gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 996 kali
Download MP3 Music
Oleh Pdt Marini Loris Bee, M.Th., Penulis adalah
Ketua BPMJ GMIM Eben Haezer Lantung Wilayah Maesa
----------------------------------------------

Saudara-saudara yang dikasihi dalam Tuhan kita Yesus Kristus, bacaan Alkitab kita dari Mazmur 138 : 1 - 8 diberi tema : Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman.

Saudara-saudaraku di dunia ini uang, jabatan, kekuasaan, harta benda sering menggoda manusia untuk menggantikan Tuhan, mengapa? Karena ada banyak orang berpikir tanpa uang, tanpa jabatan, tanpa kekuasaan, dan tanpa harta benda mereka tidak bisa hidup. Kebanyakan orang menjadikan uang, jabatan, kekuasaan, harta benda sebagai berhala dalam kehidupan mereka. Sebagai ukuran kebahagiaan mereka sebagai ukuran kesuksesan mereka. Dan ketika diperhadapkan dengan permasalahan hidup atau pergumulan hidup seperti corona, kemiskinan, kehilangan jabatan, sakit-penyakit dan pergumulan lainnya, manusia seakan-akan tidak bisa bahagia, tidak ada damai sejahtera, tidak ada sukacita dalam hidupnya.

Karena itu raja Daud dalam Mazmurnya berucap : "Aku hendak bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu. Para allah dalam Alkitab (BIS) dituliskan : di hadapan segala dewata. Para allah dalam Perjanjian Lama keberadaan mereka sebagai makhluk disangkal dalam Mazmur 115:4-7 : menuliskan : "Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia, mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata tetapi tidak dapat melihat, mempunyai telinga tetapi tidak dapat mendengar, mempunyai hidung tetapi tidak dapat mencium, mempunyai tangan tetapi tidak dapat meraba-raba, mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan, dan tidak
dapat memberi suara dengan kerongkongannya. /Disini Daud mau menunjukkan para allah/berhala/ hanyalah buatan tangan manusia sementara manusia adalah buatan tangan Allah. Berhala/ allah hanyalah sesuatu yang mati yang tidak dapat berkata-kata, yang tidak dapat melihat, yang tidak dapat mendengar dan yang tidak dapat menyelesaikan pergumulan hidup manusia. . Karena itu ketika kita berpikir uang, jabatan, kekuasaan, dan harta benda adalah sumber kehidupan kita sumber kebahagiaan kita itu adalah hal yang tidak dikehendaki Tuhan.

Dari mazmurnya :"Aku hendak bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku di hadapan para allah, Daud mau menunjukkan dia bergantung pada Allah sepenuhnya bukan pada harta benda, pada jabatan,pada kekuasaan yang dimilikinya. Tetapi benar-benar hanya kepada Tuhan. Kita pun diingatkan bahwa pergumulan hidup bukanlah alasan untuk tidak bersyukur. Tidak mempunyai uang, kehilangan orang-orang yang kita cintai, kehilangan pekerjaan di PHK karena corona bukanlah penghalang untuk bersyukur kepada Tuhan.. Bahkan sekalipun masih bergumul dengan virus corona bukan menjadi penghalang untuk beribadah kepada Tuhan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dari Mazmur ini Daud mau menunjukkan mengucap syukur kepada Tuhan tidak menunggu masalah selesai, tidak menunggu corona habis, tidak menunggu sakit-penyakit sembuh, tidak menunggu jabatan yang diambil didapat kembali, tidak menunggu mendapat pekerjaan yang baik, tidak menunggu yang dicita-citakan tercapai tetapi dalam situasi apapun tetap bersyukur tetap beribadah kepada Tuhan. Karena itu Pemazmur mengajak untuk sujud ke arah bait-Nya yang kudus dan memuji namaNya. Karena bagi Pemazmur Tuhan Allah adalah : Allah yang penuh kasih dan Allah yang begitu setia. Dan karena Dia adalah Allah yang penuh kasih dan setia Dia selalu menepati janjiNya.

