gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 526 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN: "Ketaatan Melaksanakan Kehendak Allah adalah Wujud
Kedewasaan Iman "
TEMA MINGGUAN : " Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman"

BACAAN ALKITAB: Mazmur 138:1-8
Nyanyian syukur atas pertolongan TUHAN
138:1 Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu. 138:2 Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu. 138:3 Pada hari aku berseru, Engkaupun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku. 138:4 Semua raja di bumi akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, sebab mereka mendengar janji dari mulut-Mu; 138:5 mereka akan menyanyi tentang jalan-jalan TUHAN, sebab besar kemuliaan TUHAN. 138:6 TUHAN itu tinggi, namun Ia melihat orang yang hina, dan mengenal orang yang sombong dari jauh. 138:7 Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku. 138:8 TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! Ya TUHAN, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!


ALASAN PEMILIHAN TEMA
Peradaban zaman terus mengalami perubahan dalam segala aspek kehidupan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu perkembangan yang begitu pesat, terjadi dibidang teknologi digital yang mengakibatkan disrupsi. Disrupsi merupakan suatu fenomena yang membawa perubahan tatanan kehidupan yang sangat signifikan karena menggeser aktivitas yang awalnya dilakukan di dunia nyata beralih ke dunia maya sehingga segala sesuatu yang bersifat konvensional mulai tergerus. Di era ini, konsistensi kehidupan beriman orang percaya semakin ditantang karena bisa menimbulkan adanya ketergantungan terhadap teknologi digital dengan penggunaan berbagai media komunikasi melalui internet sehingga mengakibatkan suatu sikap apatis terhadap dunia nyata dan mengabaikan Tuhan Sumber kehidupan. Di tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat dengan berbagai dampaknya, sebagai gereja harus kita siap menghadapinya dengan memiliki kompetensi intelektual dan kekuatan iman agar tidak terjadi pergeseran kepercayaan dan degradasi moral.

Pengenalan akan Tuhan dan kasih setia-Nya menjadi dasar dalam pembangun dan membina hidup beriman di tengah-tengah bergulirnya perubahan zaman, sehingga kepercayaan kepada Tuhan terus terpelihara dalam situasi dan kondisi apapun. Meskipun ada beragam tantangan dan pergumulan yang dihadapi oleh gereja, tidak akan melemahkan dan menggeserkan iman percaya kita kepada Tuhan karena kita punya Tuhan yang penuh kasih setia dan yang berkuasa atas perjalanan sejarah hidup manusia. Kasih setia Tuhan yang tak pernah berkesudahan menjadi dasar ucapan syukur dan kekuatan iman untuk terus melangkah dalam perjuangan hidup di dunia ini. Itulah sebabnya tema perenungan di minggu ini ialah : "Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman."

PEMBAHASAN TEMATIS
 Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Kitab Mazmur dalam bahasa Ibrani disebut "Tehillim" yang berarti nyanyian-nyanyian pujian. Kitab Mazmur termasuk dalam golongan kitab syair yang mengungkapkan seluruh lingkup perasaan dan pengalaman manusia, dari depresi yang sangat berat sampai sukacita yang meluap-luap. Pada dasarnya, Mazmur ialah doa dan puji-pujian dari orangorang yang diilhami Allah sehingga Mazmur ditujukan kepada Allah atau mengungkapkan kebenaran tentang Allah dalam doa dan nyanyian. Mazmur 138:1-8 ini merupakan golongan Mazmur puji-pujian pengucapan syukur. Pengucapan syukur tersebut merupakan ungkapan perasaan dan pengalaman si pemazmur dalam hal ini Daud.

