gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 1821 kali
Download MP3 Music
Oleh Vic. Pdt. Brian Tanod, M.Teol
--------------------------------------------------
Penulis adalah Vikaris Pendeta di Jemaat GMIM Imanuel Maumbi - Wilayah Kalawat I

Bilangan 8:5-22
Pentahbisan orang Lewi
8:5 TUHAN berfirman kepada Musa: 8:6 "Ambillah orang Lewi dari tengah-tengah orang Israel dan tahirkanlah mereka. 8:7 Beginilah harus kaulakukan kepada mereka untuk mentahirkan mereka: percikkanlah kepada mereka air penghapus dosa, kemudian haruslah mereka mencukur seluruh tubuhnya dan mencuci pakaiannya dan dengan demikian mentahirkan dirinya. 8:8 Sesudah itu haruslah mereka mengambil seekor lembu jantan muda dengan korban sajiannya dari tepung yang terbaik, diolah dengan minyak, juga seekor lembu jantan muda yang lain haruslah kauambil untuk korban penghapus dosa. 8:9 Selanjutnya haruslah kausuruh orang Lewi mendekat ke depan Kemah Pertemuan, dan kaupanggil berkumpul segenap umat Israel. 8:10 Apabila engkau telah menyuruh orang Lewi mendekat ke hadapan TUHAN, maka haruslah orang Israel meletakkan tangannya atas orang Lewi itu, 8:11 dan Harun harus mengunjukkan orang Lewi itu sebagai persembahan unjukan dari antara orang Israel di hadapan TUHAN, dan demikianlah mereka diuntukkan melakukan pekerjaan jabatannya bagi TUHAN. 8:12 Setelah orang Lewi meletakkan tangannya atas kepala lembu-lembu jantan muda itu, maka haruslah yang seekor diolah sebagai korban penghapus dosa dan yang lain sebagai korban bakaran bagi TUHAN untuk mengadakan pendamaian bagi orang Lewi. 8:13 Maka haruslah engkau menghadapkan orang Lewi kepada Harun dengan anak-anaknya dan mengunjukkan mereka sebagai persembahan unjukan bagi TUHAN. 8:14 Demikianlah harus engkau mentahirkan mereka dari tengah-tengah orang Israel, supaya orang Lewi itu menjadi kepunyaan-Ku. 8:15 Barulah sesudah itu orang Lewi boleh masuk untuk melakukan pekerjaan jabatannya pada Kemah Pertemuan, sesudah engkau mentahirkan mereka dan mengunjukkan mereka sebagai persembahan unjukan. 8:16 Sebab mereka harus diserahkan dengan sepenuhnya kepada-Ku dari tengah-tengah orang Israel; ganti semua yang terdahulu lahir dari kandungan, yakni semua anak sulung yang ada pada orang Israel, telah Kuambil mereka bagi-Ku. 8:17 Sebab semua anak sulung yang ada pada orang Israel, baik dari manusia maupun dari hewan, adalah kepunyaan-Ku; pada waktu Aku membunuh semua anak sulung di tanah Mesir, Aku telah menguduskan semuanya bagi-Ku. 8:18 Maka Aku mengambil orang Lewi ganti semua anak sulung yang ada pada orang Israel, 8:19 dan Aku menyerahkan orang Lewi dari tengah-tengah orang Israel sebagai pemberian kepada Harun dan anak-anaknya untuk melakukan segala pekerjaan jabatan bagi orang Israel di Kemah Pertemuan, dan untuk mengadakan pendamaian bagi orang Israel, supaya orang Israel jangan kena tulah apabila mereka mendekat ke tempat kudus." 8:20 Lalu Musa, Harun dan segenap umat Israel melakukan yang demikian kepada orang Lewi; tepat seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa mengenai orang Lewi, demikianlah dilakukan orang Israel kepada mereka. 8:21 Orang Lewi itu menghapus dosa dari dirinya dan mencuci pakaian mereka, kemudian Harun mengunjukkan mereka sebagai persembahan unjukan di hadapan TUHAN, dan mengadakan pendamaian bagi mereka sambil mentahirkan mereka. 8:22 Sesudah itu masuklah orang Lewi untuk melakukan pekerjaan jabatan mereka di Kemah Pertemuan, di bawah pengawasan Harun dan anak-anaknya. Seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa mengenai orang Lewi, demikianlah dilakukan kepada mereka.



