|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2021 Minggu, 21 November 2021 Khotbah GMIM Minggu, 21 November 2021 - Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25oeh Pdt Inggrid H.M. Mala, S.Th (Ny. Batas) Penulis adalah Pendeta Jemaat GMIM Petra Mahakeret ---------------------------------- Syalom, damai di hati. Perenungan firman Tuhan kita di hari ini Minggu 21 November 2021 terambil dari dalam Kitab Kudus Perjanjian Lama, yaitu Kitab Ulangan 6:1-25 dengan judul perikop KASIH KEPADA ALLAH ADALAH PERINTAH YANG UTAMA. Secara khusus saat ini saya hendak mengajak kita untuk merenungkan bagian firman Tuhan ini di bawah tema “Pengajaran Seumur Hidup” (Long life education). Saudara-saudara jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, Sebuah artikel tentang kemampuan daya ingat manusia mengatakan bahwa tidak semua hal yang pernah dialami, didengar, dilewati dan diterima oleh otak manusia bisa terus diingat dan disimpan secara utuh. Sebuah penelitian resmi menyimpulkan bahwa otak manusia hanya mampu menyimpan sekitar 7 ingatan jangka pendek sekaligus, dalam waktu 20 sampai 30 detik. Itu artinya bahwa manusia bisa dengan mudah lupa akan sesuatu, bahkan lupa untuk mengatakan apa yang hendak ia katakan. Dan inilah yang disebut sebagai penyakit yang sangat sulit disembuhkan dalam diri hampir setiap manusia yaitu penyakit lupa. Penyakit ini susah sekali disembuhkan, dan dialami oleh hampir semua orang, tua muda, laki2, perempuan, siapa saja bisa jadi pelupa. Satu-satunya cara yang dapat dipakai untuk mengobati penyakit lupa adalah melatih berulang-ulang ingatan itu. Sekali lagi, melatih berulang-ulang. Saudaraku, mungkin itu jugalah yang menjadi alasan Musa ketika ia berusaha untuk mengulangi seluruh sejarah perjalanan dan perjanjian Tuhan Allah dengan bangsa Israel. Dalam 34 pasal kitab Ulangan, Musa mengulangi seluruh sejarah bangsa Israel bersama dengan Tuhan Allah, karena Musa tahu persis penyakit yang dapat dialami oleh semua orang -termasuk oleh bangsa Israel-: yaitu penyakit LUPA INGATAN! Bukan amnesia, tapi lupa ingatan! Sebab setelah perjalanan panjang melintasi padang gurun yang melelahkan dan menyakitkan, lalu kemudian bergelimang kemakmuran di Tanah Perjanjian, ada banyak dari antara mereka yang menjadi lupa diri, mereka tidak ingat lagi dengan peristiwa-peristiwa penting dalam hubungan mereka dengan Tuhan Allah, lalu sepenuhnya jadi melupakan Tuhan. Karena itulah melalui kitab Ulangan ini, Musa mau mengingatkan kembali akan semua hal itu kepada bangsa Israel. Dengan tujuan supaya bangsa Israel tidak lupa diri dan tidak lupa dengan Tuhan. Saudara-saudaraku, bukankah ini juga sering terjadi dalam kehidupan kita sekarang ini? Ada yang bilang “jika bermaksud menguji kesetiaan iman seseorang, jangan beri dia kesulitan atau pergumulan, sebaliknya berikan kepadanya kemudahan”. Kenapa demikian? Karena kebanyakan orang kalau sedang dalam kesusahan, masalahnya besar dan rumit, menderita, miskin, sakit, dan lain sebagainya, dia justru taat dan tekun berdoa. Tiap hari dia berdoa, tiap hari dia berpuasa minta pada Tuhan, dia baca Alkitabnya dan dia rajin sekali beribadah. Tapi coba lihat kalau dia sedang bahagia, sukses, proyeknya lancar, dompetnya tebal, anak2nya hebat, tubuhnya sehat, bisa saja dia jadi lupa berdoa, dia mulai tidak lagi baca Alkitab, dan tidak lagi rajin beribadah. Itulah yang ditakutkan akan terjadi dengan bangsa Israel, berkat yang luar biasa yang mereka terima di tanah perjanjian, tanah yang subur, rumah tempat tinggal, kenyamanan dan kesejahteraan hidup, bisa saja menjadi jerat mematikan karena serta merta membuat mereka melupakan Tuhan. HATI-HATI SAUDARA! Jangan sampai kenyamanan dan kesejahteraan hidup membuat kita melupakan Tuhan. Karena itu Musa bilang “haruslah engkau mengajarkannya BERULANG-ULANG kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun” Berulang-ulang