gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : kali
Download MP3 Music
Vik. Pdt. Joshua Umboh, S.Th., Penulis melayani di jemaat GMIM Alfa
Omega New Jersey AS
---------------------------------
Efesus 4:17-32
Orang yang percaya musti se tinggal tu cara hidop dulu kong beking tu butul
17Deng kuasa Tuhan, kita mo bilang deng kita mo se tegas pa ngoni bagini: ngoni pe cara hidop jang lei sama deng cara hidop dari orang yang nyanda kanal pa Tuhan Allah, pa dorang pe pikiran itu nyanda ada yang bae. 18Dorang pe pikiran so glap, susa for dorang mo tau yang butul. Dorang hidop jao dari tu hidop yang Tuhan Allah mo kase pa dorang lantaran dorang pe kapala batu, deng dorang nimau tau tentang Dia. 19Dorang lei so nyanda ada rasa malo, dorang ja iko tu dong pe nafsu yang besae deng dorang suka skali mo beking-beking trus tu hal-hal yang caparuni.
20Mar tu ajaran tentang Kristus yang ngoni so dengar, nyanda kase ajar tu ajaran for mo hidop besae rupa itu. 21Soalnya ngoni so dengar tu ajaran tentang Kristus dari tu orang-orang yang kase ajar pa ngoni. Ngoni so trima tu ajaran yang butul tentang Dia kong yang butul itu memang ada pa Yesus. 22Tu ajaran itu bagini: ngoni se tinggal jo tu ngoni pe kalakuan yang dulu, yang dari waktu ngoni blum percaya pa Yesus. Soalnya tu kalakuan yang dulu itu nyanda bagus, tu nafsu besae itu yang ngoni da iko akang yang beking sampe ngoni jadi sesat, kong tu nafsu itu tu da beking rusak tu ngoni pe hidop. 23Ngoni se biar jo tu Tuhan pe Roh roba tu ngoni pe pikiran, 24deng ngoni jadi manusia baru, manusia yang Tuhan Allah da ciptakan iko Dia pe sifat, supaya ngoni ja beking tu butul deng hidop kudus.
25 Jadi brenti jo badusta, ngoni musti bicara jo yang butul satu deng laeng lantaran torang samua yang percaya pa Yesus ini so sama deng anggota dari satu badan. 26Kalu ngoni mara, jang ngoni beking dosa, jang simpang tu ngoni pe mara itu sampe matahari so maso. 27Kalu nyanda simpang mara bagitu, tu setang pe bos nyanda mo ada kesempatan goda pa ngoni for beking dosa. 28Orang yang bapancuri, jang dia bapancuri lei. Dia musti rajin bakarja supaya deng de pe hasil karja dia bole babantu pa orang yang ada perlu.
29Ngoni jang bicara tu besae-besae, jang tu kata-kata bagitu kaluar dari ngoni pe mulu. Mar kalu ngoni bicara, ngoni pake jo tu kata-kata yang se kuat orang pe hati, deng pake tu kata-kata yang orang perlu mo dengar for dia pe bae. 30Ngoni bicara jo yang bae-bae, jang sampe ngoni beking tu Tuhan Allah pe Roh yang Kudus itu jadi sedi. Soalnya Tuhan Allah pe Roh yang ada pa torang itu jadi tanda kalu torang ini memang Tuhan Allah punya sampe tu hari Dia datang ulang for se slamat pa torang. 31Ngoni musti kase tinggal jo tu ngoni pe kalakuan yang pangbasaki hati, pangbakalae deng kalakuan yang pangmara. Ngoni brenti jo bicara mara yang beking kacau, deng brenti jo se besae orang laeng pe nama. Ngoni brenti jo ja beking samua yang jaha. 32Mar lebe bae ngoni se tunjung tu bae pa orang laeng deng sayang pa dorang. Ngoni kase ampung jo tu orang yang beking sala pa ngoni, sama deng Tuhan Allah so kase ampung pa ngoni yang so percaya pa Kristus.

