langsung membalas. Dulu suka menyimpan dendam. Dulu sulit mengampuni. Dulu suka berbohong. Dulu gampang iri melihat keberhasilan orang lain. Dulu kalau melihat tetangga membeli mobil baru, bukannya berkata, “Puji Tuhan,” tetapi dalam hati berkata: “Heran, uang dari mana?” he he Itulah contoh sederhana manusia lama. Manusia lama selalu berkata: “Saya begini karena memang sifat saya.” Tetapi firman Tuhan berkata: “Tanggalkan manusia lama!” Artinya, kita tidak boleh terus-menerus menjadikan sifat buruk sebagai alasan. 2. MANUSIA LAMA HARUS DITANGGALKAN Paulus menggunakan kata “menanggalkan.” Artinya harus dilepaskan. Seperti kita melepaskan pakaian yang sudah kotor. Bayangkan kalau seseorang mandi tetapi pakaian kotornya tidak dilepas. Dia mandi dengan baju. Setelah selesai mandi, dia memakai baju yang sama. Apa yang terjadi? Bajunya tetap bau. Demikian juga kehidupan rohani. Kita bisa datang ke gereja setiap minggu. Kita bisa mengikuti ibadah keluarga. Kita bisa berdoa. Kita bisa menyanyi. Tetapi kalau manusia lama tidak ditanggalkan, kehidupan kita tidak mengalami perubahan. Jangan sampai kita rajin beribadah tetapi tetap rajin marah. Rajin menyanyi: “Kasih-Mu Tuhan sungguh indah...” Tetapi lima menit kemudian: “Jangan ganggu saya!” he he Ini yang menjadi tantangan kita. Ibadah bukan hanya membuat kita dekat dengan gereja, tetapi membuat kita semakin menyerupai Kristus. 3. MANUSIA LAMA SERING MUNCUL KEMBALI Jemaat yang dikasihi Tuhan, Ada sesuatu yang menarik. Kadang-kadang kita merasa manusia lama sudah kita tinggalkan. Tetapi tiba-tiba dia muncul lagi. Sudah bertahun-tahun menjadi orang Kristen, tetapi ketika ada yang menyenggol kita di jalan... Manusia lama langsung bangun. “Eh! Kau lihat-lihat kalau jalan!” he he Di rumah juga begitu. Suami berkata sesuatu yang tidak kita sukai. Manusia lama muncul. Istri berkata sesuatu yang membuat kita tersinggung. Manusia lama muncul. Anak melakukan kesalahan. Manusia lama muncul. Bahkan kadang-kadang dalam grup WhatsApp keluarga pun manusia lama muncul. Ada orang mengirim berita yang tidak kita sukai. Belum tentu benar, tetapi langsung kita balas: “Makanya baca dulu sebelum bicara!” he he Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa kehidupan lama itu harus benar-benar ditanggalkan. Bukan disimpan di lemari. Bukan dilipat dan disimpan untuk dipakai lagi kalau sedang marah. Tetapi ditanggalkan. 4. MANUSIA LAMA MENURUTI NAFSU YANG MENYESATKAN Efesus 4:22 mengatakan bahwa manusia lama menemui kebinasaan oleh nafsunya yang menyesatkan. Artinya, keinginan manusia lama sering terlihat menyenangkan pada awalnya, tetapi akhirnya membawa kerusakan. Contohnya: Kemarahan mungkin membuat kita merasa puas. Tetapi setelah marah, hubungan menjadi rusak. Dendam mungkin membuat kita merasa menang. Tetapi hati kita sendiri menjadi tidak damai. Kesombongan mungkin membuat kita merasa lebih tinggi. Tetapi akhirnya kita dijauhi orang lain. Kebiasaan berkata kasar mungkin terasa biasa. Tetapi anak-anak kita bisa menirunya. Karena itu, jemaat sekalian, tidak semua yang kita inginkan harus kita lakukan. Dan tidak semua yang kita rasakan harus kita ucapkan. Kadang-kadang kita perlu belajar berkata: “Saya sedang marah, tetapi saya tidak akan berbicara sebelum hati saya tenang.” Itu bukan kelemahan. Itu kedewasaan rohani. 