gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : Menjawab Panggilan Untuk Melayani
TEMA MINGGUAN : Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education).


BACAAN ALKITAB: Ulangan 6:1-25

Kasih kepada Allah adalah perintah yang utama
6:1 "Inilah perintah, yakni ketetapan dan peraturan, yang aku ajarkan kepadamu atas perintah TUHAN, Allahmu, untuk dilakukan di negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya, 6:2 supaya seumur hidupmu engkau dan anak cucumu takut akan TUHAN, Allahmu, dan berpegang pada segala ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu, dan supaya lanjut umurmu. 6:3 Maka dengarlah, hai orang Israel! Lakukanlah itu dengan setia, supaya baik keadaanmu, dan supaya kamu menjadi sangat banyak, seperti yang dijanjikan TUHAN, Allah nenek moyangmu, kepadamu di suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. 6:4 Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! 6:5 Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. 6:6 Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, 6:7 haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. 6:8 Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, 6:9 dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu. 6:10 Maka apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu -- kota-kota yang besar dan baik, yang tidak kaudirikan; 6:11 rumah-rumah, penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kauisi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun, yang tidak kautanami -- dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang, 6:12 maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan. 6:13 Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah dan demi nama-Nya haruslah engkau bersumpah. 6:14 Janganlah kamu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa sekelilingmu, 6:15 sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu di tengah-tengahmu, supaya jangan bangkit murka TUHAN, Allahmu, terhadap engkau, sehingga Ia memunahkan engkau dari muka bumi. 6:16 Janganlah kamu mencobai TUHAN, Allahmu, seperti kamu mencobai Dia di Masa. 6:17 Haruslah kamu berpegang pada perintah, peringatan dan ketetapan TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; 6:18 haruslah engkau melakukan apa yang benar dan baik di mata TUHAN, supaya baik keadaanmu dan engkau memasuki dan menduduki negeri yang baik, yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, 6:19 dengan mengusir semua musuhmu dari hadapanmu, seperti yang difirmankan TUHAN. 6:20 Apabila di kemudian hari anakmu bertanya kepadamu: Apakah peringatan, ketetapan dan peraturan itu, yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN Allah kita? 6:21 maka haruslah engkau menjawab anakmu itu: Kita dahulu adalah budak Firaun di Mesir, tetapi TUHAN membawa kita keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat. 6:22 TUHAN membuat tanda-tanda dan mujizat-mujizat, yang besar dan yang mencelakakan, terhadap Mesir, terhadap Firaun dan seisi rumahnya, di depan mata kita; 6:23 tetapi kita dibawa-Nya keluar dari sana, supaya kita dapat dibawa-Nya masuk untuk memberikan kepada kita negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyang kita. 6:24 TUHAN, Allah kita, memerintahkan kepada kita untuk melakukan segala ketetapan itu dan untuk takut akan TUHAN, Allah kita, supaya senantiasa baik keadaan kita dan supaya Ia membiarkan kita hidup, seperti sekarang ini. 6:25 Dan kita akan menjadi benar, apabila kita melakukan segenap perintah itu dengan setia di hadapan TUHAN, Allah kita, seperti yang diperintahkan-Nya kepada kita."

ALASAN PEMILIHAN TEMA
Pengajaran adalah hal yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan orang percaya (Gereja). Karena melalui pengajaran maka setiap warga Gereja dapat diperlengkapi dengan berbagai pokok iman Kristen, sehingga tidak mudah diombang-ambingkan dengan pelbagai pengajaran yang menyesatkan. Pengajaran adalah suatu proses, cara, perbuatan mengajar atau mengajarkan; perihal mengajar, segala sesuatu mengenai mengajar. Pengajaran dapat berupa pengajaran formal, non-formal dan informal. Pengajaran formal adalah pengajaran atau pendidikan yang dilaksanakan di Sekolah, Universitas. Pengajaran atau Pendidikan non-formal adalah pendidikan yang dilaksanakan dalam bentuk kursus dan pelatihan, sedangkan pengajaran atau pendidikan informal adalah pendidikan yang dlaksanakan di rumah (homeschooling) atau juga Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM). Pengajaran memang tidak dapat dilepaskan dengan pendidikan, karena pendidikan mengarah pada proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Dalam menghadapi tantangan zaman sekarang ini, mau tidak mau Gereja harus ambil peran dalam proses pengajaran dan pendidikan bagi jemaat juga masyarakat. Karena itu di minggu ini diangkat tema : Pengajaran Seumur Hidup, (Long Life Education) didasarkan pada bacaan Alkitab: Ulangan 6:1-25.