berarti berkali-kali, terus menerus, tidak berhenti, dan selalu. Inilah yang dimaksud dengan pengajaran seumur hidup atau long life education. Saudara2 kekasih dalam Tuhan, Ulangan 6:1-25 yang kita baca di saat ini berisi penegasan dari Musa bahwa mengasihi Tuhan itu adalah perintah yang utama bagi seluruh orang Israel, bukan sebagai suatu pilihan, tetapi sebagai suatu keharusan. Karena dengan demikian bangsa Israel akan punya komitmen untuk membenci dosa dan menjauhi kejahatan. Saudara-saudaraku, jika kita mampu untuk menanamkan rasa mengasihi Tuhan terhadap diri kita sendiri dan kepada anak-anak kita, maka percayalah bahwa generasi kita nanti akan menjadi generasi yang mengasihi Tuhan dengan sungguh dan pada akhirnya akan melakukan segala sesuatu dengan mendasarinya pada sikap mengasihi Tuhan. Semua ini dapat dilakukan dalam sebuah pembelajaran hidup di tengah-tengah keluarga. Keluarga adalah tempat seseorang belajar dan mengalami berbagai macam pengalaman. Pembelajaran dan pengalaman yang dialami itu bisa membawa dampak yang positif, tapi bisa juga membawa dampak yang negatif. Karena itu, semua perkataan yang kita ucapkan dan perbuatan yang kita lakukan bisa menjadi pesan yang membekas di dalam hati anggota keluarga kita. Sesungguhnya, kita tidak bisa mengetahui pesan seperti apa yang telah membekas didalam hati mereka, namun ingatlah bahwa dampaknya bisa sangat besar. Sebab itu melalui perenungan ini, ada dua hal yang hendak disampaikan kepada kita sekalian, yaitu pertama, agar para orangtua mengasihi Allah dengan segenap hati; kedua, agar para orang tua mengajarkan anak-anak mereka untuk mengasihi Allah dengan segenap hati. Untuk dapat menjadi pengajar kasih Tuhan yang baik, maka hendaklah kita menjadi orang yang hidup dan menghidupi kasih Allah itu. Kita haruslah menjadi orang yang mengalami kasih Allah itu. Jika kita belum mengalami dan hidup di dalam kasih Allah, maka akan sangat sulit bagi kita untuk bisa mengajarkan tentang kasih Allah. Bagi seorang anak, orangtua adalah segalanya. Di mata anak, orangtua adalah sosok yang bisa memberikan cinta, bantuan serta dukungan. Karena itu, tidak ada yang lebih kuat mempengaruhi karakter anak selain daripada orangtua. Mengapa kita harus mengajarkan kasih Allah pada mereka? Karena jika mereka tidak mengenal Allah, maka mereka tidak akan beroleh hidup yang kekal. Sebaliknya jika mereka telah percaya pada Allah dan menjadi anak-anak Allah, maka mereka akan beroleh hidup yang kekal. Tidak selamanya kita bisa bersama dengan semua orang yang kita kasihi. Ada saat di mana tidak ada orang yang bisa menolong mereka, ada saat dimana kita tidak bisa bersama dengan mereka, karena itu betapa pentingnya untuk memperkenalkan Tuhan kepada anak-anak kita dan mengajarkan mereka mengasihi Allah dan hidup dalam takut akan Tuhan. Dan betapa pentingnya kita harus terlebih dahulu mengasihi Allah dan takut akan Tuhan dalam kehidupan ini. Ingat, bahwa kita harus mengajarkannya berulang-ulang sebagai pengajaran seumur hidup. Tuhan kiranya memberkati kita semua. Amin
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2021 1 Petrus 1:3-12(1) 1 RAJA RAJA 10(1) 1 Raja-Raja 10:1-13(1) 1 Tesalonika 5:12-22(1) 1 Yohanes 1:1-10(1) 25:14-30(1) Amsal 22:1-6(1) Ezra 7:1-28a(1) IBRANI 1:5-14(1) Keluaran 2:11-22(1) Kisah Para Rasul 16:13-18(1) Kisah Para Rasul 7:54-8:3(1) Lukas 17:11-19(2) Lukas 23:26-32(1) Lukas 24:1-12(1) Markus 7:24-30(1) Matius 16:13-20(1) Matius 25:14-30(1) Matius 26:69-75(2) Matius 28:16-20(2) Mazmur 138:1-8(1) Mazmur 37:22-26(1) Nehemia 7:61-73(1) Wahyu 21:1-8(1) Yohanes 21:1-14(2) Yunus 1:1-17(1) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: MTPJ Selasa, 23 Nopember 2021 - HUT ke-84 W/KI GMIM - TEMA: Iman Ibu Menyelamatkan Keluarga - Markus 7:24-30 Sebelum: MTPJ 21-27 November 2021 - TEMA MINGGUAN : Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,