Shalom !

Akhir-akhir ini kita sering menggunakan kalimat “pesta iman” yang merujuk pada pemilihan pelayanan khusus yang oleh perkenanan Allah, telah GMIM laksanakan. Sebuah ungkapan yang sebenarnya menjadi bagian yang utuh dalam kehidupan kita berjemaat. Kehidupan berjemaat adalah kehidupan yang mengaktualisasi sebuah pesta iman itu sendiri. Selebrasi iman ini pun patut menjadi momentum bagi kita semua untuk betul-betul keluar dari kegelapan.

Yohanes Calvin, seorang teolog ternama, memaparkan konsepnya tentang gereja. Bagi Calvin, ada yang disebut gereja yang kelihatan dan yang tidak kelihatan. The visible church dan invisible church. Gereja yang kelihatan adalah kita, manusia yang bersekutu dengan semua aktivitasnya. Sedangkan gereja yang tidak kelihatan adalah Allah yang bekerja di dalam diri manusia. Seperti halnya dengan pengertian gereja itu sendiri, bahwa mereka yang dipanggil keluar dari kegelapan menuju pada terang, demikianlah perikop ini menjelaskan tentang tanggung jawab bergereja.

Kota Efesus merupakan kota yang sengat besar yang menjadi pusat penyembahan dewa-dewa Yunani. Dalam tulisannya, Paulus menggambarkan kesukacitaanya kepada jemaat Efesus yang tumbuh dengan iman percaya akan Kristus Yesus serta bagaimana mereka peduli kepada sesama orang percaya dan tentang iman mereka. Dua garis besar yang dapat kita pahami dalam membaca surat ini, yang pertama yakni Paulus menulusuri kisah Injil yang mencapai puncaknya di dalam Kristus dan komunitas yang dibentuk dari berbagai suku (pasal 1-3). Paruh yang kedua, Paulus mengulas bagaimana kisah injil tersebut mempengaruhi kisah kita (pasal 4-6). Kisah Injildan Kisah Kita dihu bungkan dengan kalimat “sebab itu. Dalam perikop yang kita baca, Paulus menantang jemaat untuk dapat menanggalkan manusia lama dan mengenakan manusia baru.

Yesus menyelamatkan manusia agar dapat hidup sesuai dengan kehendak Allah. Dengan begitu, jemaat diajak untuk dapat betul-betul keluar dari kegelapan itu sendiri dan menuju kea rah terang Kristus Yesus yang adalah kepala Gereja. Manusia lama menggambarkan kehidupan yang amburadul dan memiliki perasaan yang tumpul. Manusia lama merujuk pada kecacatan iman. Dalam pasal 2:1, Paulus berkata “Kamu dahulu sudah mati karena pelanggara-pelanggaran dan dosa-dosamu.”. Kita hidup, tapi mati.

Berbanding terbalik dengan kehidupan manusia yang baru. Manusia baru menggambarkan kehidupan yang telah menunjukkan langkah yang lebih maju setelah mengenal Kristus Yesus. Kehidupan yang memiliki kesempurnaan untuk merayakan iman mereka. Manusia baru membuang dusta dan mengatakan hak yang benar. Manusia baru menggunakan kata-kata ynag baik dan yang dapat membangun orang lain dan tentunya dirinya sendiri. Manusia baru bukannya menyimpan kemarahan, tetapi menyelesaikan konflik dengan damai. Bukan mencuri, tapi murah hati. Bukan pendendam tapi pengampun. Manusia baru mampu mengendalikan hawa nafsu. Manusia baru hidup dibawah naungan Roh Kudus.

Orang yang hidup di dalam naungan Roh Kudus berarti ia harus betul-betul mau dituntun dengan kuasa Roh Kudus untuk hidup benar dihadapan Allah. Dititik inilah manusia baru dipahami sebagai tujuan hidup seorang manusia, “/ramah terhadap seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.”/ (Ayat 32).

