gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : “Menjawab Panggilan Untuk Melayani ”
TEMA MINGGUAN : “Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat”.

BACAAN ALKITAB: Titus 2:1-10
Kase ajar orang supaya hidop iko tu ajaran yang butul
1Mar Titus, ngana se ajar jo pa orang-orang iko tu ajaran yang butul. 2Ngana bilang pa laki-laki yang so tua supaya dorang mampu tahang diri, dong pe kalakuan musti kalakuan yang cocok for orang yang ja iko pa Tuhan, bijaksana, tetap percaya pa Tuhan, sayang pa orang laeng deng tetap batahang percaya pa Tuhan biar lei dapa siksa.
3Bagitu lei deng tu parampuang-parampuang yang so tua, ngana bilang pa dorang supaya dorang pe cara hidop iko Tuhan pe mau. Dorang nimbole se besae orang laeng pe nama deng nyanda tagantong deng minuman kras. Dorang musti se ajar yang bae pa orang-orang. 4Deng bagitu dorang bole se ajar pa tu parampuang-parampuang yang masi muda supaya sayang pa dong pe laki deng dong pe anak-anak. 5Dorang lei se ajar tu parampuang-parampuang muda itu supaya hidop bijaksana, hidop deng hati yang bersi di muka pa Tuhan, rajin ja ator tu dong pe ruma tangga, pangbae deng dengar-dengaran pa dong pe laki. Deng dorang beking bagitu, orang nyanda ada alasan for mo hina tu Tuhan Allah pe firman.
6Bagitu lei deng tu laki-laki yang masi muda, se nasehat akang pa dorang supaya dorang tahang diri di samua hal.
7Kong ngana Titus, ngana musti ja beking tu butul supaya ngana bole jadi conto for dorang. Ngana musti jujur deng mangajar deng sunggu-sunggu. 8Waktu mangajar, ngana musti bijaksana pili tu kata-kata yang tepat supaya orang nyanda mo kritik pa ngana. Deng bagitu tu orang-orang yang ja malawang tu ajaran yang butul mo jadi malo sandiri, lantaran dorang nyanda mo dapa tu hal-hal yang besae tentang torang for dorang mo cirita akang.
9Ngana lei musti se nasehat akang pa tu budak-budak supaya di samua hal dorang ja badengar pa dong pe tuang. Dorang musti beking snang tu dong pe tuang deng nimbole bamanyao pa dong pe tuang. 10Dorang lei nimbole baruci pa dorang pe tuang. Lebe bae dorang se tunjung pa dorang pe tuang kalu dorang pe hati itu butul-butul tulus deng setia pa dong pe tuang. Deng bagitu, dorang di samua hal beking orang laeng suka deng puji tu ajaran dari Tuhan Allah, tu torang pe Juruslamat.



ALASAN PEMILIHAN TEMA
Fenomena masyarakat menggeser aktivitas yang awalnya dilakukan di dunia nyata dan beralih ke dunia maya sebab teknologi digital (Era Disrupsi) membawa banyak perubahan dalam masyarakat, tidak terkecuali dalam gereja dimana ada keluarga-keluarga jemaat. Kuatnya arus perubahan mengguncang nilai kebenaran dan tujuan keluarga yang dibentuk oleh Allah. Manusia penuh dengan kesibukan, persaingan semakin tinggi, dan karena itu terbentuklah pribadipribadi yang semakin individualistik. Di tengah masyarakat agraris, hubungan kekerabatan dan kekeluargaan sangat erat yang sering dinampakkan dalam ibadah bersama, tinggal bersama, berusaha bersama, makan bersama. Sementara di masyarakat industri pola kehidupan berubah menuntut masing-masing anggota keluarga sibuk dengan dunia kerjanya, dan akhirnya kebersamaan berkumpul keluarga menjadi jarang terjadi.

