gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 285 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Menerima dan Memberlakukan Keadilan Allah"
TEMA MINGGUAN : "Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah"

Bacaan Alkitab : Matius 25:14-30

ALASAN PEMILIHAN TEMA
Menerima talenta dari Tuhan Allah senantiasa mempunyai maksud dan tujuannya. Walaupun ada orang menjadi kecewa karena tertutup matarohaninya untuk dapat melihat tujuan-tujuan Tuhan melalui tindakan
pemberian-Nya. Tidak sedikit yang memahami bahwa keadilan Allah saat menerima berkat mesti sama dengan yang diterima orang lain. Pandangan ini memaksakan bahwa keadilan Allah selalu harus "sama banyak". Karena itu ketika ia menerima sedikit dan orang lain menerima banyak maka ia menjadi kecewa dan mempersalahkan pemberi berkat yang tidak adil. Banyak cara yang dilakukan sebagai reaksi dari ketidakpuasannya, bahkan ada yang menolak keyakinan pada Sang Pemberi talenta.

Ada juga yang memahami bahwa keadilan Allah itu berkaitan dengan "sama jasa, sama banyak". Artinya jika banyak jasa yang diberikannya maka akan banyak berkat yang diterimanya. Moral ini menghitung jumlah "jasanya" sebagai investasi moral di hadapan Tuhan. Sehingga kerajinan dalam mengelola talenta itu hanya dimotivasi agar ia dapat menimbun jasa sebanyak-banyaknya, lebih banyak dari orang lain. Ketika ia menerima kenyataan bahwa penghargaan akan talenta yang dikelolanya sama dengan orang lain maka ia dapat mempersalahkan Tuhan. Dengan alasan tersebut diatas maka tema minggu ini adalah "Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah".

PEMBAHASAN TEMATIS
n Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Naskah "perumpamaan tentang talenta" dalam injil Matius, terdapat juga dalam injil Lukas, namun tidak sama persis dengan judulnya yaitu: "perumpamaan tentang uang mina". Matius yang berlatarbelakang orang Yahudi dan menuliskan injilnya kepada orang Yahudi mempunyai maksud khusus dengan memakai istilah "talenta" yang menunjuk pada ukuran mata uang dengan jumlah yang besar. Satu talenta bernilai 3000 dinar, dan di Israel satu dinar dipakai untuk membayar upah satu hari seorang pekerja.

Mengapa Yesus memakai perumpamaan dalam pengajaran-pengajaran? Untuk membuka misteri kerajaan Allah, menyampaikan apa kehendak Allah, dan membuka isi hati Allah, serta menjelaskan sifat-Nya kepada orang yang dikasihi-Nya. Bahan-bahan dalam perumpamaan Yesus adalah kehidupan sehari-hari dari orang-orang Israel. Sehingga pengajaran dalam bentuk perumpamaan tidak asing bagi mereka. Demikian Ia memakai perumpamaan tentang talenta untuk menyampaikan tentang: siapa Allah, apa keinginan-Nya, bagaimana umat merespon kehendak-Nya. Perumpaan talenta disampaikan dalam keutuhan pesan yang bernada Eskatologis atau pesan-pesan yang berkaitan dengan zaman akhir, atau berhubungan dengan terakhir. Karena itu penyampaian perumpamaan ini berhubungan erat dengan pertanggung jawaban orang percaya yang menerima talenta. Ada beberapa pokok yang mau dijelaskan di bawah ini :

Pertama: "Hal Kerajaan Sorga", tidak dimaksudkan perkara-perkara yang terjadi bukan di bumi atau bukan di dunia tempat manusia hidup. Tetapi, konsep injil Matius tentang kerajaan sorga berkaitan dengan: tempat, suasana, keadaan, semua ciptaan-Nya dimana Allah berkuasa sebagai Raja. Karena itu, tuan ini yang adalah gambaran tentang Allah sebagi pemilik dari semuanya termasuk semua talenta yang dipercayakan kepada hamba. Ia memberikan besaran jumlah talenta "menurut kesanggupan" masing-masing.(ayat 15b). Karena ia pemiliknya, dan semua hamba yang bekerja padanya sangat dikenalnya maka besaran jumlah yang diberikannya telah ditimbang dengan penuh hikmat dan kebijaksanaan. Ia tidak memaksakan yang tidak mampu dan tidak kuat, dan ia tidak memberi keringanan dan kelonggaran padahal hambanya mampu melakukannya. Sifat yang bijaksana ini menjadi sifat keadilan-Nya yang agung.

