gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 43 kali
Download MP3 Music
Khotbah MTPJ GMIM 2026
Rabu 24 Juni 202

Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7
1. Keluarga yang diberkati dimulai dari hubungan yang benar dengan Tuhan, 2. Keluarga yang diberkati bertumbuh dalam kasih dan tanggung jawab, 4. Keluarga yang diberkati tetap bertahan di tengah badai kehidupan,

oleh Murdan Sianturi

Kejadian 9:7
"Dan kamu, beranakcuculah dan bertambah banyak, sehingga tak terbilang jumlahmu di atas bumi, ya, bertambah banyaklah di atasnya." (Kejadian 9:7)

-----------

Shalom keluarga-keluarga yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus.

Bagaimana kabar keluarga malam hari ini? Ada yang datang dengan hati penuh sukacita, ada yang datang dengan berbagai pergumulan. Ada yang anak-anaknya rajin membantu di rumah, ada juga yang kalau disuruh buang sampah masih harus dipanggil tiga kali dulu. Ada yang suami-istrinya kompak, ada juga yang kadang-kadang kompak... kalau sedang mencari siapa yang lupa mematikan lampu.  

Apa pun keadaan keluarga kita saat ini, satu hal yang pasti: Tuhan mengasihi keluarga kita dan Tuhan rindu memberkati keluarga kita.

Pendahuluan


Keluarga yang diberkati bukanlah keluarga yang tidak pernah menghadapi masalah.

Banyak orang berpikir bahwa keluarga yang diberkati adalah keluarga yang memiliki rumah besar, kendaraan bagus, usaha yang maju, atau anak-anak yang selalu juara kelas.

Padahal Alkitab menunjukkan bahwa keluarga yang diberkati adalah keluarga yang hidup dalam penyertaan Tuhan, sekalipun menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Kisah Nuh membuktikan hal itu.

Sebelum sampai pada Kejadian 9:7, Nuh dan keluarganya telah melewati masa yang sangat berat. Mereka hidup di tengah dunia yang penuh kejahatan. Mereka menghadapi ejekan ketika membangun bahtera. Mereka menyaksikan air bah yang menghancurkan bumi. Mereka mengalami masa karantina yang sangat panjang di dalam bahtera.

Kalau dipikir-pikir, keluarga Nuh mungkin adalah keluarga pertama yang mengalami "lockdown" paling lama dalam sejarah. Bayangkan tinggal berbulan-bulan bersama dalam satu bahtera dengan berbagai jenis binatang. Mungkin sesekali ada yang berkata:
"Nuh, kambingnya masuk lagi ke dapur!"

Atau:
"Siapa yang lupa menutup kandang ayam?"

Namun di tengah semua itu, Tuhan tetap memelihara mereka.

Sesudah air bah berakhir, Tuhan memberikan berkat dan perintah kepada Nuh serta keluarganya:
"Beranakcuculah dan bertambah banyak."

Perintah ini bukan sekadar tentang menambah jumlah manusia, tetapi tentang membangun generasi yang hidup dalam berkat Tuhan.

Membangun Keluarga Yang Diberkati

Dari firman Tuhan ini, kita belajar beberapa prinsip penting.

1. Keluarga yang diberkati dimulai dari hubungan yang benar dengan Tuhan

Mengapa Nuh dipilih Tuhan?

Karena Nuh hidup benar di hadapan-Nya.

Alkitab tidak mengatakan bahwa Nuh adalah orang terkaya, terpintar, atau paling terkenal. Namun Nuh adalah orang yang taat kepada Tuhan.

Banyak orang saat ini sibuk membangun rumah, tetapi lupa membangun iman.

Sibuk menambah penghasilan, tetapi lupa menambah kehidupan doa.

Sibuk membeli gawai terbaru, tetapi lupa membuka Alkitab.

Padahal fondasi keluarga yang diberkati bukanlah kekayaan, melainkan hubungan yang dekat dengan Tuhan.


Rumah bisa megah, tetapi tanpa Tuhan bisa terasa kosong.

Sebaliknya rumah sederhana yang penuh doa sering kali menjadi tempat yang penuh damai sejahtera.

Karena itu, mari jadikan Tuhan sebagai pusat kehidupan keluarga kita.


2. Keluarga yang diberkati bertumbuh dalam kasih dan tanggung jawab

Ketika Tuhan memerintahkan Nuh untuk beranakcucu dan bertambah banyak, Tuhan sedang mempercayakan masa depan dunia kepada keluarga.

Artinya keluarga memiliki tanggung jawab yang besar.

Orangtua bukan hanya bertugas memberi makan anak.

Orangtua juga dipanggil untuk menanamkan nilai-nilai iman, kejujuran, kasih, dan takut akan Tuhan.

Anak-anak pun dipanggil untuk menghormati orangtua.

Dalam keluarga Kristen tidak ada yang bebas dari tanggung jawab.

Kadang-kadang kita ingin keluarga berubah, tetapi diri kita sendiri tidak mau berubah.

Suami ingin istri lebih sabar.

Istri ingin suami lebih perhatian.

