|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
![]() |
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2026 Yeremia 31:1-14Minggu, 2 Agustus 2026 Khotbah GMIM Minggu, 2 Agustus 2026 - Tuhan Mengasihi Umat-Nya Dengan Kasih Yang Kekal - Yeremia 31:1-14 I. Kasih Tuhan Tidak Pernah Berubah (ayat 3), II. Kasih Tuhan Memulihkan Kehidupan (ayat 4-6), III. Kasih Tuhan Mengubah Tangisan Menjadi Sukacita (ayat 13) 1”Pada waktu itu, demikianlah firman Tuhan, Aku akan menjadi Allah segala kaum keluarga Israel dan mereka akan menjadi umat-Ku. 2Beginilah firman Tuhan: Ia mendapat kasih karunia di padang gurun, yaitu bangsa yang terluput dari pedang itu! Israel berjalan mencari istirahat bagi dirinya! 3Dari jauh Tuhan menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu. 4Aku akan membangun engkau kembali, sehingga engkau dibangun, hai anak dara Israel! Engkau akan menghiasi dirimu kembali dengan rebana dan akan tampil dalam tari-tarian orang yang bersukaria. 5Engkau akan membuat kebun anggur kembali di gunung-gunung Samaria; ya, orang-orang yang membuatnya akan memetik hasilnya pula. 6Sungguh, akan datang harinya bahwa para penjaga akan berseru di gunung Efraim: Ayo, marilah kita naik ke Sion, kepada Tuhan, Allah kita! 7Sebab beginilah firman Tuhan: Bersorak-sorailah bagi Yakub dengan sukacita, bersukarialah tentang pemimpin bangsa-bangsa! Kabarkanlah, pujilah dan katakanlah: Tuhan telah menyelamatkan umat-Nya, yakni sisa-sisa Israel! 8Sesungguhnya, Aku akan membawa mereka dari tanah utara dan akan mengumpulkan mereka dari ujung bumi; di antara mereka ada orang buta dan lumpuh, ada perempuan yang mengandung bersama-sama dengan perhimpunan yang melahirkan; dalam kumpulan besar mereka akan kembali ke mari! 9Dengan menangis mereka akan datang, dengan hiburan Aku akan membawa mereka; Aku akan memimpin mereka ke sungai-sungai, di jalan yang rata, di mana mereka tidak akan tersandung; sebab Aku telah menjadi bapa Israel, Efraim adalah anak sulung-Ku. 10Dengarlah firman Tuhan, hai bangsa-bangsa, beritahukanlah itu di tanah-tanah pesisir yang jauh, katakanlah: Dia yang telah menyerakkan Israel akan mengumpulkannya kembali, dan menjaganya seperti gembala terhadap kawanan dombanya! 11Sebab Tuhan telah membebaskan Yakub, telah menebusnya dari tangan orang yang lebih kuat dari padanya. 12Mereka akan datang bersorak-sorak di atas bukit Sion, muka mereka akan berseri-seri karena kebajikan Tuhan, karena gandum, anggur dan minyak, karena anak-anak kambing domba dan lembu sapi; hidup mereka akan seperti taman yang diairi baik-baik, mereka tidak akan kembali lagi merana. 13Pada waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai, orang-orang muda dan orang-orang tua akan bergembira. Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, akan menghibur mereka dan menyukakan mereka sesudah kedukaan mereka. 14Aku akan memuaskan jiwa para imam dengan kelimpahan, dan umat-Ku akan menjadi kenyang dengan kebajikan-Ku, demikianlah firman Tuhan. Penjelasan: Shalom...! Bapak, Ibu, Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus. Kalau ditanya, "Apa yang paling cepat berubah di dunia ini?" Jawabannya banyak. Harga cabai berubah. Cuaca berubah. Model rambut berubah. Status media sosial juga berubah. Pagi masih tulis "Forever", sore sudah hilang fotonya. Bahkan ada orang yang dulu berkata, "Saya tidak akan meninggalkanmu." Eh... seminggu kemudian malah meninggalkan chat saja tidak dibalas. Kasih manusia sering berubah. Tetapi Firman Tuhan hari ini berkata sesuatu yang luar biasa. "Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal..." (Yeremia 31:3) Bukan kasih musiman. Bukan kasih karena untung. Bukan kasih karena cantik. Bukan kasih karena kaya. Tetapi kasih yang tidak pernah habis. Itulah kasih Tuhan. Latar Belakang Firman Yeremia menyampaikan nubuat ini