5. TUHAN TIDAK HANYA MEMINTA KITA BERUBAH DI LUAR Ayat 23 mengatakan: “Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu.” Ini sangat penting. Tuhan tidak hanya ingin mengubah perilaku kita di luar. Tuhan ingin mengubah roh dan pikiran kita. Karena perubahan yang sejati dimulai dari dalam. Kalau hati berubah, perkataan berubah. Kalau pikiran berubah, tindakan berubah. Kalau hati dipenuhi kasih Kristus, kita akan lebih mudah mengampuni. Kalau pikiran diperbarui oleh firman Tuhan, kita tidak gampang berpikir buruk tentang orang lain. Jadi jangan hanya berusaha menjadi orang baik di depan orang lain. Tetapi mintalah kepada Tuhan: “Tuhan, ubahlah hatiku.” Karena manusia bisa melihat penampilan kita. Tetapi Tuhan melihat hati kita. 6. KELUARGA ADALAH TEMPAT PERTAMA UNTUK MEMPRAKTIKKAN KEHIDUPAN BARU Jemaat yang dikasihi Tuhan, Tema ini sangat cocok untuk ibadah keluarga. Mengapa? Karena tempat paling nyata untuk membuktikan bahwa kita sudah meninggalkan manusia lama adalah di rumah. Di gereja kita bisa terlihat sangat sabar. Di depan jemaat kita bisa tersenyum. Ketemu pendeta: “Shalom, Pak Pendeta!” Tetapi begitu sampai rumah: “Mana kopi saya?” he he Di gereja kita bisa berkata: “Tuhan mengajarkan kita untuk saling mengasihi.” Tetapi di rumah kita tidak mau mengalah kepada pasangan. Itulah sebabnya keluarga menjadi tempat latihan iman yang sebenarnya. Rumah adalah sekolah pertama bagi kasih. Di dalam keluarga kita belajar: mengampuni, mendengarkan, menghargai, berkata lembut, meminta maaf, mengendalikan emosi, dan saling menopang. Jangan sampai kita menjadi orang yang sangat baik kepada orang lain tetapi kasar kepada keluarga sendiri. Kalau kita ingin menanggalkan manusia lama, mulailah dari rumah. 7. JANGAN MENUNGGU ORANG LAIN BERUBAH Sering kali kita berdoa: “Tuhan, ubahlah suamiku.” Istri berdoa: “Tuhan, ubahlah istriku.” Orang tua berdoa: “Tuhan, ubahlah anakku.” Anak berdoa: “Tuhan, ubahlah orang tuaku.” he he Tetapi firman Tuhan malam ini tidak berkata: “Suruh orang lain menanggalkan manusia lama.” Firman Tuhan berkata kepada kita: “Tanggalkan manusia lama.” Jadi pertanyaannya bukan: “Kapan suami saya berubah?” Bukan: “Kapan istri saya berubah?” Bukan: “Kapan anak saya berubah?” Pertanyaan pertama adalah: “Tuhan, apa yang harus saya tanggalkan dari hidup saya?” Mungkin Tuhan berkata: “Tanggalkan kemarahanmu.” “Tanggalkan kesombonganmu.” “Tanggalkan dendammu.” “Tanggalkan kebiasaan berkata kasar.” “Tanggalkan kebiasaan menghakimi orang lain.” “Tanggalkan iri hati.” “Tanggalkan ego.” Dan setelah itu Tuhan berkata: “Biarkan Aku memperbarui roh dan pikiranmu.” 