Pengalaman hidupnya bersama TUHAN memperlihatkan kebesaran kasih setia dan kemuliaan TUHAN yang telah bertindak menolong dan membebaskannya dari berbagai kesesakan dan jeratan musuh. Rasa syukur kepada TUHAN menjiwai puji-pujian dalam Mazmur 138 ini. Mengawali nyanyian syukurnya, pemazmur hendak mengungkapkan, "Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu." Kata segenap hati menunjukkan bagaimana hati yang tulus, yang sepenuh hati untuk mengungkapkan kekagumannya atas perbuatan TUHAN. Pemazmur memberi contoh bagaimana ucapan syukur seyogyanya dilakukan. Bersyukur (Ibrani : yâdâ) sepatutnya dimulai dari hati (ayat 1a). Hal ini mengajarkan bahwa bersyukur bukan hanya tentang apa yang kita ucapkan melainkan apa yang kita percayai. Bersyukur dengan segenap hati adalah pengakuan Pemazmur tentang eksistensi TUHAN sebagai Penguasa, sehingga ada kerinduan dari pemazmur untuk memberitakan kebaikan TUHAN kepada banyak orang, termasuk yang dikatakan pada ayat 1, dihadapan para allah. Ada tafsiran yang menafsirkan „dihadapan para allah‟ ini merujuk kepada para penguasa dan juga kepada orang-orang yang tidak menyembah TUHAN. Nampaknya kerinduan dari pemazmur ini, dapat dilihat juga pada ayat 4 dan 5, "Semua raja di bumi akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, sebab mereka mendengar janji dari mulut-Mu; mereka akan menyanyi tentang jalan-jalan TUHAN, sebab besar kemuliaan TUHAN."

Perkataan-perkataan ini hendak memberi seruan
kepada penguasa-penguasa dibumi untuk menyembah TUHAN. Harapan Pemazmur bahwa puji-pujianya menjadi puji-pujian yang universal kepada Raja segala raja.

Motivasi pemazmur untuk bersyukur kepada TUHAN dapat dilihat pada ayat 2 dan 3. Ia telah melihat bukti kasih setia TUHAN dalam kehidupannya. Pada waktu ia berseru, TUHAN menjawab bahkan menambahkan kekuatan dalam jiwanya. Pemazmur juga menyerukan bagaimana sifat Allah yang adil. Dua sifat Allah yang ditekankan oleh Pemazmur adalah "Kasih-Mu" (Ibrani: khesed yang juga berarti kasih setia, belas kasih, kemurahan hati) dan "Setia-Mu" (Ibrani : 'ĕmet yang juga berarti kebenaran). Kata "khesed" merujuk pada kasih Allah, dan seringkali muncul dalam konteks perjanjian. Para ahli umumnya memahami khesed sebagai kasih TUHAN yang rela mengikatkan diri dalam sebuah perjanjian dan menjaga perjanjian itu sedemikian rupa sehingga tidak gagal. Karena kasih-Nya, TUHAN setia menjaga perjanjian-Nya serta setia menepati dan menggenapinya demi kebaikan dan keselamatan umat-Nya. Dikatakan pada ayat 6, "TUHAN itu tinggi, namun Ia melihat orang yang hina, dan mengenal orang yang sombong dari jauh."

Kata hina, mengandung arti „rendah.‟ Dalam terjemahan Alkitab Bahasa Inggris, kata rendah menggunakan istilah lowly sehingga jelaslah bahwa TUHAN memperhatikan kehidupan orang yang rendah hati, tetapi Ia jauh dari kehidupan orang yang tinggi hati atau sombong. Kata melihat menyiratkan kedekatan bahwa TUHAN mengenal orang yang hina bukan hanya karena Ia Mahatahu melainkan juga terjadi karena adanya kedekatan. Di sini Pemazmur menyaksikan kedekatannya dengan TUHAN dan mengakui kedaulatan TUHAN sebagai penguasa dunia yang menegakan keadilan dengan menolong orang yang hina dan melawan orang sombong yang menindas mereka. Suatu hal yang luar biasa diutarakan oleh Pemazmur tentang "TUHAN yang tinggi" bersedia untuk melihat dan menolong "orang yang hina atau rendah".