ketika bangsa Israel sedang mengalami masa yang sangat sulit. Yerusalem hancur. Bait Allah rusak. Banyak orang dibuang ke Babel. Secara manusia mereka berpikir, "Tuhan sudah meninggalkan kita." Tetapi justru pada saat itulah Tuhan berkata, "Aku tetap mengasihimu." Luar biasa. Saat manusia merasa ditinggalkan, Tuhan justru berkata, "Aku masih mencintaimu." Apa Itu Kasih Yang Kekal? Kasih yang kekal berarti kasih yang tidak berhenti karena keadaan. Kasih Tuhan tidak tergantung: kondisi ekonomi, jabatan, usia, kesehatan, keberhasilan. Kasih Tuhan tetap sama. Seperti matahari. Kadang kita tidak melihat matahari karena awan. Bukan berarti mataharinya hilang. Demikian juga Tuhan. Kadang kita tidak merasakan kasih-Nya karena masalah. Padahal kasih-Nya tetap ada. Isi Firman Tuhan Ada beberapa pelajaran besar. I. Kasih Tuhan Tidak Pernah Berubah (ayat 3) "Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal." Ini salah satu ayat terindah dalam Alkitab. Perhatikan. Tuhan tidak berkata, "Aku akan mengasihi kalau engkau baik." Tetapi, "Aku mengasihi." Artinya kasih Tuhan mendahului pertobatan manusia. Kasih itulah yang mengajak kita kembali. Sama seperti orang tua. Walaupun anaknya nakal, orang tua tetap mengasihi. Kadang marah. Kadang menegur. Tetapi tetap mengasihi. Apalagi Tuhan. Ilustrasi lucu Ada seorang anak kecil bertanya, "Mama, kalau saya nakal apakah mama tetap sayang?" Mamannya menjawab, "Tetap sayang." "Kalau saya pecahkan piring?" "Tetap sayang." "Kalau saya pecahkan televisi?" Mamannya mulai diam. Anaknya bertanya lagi, "Berarti kasih mama tidak kekal ya?" Tentu semua tertawa. Kasih manusia ada batasnya. Kasih Tuhan tidak. Aplikasi Kadang kita kecewa kepada diri sendiri. Merasa gagal. Merasa berdosa. Merasa tidak layak. Firman Tuhan berkata, "Aku tetap mengasihimu." Kasih itulah yang memberi kesempatan baru. II. Kasih Tuhan Memulihkan Kehidupan (ayat 4-6) Tuhan berkata, "Aku akan membangun engkau kembali." Israel sudah hancur. Tetapi Tuhan berjanji membangun kembali. Inilah sifat kasih Tuhan. Kasih Tuhan bukan hanya menghibur. Kasih Tuhan memulihkan. Rumah bisa dibangun lagi. Ekonomi bisa dipulihkan. Keluarga bisa dipersatukan. Pelayanan bisa bangkit kembali. Iman yang mulai padam bisa dinyalakan lagi. Ilustrasi Pernah lihat tukang servis? Handphone jatuh. Layarnya pecah. Pemilik berkata, "Wah selesai." Tukang servis berkata, "Masih bisa." Begitu juga Tuhan. Kita berkata, "Hidup saya sudah rusak." Tuhan berkata, "Masih bisa." Karena Tuhan ahli memulihkan. Aplikasi Jangan menyerah. Belum terlambat. Selama Tuhan bekerja, selalu ada harapan. III. Kasih Tuhan Mengubah Tangisan Menjadi Sukacita (ayat 13) Ayat ini sangat indah. "Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan." Perhatikan. "Kamu tidak akan menangis." Tetapi, "Tangisanmu akan berubah." Artinya orang percaya juga menangis. Tetapi tangisan itu tidak menjadi akhir cerita. Kasih Tuhan mengubah air mata menjadi sukacita. Ilustrasi lucu Ada seorang bapak berkata, "Waktu anak saya lahir saya menangis." Temannya bertanya, "Karena bahagia?" Bapaknya menjawab, "Bukan... karena lihat biaya rumah sakit." Tetapi beberapa tahun kemudian, setiap melihat anaknya, air mata itu berubah menjadi sukacita. Kadang Tuhan bekerja seperti itu. Hari ini menangis. Besok bersyukur.IV. Kasih Tuhan Mengenyangkan Jiwa (ayat 14) Tuhan berkata, "Umat-Ku akan dipuaskan dengan kebaikan-Ku." Perhatikan. Yang dipuaskan bukan hanya perut. Tetapi jiwa. Sekarang banyak orang kenyang makanan. Tetapi lapar damai. Lapar kasih. Lapar sukacita. Lapar pengharapan. Kasih Tuhan mengenyangkan jiwa. Contoh Mengapa orang kaya masih gelisah? Mengapa orang terkenal masih kesepian? Karena yang dicari bukan hanya uang. Tetapi damai.Dan damai hanya ada di dalam Tuhan. Hubungan Dengan Tema Bulanan GMIM Tema bulan ini berbunyi: "Gereja