8. BAGAIMANA CARA MENANGGALKAN MANUSIA LAMA? Ada beberapa langkah sederhana yang dapat kita lakukan. Pertama, akui bahwa kita masih memiliki kelemahan. Jangan merasa kita sudah sempurna. Orang yang merasa tidak punya masalah biasanya justru sulit diperbaiki. Kita harus berani berkata: “Tuhan, ada bagian dalam hidup saya yang masih perlu Engkau ubah.” Kedua, bawa kelemahan itu kepada Tuhan. Jangan hanya mengeluh kepada orang lain. Bawa kepada Tuhan dalam doa. “Tuhan, saya mudah marah. Tolong ubah saya.” “Tuhan, saya sulit mengampuni. Tolong lembutkan hati saya.” “Tuhan, saya mudah iri. Ajarkan saya bersyukur.” Ketiga, latih diri untuk melakukan kebalikan dari manusia lama. Kalau dulu mudah marah, belajar sabar. Kalau dulu suka membalas, belajar mengampuni. Kalau dulu suka berkata kasar, belajar berkata lembut. Kalau dulu egois, belajar berbagi. Kalau dulu suka menghakimi, belajar memahami. Keempat, isi pikiran dengan firman Tuhan. Inilah yang dikatakan Paulus: “Dibaharui di dalam roh dan pikiran.” Pikiran kita perlu terus-menerus diperbarui. Sebab apa yang memenuhi pikiran kita akan memengaruhi perkataan dan tindakan kita. 9. JANGAN HANYA MENGGANTI BAJU, GANTI JUGA HATI Jemaat yang dikasihi Tuhan, Setiap pagi kita mungkin mengganti pakaian. Tetapi Tuhan menghendaki lebih dari itu. Tuhan ingin kita mengganti: cara berpikir, cara berbicara, cara bersikap, cara memperlakukan pasangan, cara mendidik anak, dan cara kita memperlakukan sesama. Kita tidak dipanggil Tuhan hanya untuk terlihat sebagai orang Kristen. Kita dipanggil untuk hidup sebagai orang yang sudah diperbarui oleh Kristus. Jadi ketika orang bertemu kita, mereka seharusnya bisa melihat: “Orang ini berbeda.” Bukan karena pakaiannya. Bukan karena statusnya. Bukan karena jabatannya. Tetapi karena Kristus hidup di dalam dirinya. 10. ILUSTRASI: TELEPON YANG PENUH Ada satu ilustrasi sederhana. Kalau handphone kita memorinya penuh, apa yang kita lakukan? Kita hapus file yang tidak perlu. Foto yang sudah tidak penting dihapus. Video yang tidak berguna dihapus. Aplikasi yang tidak dipakai dihapus. Mengapa? Supaya ada ruang untuk sesuatu yang baru. Begitu juga kehidupan kita. Kalau hati kita penuh dengan: dendam, iri hati, kemarahan, kebencian, kesombongan, dan kepahitan, maka tidak banyak ruang untuk kasih, sukacita dan damai sejahtera. Karena itu kita harus belajar berkata: “Tuhan, hapuslah apa yang tidak berkenan kepada-Mu dari dalam hidup saya.” Dan ketika manusia lama ditanggalkan, Tuhan memberikan ruang bagi kehidupan yang baru. 11. APA YANG HARUS KITA BAWA PULANG MALAM INI? Ada tiga pesan sederhana. Pertama: Manusia lama harus ditanggalkan. Jangan terus hidup dalam kebiasaan lama yang Tuhan sudah minta kita tinggalkan. Kedua: Pikiran dan hati harus diperbarui. Perubahan Kristen bukan sekadar perubahan perilaku. Tuhan ingin memperbarui roh dan pikiran kita. Ketiga: Mulailah dari keluarga. Jangan menunggu orang lain berubah. Mari kita mulai dari diri sendiri. Kalau kita berubah, suasana rumah bisa berubah. Kalau ayah berubah, anak-anak bisa melihat teladan. Kalau ibu berubah, anak-anak bisa