Kedua: "Sikap Penerima Talenta". Sikap penerima lima dan dua talenta adalah tidak menunda-nunda waktu untuk melaksanakan tugas mengolah talenta itu (ayat 16-17). Penerima lima talenta tidak merasa lebih penting dan lebih disayangi karena menerima lebih dari dua apalagi satu. Tetapi ia menjalankan "protap" sebagaimana yang diinginkan tuannya.Demikianpun penerima dua talenta, ia tidak merasa iri karena menerima lebih sedikit, atau merasa sombong, karena ada penerima satu talenta berada di bawahnya. Ia menerima kebijaksanaan tuannya, sebagai bentuk kasih dan keadilan dari tuannya. Seperti penerima lima maka penerima dua ini juga melaksanakan seperti yang diinginkan tuannya.

Ketiga: "Sikap penerima satu talenta". Ia tidak mengelola talentanya, tetapi "menggali lobang di dalam tanah, lalu menyembunyikan uang tuannya" (ayat 18b). Apakah yang ada di balik sikap ini? Jawab tuannya: "hai kamu hamba yang jahat dan malas" (26a). "Sifat" jahat" adalah berpikir dan menuduh tuan yang empunya talenta dan yang memberikan talenta sebagai tuan yang kejam. Sikap "jahat" adalah menuduh tuan yang empunya usaha dan mengendalikan usaha yang tidak adil. Sikap "jahat" apabila menyembunyikan kemalasan dengan cara menjadi pahlawan keadilan. Penerima satu talenta disebut memiliki sifat "jahat" karena iri kepada sesama penerima talenta dan bahkan iri terhadap sang empunya talenta. "Sifat jahat" tidak mau berusaha untuk mengembangkan talenta yang diterimanya. "Sifat malas" melihat orang lain rajin bekerja mengembangkan talenta, yang ia miliki.

Keempat: "Sikap Sang Pemberi Talenta". Menyikapi sambutan dari tiga penerima talenta maka tuan menunjukkan keadilannya sebagai pemilik dan pemberi talenta-talenta itu. (1) Memberi Penghargaan kepada penerima talenta yang mengolah talenta sebagaimana kenginan tuannya. Tuan pemilik talenta tak pernah "menutup mata" atau "membiarkan" hamba-hambanya yang setia dan taat diperlakukan sama dengan hambanya yang jahat dan malas. Tuan akan pulang dan "mengadakan perhitungan dengan mereka" (Yunani "sunairo" = mengadakan perhitungan, menyelesaikan masalah, membimbing mereka). Ia tidak akan membiarkan yang jahat dan malas mempersalahkan yang setia dan taat sehinggga terjadi kekacauan, tetapi dengan otoritasnya sebagai pemilik talenta ia akan menyelesaikan menurut keadilannya. Setia dan taat "akan menerima tanggung jawab yang lebih besar", akan juga menerima lebih banyak talenta untuk diolah dan diusahakan. "Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu", diundang untuk masuk dan menikmati pesta sukacita sorgawi bersama tuan pemilik talenta. (2) Selanjutnya memberi hukuman kepada hamba yang jahat dan malas dengan mengambil talenta itu dari padanya. Semua berkat yang diterimanya diambil sehingga tidak ada berkat yang tersisa atau disebut "tidak berguna" dan karena dicampakkan ke dalam tempat yang gelap penuh ratap dan kertak gigi".

n Makna dan Implikasi Firman
Memberikan talenta menurut kesanggupannya adalah wujud keadilan Allah. Penerima talenta itu tidak dipaksakan untuk menerima talenta secara "sama rata" sebagaimana keadilan yang seringkali dipahami dunia. Pemberian yang dipaksakan sebagai bentuk keadilan yang tidak adil, karena tidak menyentuh kebutuhan keadilan yang menerimanya. Sedangkan, penerima talenta menurut kesanggupannya di samping menyentuh kebutuhan penerima, terutama menunjukkan pada sumber belas kasihan dari kuasa Allah, Sang pemberi talenta. Tak ada satupun yang tersembunyi dari pengetahuan Allah yang mengetahui dengan persis kebutuhan-kebutuhan manusia, sebagai penerima talenta-Nya. Berapapun jumlah talenta yang diberikan maka telah ditimbang dan diperhitungkan Allah sehingga diberikan menurut kesanggupannya.