Syalom … Damai Dihati,

Jemaat yang diberkati Tuhan,
tak terasa kini kita telah memasuki minggu yang baru dibulan Februari, dan saya percaya kita juga terus merasakan penyertaan Tuhan yang luarbiasa di dalam kehidupan kita. Sehingga patutlah kita beryukur kepada-Nya Sang Pemilik Hidup. Dalam minggu berjalan ini kita akan merenungkan tema “Jabatan Pelayanan adalah Persembahan Unjukan bagi Allah” yang terdapat dalam Bilangan 8:6-22. Pada hakikatnya kita semua orang percaya adalah pelayan Tuhan, dipanggil untuk melayani Dia, Namun di antara kita telah dipilih/dikhususkan untuk menjadi Pelayan Khusus (Diaken, Penatua, Guru Agama, dan Pendeta), sehingga memiliki tugas-tugas khusus yang telah diatur dalam Tata Gereja GMIM tahun 2021, baik tugas bersama maupun tugas secara khusus. Pelayan khusus yang telah terpilih merupakan bentuk persembahan diri kepada Tuhan untuk melayani Dia ditengah-tengh persekutuan jemaat dimana kita berada.

Jemaat yang diberkati Tuhan,
kitab Bilangan yang kita baca saat ini merupakan kisah tentang perjalanan Bangsa Israel keluar dari tanah Mesir menuju tanah Perjanjian yaitu Kanaan. Kitab Bilangan dalam bahasa Yunani Arithmoi”, diterjemahkan dalam Bahasa Latin “Numeri” , dan dalam Bahasa Inggris “Numbers” yang berarti angka, atau perhitungan, dalam Bahasa Ibrani sendiri “Bemidbar” yang berarti di “Padang Gurun”. Sehingga ini dari kitab Bilangan ini dimulai dari sensus terhadap bangsa Israel dan kisah perjalanan mereka dengan berbagai ketetapan dan peraturan yang diberikan Allah bagi mereka.

Minggu ini kita merenungkan tentang kisah bagaimana orang Lewi dipilih oleh Tuhan. Tuhan berfirman kepada Musa “suruhlah suku Lewi mendekat dan menghadap Imam Harun , supaya mereka melayani Dia” Bil. 3:6. Suku Lewi dipilih oleh Tuhan untuk melayani di Kemah Suci atau Kemah Pertemuan, tugasnya untuk membantu Imam Harun dan anak-anaknya dalam pelayanan di kemah Suci, seperti mempersiapkan peribadatan, persembahan-persembahan umat, dan lain sebagainya. Pemilihan juga suku Lewi tak sekedar pemilihan atau penunjukkan langsung begitu saja, melainkan ada yang melatar-belakanginya. Lewi merupakan anak ketiga dari Yakub dan Leah yang kemudia keturunan Yakub inilah yang menjadi ke dua belas Suku Israel.

Kenapa Lewi yang dipilih untuk melayani, sedang ia bukan anak Sulung, yang seharusnya Ruben?. Padalah Lewi sendiri pernah berduat dosa, ketika Lewi dan Simeon menyerang Sikhem, ini merupakan juga wujud balas dendam karena adik mereka Dina telah dicemari/diperkosa, sehingga mereka melakukan hal tersebut. Dan karena peristiwa itu Yakub ayah mereka menjadi marah dan mengutuk mereka dan tercerai-berai. Namun kutukan itu akhirnya menjadi berkat. Dimana keturunan Lewi menjadi iman di antara suku-suku yang lain, dan bertugas untuk melaksanakan jabatan Ke-Imam-an.

Tapi tak dilihat dari peristiwa itu saja, kesetiaan Lewi kepada Allah sangatah teruji, termasuk ketika Musa naik ke gunung Sinai 40 hari lamanya, Naiknya Musa ke Gunung Sinai 40 hari lamanya itu membuat bangsa Israel menjadi murtad atau menjadi pembangkang, dimana mereka membuat Patung Lembuh Emas untuk menjadi allah mereka, dan ini membuat Allah marah. Ketika Musa melihat hal itu dia memberi tantangan kepada Bangsa Israel “siapa yang memihak kepada Tuhan datanglah kepadaku”. Dan hanya Suku Lewi yang datang kepada Musa dan menunjukkan kesetiaan mereka kepada Tuhan, meskipun peristiwa ini juga sangat memprihatinkan karena, suku Lewi harus menghabisi saudara-saudara mereka yang tidak setia. Kita juga tahu bahwa seluruh anak sulung Bangsa Israel harus dipersembahkan kepada Allah, karena mereka merupakan kepunyaan-Nya, namun karena peristiwa-peristiwa yang terjadi. Maka hak kesulungan itu diberikan sepenuhnya kepada Suku Lewi untuk melayani dikemah Suci atau Kemah Pertemuan.

