gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa
     

View : 11435 kali
Download MP3 Music

TEMA BULANAN : "Gereja yang Dibaharui Harus Terus Menerus Membaharui Diri"
TEMA MINGGUAN : "Umat Dikuduskan, Alam Diberkati"
Bahan Alkitab : Yoel 3 : 9 - 21
ALASAN PEMILIHAN TEMA

Berkat untuk umat TUHAN
3:9 Maklumkanlah hal ini di antara bangsa-bangsa: bersiaplah untuk peperangan, gerakkanlah para pahlawan; suruhlah semua prajurit tampil dan maju! 3:10 Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: "Aku ini pahlawan!" 3:11 Bergeraklah dan datanglah, hai segala bangsa dari segenap penjuru, dan berkumpullah ke sana! Bawalah turun, ya TUHAN, pahlawan-pahlawan-Mu! 3:12 Baiklah bangsa-bangsa bergerak dan maju ke lembah Yosafat, sebab di sana Aku akan duduk untuk menghakimi segala bangsa dari segenap penjuru. 3:13 Ayunkanlah sabit, sebab sudah masak tuaian; marilah, iriklah, sebab sudah penuh tempat anggur; tempat-tempat pemerasan kelimpahan, sebab banyak kejahatan mereka. 3:14 Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, sudah dekat hari TUHAN di lembah penentuan! 3:15 Matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya. 3:16 TUHAN mengaum dari Sion, dari Yerusalem Ia memperdengarkan suara-Nya, dan langit dan bumi bergoncang. Tetapi TUHAN adalah tempat perlindungan bagi umat-Nya, dan benteng bagi orang Israel. 3:17 "Maka kamu akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, adalah Allahmu, yang diam di Sion, gunung-Ku yang kudus. Dan Yerusalem akan menjadi kudus, dan orang-orang luar tidak akan melintasinya lagi. 3:18 Pada waktu itu akan terjadi, bahwa gunung-gunung akan meniriskan anggur baru, bukit-bukit akan mengalirkan susu, dan segala sungai Yehuda akan mengalirkan air; mata air akan terbit dari rumah TUHAN dan akan membasahi lembah Sitim. 3:19 Mesir akan menjadi sunyi sepi, dan Edom akan menjadi padang gurun tandus, oleh sebab kekerasan terhadap keturunan Yehuda, oleh karena mereka telah menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tanahnya. 3:20 Tetapi Yehuda tetap didiami untuk selama-lamanya dan Yerusalem turun-temurun. 3:21 Aku akan membalas darah mereka yang belum Kubalas; TUHAN tetap diam di Sion."


Penjelasan:
* Setelah melewati pergumulan, bencana dan berbagai peristiwa yang memilukan, hal yang indah adalah mengetahui bahwa Allah ada di tengah-tengah umat-Nya. Ia mau menyatakan kasih dan kuasa-Nya.

Kehadiran Allah itu pertama-tama dinyatakan lewat tindakan menghancurkan bangsa-bangsa musuh yang selama ini mendatangkan malapetaka, kemiskinan, dan penindasan bagi umat Allah. Ini menyatakan bahwa tangan Tuhanlah yang akan membalas semua kekejaman yang telah mereka lakukan. Bentuk tindakan Allah menghukum bangsa-bangsa karena kejahatan mereka itu berupa: seruan perang kepada bangsa-bangsa, bukan saja kepada serdadu baik yang ahli, tetapi juga yang tidak terlatih, yakni para petani dan pekerja di ladang. Semua orang didesak agar bersiap menyambut kedatangan hari Tuhan yang berarti juga hari pembalasan Tuhan.