Keadilan Tuhan dinyatakan dalam bentuk menuntut pertanggungjawaban dari semua penerima talenta-Nya. Tuhan tak pernah menutup mata atau membiarkan para pengelola talenta-Nya untuk berbuat sesuka-hati, melaksanakan tugas. Semuanya harus mempertanggung jawabkan sebagaimana tupoksi yang diberikan-Nya. Belas kasihan-Nya kepada orang percaya bukan berarti kompromi dengan berbagai kejahatan dan kemalasan. Berkat-Nya selalu ada kepada mereka yang berusaha, bekerja keras. Belas kasihan dan kekuasaan-Nya terjalin menjadi tali-temali dengan keadilan-Nya.

Saat tuan mengundang penerima talenta yang telah berusaha, kerja-keras dan kesetiaan untuk masuk ke dalam ruangan menikmati jamuan kebahagiaan dengan tuannya maka Sang Tuan pemilik talenta sedang menunjukkan keadilan bagi mereka yang setiawan. Jika dalam dunia orang menerima pengharagaan (reward) maka perumpamaan ini menyampaikan bahwa orang yang setiawan akan menerima mahkota kehidupan sebagaimana yang Ia janjikan.

Mahkota kehidupan itu dalam bentuk perkataan dari Sang Pemilik Talenta berkata: "baik sekali perbuatanmu, hai hambaku yang baik dan setia..." Kata-kata penghargaan dari Sang Hakim yang adil, dilanjutkan dengan perkataan "Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu" (ayat 21 dan 23) Tuan yang adalah gambaran Allah sebagai Pemilik Talenta menyampaikan kepada penerima satu talenta itu dengan otoritas sebagai Hakim Yang Adil: "Hai kamu hamba yang jahat dan malas". Perkataan yang penuh kuasa ini menggugurkan semua dalih yang masuk akal, dan memberi kesimpulan tentang sikap penerima satu talenta itu. Talentanya diambil dan divonis menjadi hamba "yang tidak berguna", karena itu harus dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap. Hukuman (punishment) yang diterima hamba yang tidak bertanggung jawab sebagai bentuk Tuan Pemilik Talenta adalah Allah yang Maha Adil.

Tuhan Yesus telah datang untuk menawarkan anugerah keselamatan kepada orang percaya dan yang menerima-Nya diberi kuasa untuk menjadi anak-anak Allah. Namun, bagi yang menolak-Nya atau yang pertama menerima dan percaya pada-Nya tapi kemudian menyangkali-Nya, maka pada saat kedatangan-Nya kembali, Ia tidak akan datang sebagai pembawa anugerah keselamatan, tapi sebagai Hakim yang Adil.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

1. Daftarkanlah para penerima talenta dalam perumpamaan ini dan bagaimanakah sikap mereka.
2. Bagaimanakah Allah menyatakan Keadilan-Nya dalam naskah ini ?
3. Bagaimanakah mengartikan sikap dari penerima talenta pada sikap dan tindakan orang Kristen masa kini ?

NAS PEMBIMBING: Mazmur 65:5

POKOK-POKOK DOA:
* Agar jemaat selalu bersyukur atas keadilan Allah yang memberikan berkat-Nya sesuai kesanggupan umat-Nya
* Agar tidak menjadi iri ketika melihat orang lain menerima berkat "lebih banyak" dari berkat-berkat yang diterimanya.
* Agar senantiasa mengolah semua berkat yang Tuhan berikan dengan rasa syukur dan pujian kepada Allah.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:
HARI MINGGU BENTUK I

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:
Panggilan Beribadah: KJ No.362 Aku Milik-Mu,Yesus Tuhanku
Ses. Nas Pembimbing: KJ No. 19 Tuhanku Yesus
Ses. Pengakuan Dosa: O Tuhan Bila Aku Merenungkan.
Ses.Berita Anugerah Allah: KJ No. 39 Ku Diberi Belas Kasihan
Ses. Pengakuan Iman: KJ No. 224 Masyhurkan Rajamu
Ses Hukum Tuhan: NNBT No. 13 Ya Allah Bapa, Ya Yesus Tuhan
Persembahan: KJ No.289 Tuhan, Pencipta Semesta
Penutup: NKB No. 126 Tuhan Memanggilmu.

