|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2023 Minggu, 15 Januari 2023 Khotbah GMIM Minggu, 15 Januari 2023 - JANGAN KUATIR TUHAN YESUS MEMELIHARA HIDUPMU - Lukas 12:22-34 (Penjelasan)Lukas 12:22-34 Bahasa Manado: Jang kuatir deng tu ngoni pe hidop (Mat. 6:25-34) 22Yesus babilang pa Dia pe murit-murit, “So itu Kita bilang pa ngoni, ngoni nyanda usa kuatir tu ngoni pe hidop, tentang apa tu ngoni mo makang deng lei tentang baju tu ngoni mo pake. 23Soalnya ngoni pe hidop itu lebe penting dari apa tu ngoni mo makang, kong ngoni pe badan itu lebe penting dari tu baju yang ngoni mo pake. 24Co ngoni lia tu burung-burung gagak itu. Tu burung-burung itu nyanda ja baambor bibit deng nyanda ja bapete apa-apa, kong nyanda ada gudang ato lumbung for simpang akang makanan. Mar biar lei bagitu Tuhan Allah kase makang pa dorang. Kong ngoni itu jao lebe penting dari tu burung-burung itu. 25Kalu ngoni kuatir deng tu hal-hal itu, apa ngoni pe kuatir itu bole mo se tamba panjang tu ngoni pe umur? Pasti nyanda to? 26Jadi kalu ngoni nyanda mampu mo beking tu hal kacili rupa se tamba tu ngoni pe umur itu, no kiapa dang ngoni musti kuatir deng tu hal-hal laeng? Ngoni nyanda perlu kuatir deng itu. 27 Co ngoni tarukira bagimana tu bunga bakung batumbu. Tu bunga itu pe bagus, tu bunga itu nyanda bakarja deng nyanda ja beking benang for beking baju. Mar Kita bilang pa ngoni, biar lei tu raja Salomo pe kaya deng pe hebat mar dia pe baju nyanda ada apa-apa kalu se banding deng tu bunga itu pe bagus. 28Rumpu yang batumbu di padang, Tuhan Allah piara deng beking bagus. Tu rumpu itu ni hari ada, trus eso dapa bakar. Kalu tu rumpu itu Tuhan piara deng beking bagus, lebe-lebe lei tu ngoni pe hidop tantu katu Tuhan mo piara deng beking bagus. Jadi kiapa so ngoni nyanda talalu percaya pa Dia? 29Ngoni nyanda usa kuatir deng pikir-pikir tentang apa tu ngoni mo makang ato apa tu ngoni mo minum. 30Soalnya tu orang-orang yang nyanda kanal pa Tuhan Allah slalu kuatir tentang tu samua itu, mar ngoni pe Bapa di Sorga tau kalu ngoni perlu samua itu. 31Mar lebe bae ngoni cari jo pa Tuhan Allah supaya Dia Berkuasa sbagai Raja pa ngoni, kong Dia mo kase samua tu ngoni pe perlu.” Kase harta pa orang miskin, itu sama deng simpang harta di sorga (Mat. 6:19-21) 32Yesus babilang lei, “Ngoni cuma sadiki, sama deng satu klompo kacili domba-domba. Mar biar bagitu, ngoni jang tako! Soalnya ngoni pe Bapa snang lantaran ngoni mo sama-sama deng Dia mo Berkuasa sbagai Raja. 33Jual jo ngoni pe harta kong kase tu doi hasil dari da bajual itu pa orang-orang miskin. Kalu ngoni beking rupa itu, itu sama deng ngoni da simpang tu ngoni pe harta di sorga, kong aman di situ di pundi-pundi yang nyanda perna mo rusak. Soalnya di sorga nyanda ada papancuri yang mo ambe tu harta itu, deng lei nyanda ada binatang rayap yang mo se ancor tu harta. 34Soalnya di mana jo tu ngoni pe harta ada, di situ lei ngoni pe hati.” Bahasa Indonesia: Hal kekuatiran 12:22 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. 12:23 Sebab hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian. 12:24 Perhatikanlah burung-burung gagak yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mempunyai gudang atau lumbung, namun demikian diberi makan oleh Allah. Betapa jauhnya kamu melebihi burung-burung itu! 12:25 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta pada jalan hidupnya? 12:26 Jadi, jikalau kamu tidak sanggup membuat barang yang paling kecil, mengapa kamu kuatir akan hal-hal lain? 12:27 Perhatikanlah bunga bakung, yang tidak memintal dan tidak menenun, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu. 12:28 Jadi, jika rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api demikian didandani Allah, terlebih lagi kamu, hai orang yang kurang percaya! 