Realitas keluarga di era digital adalah jarang berkumpul bersama dan sangat terbuka menerima berbagai informasi baik positif maupun negatif termasuk bagi setiap anggota keluarga (ayah, ibu dan anak). Informasi positif membentuk perilaku yang baik, sedangkan yang negatif membentuk perilaku yang buruk. Sebab itu perlu untuk membentengi setiap keluarga dengan pengajaran yang benar dan sehat sehingga walaupun di tengah perubahan di semua aspek hidup manusia, keluarga Kristen tetap dapat menjaga kehidupan berimannya kepada Tuhan Yesus Kristus.

PEMBAHASAN TEMATIS
 Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Titus adalah seorang Yunani (Galatia 2:3) yang bertobat dan menjadi pengikut Kristus. Bagi Paulus, Titus bukan hanya sebagai teman sekerja dalam pelayanannya, tetapi juga diakuinya sebagai anak yang sah menurut iman (1:4) dan sebagai saudara (2 Korintus 2:13). Paulus menaruh kepercayaan penuh kepada Titus untuk menata pelayanan dan mengajarkan iman yang benar dan membimbing jemaat di Kreta agar tetap hidup sesuai ajaran sehat.

Kreta adalah sebuah pulau di sebelah Tenggara Yunani, dimana ada perkampungan Yahudi. Orang Kreta pada umumnya terkenal sebagai orang-orang yang suka bergolak dan sulit dikendalikan, seperti yang dikatakan Paulus, “Dasar orang Kreta pembohong, binatang buas, pelahap yang malas (bdk 1:12). Latar belakang ini berdampak dalam pelayanan jemaat dan akan membuat perkembangan injil di Kreta terancam. Karena itu Titus diutus untuk mengajarkan iman yang benar. Titus 2:1-10 berisi nasihat agar Titus mengajar keluarga Kristen tentang kewajiban setiap anggota keluarga

 Laki-laki yang Tua, umumnya menunjuk pada usia yang lanjut atau tidak muda lagi, berpengalaman dan disegani.
Juga berdasarkan jabatannya menunjuk kepada para Penatua sebagai pengkhotbah dan pengajar (1 Timotius 5:17). Bahwa laki-laki tua haruslah: hidup sederhana artinya bersahaja, sopan, tidak menonjolkan diri, rendah hati. Dari bahasa Yunani “Nefalios” diartikan “mampu menahan diri”. Terhormat: mulia, tulus hati. Bijaksana: arif, cerdas, budiman. Sehat dalam Iman, kasih dan ketekunan: menunjuk pada kondisi yang stabil kehidupan rohaninya, hidup dalam keteguhan hati yang sungguh.

 Perempuan-perempuan yang tua, menunjuk pada perempuan-perempuan yang lanjut umur dan memiliki banyak pengalaman hidup.
Mereka harus hidup sebagai orang-orang beribadah: hidup yang pantas dan layak seperti orang-orang kudus atau saleh, menjaga kelakuan yang baik. Jangan memfitnah: jangan menjelek-jelekkan sesama, mencemarkan nama baik seseorang, penabur perselisihan, penghasut. Jangan jadi hamba anggur: tidak minum anggur, diperbudak oleh anggur. Cakap mengajar hal baik: dapat memberi bekal pengajaran iman yang baik dan benar terutama kepada perempuan-Perempuan yang muda.


 Perempuan yang muda menunjukan pada perempuan yang sudah menikah, tinggal bersama suami dan anak-anak. Mengasihi suami dan anak-anak artinya memberi perhatian penuh pada suami dan anak-anak, memberi cinta kasih yang tulus apapun keadaannya. Hidup bijaksana: dapat membedakan mana yang baik atau tidak baik untuk dilakukan, arif dalam menyikapi segala sesuatu yang terjadi dalam keluarga. Suci artinya tetap menjaga kekudusan diri sendiri dan keluarga. Rajin mengatur rumah tangga yakni menata secara rutin apa yang harus dikerjakan di rumah. Baik hati: murah hati, manis dan sopan. Taat pada suami: menghormati suami sebagai kepala keluarga, tunduk kepada suami seperti kepada Tuhan (Efesus 5:22).