ATRIBUT
Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.

Label:   Matius 25:14-30 





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2021
1 Petrus 1:3-12(1)
1 RAJA RAJA 10(1)
1 Raja-Raja 10:1-13(1)
1 Tesalonika 5:12-22(1)
1 Yohanes 1:1-10(1)
25:14-30(1)
Amsal 22:1-6(1)
Ezra 7:1-28a(1)
IBRANI 1:5-14(1)
Keluaran 2:11-22(1)
Kisah Para Rasul 16:13-18(1)
Kisah Para Rasul 7:54-8:3(1)
Lukas 17:11-19(2)
Lukas 23:26-32(1)
Lukas 24:1-12(1)
Markus 7:24-30(1)
Matius 16:13-20(1)
Matius 25:14-30(1)
Matius 26:69-75(2)
Matius 28:16-20(2)
Mazmur 138:1-8(1)
Mazmur 37:22-26(1)
Nehemia 7:61-73(1)
Wahyu 21:1-8(1)
Yohanes 21:1-14(2)
Yunus 1:1-17(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

Khotbah GMIM Minggu, 06 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30


Sebelum:

Khotbah GMIM Minggu, 30 Mei 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8




All Garis Besar:
All Khotbah MTPJ GMIM 2021:
Khotbah GMIM Minggu, 26 Desember 2021 - Dedikasi Paripurna Bagi Yesus - oleh Pdt. Vivian Ch. Aray, S.Th LIRIK
MTPJ Minggu, 26 Desember 2021 - Sabtu, 1 Januari 2022 LIRIK
MTPJ Sabtu, 25 Desember 2021 (Khotbah Natal Hari I) - Lukas 2:8-20 LIRIK
MTPJ GMIM Jumat, 24 Desember 2021 (Khotbah Malam Natal) - Lukas 2:1-7 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 19 Desember 2021 - Firman Menjadi Manusia - Yohanes 1:1-14 LIRIK
MTPJ Minggu, 19 Desember - Sabtu, 25 Desember 2021 - Firman Menjadi Manusia - Yohanes 1:1-14 LIRIK
Video Khotbah Minggu, 12 Desember 2021 oleh Ibu Pdt Tirsa Tairas LIRIK
MTPJ Minggu, 12 Desember 2021 – Sabtu, 18 Desember 2021 (Minggu Adven III) LIRIK
KHOTBAH KHOTBAH MTPJ GMIM Minggu, 5 Desember - 11 Desember 2021 - TERBITLAH SURYA KEBENARAN - MALEAKHI 4:1-6 - MINGGU ADVEN 1 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 28 Nopember 2021 - PENGHARAPAN AKAN KESELAMATAN – Zakharia 9:9-17 - Minggu Adven I LIRIK
MTPJ Selasa, 23 Nopember 2021 - HUT ke-84 W/KI GMIM - TEMA: Iman Ibu Menyelamatkan Keluarga - Markus 7:24-30 LIRIK
MTPJ Minggu, 28 November - Sabtu, 4 Desember 2021 - Minggu Adven 1 - Tema: Pengharapan Akan Keselamatan - Zakharia 9:9-17 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 21 November 2021 - Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 LIRIK
MTPJ 21-27 November 2021 - TEMA MINGGUAN : Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 14 November 2021 - JANGAN MENDUA HATI - Yakobus 1:1-8 LIRIK
MTPJ Minggu, 14 November - Sabtu, 20 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Jangan Mendua Hati - Yakobus 1:1-8 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 07 November 2021 - Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - Titus 2:1-10 LIRIK
MTPJ GMIM Minggu, 07 November - Sabtu, 13 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - TITUS 2:1-10 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 31 Oktober 2021 - Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32 LIRIK
MTPJ Minggu, 31 Oktober - Sabtu, 6 November 2021 - Tema Mingguan: Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 24 Oktober 2021 - Jagalah Kelakuan sesuai Firman Tuhan - Mazmur 119:9-16 LIRIK
MTPJ Minggu, 24 Oktober - 30 Oktober 2021 - Jagalah Kelakuan Sesuai Firman Tuhan - Mazmur 119:9-16 LIRIK
MTPJ Minggu, 17 Oktober - Sabtu, 23 Oktober 2021 - Merendahkan Diri Di Bawah Tangan Tuhan - 1 Petrus 5:1-11 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 17 Oktober 2021 - Merendahkan Diri Di Bawah Tangan Tuhan - 1 Petrus 5:1-11 LIRIK