12:29 Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu. 12:30 Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu tahu, bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu. 12:31 Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu. 12:32 Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu. 12:33 Juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat. 12:34 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada." Penjelasan: * Teguran atas Kekhawatiran yang Berlebihan Yesus Tuhan kita di sini menegaskan kembali kepada para murid-Nya sebagian pengajaran yang penting dan yang berguna bagi mereka. Sebagian pengajaran itu sudah diajarkan-Nya sebelumnya kepada mereka, tetapi ditekan-Nya kepada mereka lagi di sini ketika ada kesempatan. Mereka memang perlu mendapat pengajaran demi pengajaran dan perkataan demi perkataan. "Karena itu, sebab ada begitu banyak orang yang hancur hidupnya karena ketamakan dan terlalu cemas memikirkan kekayaan dunia ini, Aku berkata kepadamu, murid-murid-Ku, ingatlah kamu akan hal ini." Engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, dan juga engkau, hai manusia dunia (1Tim. 6:11). I. Tuhan Yesus menyuruh mereka agar tidak menyiksa diri dengan segala kekhawatiran mengenai kebutuhan-kebutuhan hidup, yang hanya akan membuat pusing kepala dan yang tidak akan pernah ada habisnya: Janganlah khawatir akan hidupmu (ay. 22). Dalam perumpamaan sebelumnya Dia memperingatkan kita agar waspada terhadap suatu jenis ketamakan yang paling berbahaya bagi orang kaya, yaitu kepuasan jasmani dalam memiliki harta duniawi yang berlimpah. Nah, bisa saja murid-murid-Nya itu berpikir bahwa mereka tidak akan terjerumus ke dalam bahaya ini, sebab mereka tidak mempunyai beraneka ragam harta yang berlimpah untuk dibanggakan. Karena itulah di sini Kristus memperingatkan mereka agar waspada terhadap suatu jenis ketamakan yang lain, yaitu ketamakan yang paling menggoda orang-orang yang hanya mempunyai sedikit barang di dunia ini, dan ini pasti masalah yang dialami murid-murid Kristus, terlebih lagi karena sekarang mereka telah meninggalkan semuanya untuk mengikuti Kristus. Ketamakan ini adalah kekhawatiran mengenai kebutuhan-kebutuhan hidup: "Janganlah khawatir akan hidupmu, entah khawatir memikirkan bagaimana kamu melindungi hidupmu, ketika dalam bahaya, atau khawatir memikirkan bagaimana kamu menyediakan kebutuhan bagi hidupmu itu, entah makanan entah pakaian, apa yang hendak kamu makan atau apa yang hendak kamu pakai." Ini adalah peringatan yang sangat ditekankan-Nya (Mat. 6:25 dst.). Dan alasan yang digunakan di sini sebagian besar sama, yang dibuat untuk mendorong kita agar menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada Allah, dan inilah cara yang benar untuk menenangkan hati kita dalam masalah ini. Coba pikirkan: - Allah yang telah melakukan perkara-perkara yang lebih besar bagi kita pasti dapat diandalkan untuk melakukan perkara-perkara yang lebih kecil. Dia sudah memberi kita hidup dan tubuh, tanpa bantuan dan pemikiran kita, dan karena itu dengan senang hati pula kita dapat berserah kepada Allah untuk menyediakan makanan untuk menyokong kehidupan kita dan pakaian untuk melindungi tubuh kita. - Allah yang memelihara makhluk-makhluk yang lebih rendah pasti dapat diandalkan untuk memelihara orang-orang Kristen yang baik. "Percayalah kepada Allah untuk urusan makanan, karena Dia memberi makan burung-burung gagak (ay. 24); burung-burung itu tidak menabur dan tidak menuai, mereka tidak pernah khawatir atau cemas bagaimana mereka akan memelihara diri mereka sendiri, namun mereka diberi makan dan tidak pernah mati kelaparan. Pikirkan betapa jauhnya kamu melebihi burung-burung itu. Percayalah kepada Allah untuk urusan pakaian, karena Dia memberikan pakaian kepada bunga-bunga bakung (ay. 27-28). Mereka tidak menyiapkan pakaian mereka sendiri, mereka tidak memintal dan tidak menenun, akarnya yang ada di tanah itu telanjang, tanpa perhiasan, namun sewaktu bunga tumbuh, akar itu tampak