|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
![]() |
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2021 TEMA : “Iman Ibu Menyelamatkan Keluarga”Selasa, 23 Nopember 2021 MTPJ Selasa, 23 Nopember 2021 - HUT ke-84 W/KI GMIM - TEMA: Iman Ibu Menyelamatkan Keluarga - Markus 7:24-30BACAAN ALKITAB: Markus 7:24-30 Syaloom….. Damai di hati ! Hari ini kita bersyukur karena diperkenankan oleh Tuhan untuk menikmati kemurahan-Nya. Kita bersyukur karena diberi kesempatan oleh Tuhan sehingga torang samua boleh baku dapa sebagai ibu-ibu, oma-oma dan kaum wanita (perempuan), dalam perayaan HUT ke-84 Wanita/Kaum Ibu GMIM. Di kesempatan ini kita menghayati tentang keberadaan sebagai kaum perempuan yang adalah wanita-wanita hebat. Wanita yang diciptakan dengan memiliki kelembutan hati, namun jangan pernah berpikir kalau hal itu adalah bentuk kelemahan. Karena melalui kelembutan itulah, tercipta manusia-manusia sukses. Hal itu terbukti dari didikan dan perhatian kita kepada anak-anak. Meski tak punya tubuh sekuat laki-laki, tapi wanita memiliki kesabaran dan ketabahan dalam menahan perihnya hidup. Itulah kekuatan kita! Walau terkadang kesedihannya diutarakan dalam bentuk tangisan, tapi seorang wanita yang kuat akan bangkit dengan segera. Wanita yang kuat ialah seorang yang mampu menghadapi ujian hidup, tidak selalu mengeluh, dan pantang menyerah. Wanita yang tangguh dan kuat pasti menjadi pemenang atas kehidupan. Ibu-Ibu yang dikasihi Tuhan.. ! Firman Tuhan menurut Markus 7:24-30, mengisahkan tentang kegigihan seorang Ibu dalam memperjuangkan kesembuhan anaknya dengan membawa kekalutan dan pergumulannya pada Tuhan. Cerita dalam teks ini menjadi salah satu peristiwa yang paling menyentuh dan sangat luar biasa dalam kehidupan Yesus. Lalu Yesus memilih untuk menyendiri, ia pergi ke daerah Tirus, salah satu kota di Fenesia (40 mil di barat laut Kapernaum). Daerah ini merupakan wilayah non Yahudi. Ia menghindari dari keramaian dan menyendiri untuk menghindari konflik yang semakin kencang dirasakan di Galilea, Kampungnya sendiri. Konflik yang muncul akibat kedengkian dari ahli Taurat dan Farisi yang sudah memberikan label orang berdosa pada Yesus. Bagi mereka, Yesus telah melanggar ketentuan-ketentuan dan hukum taurat, dan Herodes pun menganggap-Nya sebagai ancaman atas popularitas dan kekuasaannya. Bagaimanapun, bagi Kristus, konflik ini pasti Ia akan hadapi kelak, tapi belum sekarang. Ibu-ibu yang dikasihi Tuhan! Dalam penyendirian-Nya di daerah Tirus, merupakan satu dari empat tempat penyendirian-Nya (1. Pantai Timur, Markus 6:31-56 ; 2. Wilayah Tirus dan Sidon ; 3. Dekapolis ; Kaisarea Filipi Markus 8:10-9:50). Daerah Tirus dihuni oleh mayoritas penduduk non-Yahudi. Sehingga secara simbolik, penyendirian Yesus ini merupakan tanda Injil yang bersifat universal. Kehadiran Yesus di Tirus tidak dapat ditutupi, Ia diketahui orang termasuk seorang perempuan Yunani bangsa Siro-Fenisia yang anaknya mengalami kerasukan setan. Ia mendengar bahwa Yesus berada di daerah tempat tinggalnya. Lalu ia datang dan tersungkur sambil bermohon agar Yesus mengusir setan yang merasuki anaknya, (ay.24-26). Yesus memberi jawaban yang sangat mengejutkan kepada ibu tersebut, :“Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anakanak dan melemparkannya kepada anjing”ay.27. Permohonan perempuan itu ditolak . Tegasnya, tidak pantas mengambil roti anak-anak untuk diberikan kepada anjing. Kata “anak-anak” di sini melambangkan orang-orang Yahudi. Roti melambangkan Injil (kabar keselamatan). Penggunaan kata ‘anjing’, memang agak terdengar kasar, dalam konteks ini. Namun Yesus menggunakan kata tersebut dalam arti binatang peliharaan (Yunani diartikan ‘kynaria’ yakni anjing-anjing kecil), sebagai anjing kesayangan yang disimbolkan dengan belas kasihan. Walaupun di zaman itu kata, ‘anjing’ berarti celaan bagi orang bukan Yahudi, secara umum lambang kehinaan. Bagi Yesus, anak-anak harus diberi makan lebih dulu, tapi ada makanan sisa untuk anjing kesayangan. Bahwa benar orang Israel menerima tawaran yang