MTPJ Jumat, 15 Oktober 2021 (Khotbah GMIM Pemilihan Pelsus) - Dipilih Untuk Berbuah - Yohanes 15:16 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 10 Oktober 2021 - Memilih Orang Yang Diteladani - 1 Timotius 3 1-13 LIRIK
MTPJ 10 - 16 Oktober 2021 - Memilih Orang Yang Di Teladani - 1 Timotius 3:1-13 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 03 Oktober 2021 - Pilihlah Orang Yang Cakap Dan Takut Akan Tuhan - Keluaran 18:13-27 LIRIK
MTPJ 3-9 Oktober 2021 - Pilihlah Orang Yang Cakap Dan Takut Akan Tuhan - Keluaran 18:13-27 LIRIK
MTPJ 30 September 2021 (HUT Ke-87 GMIM Bersinode) - Jangan Suam-Suam Kuku - Wahyu 3:14-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 26 September 2021 - Gereja, Pemegang Kunci Sorga - Matius 16:13-20 LIRIK
MTPJ 26 September - 2 Oktober 2021 - Gereja, Pemegang Kunci Kerajaan Sorga - Matius 16:13-20 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 18 September 2021 - Tugas Pelayan Memperingatkan Cara Hidup Jemaat - Yehezkiel 3:16-21 LIRIK
MTPJ 19-25 September 2021 - Tugas Pelayan Memperingatkan Cara Hidup Jemaat - Yehezkiel 3:16-21 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 12 September 2021 - Konsekuensi Mengikut Yesus - Matius 4:18-22 LIRIK
MTPJ 12 - 18 September 2021 - Konsekuensi Mengikut Yesus - Matius 4:18-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 5 September 2021 - Khotbah GMIM Minggu, 5 September 2021 LIRIK
MTPJ 5 - 11 September 2021 - Jangan Menjadi Pemecah-belah Persekutuan - Yudas 1:17-25 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 29 Agustus 2021 - Regenerasi Pelayanan Sesuai Kehendak Allah - 2 Raja-Raja 2:1-18 LIRIK
MTPJ 29 Agustus - 4 September 2021 - Regenerasi Pelayanan Sesuai Kehendak Allah - 2 Raja-Raja 2:1-18 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 22 Agustus 2021 - Melayani Demi Kepentingan Kristus - Filipi 2:19-3:1.a LIRIK
MTPJ 22-28 Agustus 2021 - Melayani Demi Kepentingan Kristus - Filipi 2:19-3:1a LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 15 Agustus 2021 - Perlindungan Hukum Bagi Warga Negara - Kisah Para Rasul 22:23-29 LIRIK
MTPJ 15-21 Austus 2021 - Diperlengkapi Untuk Memperkokoh Gereja dan Bangsa - Kisah Para Rasul 22:23-29 LIRIK
KHOTBAH GMIM Minggu, 8 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22 LIRIK
MTPJ 8-14 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22 LIRIK
MTPJ 1-7 Agustus 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaa - Yunus 1:1-17 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 25 Juli 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaan - Yunus 1:1-17 LIRIK
MTPJ 25-31 Juli 2021 - Kebenaran Versus Dusta - Kisah Para Rasul 5:1-11 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 18 Juli 2021 - PENDIDIKAN ANAK YANG BERKARAKTER - Amsal 4:1-17 LIRIK
MTPJ 18-24 Juli 2021 - Pendidikan Anak yang Berkarakter - Amsal 4:1-17 LIRIK
MTPJ 11 - 17 Juli 2021 - Etika Pengucapan Syukur - 1 Tesalonika 5:12-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 04 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 LIRIK
MTPJ 4 Juli - 10 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 LIRIK
Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-raja 3:16-28 LIRIK
MTPJ 27 Juni - 3 Juli 2021 - Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-Raja 3:16-28 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 20 Juni 2021 - Allah Tidak Memandang Bulu - ROMA 2: 1-16 LIRIK
MTPJ 20-26 Juni 2021 - Menerima dan Memberlakukan Keadilan Allah - Roma 2:1-16 LIRIK