Persiapan menghadapi hari Tuhan digambarkan sama dengan menghadapi perang (ayat 10). Allah akan datang pada hari-Nya itu sebagai hakim, di mana bangsa-bangsa dituntut Tuhan atas kesalahan yang telah mereka lakukan (ayat 12). Kekuatan Tuhan pada hari Tuhan itu diibaratkan seperti singa yang mengaum siap melindungi umat-Nya (ayat 16). Pada waktu itu, tiada yang sanggup menghalangi kekuatan Tuhan, bahkan benda penerang pun menjadi tidak berguna (ayat 15). Saat Allah hadir, kehidupan umat-Nya akan merasakan sukacita dan berkat melimpah (ayat 18).

Menjadi umat Allah merupakan hak istimewa karena kita berada dalam perlindungan Allah yang berkuasa. Tak ada satu pun yang mampu "menyentuh" kita karena Dialah perisai kita. Meski pergumulan, penderitaan, penyakit, perusakan, pembunuhan, peperangan, permusuhan berdatangan seolah-olah menyerbu umat Allah, semuanya itu tidak dapat menghalangi kehadiran Allah untuk menjagai umat-Nya.

-------------------------

Gereja diutus ke dalam dunia untuk menjadi garam dan terang dunia. Gereja menunjuk pada orang-orang yang menerima dan percaya kepada Tuhan Yesus Sang Kepala Gereja. Orang-orang yang percaya kepada Tuhan terhimpun dalam satu persekutuan sebagai umat Tuhan. Gereja atau orang-orang percaya hidup dan beraktifitas di tengah-tengah dunia, berintegrasi dengan sesama manusia dan berintegrasi dengan alam ciptaan Tuhan. Di dalam dunia ini dengan segala tantangan, ancaman dan hambatan, orang-orang percaya harus mampu untuk tetap hidup sebagai orang-orang kudus.

Panggilan gereja di tengah dunia ini adalah untuk menya-takan kehendak Tuhan. Sebagai gereja yang juga merupakan persekutuan umat Tuhan memiliki peran penting dalam membangun kehidupan yang ada, menjaga dan memelihara kekudusan hidup sebagai umat Tuhan dan berperan bagi pemeliharaan alam ciptaan Tuhan. Mengingat praktik peng-rusakan lingkungan, seperti ilegal logging, reklamasi pantai, pengalihan fungsi lahan dari pertanian, perkebunan ke lahan perumahan dan pendirian tempat usaha.  Sehubungan dengan hal ini maka diangkatlah tema "Umat Dikuduskan, Alam Diberkati". Hal ini bermaksud memberikan pemahaman bahwa orang-orang percaya yang adalah umat yang diku-duskan Tuhan harus mampu mewujudnyatakan imannya dalam kehidupan keseharian termasuk melestarikan/ menjaga/ memelihara alam/lingkungan ciptaan Tuhan ini.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Yoel adalah seorang nabi yang dipakai Tuhan untuk menyam-paikan nubuat-Nya bagi orang-orang yang ada di tanah Yehuda tepatnya di pusat kota Yerusalem. Nabi Yoel dikenal sebagai seorang nabi yang sangat taat dan memberikan perhatian pada kegiatan-kegiatan keagamaan, seperti upacara imamat dan perayaan-perayaan keagamaan lainnya. Tema sentral kitab Yoel adalah: "Hari Tuhan yang Besar dan Mengagumkan". Tema tentang hari Tuhan ini sama dengan yang diberitakan oleh nabi-nabi lain, seperti nabi Amos. Hari Tuhan sering digambarkan sebagai hari kehancuran, kege-lapan, disertai dengan kejadian-kejadian alam yang luar biasa. Nabi Yoel menegaskan bahwa hari Tuhan itu datang dalam bentuk serangan dahsyat yang diakibatkan oleh hama belalang yang berterbangan di atas tanah bangsa Israel. Dahsyatnya hama belalang yang berterbangan telah menghalangi sinar matahari, sehingga mengakibatkan terjadinya kegelapan. Bagi Nabi Yoel, munculnya hama belalang menjadi tanda bahwa Tuhan Allah menghukum Israel karena dosa-dosa mereka.