Orangtua ingin anak lebih rajin.

Anak ingin orangtua lebih pengertian.

Padahal berkat Tuhan sering dimulai ketika masing-masing anggota keluarga mau memperbaiki dirinya sendiri terlebih dahulu.


3. Keluarga yang diberkati menghasilkan generasi yang menjadi berkat

Perintah "bertambah banyak" bukan hanya soal jumlah.

Tuhan ingin keturunan Nuh menjadi generasi yang hidup sesuai kehendak-Nya.

Hari ini pun Tuhan menghendaki hal yang sama.

Kita tidak hanya ingin anak-anak kita berhasil secara akademik atau karier.

Kita juga ingin mereka mengenal Tuhan.

Percuma anak menjadi orang sukses tetapi jauh dari Tuhan.

Sebaliknya, sungguh indah jika anak-anak bertumbuh menjadi pribadi yang takut akan Tuhan, jujur, mengasihi sesama, dan menjadi berkat bagi banyak orang.

Warisan terbesar bukanlah tanah, rumah, atau tabungan.

Warisan terbesar adalah iman yang hidup.


4. Keluarga yang diberkati tetap bertahan di tengah badai kehidupan

Keluarga Nuh bukan keluarga yang bebas dari badai.

Mereka justru melewati badai terbesar dalam sejarah manusia.

Tetapi mereka selamat karena Tuhan menyertai mereka.

Demikian juga keluarga kita.

Mungkin saat ini ada yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi.

Ada yang sedang bergumul dengan kesehatan.

Ada yang sedang mengalami konflik keluarga.

Ada yang sedang mengkhawatirkan masa depan anak-anak.

Ingatlah bahwa Tuhan yang menuntun bahtera Nuh adalah Tuhan yang sama yang menuntun keluarga kita hari ini.

Kadang-kadang kita tidak tahu ke mana arah angin bertiup.

Kadang-kadang ombak kehidupan terasa besar.

Namun selama Yesus berada dalam "bahtera" keluarga kita, kita tidak perlu takut.

Tuhan tidak pernah meninggalkan keluarga yang berharap kepada-Nya.


Ilustrasi

Ada sebuah keluarga yang setiap malam selalu berdoa bersama walaupun hanya lima menit.

Suatu hari anak mereka bertanya:

"Papa, kenapa kita harus berdoa setiap malam?"

Ayahnya menjawab:

"Karena kita ingin Tuhan tetap tinggal di rumah ini."

Anaknya kemudian berkata:
"Kalau begitu jangan lupa berdoa malam ini ya, Pa. Soalnya kalau Papa lupa, nanti Tuhan pikir kita pindah rumah."

Jawaban polos itu mengingatkan kita bahwa kehadiran Tuhanlah yang membuat sebuah rumah menjadi keluarga yang diberkati.


Penutup

Keluarga GMIM yang diberkati Tuhan,

Kejadian 9:7 mengingatkan kita bahwa Tuhan ingin keluarga menjadi sarana berkat bagi dunia.

Keluarga yang diberkati bukan keluarga yang sempurna.

Keluarga yang diberkati adalah keluarga yang terus belajar hidup bersama Tuhan.

Mari kita:
- Menjadikan Tuhan sebagai pusat keluarga.
- Menumbuhkan kasih dan tanggung jawab.
- Mendidik generasi yang takut akan Tuhan.
- Tetap setia sekalipun menghadapi badai kehidupan.

Jika Tuhan sanggup memelihara keluarga Nuh melewati air bah, Tuhan juga sanggup memelihara keluarga kita hari ini dan seterusnya.

Percayalah, ketika Tuhan menjadi Nahkoda rumah tangga kita, bahtera keluarga kita akan sampai pada tujuan yang telah Tuhan sediakan.


Doa Penutup

Mari kita berdoa.

Bapa kami yang penuh kasih di dalam Surga, kami mengucap syukur atas firman-Mu yang telah kami dengarkan malam hari ini. Terima kasih karena Engkau mengingatkan kami bahwa keluarga adalah anugerah yang sangat berharga.

Tuhan, jadilah pusat dalam keluarga kami. Ajarlah kami untuk saling mengasihi, saling menghormati, saling mengampuni, dan saling menguatkan. Berikan hikmat kepada para orangtua dalam mendidik anak-anak, dan berikan hati yang taat kepada anak-anak untuk menghormati orangtuanya.

Kami menyerahkan setiap pergumulan keluarga kami ke dalam tangan-Mu. Bagi yang sedang mengalami kesulitan ekonomi, bukakan jalan pertolongan-Mu. Bagi yang sedang sakit, jamahlah dan sembuhkan. Bagi keluarga yang sedang mengalami konflik, hadirkan damai sejahtera-Mu.

Tuhan Yesus, jadilah Nahkoda dalam bahtera rumah tangga kami. Tuntunlah keluarga kami untuk terus hidup dalam iman, pengharapan, dan kasih, sehingga melalui keluarga kami nama-Mu dipermuliakan.

Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa dan mengucap syukur.

Amin. 







Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2026





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Sebelum:
Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2026..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,