dipercantik dengan begitu indahnya. Jadi, jika Allah sedemikian rupa mendandani bunga-bunga itu, yang bisa pudar dan musnah, bukankah Dia terlebih lagi akan mendandani kamu dengan pakaian yang cocok, yang sesuai dengan harkat dan martabatmu, seperti bunga-bunga itu dengan keadaannya?" Ketika Allah memberi manna kepada umat Israel di padang gurun, Dia juga memperhatikan masalah pakaian mereka, karena walaupun Dia tidak mendandani mereka dengan pakaian baru, Dia memelihara supaya pakaian mereka tidak menjadi buruk di tubuh mereka (Ul. 8:4). Demikianlah Dia akan memberikan pakaian kepada umat Israel-Nya secara rohani, tetapi janganlah umat-Nya ini menjadi kurang percaya. Perhatikanlah, kekhawatiran kita yang berlebihan disebabkan oleh lemahnya iman kita. Kalau kita sungguh percaya dengan segenap kekuatan kita akan Allah yang mahamencukupi, akan hubungan perjanjian-Nya dengan kita sebagai Bapa, dan terutama akan janji-janji-Nya yang berharga, yang berkaitan dengan kehidupan baik sekarang maupun nanti, maka melalui Allah kita akan meruntuhkan kubu-kubu kekhawatiran yang menggelisahkan dan menyusahkan ini. - Segala kekhawatiran kita tidak akan menghasilkan apa-apa, sia-sia dan tidak berguna. Karena itu, bodohlah jika kita terus memikirkannya. Kekhawatiran kita tidak akan membantu kita memperoleh apa yang kita inginkan, dan karena itu tidak boleh sampai mengganggu ketenangan kita (ay. 25): "Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta, atau seinci, saja pada jalan hidupnya, setahun atau sejam lebih panjang? Jadi, jika kamu tidak mampu melakukan hal yang paling kecil, yaitu hal dalam jalan hidupmu yang tidak bisa kamu ubah dengan kekuatanmu, mengapa pula kamu memusingkan diri dengan hal-hal lain yang jauh berada di luar kekuatanmu, yang sesungguhnya bergantung pada pemeliharaan Allah?" Perhatikanlah, apa pun rupa jalan hidup kita ataupun keadaan kita, kita harus bersikap bijaksana dengan menerimanya apa adanya dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya; karena kekhawatiran dan kekesalan, keluhan dan kecemasan tidak akan pernah bisa memperbaikinya. - Jika murid-murid Kristus terlalu berlebihan mengejar hal-hal duniawi, sekalipun itu diperlukan, maka ini akan sangat tidak baik bagi mereka (ay. 29-30): "Apa pun yang orang lain lakukan, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum. Janganlah menyiksa dirimu dengan kecemasan yang memusingkan, ataupun melelahkan dirimu dengan pekerjaan yang tiada hentinya. Janganlah bergegas ke sana kemari mencari-cari apa yang akan kamu makan atau minum, seperti musuh-musuh Daud, yang mengembara mencari makan (Mzm. 59:16), atau seperti rajawali yang mengintai mangsa dari jauh (Ayb. 39:32). Janganlah murid-murid Kristus mencari makanan dengan cara seperti itu, tetapi mintalah kepada Allah hari demi hari. Janganlah pikiran mereka menjadi ragu; m-" meteōrizesthe -- janganlah seperti meteor di udara, yang tertiup angin ke sana kemari; janganlah seperti meteor itu, yang senantiasa timbul dan tenggelam, melainkan tetaplah selaras dengan dirimu sendiri. Jadilah kukuh tak terambingkan, dan tetapkanlah hatimu. Janganlah hidup dalam kerisauan. Janganlah kepalamu terus dipusingkan dengan harapan dan ketakutan, selalu tertekan." Perhatikanlah: [1] Di dunia ini Kristus hanya memiliki kawanan kecil, domba-domba-Nya hanya berjumlah sedikit dan mereka sangat lemah. Jemaat Tuhan adalah sebuah kebun anggur, sebuah taman, ladang yang kecil dibandingkan dengan hutan belantara dunia ini. Seperti Israel (1Raj. 20:27), yang tampak bagai dua kawanan kambing, dibandingkan dengan orang Aram ketika datang membanjiri negeri itu. [2] Meskipun hanya kawanan kecil, yang kalah jumlahnya dan karena itu juga terancam akan dikalahkan oleh musuh-musuhnya, Kristus berkehendak agar mereka tidak takut, "Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil, yakinlah bahwa kamu akan