Saudara-saudaraku, berhala atau allah dalam dunia saat ini dapat didefinsikan sebagai:segala sesuatu di dunia ini di diluar Tuhan yang membuat kita tunduk, kuatir, menjadi hamba, budak, sesuatu yang menaklukkan kita seperti sakit penyakit, kehilangan harta benda,kehilangan orang-orang yang kita kasihi. Kita ingat bagaimana Ayub dalam kesalehannya diuji, ketika si penggoda iblis di Ayub 1 : 9 - 10 : mengatakan kesalehan dan kesetiaan Ayub disebabkan karena segala kekayaan yang Tuhan beri baginya dan ketika Tuhan mengambil itu dari Ayub pasti Ayub akan mengtuki Tuhan dan berpaling dari Tuhan. Akan tetapi sekalipun Ayub kehilangan segala harta benda dan anak-anaknya  Ayub tetap berucap : Tuhan yang memberi Tuhan yang mengambil terpujilah nama Tuhan. Alkitab mencatat dalam Ayub 1 : 22 meskipun Ayub mengalami segala musibah, ia tidak berbuat dosa dan tidak mempersalahkan Tuhan.

Si penggoda iblis tidak hanya berhenti sampai disitu ia berkata kepada Tuhan nyawa dan kesehatan lebih berharga daripada harta, seandainya tubuh Ayub disakiti pasti ia langsung mengtuki Tuhan. Ketika si penggoda iblis membuat tubuh Ayub penuh borok dan istri Ayub berkata mana bisa engkau masih setia kepada Allah? kutukilah Dia, tetapi Ayub menjawab masakan kita hanya mau menerima apa yang baik dari Allah sedangkan yang tidak baik kita tolak.

Dari cerita Ayub kita melihat bagaimana Ayub mampu menghadapi penakluk-penakluk hidupnya/allah-allah/dewa-dewa : kehilangan harta benda, kehilangan anak-anak maupun sakit penyakit yang menimpanya semua ditaklukkan Ayub, semuanya tidak mampu menggoyakan kesetiaan kepercayaan Ayub yang sungguh-sungguh kepada Tuhan. Ayub percaya Tuhan adalah Allah yang setia dan mengasihinya juga setia menepati janji-janjiNya menyertai melindungi dan memberkati Ayub.

Saudara-saudaraku penakluk-penakluk hidup kita : uang, jabatan,kekuasaan, harta benda berupaya menaklukkan kita untuk tunduk padanya dan berpaling dari Tuhan, sehingga sekalipun Tuhan Allah sudah
berjanji akan menyertai dan memberkati kita, terkadang kita tidak percaya, apalagi ketika kita merasa janji Tuhan terlambat ditepati kita tergoda dengan kata-kata dunia, dengan kata-kata medsos, kata-kata orang yang membuat kita pesimis, yang membuat kita berputus asa dan tidak yakin akan janji Tuhan. Satu hal yang pasti manusia harus menunjukkan pandangan kepada Tuhan tidak ada yg lain, manusia harus benar-benar mengenal Allah dengan sungguh-sungguh sehingga manusia percaya pada janji Tuhan.

Karena kedua hal ini : nama Tuhan dan janjiNya selalu bersama- sama. Ungkapan Pemazmur di ayat 3 : "Sebab Kau buat namaMu dan janjiMu melebihi segala sesuatu" seperti para rasul memberitakan tentang
nama Yesus.mereka begitu bersemangat memberitakan nama Yesus, menyembuhkan orang karena ada janji Tuhan Yesus : aku menyertai kamu kemana pun kamu pergi dan janji itu dikuatkan oleh kuasa Roh Kudus yang memampukan para rasul memberitakan Yesus dan melakukan mujizat-mujizat dalam nama Yesus. Dengan berpegang pada nama Yesus dan janji-janjiNya maka itu menjadi sumber pengharapan manusia dalam segala permasalahan.

Saudara-saudara yang dikasihi dalam Tuhan kita Yesus Kristus, di ayat yang ketiga dari Mazmur 138: Pemazmur berucap : pada hari aku berseru,  Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku. Kita melihat struktur Mazmur 138 ini di ayat pertama diawali dengan : Aku hendak bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hatiku, nanti di ayat 3 pemazmur mengungkapkan permohonan dan keluhannya kepada Tuhan. Kita pun diingatkan untuk beriman kepada Tuhan jikalau dalam doa kita yang diutamakan adalah keluhan dan permohonan kita bukan ucapan syukur, maka tanpa disadari kita memperalat Tuhan, menjadikan Tuhan sama dengan berhala, kita datang kepadanya hanya karena butuh bantuan Tuhan untuk menyelesaikan pergumulan-pergumulan kita atau Tuhan jadi alat untuk menyembuhkan kita. Jikalau demikian apa bedanya Tuhan dengan dokter . Selesai dokter memberikan obat kita membayar dan selesai, tidak ada hubungan atau relasi apapun.