Jemaat yang diberkati Tuhan, peristiwa pentahbisan orang Lewi yang kita baca saat ini, merupakan peristiwa penting, bagaimana mereka dipilih dan dikhususkan untuk melayani Kemah Suci. Semua orang Lewi dibersihkan dan dikuduskan diri mereka supaya layak untuk melayani, termasuk mengatur segala sesuatu yang diperlukan ketika bangsa Israel datang ke Kemah Suci. Orang Israel mengadakan pertemuan di dekat Kemah Suci untuk menumpangkan tangan mereka, mempersembhkan orang Lewi kepada Tuhan sehingga mereka menjadi kepunyaan-Nya.

Persembahan Unjukan merupakan persembahan yang diberikan oleh Bangsa Israel kepada Imam untuk dipersembahkan kepada Allah dengan diangkat/ditunjukkan supaya Allah berkenan atasnya, persembahan ini seperti hasil panen pertama berkas Gandum, lemak paha dan dada dari domba jantan yang terbaik, roti hulu dan lain sebagainya. Peristiwa Bangsa Israel meletakan tangan atas orang lewi adalah bentuk persembahan unjukkan kepada Allah, karena orang Lewi dipersembahkan kepada Allah dan menjadi milik Allah, sehinggga pekerjaan mereka hanyalah untuk melayani di Kemah Suci/ Kemah pertemuan. Sehingga jabatan pelayanan yang diterima orang Lewi menjadi persembahan unjukan bagi Tuhan dibawah pengawasan Imam Harun dan anak-anaknya. Maka dari itu kehidupan orang Lewi sepenuhnya adalah untuk melayani Tuhan dan umat-Nya.

Jemaat yang diberkati Tuhan, kita semua adalah umat pilihan Allah, dikhususkan dan dikuduskan lewat pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib, maka selayaknyalah kita mempersembahkan hidup kita ini sebagai persembahan yang hidup, yang kudus, dan yang berkenan kepada Allah, itu adalah ibadahmu yang sejati Roma 12;1. Karena kita semua merupakan pelayan Tuhan, yang kemudian diantara kita dipilihlah pelayan khusus yaitu Diaken, Penatua, Guru Agama, dan Pendeta. Jabatan pelayanan ini merupakan anugrah dari Allah sendiri, yang memilih diantara kita untuk memegang jabatan ini.

Kita yang telah dipilih dan diteguhkan untuk melayani pekerjaan Tuhan ini, selayaknya melakukan itu dengan taat dan setia sesuai dengan tugas yang telah dipercayakan. Ingatlah bahwa kita adalah pelayan untuk melayani bukan untuk dilayani. Rela berkorban dalam segi waktu tenaga daya dan dana adalah hal yang harus kita lakukan. Karena Kristus datang bukan untuk dilayani tapi untuk melayani. Dan bagi kita sekalian anggota jemaat sepatutnyalah kita sebagai jemaat menopang dan membantu kerja pelayanan ini agar berjalan dengan baik dan berkenan kepada Tuhan. Keberhasilan sebuah pelayanan kita akan terlihat bagaimana kita sekalian anggota jemaat terlibat aktif dalam pelayanan gereja.

Seperti ibadah kolom BIPRA komisi kerja panitia dan lain sebagainya termasuk dilamanya pemberian persembahan kita.. Namun juga kita bisa menjadi seorang pelayan yang baik dalam kerja kita setiap hari ketika kita bekerja dengan tekun, jujur, iklas, profesionl, dan loyalitas. Sehingga kita sebagai orang Kristen yang merupakan segambar dan serupa dengan Allah terus terbawah dan terganbar dimanapun dan
berjumpa dengan siapapun dan keseharian kita. Kita semua adalah pelayan, jabatan pelayanan yang kita pegang saat ini merupakan anugrah Tuhan bagi kita. Pergunakanlah itu dengan sebaik mungkin untuk melayani Tuhan dan sesama, sebagai bentuk persembahan hidup kita kepada Tuhan. Amin.








Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2022





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
MTPJ GMIM 13-19 Februari 2022

Sebelum:
MTPJ 6-12 FEBRUARI 2022 - Jabatan Pelayanan adalah Persembahan Ujukan Bagi Tuhan - Bilangan 8:5-22




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2022..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,