 Orang Muda, yaitu orang yang belum menikah, usia remaja dan pemuda.
Mereka harus menguasai diri dalam segala hal yaitu mampu menolak tawaran dan godaan duniawi, identitas diri sebagai orang percaya dipertahankan apapun situasi yang dihadapi. Titus sebagai orang muda dinasihati Paulus untuk jadi teladan, sebab pengajarannya akan tidak berhasil apabila dia sendiri tidak memiliki sikap yang baik dalam perilaku maupun pengajarannya. Dia harus Jujur yaitu murni menyampaikan setiap pengajaran yang datang dari Allah. Bersungguh-sungguh dalam pengajaran: tidak setengah-setengah ataupun lalai mengerjakan tugas mengajar Firman untuk jemaat, bertanggung jawab penuh. Sehat dan tidak bercela dalam pemberitaan: pengajaran yang benar, tidak menyimpang dari kebenaran Allah.

 Hamba-hamba. Berarti budak, yaitu: “seseorang yang dimiliki atau dikuasai oleh orang lain, tidak mendapat upah, melakukan berbagai pekerjaan rumah tangga”. Majikan dapat melakukan sekehendak hatinya pada budaknya, termasuk dapat menjualnya pada orang lain. Mereka dinasihati agar taat kepada tuannya dalam segala hal, jangan membantah, jangan curang, selalu tulus dan setia maksudnya harus memiliki sikap hidup yang benar-benar mengabdi dan melayani serta, menyenangkan hati tuannya, serta tidak berpura-pura.

 Makna dan Implikasi Firman
Cara paling ampuh menghadapi para penyesat yang sedang mengacaukan kehidupan jemaat adalah hidup sesuai ajaran sehat. Ajaran sehat artinya memegang teguh iman yang benar dan hidup baik sesuai kehendak Kristus. Ajaran sehat akan menghasilkan teladan hidup yang secara nyata nampak dalam tugas dan tanggungjawab masing-masing anggota keluarga. Panggilan hidup sesuai ajaran sehat adalah panggilan untuk semua orang percaya, tidak terbatas pada golongan, umur, jenis kelamin, suku ataupun ras tertentu. Pengajaran iman yang bersumber dari Yesus Kristus harus menjadi landasan hidup setiap keluarga dalam menjalankan kewajibannya masing-masing baik sebagai ayah, ibu, anakanak dan siapapun yang ada dalam suatu lingkungan keluarga.


Dalam keluarga, orang tua harus menjadi pembina ajaran sehat bagi anak-anaknya dengan berperan sebagai pengayom keluarga, bertanggungjawab, mengasihi anak-anak, saling mengasihi sebagai suami istri, membangun hubungan harmonis setiap saat. Sebagai orang muda, menjadi pembina ajaran sehat dengan hidup mampu mengendalikan diri untuk tidak tergoda dengan nafsu dunia, mempertahankan iman, menjaga kekudusan hidup, patuh dan hormat pada orang tua. Dan sebagai hamba sebagai pelaku ajaran sehat harus menciptakan hubungan kerja yang baik dengan tuannya.

Era disrupsi yang ditandai dengan lahirnya inovasi dan teknologi baru serta kebiasaan baru yang berbeda dengan kehidupan normal sebelumnya tidak dapat dihindari oleh semua orang. Perubahan ini menyajikan informasi tanpa batas bagi setiap orang. Dampak positifnya siapapun mudah mengakses informasi dan berkomunikasi, meningkatkan pendapatan ekonomi, banyak peluang kerja, dan lain-lain. Dampak negatifnya yaitu siapapun akan dengan mudah juga mengakses informasi yang menyimpang dari ajaran sehat, sehingga perilaku hidupnya menjadi semakin buruk.