pertama untuk menerima Injil (roti), tapi banyak juga anak-anak menjatuhkan roti itu. Berarti orang lain pun ditawarkan untuk menerima roti tersebut. Penolakan tersebut, tidak membuat ia menyerah, diapun mengakui semua yang dikatakan Yesus. “Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak”ay.28. Jawaban yang sangat menyentuh karena sekalipun demikian, anjing-anjing pasti memanfaatkan dengan betul remah-remah (sisa makanan) yang jatuh dibawah meja. Hal ini menunjukkan iman dan pengharapan yang luar biasa dari perempuan tersebut kepada Kristus. Ia tahu bahwa keberadaanya dalam status sosial, ia tidak termasuk bangsa Israel yang layak menerima kasih karunia Tuhan, namun Ia memiliki keyakinan dan pengharapan bahwa ia juga adalah bagian dari pada penerima kasih karunia dari Tuhan. Iman dari seorang perempuan inilah yang menyelamatkan anaknya dari kerasukan setan. Iman seorang ibu menjadi penyelamat bagi anak dan keluarganya. Ibu-ibu yang dikasihi Tuhan! Kita sebagai orang-orang percaya (gereja) telah ditetapkan oleh Tuhan untuk menerima Injil; kabar baik, kabar keselamatan dari-Nya. Roti-roti itu telah diberikan, kita telah mengenggam ditangan kita masing-masing. Kini, tergantung pada kita apakah kita akan memakannya atau tidak! Kita akan menikmatinya atau membuang roti tersebut. Jawaban dari perempuan itu kepada Yesus, menjadi kritikan moral bagi gereja, kepada kita kaum wanita (perempuan dan ibu) karena kita sering lalai menjaga apa yang telah Tuhan berikan kepada kita. Di sisi lain, jawaban dari perempuan tersebut merupakan sebuah provokasi. Provokasi terhadap pengharapan yang datang dari iman (percaya) kita kepada Kristus. Meski hanya sebuah ‘remah-remah’, tapi jika kita mau dengan sungguhsungguh memanfaatkan semuanya itu, sudah barang tentu kita tidak akan menyianyiakan roti-roti yang jatuh di bawah meja. Ibu-ibu yang dikasihi Tuhan! Sebagai perempuan yang hidup di era sekarang ini, kita harus menunjukkan kegigihan dan keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan dan pergumulan (termasuk Covid 19) dengan iman yang sungguh-sungguh kepada Tuhan. Kita sadar sebagai perempuan, kita lemah secara fisik, tapi dibalik kelemahan ada kekuatan batin demi memperjuangkan kehidupan keluarga: suami, anak-anak dan cucu serta cece. Ibu-ibu yang dikasihi Tuhan! Di HUT ke-84 Wanita/Kaum Ibu GMIM, hari ini kita diingatkan tentang tanggungjawab bersama dalam pelayanan GMIM, bahwa sebagai ibu-ibu Tuhan, kita terpanggil untuk mewujudkan kasih karunia Yesus Kristus dalam kehidupan, melalui kerja, pelayanan dan doa. Disamping itu, kita dingatkan untuk menjadi Wanita/Kaum Ibu yang bertanggungjawab atas keluarga bersama suami dari berbagai tantangan, persoalan dan permasalahan hidup yang kita alami. Jangan pernah menyerah atau pasrah pada kelemahan dan pergumulan tetapi kita harus ulet dan tidak putus asa dalam menghadapinya. Milikilah iman yang berkemenangan untuk menyelamatkan keluarga kita. Amin. Label: Markus 7:24-30
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: Khotbah GMIM - Minggu, 28 Nopember 2021 - PENGHARAPAN AKAN KESELAMATAN – Zakharia 9:9-17 - Minggu Adven I Sebelum: Khotbah GMIM Minggu, 21 November 2021 - Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(50) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Minggu, 6 September 2026 Khotbah GMIM Minggu, 6 September 2026 - CARILAH ORANG YANG CAKAP DAN TAKUT AKAN ALLAH - Keluaran 18:13-27 Rabu, 2 Sepember 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 2 Sepember 2026 - Menanggalkan Manusia Lama - Efesus 4:22-23 Minggu, 30 Agusus 2026 Khotbah GMIM Minggu, 30 Agusus 2026 - DIBAHARUI DALAM ROH DAN PIKIRANMU SERTA MENGENAKAN MANUSIA BARU - Efesus 4:17-32 Rabu, 26 Agustus 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 26 Agustus 2026 - Memilih Tuhan Allah Setiap Hari - Yosua 24:14-18 Minggu, 23 Agustus 2026 Khotbah GMIIM Minggu, 23 Agustus 2026 - TAKUTLAH AKAN TUHAN DAN BERIBADAHLAH KEPADANYA DENGAN TULUS IKHLAS DAN SETIA - Yosua 24:1-28 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,