Nubuatan nabi Yoel ini merupakan cara Tuhan untuk meng-ajak umat Tuhan bertobat dan berbalik kepada-Nya. Bahwa tidak akan ada seorangpun yang akan luput dari dahsyatnya hukuman yang dirancang Tuhan atas orang-orang Israel. Nabi Yoel menegaskan, untuk bebas dari hukuman, umat Israel diharapkan bertobat dan berbalik kepada Tuhan, sebagaimana penegasan dari pasal  2:12 : "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh". Para imam dan pelayan Tuhan yang ada di tengah-tengah umat, juga dimintakan untuk berbuat seperti yang diharapkan Tuhan, yakni menyesali dosa mereka dengan memohon, "sayangilah, ya Tuhan, umat-Mu, dan janganlah biarkan milik-Mu sendiri menjadi cela," (2:17b). Umat Israel belum terlambat untuk berbalik kepada Tuhan dan memohon ampun kepada-Nya. Dengan berbalik kepada Tuhan dan menyesali kesalahan secara sungguh-sungguh, baik oleh umat maupun oleh imam dan pelayan-pelayan Tuhan. Nabi Yoel menyakini Tuhan akan berbalik menyesal dengan rancangan penghukuman-Nya (2:14) dan umat pasti akan menerima berkat-Nya lagi. Keyakinan nabi didasarkan pada keper-cayaannya bahwa Tuhan Allah Israel ialah Tuhan Allah yang pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia-Nya. Tuhan pasti mendengar dan menyelamatkan mereka dari kehancuran, tidak hanya dengan memulihkan panen pertanian mereka, tetapi juga memberi jaminan kepada setiap orang bahwa Ia benar Tuhan Allah yang mengasihi dan menyayangi mereka.

Pasal 3:9-21 merupakan penegasan dari nabi Yoel tentang sikap Tuhan Allah atas pertobatan yang dilakukan oleh umat Israel yang dinyatakan melalui sikap menyesali dosa dan berbalik kepada-Nya. Nabi mengajak umat untuk siap menghadapi dan berada di medan peperangan  menghadapi musuh-musuh mereka. Ajakan ini bermaksud agar umat siap sedia mengalami apa yang akan dilakukan Tuhan atas mereka. Yoel membandingkan hama belalang itu dengan kuda-kuda dalam peperangan. Tuhan sendirilah yang akan bersama-sama dengan umat-Nya di medan dan tampil sebagai pahlawan untuk menghadapi para musuh. Bahkan Ia telah menyediakan satu tempat untuk menghakimi bagsa-bangsa yang menjadi seteru umat-Nya Israel. Tuhan Allah menjadi benteng perlin-dungan bagi umat-Nya, dan dalam kuasa-Nya Ia meng-kuduskan umat-Nya, sehingga tidak akan ada bangsa atau orang-orang yang akan menggangu kehidupan umat-Nya Israel. Kemahakuasaan Tuhan akan dinyatakan-Nya atas bangsa Israel dengan rancangan kehidupan. Di zaman nabi Yoel, umat Israel merupakan bangsa yang sumber hidup mereka berasal dari pertanian dan peternakan. Serangan hama belalang sangat berdampak besar dalam kehidupan mereka. Jika hama belalang yang dahsyat datang melahap semua hasil panen mereka, pasti manusia dan hewan akan kelaparan. Tuhan Allah tidak membiarkan umat-Nya mengalami pen-deritaan dan kehancuran yang mengerikan. Ia dengan kuasa-Nya akan menjadi sumber kehidupan bagi umat yang menyesali dosanya dan berbalik kepada Tuhan. Dan bagi umat-Nya Israel, hari Tuhan akan menjadi masa di mana Tuhan akan memulihkan mereka. Mereka akan mempunyai banyak makanan dan berdagang dengan orang lain tanpa diganggu oleh musuh (ayat 17) dan Tuhan akan menjadi sumber air kehidupan atas umat-Nya. Tuhan menjadikan alam ciptaan-Nya sebagai sarana dan tempat bagi-Nya untuk memberkati kehidupan umat-Nya yang kudus.