Melayani Berdasarkan Kasih Yesus Kristus Untuk Mewujudkan Keadilan, Kebenaran, Perdamaian dan Kesejahteraan Bangsa." Ini sangat cocok. Kalau Tuhan mengasihi kita dengan kasih yang kekal, maka gereja juga dipanggil mengasihi. Kasih bukan hanya kata-kata. Kasih diwujudkan dalam pelayanan. Kasih melahirkan: keadilan, kebenaran, perdamaian, kesejahteraan. Kasih tidak berhenti di dalam gedung gereja. Kasih harus hadir di rumah. Di kantor. Di sekolah. Di pasar. Di media sosial. Di lingkungan sekitar. Orang Kristen bukan hanya pandai berkata, "Tuhan memberkati." Tetapi juga menjadi berkat. Bangsa Indonesia membutuhkan gereja yang bukan hanya ramai bernyanyi, tetapi juga setia melayani dengan kasih Kristus. Hubungan Dengan Kehidupan Jemaat Mungkin ada keluarga yang sedang menghadapi masalah ekonomi. Tuhan berkata, "Aku mengasihimu." Mungkin ada yang sedang sakit. "Aku mengasihimu." Mungkin ada anak yang jauh dari Tuhan. "Aku mengasihimu." Mungkin ada pelayanan yang melelahkan. "Aku mengasihimu." Kasih Tuhan tidak pernah berhenti. Kasih Kekal Itu Digenapi Dalam Yesus Kristus Kasih yang dinubuatkan Yeremia mencapai puncaknya di dalam Yesus Kristus. Yesus datang bukan ketika manusia sudah sempurna. Tetapi ketika manusia masih berdosa. Salib adalah bukti bahwa kasih Tuhan bukan teori. Kasih itu nyata. Kasih itu berkorban. Kasih itu menyelamatkan. Dan karena kasih Kristus kekal, setiap orang yang datang kepada-Nya memperoleh pengampunan, pengharapan, dan hidup baru. Penutup Hari ini Tuhan kembali berkata kepada kita, "Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal." Kasih itu: tidak berubah, memulihkan, mengubah tangisan menjadi sukacita, mengenyangkan jiwa, dan mengutus gereja menjadi saluran kasih bagi dunia. Karena itu jangan pernah meragukan kasih Tuhan, sekalipun keadaan hidup sedang sulit. Biarlah kita juga menjadi jemaat yang memantulkan kasih itu melalui tindakan nyata: mengampuni, menolong, berlaku adil, berkata benar, membawa damai, dan bekerja demi kesejahteraan sesama. Dengan demikian, tema bulanan GMIM tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi gaya hidup setiap orang percaya. Ilustrasi Penutup Seorang cucu bertanya kepada kakeknya, "Kek, bagaimana saya tahu Tuhan masih mengasihi saya?" Kakeknya tersenyum sambil menunjuk salib di gereja. "Lihat salib itu. Selama salib Kristus masih menjadi pusat iman kita, kasih Tuhan tidak pernah berubah. Bukan karena kita selalu setia kepada-Nya, tetapi karena Dia terlebih dahulu setia kepada kita." Kiranya setiap kita pulang hari ini dengan keyakinan yang teguh: Kasih manusia bisa berubah, keadaan hidup bisa berubah, tetapi kasih Tuhan kepada umat-Nya tetap kekal sampai selama-lamanya. Amin.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 5 Agustus 2026 - Bersorak Karena Tuhan Allah Menyelamatkan - Yeremia 31:7 Sebelum: Khotbah RHK GMIM - Ibadah Keluarga - Rabu 29 Juli 2026 - Yang MerasaTidak Berdosa, Pertama Melemparkan Batu - Yohanes 8:7-8 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(50) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Minggu, 6 September 2026 Khotbah GMIM Minggu, 6 September 2026 - CARILAH ORANG YANG CAKAP DAN TAKUT AKAN ALLAH - Keluaran 18:13-27 Rabu, 2 Sepember 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 2 Sepember 2026 - Menanggalkan Manusia Lama - Efesus 4:22-23 Minggu, 30 Agusus 2026 Khotbah GMIM Minggu, 30 Agusus 2026 - DIBAHARUI DALAM ROH DAN PIKIRANMU SERTA MENGENAKAN MANUSIA BARU - Efesus 4:17-32 Rabu, 26 Agustus 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 26 Agustus 2026 - Memilih Tuhan Allah Setiap Hari - Yosua 24:14-18 Minggu, 23 Agustus 2026 Khotbah GMIIM Minggu, 23 Agustus 2026 - TAKUTLAH AKAN TUHAN DAN BERIBADAHLAH KEPADANYA DENGAN TULUS IKHLAS DAN SETIA - Yosua 24:1-28 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,