*PEMBAHASAN TEMATIS*

 *Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)*

Kitab Ulangan dalam bahasa Inggris disebut Deuteronomy, sedangkan dalam bahasa Latin disebut Deuteronomium yang berarti “hukum yang kedua” atau “salinan hukum”. Dalam bahasa Ibrani disebut “misne hattora”, atau dalam bahasa Yunani disebut “Deuteronomion tuto” (Ulangan 17:18). Kitab Ulangan secara umum berisikan tentang perkataan-perkatan Musa kepada orang Israel di seberang sungai Yordan sampai pada kematian Musa di tanah Moab. Para ahli Perjanjian Lama meyimpulkan bahwa kitab Ulangan paling terakhir diredaksikan oleh redaktor pada sekitar tahun 550 SM, dimana kitab Ulangan diredaksikan dalam satu kesatuan dari Kitab Ulangan-II Raja-Raja, kecuali kitab Rut, dengan tujuan yakni untuk mengingatkan umat Israel yang berada di tanah pembuangan Babilonia bahwa alasan mengapa mereka berada di sana karena mereka telah melanggar hukum-hukum dan ketetapan yang TUHAN telah berikan bagi Israel. Kitab Ulangan secara umum terbagi 4 bagian besar, yaitu: Pidato Musa yang pertama ( Pasal 1:1-4:43); Pidato Musa kedua (Pasal 4:44-27:68); Pidato Musa ketiga ( Pasal 29-30); Perkataan terakhir Musa (pasal 31-34).

Secara khusus untuk pasal 6:1-25, termasuk dalam pidato Musa yang kedua. Bagian ini berisikan tentang perintah berupa ketetapan-ketetapan (decrees) dan Peraturan-peraturan (laws) yang diajarkan Musa kepada umat berdasarkan perintah TUHAN. Jadi apa yang diajarkan Musa kepada umat adalah berdasarkan perintah TUHAN dan bukan atas dasar kehendak pribadinya. Ada beberapa pokok penting yang diajarkan Musa kepada umat Israel dalam perikop ini, yakni:


 Seumur hidup, jemaat beserta dengan anak cucu harus takut akan TUHAN (fear to the LORD) , berpegang pada segala ketetapan dan perintah-Nya supaya lanjut umur (ayat 2). Yang dimaksud dengan takut akan TUHAN berarti merasa hormat, tunduk, takjub, berserah kepada TUHAN. Bukan perasaan takut karena diancam, diteror, atau takut karena bertemu dengan sesuatu yang sangat mengerikan dan yang mendatangkan celaka . Apabila umat takut akan TUHAN maka keadaan umat akan baik dan menjadi sangat banyak seperti yang dijanjikan TUHAN kepada nenek moyang Israel ( ayat 3). Jadi, akibat dari ketaaatan umat adalah kesejahteraan dan pelipatgandaan keturunan.

 Umat Israel diajak untuk dengar ( Ibrani : Syema ) Bahwa TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu Esa (ayat 6). Kasihilah TUHAN Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu (ayat 5). Umat tidak sekedar saja mendengar bahwa TUHAN itu Esa, tetapi harus ada tindakan untuk mengasihi-Nya dengan segenap hati (heart), jiwa (soul) dan kekuatan (strength). Apa yang diperintahkan haruslah diperhatikan dan mengajarkannnya berulang-ulang kepada anak-anak dalam segala kesempatan dan keadaan , bahkan dijadikan sebagai tanda pada anggota tubuh dan menuliskannya pada tiang pintu. (7-9). Orang Israel kemudian membuat tefillim, yaitu kotak kecil yang berisi beberapa ayat dari kitab Taurat lalu diikatkan di dengan kiri dan di dahi, juga membuat mezuzah ( kotak kecil dari logam) yang berisi ayat "ayat dari Taurat dan digantungkan di sebelah kanan tiang pintu. Apabila telah masuk ke negeri yang dijanjikan TUHAN, bermukim di kota dan tinggal di rumah-rumah yang penuh berisi berbagai barang baik, menikmati hasil panen, makan dengan kenyang, agar berhati-hati untuk tidak melupakan TUHAN (do not forget the LORD) yang telah membawa Iarael keluar dari Mesir. (ayat 10-12).

 Umat harus takut akan TUHAN dan jangan mengikuti allah lain, jangan mencobai TUHAN, berpegang pada perintah-Nya dan melakukan apa yang benar di mata TUHAN ( 13-19). Umat harus memberitahukan kepada anak-anak tentang ketetapan dan peraturan yang diperintahkan TUHAN, bahwasannya TUHANlah yang membebaskan umat-Nya dari perbudakan di Mesir, memberikan tanah Kanaan kepada umat Israel dan memerintahkan supaya takut akan TUHAN, supaya baik keadaan umat (20-25). Dari beberapa pokok yang disampaikan, ternyata penekanannya adalah pada takut akan TUHAN,
mengasihi TUHAN Allah yang Esa dan janganlah melupakan TUHAN.