Dalam doa pemazmur mengajak kita untuk bersyukur dulu diatas masalah-masalah yang kita hadapi.karena di Mazmur 139 Tuhan sudah mengetahui seluk beluk kehidupan kita, setiap masalah kita. Tuhan ingin melihat prioritas hidup kita apakah masalah masalah kita atau Tuhan. Ketika kita memprioritaskan Tuhan di atas segala-galanya maka kita mau bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati.

Sehingga sekalipun keadaan memaksa kita untuk menyerah, membuat kita menjadi egois tapi kita tetap setia memprioritaskan Tuhan. Karena hubungan Tuhan dan orang percaya bukan nanti dalam keadaan bahagia tapi hubungan itu berada di atas segala sakit-penyakit maupun,pergumulan hidup lainnya.

Saudara-saudaraku, kesetiaan Tuhan terhadap janjiNya meyakinkan para raja di bumi untuk bersukaria atas kemuliaan Tuhan.Di Mazmur 115 : 2 : Pemazmur berucap : mengapa bangs a-bangsa akan berkata : Dimana Allah mereka? Karena Israel menyembah berhala-berhala, tetapi di Mazmur 138 ini di ayat 4-6 : semua raja di bumi akan bersyukur kepada Tuhan, sebab mereka mendengar janji dari mulutNya. Janji Tuhan tetap dialami Daud sekalipun dia pernah hidup dalam kesalahan, keberdosaan di ayat 6 : Tuhan itu tinggi, namun Ia melihat orang yang hina.

Orang yang hina di sini Pemazmur raja Daud merujuk pada dirinya sendiri yang begitu berdosa tapi diangkat oleh Tuhan, tidak dibiarkan jatuh sampai tergeletak (Mazmur 37 : 24 :apabila ia jatuh tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya).

Saudara-saudaraku Daud juga di ayat 6 ini berucap : Tuhan mengenal orang yang sombong dari jauh. Ketika ditanya kita ingin dikenal Tuhan sebagai orang yang rendah hati atau orang yang sombong? Yang pasti kita ingin menjadi orang yang rendah hati. St. Agustinus salah satu perkataannya yang tak terlupakan :"Bagi mereka yang mempelajari jalan-jalan Tuhan, kerendahan hati adalah yang pertama, kerendahan hati adalah yang kedua dan kerendahan hati adalah yang ketiga. Ini mungkin terkesan membesar-besarkan yang tidak perlu tetapi, itu jelas merupakan gaung kata-kata dalam Perjanjian Lama Mikha 6 : 8b: Dan apakah yang dituntut Tuhan daripadamu : selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?

Saudara-saudaraku, dibagian akhir Mazmur 138 ini Daud memberikan gambaran kehidupannya yang banyak mengalami persoalan hidup (di ayat 7: jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku), bagi Daud di setiap langkah hidupnya dia melihat bagaimana Tuhan menolongnya, menghiburnya, melindungi dan membela perkaranya.

Daud merasakan bagaimana Tuhan akan menyelesaikan persoalan hidupnya. Di ayat 8a Daud berkata : Tuhan akan meyelesaikannya bagiku! Tuhan mempertahankan hidup Daud, Pengalaman Daud meskipun jatuh dalam pergumulan, pencobaan tetapi ketika mengandalkan Tuhan, Daud merasakan kasih setia Tuhan dalam hidupnya karena itu di ayat 8b Daud berucap : Ya Tuhan kasih setiaMu untuk selama-lamanya, janganlah Kau tinggalkan perbuatan tanganMu. Tuhan pun tidak pernah meninggalkan kita buatan tanganNya.

Karena ada banyak persoalan hidup yang telah Tuhan selesaikan bagi kita, disaat kita sakit Tuhan sembuhkan, disaat hati kita terluka dan tidak berdaya Tuhan pulihkan, disaat kita kelaparan, dan berkekurangan Tuhan puaskan. Karena itu dari Mazmur 138 ini kita pun diingatkan,bahwa beban hidup yang begitu berat jangan sampai membuat kita lupa bersyukur kepada Tuhan. John Piper mengatakan : jiwa tidak akan memiliki pelangi jika di mata tidak memiliki air mata. Kita selalu belajar untuk bangkit dan terus bersyukur dari setiap beban-beban hidup yang kita alami, bersyukur di hadapan para allah berhala kehidupan kita atau pergumulan hidup seperti corona, kemiskinan, kehilangan jabatan, sakit-penyakit dan pergumulan lainnya, semuanya tidak akan membuat kita kehilangan kebahagian, damai sejahtera, sukacita karena kita selalu merasakan kasih setia Tuhan dalam kehidupan kita. Amin