aman di bawah lindungan dan kuasa Gembala yang baik dan agung, jadi berbaringlah saja dengan tenang." [3] Allah mempersiapkan sebuah Kerajaan bagi semua orang yang termasuk dalam kawanan kecil Kristus, yaitu mahkota kemuliaan (1Ptr. 5:4), takhta kekuasaan (Why. 3:21), dan kekayaan-kekayaan yang tidak terselami, yang jauh melebihi harta kekayaan para raja dan penguasa. Domba-domba yang ada di sebelah kanan dipanggil untuk datang dan mewarisi Kerajaan itu. Kerajaan ini adalah milik mereka untuk selama-lamanya, dan tiap-tiap orang dari mereka memiliki Kerajaan itu. [4] Kerajaan itu diberikan sesuai dengan perkenanan Bapa, Bapamu telah berkenan. Kerajaan itu tidak diberikan karena utang, melainkan karena anugerah, anugerah yang cuma-cuma dan berdaulat, "Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu." Kerajaan itu milik-Nya, jadi Dia bebas melakukan apa saja yang dikehendaki-Nya dengan milik-Nya sendiri. [5] Berbagai harapan dan pengharapan yang disertai dengan keyakinan akan Kerajaan itu sanggup membungkam dan menekan ketakutan-ketakutan yang dirasakan kawanan kecil Kristus di dunia ini. "Janganlah takut dengan masalah, sebab masalah harus datang, namun itu tidak akan menjadi penghalang antara dirimu dan Kerajaan itu. Kerajaan itu pasti kamu miliki dan kedatangannya sudah dekat." (Kita tidak perlu gentar terhadap masalah, karena masalah itu tidak bisa memisahkan kita dari kasih Allah.) "Janganlah kamu takut tidak bisa mendapatkan apa yang baik bagimu, sebab jika Bapamu berkenan memberikan kamu Kerajaan itu, kamu tidak perlu ragu bahwa Dia juga akan membawamu ke sana." II. Tuhan Yesus memerintahkan mereka untuk berbuat sesuatu bagi jiwa mereka, yaitu dengan mengumpulkan harta mereka di sorga (ay. 33-34). Orang yang melakukan ini akan tetap merasa tenang menjalani segala peristiwa di dunia ini. - "Janganlah melekat pada dunia ini, dan pada segala sesuatu yang kamu miliki di dalamnya. Juallah segala milikmu, dan berikanlah sedekah," maksudnya, "kalau engkau ingin menolong mereka yang benar-benar membutuhkan, juallah harta milikmu yang berlebihan, segala hal yang bisa kamu sisihkan setelah menyokong dirimu dan keluargamu, dan berikanlah itu kepada orang miskin. Juallah segala milikmu, jika itu hanya menghalangi engkau untuk melayani Kristus. Janganlah pikir, habislah sudah hidupmu apabila engkau terpaksa menjual seluruh hartamu akibat diperas, dipenjara atau dibuang oleh karena kesaksian akan Yesus, sekalipun itu warisan nenek moyangmu. Janganlah menjual supaya bisa menimbun uang, atau karena dengan cara itu kamu dapat memperoleh uang lebih banyak melalui riba, tetapi juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Kalau kita memberi sedekah, dengan cara yang benar, maka apa yang diberikan sebagai sedekah itu telah dikeluarkan untuk suatu hal yang paling luhur, dan itu sungguh aman tersimpan." - "Arahkanlah hatimu kepada dunia yang akan datang, dan tetapkan harapan-harapanmu berdasarkan dunia itu. Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, dan yang tidak bisa menjadi kosong, yang isinya bukan dari emas, melainkan dari anugerah di dalam hati dan perbuatan-perbuatan baik di dalam hidup. Inilah pundi-pundi yang akan bertahan lama." Anugerah akan menyertai kita ke dunia yang akan datang, sebab ia dijalin di dalam jiwa, dan perbuatan-perbuatan baik kita akan mengikuti kita, sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaan-pekerjaan baik itu. Inilah yang akan menjadi harta kekayaan kita di sorga, yang akan memperkaya kita sampai selama-lamanya.
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023 Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: Khotbah GMIM Minggu, 22 Januari 2023 - YESUS KRISTUS ADALAH TUHAN - Filipi 2:1-14 Sebelum: Khotbah Minggu, 8 Januari 2023 - BEKERJA DAN LAKUKANLAH KEBAIKAN - 2 Tesalonika 3:1-15 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,