 *Makna dan Implikasi Firman*

Dari pembahasan teks Alkitab di atas maka dapatlah ditarik makna dan implikasinya bagi kehidupan gereja masa kini yaitu:

 TUHAN Allah menghendaki agar umat-Nya takut akan Dia serta menaati segala peraturan dan ketetapan-Nya. Sikap tidak takut akan TUHAN dan tidak taat pada peraturan dan perintah-Nya, itulah yang mengakibatkan umat Israel di masa lalu mengalami penghukuman.

 TUHAN adalah Allah yang Esa. Karena itu umat diajar untuk mengasihi Dia dan mengajarkan tentang keesaan Allah itu kepada gererasi selanjutnya. Sebagai Gereja kita percaya bahwa kita menyembah TUHAN Allah yang Esa, Allah yang menyatakan diri dalam Yesus Kristus lewat perantaraan Roh-Nya yang kudus. Allah yang Esa, Yakni Allah Bapa; Anak dan Roh Kudus sebagai Allah Tritunggal itulah Allah yang disembah oleh Gereja masa kini. TUHAN Allah yang Esa itu jugalah yang disembah oleh umat pada zaman Perjanjian Lama di masa lalu.

 Umat TUHAN tidak boleh tergoda untuk menyembah allahallah lain selain menyembah TUHAN Allah. Demikianpun
Gereja masa kini harus tetap hanya menyembah TUHAN Allah dalam Yesus Kristus. Dia-lah yang telah membebaskan umat Israel dari tanah perbudakan di tanah Kanaan, bahkan kita percaya bahwa Dia-lah juga yang melidungi serta membebaskan kita dari ancaman virus corona.

 Berdasarkan pemahaman bagian Alkitab ini dan juga didorong dengan semangat perayaan hari Guru, maka Gereja harus terus meningkatkan bentuk-bentuk pengajaran dan pendidikan, baik berkaitan dengan bahan-bahan pembelajaran yang berisi tentang ajaran iman Kristen maupun bahan-bahan pembelajaran yang bersifat umum, dalam rangka memperlengkapi warga gereja di era Revolusi Industri 4.0.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI.


1. Pokok pengajaran apakah yang menjadi sentral dalam bacaan Ulangan 6:1-25 ini? Mengapa pokok ini ditekankan?
2. Bagaimana upaya gereja dalam meningkatkan pengajaran bagi warga jemaat dalam situasi pandemi ini ?
3. Pokok-pokok pengajaran apakah yang harus diutamakan oleh gereja di masa era Revolusi Industri 4.0?

NAS PEMBIMBING: Mazmur 143:10

POKOK-POKOK DOA
 Upaya gereja dalam peningkatan pembelajaran bagi warga jemaat
 Komitmen pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan
 Meneguhkan jemaat supaya tidak mudah digoyahkan dengan pengajaran-pengajaran yang menyesatkan
 Perhatian dari keluarga-keluarga Kristen untuk melaksanakan pengajaran dan pendidikan di dalam rumah tangga kendati berada dalam situasi pandemi.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN.
HARI MINGGU BENTUK III
NYANYIAN YANG DIUSULKAN

Pembukaan: Hormat Bagi Allah Bapa
Ses Nas Pembimbing: Bapa Sorgawi
Pengakuan Dosa: NNBT No. 11 Ya Allah Kami Mengaku Dosa
Berita Anugerah Allah: NKB No. 129 Indah Mulia, Bahagia Penuh
Ses Doa Pembacaan Alkitab: NNBT No. 37 Tuhan Yesus Adalah Penabur.
Pengakuan Iman: NKB No. 212 Sungguh Inginkah Engkau Lakukan.
Persembahan: NKB No. 197 Besarlah Untungku
Nyanyian Penutup: DSL 11 Nama Tuhan

ATRIBUT:
Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2021
1 Petrus 1:3-12(1)
1 RAJA RAJA 10(1)
1 Raja-Raja 10:1-13(1)
1 Tesalonika 5:12-22(1)
1 Yohanes 1:1-10(1)
25:14-30(1)
Amsal 22:1-6(1)
Ezra 7:1-28a(1)
IBRANI 1:5-14(1)
Keluaran 2:11-22(1)
Kisah Para Rasul 16:13-18(1)
Kisah Para Rasul 7:54-8:3(1)
Lukas 17:11-19(2)
Lukas 23:26-32(1)
Lukas 24:1-12(1)
Markus 7:24-30(1)
Matius 16:13-20(1)
Matius 25:14-30(1)
Matius 26:69-75(2)
Matius 28:16-20(2)
Mazmur 138:1-8(1)
Mazmur 37:22-26(1)
Nehemia 7:61-73(1)
Wahyu 21:1-8(1)
Yohanes 21:1-14(2)
Yunus 1:1-17(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
Khotbah GMIM Minggu, 21 November 2021 - Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25

Sebelum:
Khotbah GMIM - Minggu, 14 November 2021 - JANGAN MENDUA HATI - Yakobus 1:1-8




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2021..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,