Oleh karena itu, dari semua ragam karunia yang kita miliki, dari semua ragam posisi yang dipercayakan kepada kita, dari semua ragam jabatan yang dipercayakan kepada kita, semuanya harus diarahkan di dalam kasih. Penggunaan kasih dalam kehidupan sehari-hari memudahkan kita untuk dapat mengenakan manusia baru.

Ada dua sifat yang melekat erat dalam diri kita. Egoisme dan Altruisme. Egoisme adalah paham mementingkan kepeentingan pribada, sedangkan Altruisme paham yang memetingkan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi. Pertanyaan bagi kita sekarang, di sisi mana kita ?

Menjadi manusia baru, adalah sebuah dorongan untuk kembali menelaah penggilan iman kita sebagai orang yang diutus ke dunia ini. Atmosfer pemilihan pelayanan khusus masih sangat kental bagi kita warga GMIM, masih aka nada pemilihan di aras wilayah dan sinodal. Tempatkanlah komitmen itu menjadi kiblat kita untuk terus melayani Kristus bukan melayani diri sendiri. Sebagai bagian dari jemaat, gereja bukan tempat kita memamerkan ke-lama-an kita sebagai manusia yang patah arah dan tidak mau merendahkan diri di hadapan Kristus. Melainkan menjadi manusia ke-kini-an untuk menjawab segala problematika gereja serta memperlengkapi anggota jemaat lain termasuk diri sendiri.

31 Oktober kita merayakan, Hari Reformasi. Takkala 95 dalil di depan pintu Gereja Kastil Wittenberg, Jerman pada tahun 1517. Inti dari 95 dalil Luther adalah untuk mengutuk praktek indulgensia yang berlangsung pada saat itu. Indulgensia adalah surat penghapusan dosa. Singkatnya, orang membeli surat yang dipercaya dapat mengurangi hukuman yang diakibatkan karena dosa. Sebagai orang beriman tentu kita pun mengakui bahwa untuk mencapai keselamatan adalah lewat iman itu sendiri dan bahwa alkitab menjadi otoritas utama.

Sebagaimana manusia baru dapat merayakan imannya dalam kehidupan sehari-hari agar dapat hidup menurut firmannya, begitu pun dalam kehidupan berjemaat. Kenakanlah manusia baru dan tanggalkanlah manusia yang lama. Rayakanlah imanmu yang telah menyelamatkan kamu sekalian. Rayakanlah kehidupanmu sebagai bagian yang nyata ucapan syukurmu. Jalanlah berarak-arakan ke arah pengenalan akan Kristus Yesus agar kita menjadi manusia, dan manusia yang dapat memanusiakan manusia lain.

Terpujilah Kristus, Providentia!








Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2021
1 Petrus 1:3-12(1)
1 RAJA RAJA 10(1)
1 Raja-Raja 10:1-13(1)
1 Tesalonika 5:12-22(1)
1 Yohanes 1:1-10(1)
25:14-30(1)
Amsal 22:1-6(1)
Ezra 7:1-28a(1)
IBRANI 1:5-14(1)
Keluaran 2:11-22(1)
Kisah Para Rasul 16:13-18(1)
Kisah Para Rasul 7:54-8:3(1)
Lukas 17:11-19(2)
Lukas 23:26-32(1)
Lukas 24:1-12(1)
Markus 7:24-30(1)
Matius 16:13-20(1)
Matius 25:14-30(1)
Matius 26:69-75(2)
Matius 28:16-20(2)
Mazmur 138:1-8(1)
Mazmur 37:22-26(1)
Nehemia 7:61-73(1)
Wahyu 21:1-8(1)
Yohanes 21:1-14(2)
Yunus 1:1-17(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
MTPJ GMIM Minggu, 07 November - Sabtu, 13 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - TITUS 2:1-10

Sebelum:
MTPJ Minggu, 31 Oktober - Sabtu, 6 November 2021 - Tema Mingguan: Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2021..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,