Dengan demikian, keluarga harus menjadi alamat pelayanan secara kontinu oleh gereja, sebab keluarga adalah pusat pembentukan kehidupan rohani. Keluarga memegang peranan penting dalam menciptakan anggota keluarga yang bermoral baik dan berkarakter yang sesuai dengan ajaran sehat. Gereja kita baru selesai dengan agenda Pemilihan Pelayan Khusus untuk pelayanan Periode 2022-2026, telah terpilih Calon Diaken dan Penatua serta Pelayan di Kompelka (BIPRA). Dalam pelayanan gereja mereka hadir sebagai pembina ajaran sehat di jemaat, sehingga jemaat terus bertumbuh imannya dalam Kristus. Karena itu pelayan Khusus menjadi teladan, hidup sesuai ajaran sehat.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI :

1. Apa pandangan saudara tentang bina keluarga dengan ajaran sehat menurut Titus 2:1-10?
2. Mengapa keluarga harus menjadi pusat ajaran yang sehat?
3. Bagaimana kita mengatur waktu antara melakukan pekerjaan rutin dan membina ajaran yang sehat dalam keluarga?

NAS PEMBIMBING : 1 Timotius 4:6NAS PEMBIMBING : 1 Timotius 4:6

POKOK-POKOK DOA :
 Agar Tuhan menuntun setiap keluarga Kristen menjadi tempat bertumbuhnya ajaran sehat dan segala sesuatu yang baik.
 Agar Tuhan memberkati setiap keluarga Kristen tetap dalam keutuhan, keharmonisan dan penuh tanggung jawab menjalankan kewajiban masing-masing anggota keluarga.
 Agar Tuhan memampukan gereja-Nya dalam pelayanan mempersiapkan warga gereja dalam setiap pengajaran iman.
 Agar Tuhan menolong untuk pelaksanaan Pelantikan Komisi Kategorial (BIPRA) dan Peneguhan Pelayan Khusus

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN HARI MINGGU BENTUK I
NYANYIAN YANG DIUSULKAN

Panggilan Beribadah: KJ No.21 Hari Minggu Hari Yang Mulia
Ses.Nas Pembimbing: KJ No.424 Yesus Menginginkan Daku
Ses.Pengakuan Dosa: NKB No. 22 Walau Dosamu Merah
Ses.Pemberitaan Anugerah: NNBT No. 9 Ku Akan Selalu Bersyukur
Ses.Pengakuan Iman : KJ No. 293 Puji Yesus
Ses.Hukum Tuhan: NNBT No. 26 Tuhan Yesusku Mutiara Hatiku
Ses.Pemb. Alkitab: FirmanMu P’lita bagi Kakiku
Ses. Khotbah : KJ No.318 Berbahagia Tiap Rumah Tangga
Persembahan : NKB 133 Syukur Pada-Mu Ya Allah
Penutup: NNBT No. 28 Ya Tuhan Tolong Aku


ATRIBUT:
Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.








Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2021
1 Petrus 1:3-12(1)
1 RAJA RAJA 10(1)
1 Raja-Raja 10:1-13(1)
1 Tesalonika 5:12-22(1)
1 Yohanes 1:1-10(1)
25:14-30(1)
Amsal 22:1-6(1)
Ezra 7:1-28a(1)
IBRANI 1:5-14(1)
Keluaran 2:11-22(1)
Kisah Para Rasul 16:13-18(1)
Kisah Para Rasul 7:54-8:3(1)
Lukas 17:11-19(2)
Lukas 23:26-32(1)
Lukas 24:1-12(1)
Markus 7:24-30(1)
Matius 16:13-20(1)
Matius 25:14-30(1)
Matius 26:69-75(2)
Matius 28:16-20(2)
Mazmur 138:1-8(1)
Mazmur 37:22-26(1)
Nehemia 7:61-73(1)
Wahyu 21:1-8(1)
Yohanes 21:1-14(2)
Yunus 1:1-17(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
Khotbah GMIM - Minggu, 07 November 2021 - Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - Titus 2:1-10

Sebelum:
Khotbah GMIM - Minggu, 31 Oktober 2021 - Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2021..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,