gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa
     

View : 3830 kali
Download MP3 Music
Khotbah MTPJ GMIM 2026
Minggu, 28 Juni 2026

Khotbah GMIM Minggu, 28 Juni 2026 - DIDIKLAH MEREKA DIDALAM AJARAN DAN NASIHAT TUHAN - Efesus 6:1-9
1. Anak-Anak Dipanggil Untuk Taat Kepada Orang Tua, 2. Orang Tua Jangan Memancing Kemarahan Anak, 3. Didiklah Mereka Dalam Ajaran dan Nasihat Tuhan, 4. HAPSA dan Tournament Mengajarkan Nilai Karakter, 5. Belajar Dari Sunset Manado

Efesus 6:1-9
Taat dan kasih
6:1-9
1 Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. 2 Hormatilah ayahmu dan ibumu -- ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: 3supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. 4 Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan. 5 Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus, 6jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan hati orang, tetapi sebagai hamba-hamba Kristus yang dengan segenap hati melakukan kehendak Allah, 7dan yang dengan rela menjalankan pelayanannya seperti orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia. 8Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan. 9 Dan kamu tuan-tuan, perbuatlah demikian juga terhadap mereka dan jauhkanlah ancaman. Ingatlah, bahwa Tuhan mereka dan Tuhan kamu ada di sorga dan Ia tidak memandang muka.

Penjelasan:


Shalom jemaat Tuhan yang dikasihi Yesus Kristus.

Puji syukur kepada Tuhan karena sampai hari ini kita masih diberi kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk beribadah bersama. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, Tuhan tetap memelihara kita dengan kasih-Nya.

Tema firman Tuhan hari ini adalah:
"Didiklah Mereka di Dalam Ajaran dan Nasihat Tuhan."

Tema ini sangat relevan dengan keadaan keluarga, gereja, dan masyarakat kita saat ini.

Pendahuluan: Siapa yang Sedang Mendidik Anak-Anak Kita?

Saudara-saudara,

Hari-hari ini kita sering mendengar berita yang membuat hati sedih.

Baru-baru ini Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya kriminalitas di Manado dan meminta para orang tua memperketat pengawasan anak-anak terutama dari pengaruh minuman keras.

Pertanyaannya:
Mengapa banyak anak muda terjerumus?

Bukan karena mereka lahir sebagai penjahat.

Bukan karena mereka sejak kecil bercita-cita menjadi pembuat masalah.

Tetapi sering kali karena mereka kehilangan arah, kehilangan teladan, dan kehilangan pengawasan.

Kalau orang tua sibuk dengan HP, anak sibuk dengan HP.

Kalau orang tua sibuk dengan media sosial, anak dididik oleh TikTok.

Kalau orang tua tidak sempat berbicara dengan anak, akhirnya internet yang menjadi guru mereka.

Ada yang berkata:
"Dulu orang tua takut anak main jauh-jauh."

Sekarang orang tua takut anak diam di kamar.

Karena kita tidak tahu sedang belajar apa di internet.

Jadi pertanyaannya:
Siapa yang sedang mendidik anak-anak kita?

Firman Tuhan hari ini menjawab dengan tegas:

"Didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan."

1. Anak-Anak Dipanggil Untuk Taat Kepada Orang Tua

Paulus berkata:
"Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan."

Ketaatan adalah fondasi karakter.

Anak yang belajar taat kepada orang tua akan lebih mudah menghormati guru, pemimpin, dan terlebih Tuhan.

Namun ketaatan sekarang sering dianggap kuno.

Ada anak yang kalau dipanggil orang tua:
"Nak, ke sini dulu."

Jawabnya:
"Tunggu dulu Ma, saya lagi online."

Lima menit.

Sepuluh menit.

Dua puluh menit.

Yang dipanggil tetap orang tuanya.

Yang sibuk tetap anaknya.

Kadang orang tua yang akhirnya berkata:
"Maaf ya Nak, sudah mengganggu."


Tetapi kenyataannya memang begitu.
Firman Tuhan mengingatkan bahwa menghormati orang tua bukan hanya soal sopan santun tetapi perintah Tuhan yang disertai janji berkat.

2. Orang Tua Jangan Memancing Kemarahan Anak

Paulus melanjutkan:
"Dan kamu bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu."

Ini menarik.

Tuhan tidak hanya menegur anak.

Tuhan juga menegur orang tua.

Kadang kita menuntut anak menjadi baik tetapi kita sendiri tidak memberi contoh yang baik.

Anak disuruh ke gereja.

Orang tua masih tidur.

Anak disuruh berdoa.

Orang tua sibuk menonton sinetron.

Anak disuruh jujur.

Orang tua menyuruh berkata:
"Bilang Papa tidak ada di rumah."

Padahal Papa ada di ruang tamu.

Anak bingung.

Yang benar yang mana?

Karena itu pendidikan pertama bukanlah perkataan melainkan teladan.

Anak lebih banyak melihat daripada mendengar.

Mereka mungkin lupa nasihat kita.

Tetapi mereka jarang lupa contoh hidup kita.

3. Didiklah Mereka Dalam Ajaran dan Nasihat Tuhan

Inilah inti firman hari ini.