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2021
1 Petrus 1:3-12(1)
1 RAJA RAJA 10(1)
1 Raja-Raja 10:1-13(1)
1 Tesalonika 5:12-22(1)
1 Yohanes 1:1-10(1)
25:14-30(1)
Amsal 22:1-6(1)
Ezra 7:1-28a(1)
IBRANI 1:5-14(1)
Keluaran 2:11-22(1)
Kisah Para Rasul 16:13-18(1)
Kisah Para Rasul 7:54-8:3(1)
Lukas 17:11-19(2)
Lukas 23:26-32(1)
Lukas 24:1-12(1)
Markus 7:24-30(1)
Matius 16:13-20(1)
Matius 25:14-30(1)
Matius 26:69-75(2)
Matius 28:16-20(2)
Mazmur 138:1-8(1)
Mazmur 37:22-26(1)
Nehemia 7:61-73(1)
Wahyu 21:1-8(1)
Yohanes 21:1-14(2)
Yunus 1:1-17(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 6 Juni - 12 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30


Sebelum:

MTPJ 30 Mei - 5 Juni 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8



All Khotbah MTPJ GMIM 2021:
Khotbah GMIM Minggu, 26 Desember 2021 - Dedikasi Paripurna Bagi Yesus - oleh Pdt. Vivian Ch. Aray, S.Th LIRIK
MTPJ Minggu, 26 Desember 2021 - Sabtu, 1 Januari 2022 LIRIK
MTPJ Sabtu, 25 Desember 2021 (Khotbah Natal Hari I) - Lukas 2:8-20 LIRIK
MTPJ GMIM Jumat, 24 Desember 2021 (Khotbah Malam Natal) - Lukas 2:1-7 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 19 Desember 2021 - Firman Menjadi Manusia - Yohanes 1:1-14 LIRIK
MTPJ Minggu, 19 Desember - Sabtu, 25 Desember 2021 - Firman Menjadi Manusia - Yohanes 1:1-14 LIRIK
Video Khotbah Minggu, 12 Desember 2021 oleh Ibu Pdt Tirsa Tairas LIRIK
MTPJ Minggu, 12 Desember 2021 – Sabtu, 18 Desember 2021 (Minggu Adven III) LIRIK
KHOTBAH KHOTBAH MTPJ GMIM Minggu, 5 Desember - 11 Desember 2021 - TERBITLAH SURYA KEBENARAN - MALEAKHI 4:1-6 - MINGGU ADVEN 1 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 28 Nopember 2021 - PENGHARAPAN AKAN KESELAMATAN – Zakharia 9:9-17 - Minggu Adven I LIRIK
MTPJ Selasa, 23 Nopember 2021 - HUT ke-84 W/KI GMIM - TEMA: Iman Ibu Menyelamatkan Keluarga - Markus 7:24-30 LIRIK
MTPJ Minggu, 28 November - Sabtu, 4 Desember 2021 - Minggu Adven 1 - Tema: Pengharapan Akan Keselamatan - Zakharia 9:9-17 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 21 November 2021 - Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 LIRIK
MTPJ 21-27 November 2021 - TEMA MINGGUAN : Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 14 November 2021 - JANGAN MENDUA HATI - Yakobus 1:1-8 LIRIK
MTPJ Minggu, 14 November - Sabtu, 20 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Jangan Mendua Hati - Yakobus 1:1-8 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 07 November 2021 - Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - Titus 2:1-10 LIRIK
MTPJ GMIM Minggu, 07 November - Sabtu, 13 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - TITUS 2:1-10 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 31 Oktober 2021 - Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32 LIRIK
MTPJ Minggu, 31 Oktober - Sabtu, 6 November 2021 - Tema Mingguan: Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 24 Oktober 2021 - Jagalah Kelakuan sesuai Firman Tuhan - Mazmur 119:9-16 LIRIK
MTPJ Minggu, 24 Oktober - 30 Oktober 2021 - Jagalah Kelakuan Sesuai Firman Tuhan - Mazmur 119:9-16 LIRIK
MTPJ Minggu, 17 Oktober - Sabtu, 23 Oktober 2021 - Merendahkan Diri Di Bawah Tangan Tuhan - 1 Petrus 5:1-11 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 17 Oktober 2021 - Merendahkan Diri Di Bawah Tangan Tuhan - 1 Petrus 5:1-11 LIRIK
MTPJ Jumat, 15 Oktober 2021 (Khotbah GMIM Pemilihan Pelsus) - Dipilih Untuk Berbuah - Yohanes 15:16 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 10 Oktober 2021 - Memilih Orang Yang Diteladani - 1 Timotius 3 1-13 LIRIK