MTPJ 13 - 19 Juni 2021 - Allah Adil di tengah Kejahatan dan Kelaliman Manusia - Mazmur 7:1-18 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 13 Juni 2021 - Allah Adil Ditengah Kejahatan dan Kelaliman Manusia - Mazmur 7 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 06 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30 LIRIK
MTPJ 6 Juni - 12 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 30 Mei 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8 LIRIK
MTPJ 30 Mei - 5 Juni 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8 LIRIK
MTPJ 24 Mei 2021 (Hari Petakosta ke II - Hari Persatuan Pria/Kaum Bapa GMIM) LIRIK
MTPJ 23 - 30 Mei 2021 LIRIK
Khotbah Minggu, 16 Mei 2021 - TONGKAT KERAJAAN TUHAN ADALAH TONGKAT KEBENARAN - IBRANI 1:5-14 LIRIK
MTPJ Minggu, 16 Mei 2021 - 22 Mei 2021 - Tongkat Kerajaan Tuhan adalah Tongkat Kebenaran - Ibrani 1:5-14 LIRIK
Khotbah Minggu, 09 Mei 2021 - Jadilah Duta Kristus - Matius 28:16-20 LIRIK
MTPJ 9 - 15 Mei 2021 - Jadilah Duta Kristus - Matius 28:16-20 LIRIK
Belajar Dari Orang Berhikmat - KHOTBAH 1 RAJA RAJA 10 LIRIK
MTPJ 2 - 8 Mei 2021 - Belajar Dari Orang Berhikmat - 1 Raja-Raja 10:1-13 LIRIK
MTPJ Minggu, 25 April - 1 Mei 2021 - Keadilan Yang Menghidupkan - Ulangan 24:6-22 LIRIK
Keadilan Yang Menghidupkan - ULANGAN 24:6-22 LIRIK
MTPJ 18 - 24 April 2021 - Buktikan Kemurnian Imanmu - 1 Petrus 1:3-12 LIRIK
Buktikan Kemurnian Imanmu - 1 Petrus 1:3-12 - KHOTBAH 1 PETRUS 1.3-12 LIRIK
Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14 LIRIK
MTPJ 11 - 17 April 2021 - Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14 LIRIK
MTPJ 4 - 10 April 2021 - Paskah I (Hari Anak GMIM) - Beritakan, Yesus Bangkit - Lukas 24:1-12 LIRIK
MTPJ Minggu, 28 Maret - Minggu, 3 April 2021 (Minggu Sengsara VI) - Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32 LIRIK
Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32 LIRIK
JANGAN MENYANGKAL YESUS KRISTUS - Matius 26:69-75 LIRIK
MTPJ 21 - 27 Maret 2021 ( Minggu Sengsara V) - Jangan Menyangkal Yesus Kristus - Matius 26:69-75 LIRIK
MTPJ 14 - 20 Maret 2021 - Minggu Sengsara IV - Akulah DIA! - Yohanes 18:1-11 LIRIK
MTPJ 7 - 13 Maret 2021 - Penderitaan Sebagai Konsekuensi Kesetiaan Iman - Kisah Para Rasul 7:54-8:3 LIRIK
MTPJ 28 Februari - 6 Maret 2021 (Minggu Sengsara II) - Efektifitas Penatalayanan - Nehemia 7:61-73 LIRIK
MTPJ 14 - 20 Februari 2021 - Persekutuan dengan Kristus Menuntun Hidup dalam Terang - 1 Yohanes 1:1-10 LIRIK
MTPJ 7 - 13 Februari 2021 - Sinergi Pemerintah dan Gereja dalam Menata Pelayanan - Ezra 7:1-28a LIRIK
MTPJ 31 Januari - 6 Februari 2021 - Kewirausahaan Kristen yang Menopang Pelayanan - Kisah Para Rasul 16:13-18 LIRIK
MTPJ Jumat, 28 Januari 2021 (Hari Persatuan Remaja GMIM) - Diberkati Menjadi Alat Berkat - Amsal 22:1-6 LIRIK
MTPJ 17 - 23 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 10 Januari - 16 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 3 Januari - 9 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 2 Januari 2021 (Permulaan Tahun Hari ke Dua) - Mazmur 37:22-26 Penjelasan Ayat LIRIK
MTPJ 1 Januari 2021 (Permulaan Tahun Hari Pertama) - Menyambut Era Baru - Wahyu 21:1-8 LIRIK


MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(22)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(8)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(6)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2021..

Register   Login  

Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,