belajar kasih. Kalau suami dan istri sama-sama mau berubah, keluarga menjadi tempat yang penuh damai. PENUTUP Jemaat yang dikasihi Tuhan, Efesus 4:22-23 mengajarkan kepada kita bahwa kehidupan bersama Kristus menuntut perubahan. Kita tidak boleh terus-menerus memakai “pakaian manusia lama.” Kalau dulu mudah marah, sekarang belajar sabar. Kalau dulu sulit mengampuni, sekarang belajar mengampuni. Kalau dulu suka membalas, sekarang belajar mendoakan. Kalau dulu egois, sekarang belajar mengasihi. Kalau dulu hidup hanya untuk diri sendiri, sekarang belajar hidup bagi Tuhan dan sesama. Mari kita bertanya kepada diri sendiri malam ini: Apa manusia lama yang masih saya pakai? Mungkin kemarahan. Mungkin dendam. Mungkin kesombongan. Mungkin kebiasaan berkata kasar. Mungkin iri hati. Mungkin ego. Mungkin kebiasaan menghakimi. Mari kita tanggalkan semuanya. Bukan dengan kekuatan kita sendiri, tetapi dengan pertolongan Roh Kudus. Dan mari kita berdoa: “Tuhan, tanggalkan manusia lama dalam diriku. Perbaruilah roh dan pikiranku. Jadikan aku suami yang lebih mengasihi, istri yang lebih mengasihi, orang tua yang lebih sabar, anak yang lebih menghormati, dan sesama yang lebih peduli. Biarlah keluargaku menjadi tempat di mana kasih Kristus nyata.” Jangan hanya pulang membawa ayat. Pulanglah membawa perubahan. Jangan hanya mengganti pakaian setelah mandi. Mari kita mengganti hati setelah berjumpa dengan Tuhan. Dan kalau besok pagi manusia lama datang lagi dan berkata: “Pakai saya lagi!” Kita jawab: “Maaf, kamu sudah tidak cocok dengan kehidupan baruku di dalam Kristus!” he he Kiranya Tuhan menolong kita untuk benar-benar menanggalkan manusia lama dan hidup dalam pembaruan roh dan pikiran. Tuhan Yesus memberkati kita, memberkati keluarga kita, dan menjadikan rumah tangga kita tempat bertumbuhnya kasih, pengampunan, damai dan sukacita. Amin.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: Khotbah GMIM Minggu, 6 September 2026 - CARILAH ORANG YANG CAKAP DAN TAKUT AKAN ALLAH - Keluaran 18:13-27 Sebelum: Khotbah GMIM Minggu, 30 Agusus 2026 - DIBAHARUI DALAM ROH DAN PIKIRANMU SERTA MENGENAKAN MANUSIA BARU - Efesus 4:17-32 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(50) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Minggu, 6 September 2026 Khotbah GMIM Minggu, 6 September 2026 - CARILAH ORANG YANG CAKAP DAN TAKUT AKAN ALLAH - Keluaran 18:13-27 Rabu, 2 Sepember 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 2 Sepember 2026 - Menanggalkan Manusia Lama - Efesus 4:22-23 Minggu, 30 Agusus 2026 Khotbah GMIM Minggu, 30 Agusus 2026 - DIBAHARUI DALAM ROH DAN PIKIRANMU SERTA MENGENAKAN MANUSIA BARU - Efesus 4:17-32 Rabu, 26 Agustus 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 26 Agustus 2026 - Memilih Tuhan Allah Setiap Hari - Yosua 24:14-18 Minggu, 23 Agustus 2026 Khotbah GMIIM Minggu, 23 Agustus 2026 - TAKUTLAH AKAN TUHAN DAN BERIBADAHLAH KEPADANYA DENGAN TULUS IKHLAS DAN SETIA - Yosua 24:1-28 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,