MTPJ 10 - 16 Oktober 2021 - Memilih Orang Yang Di Teladani - 1 Timotius 3:1-13 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 03 Oktober 2021 - Pilihlah Orang Yang Cakap Dan Takut Akan Tuhan - Keluaran 18:13-27 LIRIK
MTPJ 3-9 Oktober 2021 - Pilihlah Orang Yang Cakap Dan Takut Akan Tuhan - Keluaran 18:13-27 LIRIK
MTPJ 30 September 2021 (HUT Ke-87 GMIM Bersinode) - Jangan Suam-Suam Kuku - Wahyu 3:14-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 26 September 2021 - Gereja, Pemegang Kunci Sorga - Matius 16:13-20 LIRIK
MTPJ 26 September - 2 Oktober 2021 - Gereja, Pemegang Kunci Kerajaan Sorga - Matius 16:13-20 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 18 September 2021 - Tugas Pelayan Memperingatkan Cara Hidup Jemaat - Yehezkiel 3:16-21 LIRIK
MTPJ 19-25 September 2021 - Tugas Pelayan Memperingatkan Cara Hidup Jemaat - Yehezkiel 3:16-21 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 12 September 2021 - Konsekuensi Mengikut Yesus - Matius 4:18-22 LIRIK
MTPJ 12 - 18 September 2021 - Konsekuensi Mengikut Yesus - Matius 4:18-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 5 September 2021 - Khotbah GMIM Minggu, 5 September 2021 LIRIK
MTPJ 5 - 11 September 2021 - Jangan Menjadi Pemecah-belah Persekutuan - Yudas 1:17-25 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 29 Agustus 2021 - Regenerasi Pelayanan Sesuai Kehendak Allah - 2 Raja-Raja 2:1-18 LIRIK
MTPJ 29 Agustus - 4 September 2021 - Regenerasi Pelayanan Sesuai Kehendak Allah - 2 Raja-Raja 2:1-18 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 22 Agustus 2021 - Melayani Demi Kepentingan Kristus - Filipi 2:19-3:1.a LIRIK
MTPJ 22-28 Agustus 2021 - Melayani Demi Kepentingan Kristus - Filipi 2:19-3:1a LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 15 Agustus 2021 - Perlindungan Hukum Bagi Warga Negara - Kisah Para Rasul 22:23-29 LIRIK
MTPJ 15-21 Austus 2021 - Diperlengkapi Untuk Memperkokoh Gereja dan Bangsa - Kisah Para Rasul 22:23-29 LIRIK
KHOTBAH GMIM Minggu, 8 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22 LIRIK
MTPJ 8-14 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22 LIRIK
MTPJ 1-7 Agustus 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaa - Yunus 1:1-17 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 25 Juli 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaan - Yunus 1:1-17 LIRIK
MTPJ 25-31 Juli 2021 - Kebenaran Versus Dusta - Kisah Para Rasul 5:1-11 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 18 Juli 2021 - PENDIDIKAN ANAK YANG BERKARAKTER - Amsal 4:1-17 LIRIK
MTPJ 18-24 Juli 2021 - Pendidikan Anak yang Berkarakter - Amsal 4:1-17 LIRIK
MTPJ 11 - 17 Juli 2021 - Etika Pengucapan Syukur - 1 Tesalonika 5:12-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 04 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 LIRIK
MTPJ 4 Juli - 10 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 LIRIK
Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-raja 3:16-28 LIRIK
MTPJ 27 Juni - 3 Juli 2021 - Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-Raja 3:16-28 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 20 Juni 2021 - Allah Tidak Memandang Bulu - ROMA 2: 1-16 LIRIK
MTPJ 20-26 Juni 2021 - Menerima dan Memberlakukan Keadilan Allah - Roma 2:1-16 LIRIK