Makna dan Implikasi Firman

  • Tuhan Allah menghendaki umat-Nya hidup kudus. Ia tidak menghendaki umat-Nya melakukan perbuatan yang men-datangkan dosa. Perbuatan dosa hanya mendatangkan penghukuman. Dan Tuhan Allah akan menyatakan kea-dilan-Nya bagi orang-orang yang hidup dalam dosa. Tidak ada seorangpun yang akan luput dari penghukuman.
  • Tuhan Allah kita ialah Allah yang selalu menyatakan kebaikkan-Nya bagi orang-orang yang setia dan taat kepada-Nya. Tuhan terus memberkati dengan limpah, agar umat-Nya dapat menikmati kesejahteraan dan kebaha- Berkat Tuhan datang kepada umat-Nya melalui alam ciptaan Tuhan yang indah dan subur. Dengan alam yang diberkati, hasil pertanian pasti akan baik. Dengan lingkungan yang diberkati, akan mendatangkan kesehatan dan dengannya orang-orang percaya dapat beraktifitas, bekerja dan berusaha dengan baik, yang pada akhirnya mendatangkan keuntungan dan berkat yang begitu besar. Segala berkat Tuhan yang dianugerahkan-Nya kepada orang-orang percaya juga bertujuan agar setiap orang yang menerima berkat-Nya akan juga menjadi berkat bagi orang lain. Sebagai gereja Tuhan, orang-orang percaya terpanggil untuk berbagi berkat dalam hidup dan pelayanannya. Ini adalah salah satu cara yang dikehendaki Allah untuk memelihara kehidupan bersama dengan sesama manusia dan dengan alam ciptaan Tuhan yang indah ini.
  • Gereja memiliki tanggung jawab memperlengkapi setiap warga gereja untuk melestarikan alam ciptaan Tuhan ini, menjaga dan memeliharanya dengan baik. Alam yang indah akan memberikan kehidupan yang indah kepada semua orang. Tetapi sebaliknya, pengrusakan alam/ lingkungan mengakibatkan penderitaan dan kesengsaraan. Tuhan Allah melalui orang-orang yang kudus terpanggil untuk hidup baik terhadap sesama dan terhadap alam ciptaan Tuhan ini. Dialah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan semua mata air (Wahyu 14:7b). Gereja dalam kemitraan dengan pemerintah mengambil bagian dalam pemeliharaan dan pelestarian alam ciptaan Tuhan dalam bentuk-bentuk yang nyata, seperti penghijauan, buang sampah pada tempatnya, pengangkatan eceng gondok di danau Tondano dan penanaman mangrove (pohon bakau).

PERTANYAAN DISKUSI:

  1. Apa pendapat saudara mengenai hari Tuhan berdasarkan kitab Yoel 3:9-21?
  2. Kekudusan hidup yang bagaimana yang dikehendaki oleh Tuhan?
  3. Apa upaya gereja dalam melestarikan lingkungan hidup?

NAS PEMBIMBING: Mazmur 145:8-9 

POKOK-POKOK DOA:

  • Gereja yang kudus
  • Pergumulan gereja
  • Peran serta warga gereja dalam pelestarian alam ciptaan Tuhan.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK I 

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Panggilan Beribadah KJ. No.7 Ya Tuhan Kami Puji Nama-Mu Besar

Ses Nas Pembimbing: NNBT No. 17 Ya Tuhan, Tuhan Kami

Pengakuan Dosa & Pemberitaan Anugerah Allah: NNBT No.27 Ya Tuhan Engkaulah

Ses Pengakuan Iman: KJ No. 38 T'lah Kutemukan Dasar Kuat

Ses Hukum Tuhan: KJ No. 293 Puji Yesus

Persembahan: KJ.No.289 Tuhan Pencipta Semesta

Penutup : KJ.No.428:1,6 Lihatlah Sekelilingmu

ATRIBUT:

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.


Label:   Yoel 3:9-21 








Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat



MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(50)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Pembacaan Alkitab..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,