Paulus tidak berkata:
"Didiklah mereka supaya kaya."

Tidak juga berkata:
"Didiklah mereka supaya terkenal."

Tetapi:
"Didiklah mereka dalam ajaran dan nasihat Tuhan."

Artinya keluarga harus menjadi sekolah iman pertama.

Sebelum anak mengenal guru sekolah.

Sebelum anak mengenal dosen.

Sebelum anak mengenal media sosial.

Mereka harus lebih dulu mengenal Tuhan.

Ada orang tua yang sangat bangga karena anaknya bisa bahasa Inggris.

Bisa bahasa Korea.

Bisa bahasa Jepang.

Tetapi tidak bisa berdoa.

Tidak hafal Doa Bapa Kami.

Tidak mengenal Alkitab.

Maka ada yang salah dalam prioritas pendidikan kita.

Pendidikan yang paling penting bukan sekadar membentuk anak yang pintar.

Tetapi membentuk anak yang takut akan Tuhan.

Karena orang pintar tanpa takut Tuhan bisa menjadi bahaya.

Tetapi orang yang takut Tuhan akan menjadi berkat bagi banyak orang.

4. HAPSA dan Tournament Mengajarkan Nilai Karakter

Saudara-saudara,

Kita bersyukur karena kegiatan HAPSA GMIM tahun 2026 berlangsung dengan baik.

Komisi P/KB Sinode GMIM memberikan apresiasi kepada panitia dan semua pihak yang terlibat.

Ini menunjukkan bahwa kebersamaan, pelayanan, dan persaudaraan masih hidup dalam gereja.

Begitu juga Open Tournament Paulus Bermazmur yang berlangsung sukses.

Ada yang menang.

Ada yang kalah.

Tetapi yang paling penting adalah karakter yang dibangun.

Dalam pertandingan, orang belajar disiplin.

Belajar kerja sama.

Belajar menghormati lawan.

Belajar menerima kekalahan.

Kadang yang susah bukan kalah.

Yang susah itu menerima kalah.

Ada yang kalau timnya kalah, wasit salah.

Lapangan salah.

Cuaca salah.

Penonton salah.

Pokoknya semua salah kecuali dirinya sendiri.


Padahal karakter Kristen mengajarkan kerendahan hati.

Itulah sebabnya gereja harus terus menjadi tempat pembentukan karakter bagi generasi muda.

5. Belajar Dari Sunset Manado

Belakangan ini sunset Manado viral di media sosial.

Banyak orang kagum melihat keindahan langit saat matahari terbenam.

Mengapa orang tidak bosan melihatnya?

Karena ciptaan Tuhan selalu indah.

Tetapi ada pelajaran rohani di sana.

Matahari yang terbenam hari ini akan terbit kembali besok pagi.

Demikian juga pendidikan anak.

Hasilnya tidak langsung terlihat.

Kadang orang tua sudah berdoa bertahun-tahun.

Sudah menasihati berkali-kali.

Anak masih keras kepala.

Jangan menyerah.

Jangan putus asa.

Teruslah mendidik.

Teruslah mendoakan.

Teruslah menjadi teladan.

Karena Tuhan sedang bekerja dalam waktu-Nya.

Mungkin hari ini belum terlihat.

Tetapi suatu saat benih yang ditanam akan bertumbuh dan berbuah.


Jemaat yang dikasihi Tuhan,

Efesus 6 mengingatkan kita bahwa keluarga adalah tempat pertama pembentukan iman.

Anak-anak dipanggil untuk taat.

Orang tua dipanggil untuk menjadi teladan.

Dan seluruh keluarga dipanggil untuk hidup dalam ajaran dan nasihat Tuhan.

Di tengah meningkatnya berbagai tantangan sosial, kriminalitas, pengaruh miras, dan derasnya arus digital, gereja tidak boleh menyerah.

Keluarga Kristen harus menjadi benteng pertama.

Rumah harus menjadi tempat anak mengenal kasih Tuhan.

Karena masa depan gereja, bangsa, dan daerah ini sedang dibentuk hari ini di dalam keluarga-keluarga kita.

Mari kita terus mendidik anak-anak kita bukan hanya menjadi orang sukses.

Tetapi menjadi orang yang takut akan Tuhan.

Sebab ketika seorang anak memiliki Tuhan dalam hidupnya, ia akan memiliki kompas yang menuntunnya ke jalan yang benar.

Amin.

Doa Penutup

Ya Bapa di Surga, terima kasih untuk firman-Mu hari ini. Tolonglah kami para orang tua agar mampu mendidik anak-anak kami dalam ajaran dan nasihat Tuhan. Berikan hikmat kepada anak-anak agar taat kepada orang tua dan hidup takut akan Tuhan. Berkati keluarga-keluarga GMIM, jauhkan generasi muda dari pengaruh miras, kekerasan, dan segala pergaulan yang merusak. Jadikan rumah-rumah kami tempat bertumbuhnya iman, kasih, dan pengharapan. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.









Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 1 Juli 2026 - Ketaatan Dalam Kasih Kristus - Efesus 6:5

Sebelum:
Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(58)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2026..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,