MTPJ 13 - 19 Juni 2021 - Allah Adil di tengah Kejahatan dan Kelaliman Manusia - Mazmur 7:1-18 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 13 Juni 2021 - Allah Adil Ditengah Kejahatan dan Kelaliman Manusia - Mazmur 7 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 06 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30 LIRIK
MTPJ 6 Juni - 12 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 30 Mei 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8 LIRIK
MTPJ 30 Mei - 5 Juni 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8 LIRIK
MTPJ 24 Mei 2021 (Hari Petakosta ke II - Hari Persatuan Pria/Kaum Bapa GMIM) LIRIK
MTPJ 23 - 30 Mei 2021 LIRIK
Khotbah Minggu, 16 Mei 2021 - TONGKAT KERAJAAN TUHAN ADALAH TONGKAT KEBENARAN - IBRANI 1:5-14 LIRIK
MTPJ Minggu, 16 Mei 2021 - 22 Mei 2021 - Tongkat Kerajaan Tuhan adalah Tongkat Kebenaran - Ibrani 1:5-14 LIRIK
Khotbah Minggu, 09 Mei 2021 - Jadilah Duta Kristus - Matius 28:16-20 LIRIK
MTPJ 9 - 15 Mei 2021 - Jadilah Duta Kristus - Matius 28:16-20 LIRIK
Belajar Dari Orang Berhikmat - KHOTBAH 1 RAJA RAJA 10 LIRIK
MTPJ 2 - 8 Mei 2021 - Belajar Dari Orang Berhikmat - 1 Raja-Raja 10:1-13 LIRIK
MTPJ Minggu, 25 April - 1 Mei 2021 - Keadilan Yang Menghidupkan - Ulangan 24:6-22 LIRIK
Keadilan Yang Menghidupkan - ULANGAN 24:6-22 LIRIK
MTPJ 18 - 24 April 2021 - Buktikan Kemurnian Imanmu - 1 Petrus 1:3-12 LIRIK
Buktikan Kemurnian Imanmu - 1 Petrus 1:3-12 - KHOTBAH 1 PETRUS 1.3-12 LIRIK
Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14 LIRIK
MTPJ 11 - 17 April 2021 - Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14 LIRIK
MTPJ 4 - 10 April 2021 - Paskah I (Hari Anak GMIM) - Beritakan, Yesus Bangkit - Lukas 24:1-12 LIRIK
MTPJ Minggu, 28 Maret - Minggu, 3 April 2021 (Minggu Sengsara VI) - Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32 LIRIK
Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32 LIRIK
JANGAN MENYANGKAL YESUS KRISTUS - Matius 26:69-75 LIRIK
MTPJ 21 - 27 Maret 2021 ( Minggu Sengsara V) - Jangan Menyangkal Yesus Kristus - Matius 26:69-75 LIRIK
MTPJ 14 - 20 Maret 2021 - Minggu Sengsara IV - Akulah DIA! - Yohanes 18:1-11 LIRIK
MTPJ 7 - 13 Maret 2021 - Penderitaan Sebagai Konsekuensi Kesetiaan Iman - Kisah Para Rasul 7:54-8:3 LIRIK
MTPJ 28 Februari - 6 Maret 2021 (Minggu Sengsara II) - Efektifitas Penatalayanan - Nehemia 7:61-73 LIRIK
MTPJ 14 - 20 Februari 2021 - Persekutuan dengan Kristus Menuntun Hidup dalam Terang - 1 Yohanes 1:1-10 LIRIK
MTPJ 7 - 13 Februari 2021 - Sinergi Pemerintah dan Gereja dalam Menata Pelayanan - Ezra 7:1-28a LIRIK
MTPJ 31 Januari - 6 Februari 2021 - Kewirausahaan Kristen yang Menopang Pelayanan - Kisah Para Rasul 16:13-18 LIRIK
MTPJ Jumat, 28 Januari 2021 (Hari Persatuan Remaja GMIM) - Diberkati Menjadi Alat Berkat - Amsal 22:1-6 LIRIK
MTPJ 17 - 23 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 10 Januari - 16 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 3 Januari - 9 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 2 Januari 2021 (Permulaan Tahun Hari ke Dua) - Mazmur 37:22-26 Penjelasan Ayat LIRIK
MTPJ 1 Januari 2021 (Permulaan Tahun Hari Pertama) - Menyambut Era Baru - Wahyu 21:1-8 LIRIK


MENU UTAMA:
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(28)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(65)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu Rohani GMIM(1)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(7)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2021..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,