Keakraban Pemazmur dengan Allah yang akbar terungkap melalui pengalaman pribadinya dalam ayat 7 yang mengakui TUHAN sebagai Penolong, Pemelihara dan Penyelamat hidupnya. Pemazmur merasa bahwa hanya oleh berkat campur tangan Tuhan, ia boleh selamat dari kesesakan dan amarah musuh. Ungkapan "tangan kanan-Mu menyelamatkan aku" adalah bukti kekuatan TUHAN yang Maha dahsyat melindungi dan menyelamatkannya. Perkataan Pemazmur dalam ayat 8a "Tuhan akan menyelesaikan bagiku merupakan sebuah pernyataan iman bahwa Tuhan adalah pemegang kendali hidupnya yang akan mengarahkannya pada keselamatan.

Itulah sebabnya Pemazmur menggantungkan dirinya hanya kepada TUHAN sehingga terungkap permohonan dalam ayat 8: "janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!" karena Pemazmur menyadari bahwa kasih setia (khesed) TUHAN tak pernah berkesudahan tetap berlaku untuk selama-lamanya. Kasih setia TUHAN inilah yang menjadi dasar yang kuat atas pujian syukur Pemazmur yang memberi kekuatan iman dalam kembara hidupnya.

 Makna dan Implikasi Firman
Puji-pujian syukur kepada Tuhan adalah perwujudan iman yang mengakui kemahakuasaan dan kebaikan Tuhan. Kendatipun ziarah hidup manusia di bawah kolong langit ini tidak terlepas dari berbagai kesesakan dan pergumulan, namun pengharapan akan kasih setia Tuhan menjadikan orang percaya tetap kuat dan mampu menjalani hidupnya sampai pada kesudahannya. Melalui nyanyian syukur Pemazmur ini, sebagai gereja kita belajar bagaimana membangun dan membina fondasi atau dasar kekuatan iman orang percaya.

Kasih setia Tuhan menjadi fondasi kekuatan iman bagi gereja untuk menghadapi berbagai perubahan zaman dengan beragam dampaknya saat ini. Sebab di dalam kasih setia Tuhan yang kekal itu terkandung makna kebenaran, kesetiaan, ketaatan, kekuatan, keselamatan dan kemuliaan. Dengan demikian menjadi pembelajaran penting berdasarkan pengalaman hidup Pemazmur untuk mengakui kehadiran Tuhan dan segenap karya-Nya atas segala sejarah. Hal ini menjadi tugas panggilan gereja untuk terus menyaksikan kemurahan dan kemahakuasaan Tuhan kepada dunia supaya semua makhluk bersyukur dan menyanyikan kebesaran kemuliaan Tuhan. Segala peristiwa yang terjadi dalam hidup manusia berada di bawah sorotan kuasa dan pemerintahan Allah.

Apapun yang sedang terjadi dan dialami oleh dunia saat ini tidak terlepas dari kendali kuasa Allah yang mendatangkan kebaikan bagi ciptaan-Nya. Pertolongan-Nya sempurna bagi setiap orang yang bergantung kepada-Nya dan yang mengandalkan-Nya. Karena itu, hadapi dan jalanilah hidup anugerah Tuhan ini dengan hati yang bersyukur kepada Tuhan, mulut yang memuji nama Tuhan, tubuh yang bersujud ke arah Tuhan, jiwa yang dipenuhi kekuatan dari Tuhan serta iman yang teguh menanti janji dan pertolongan Tuhan. Maka niscaya kasih setia Tuhan diam untuk selama-lamanya dalam hidup dan karya kita.

Kasih setia Tuhan menjadi kekuatan yang besar untuk menyatukan pelbagai perbedaan. Sebagai bangsa Indonesia yang tinggal dan berkarya di bumi pertiwi ini, kita hidup bersama di tengah beragam perbedaan. Pancasila dan UUD 1945 menjadi fondasi kekuatan bangsa yang menyatukan perbedaan menjadi keindahan yang menghiasi persada nusantara ini. Karena itu tanggal 1 Juni menjadi peringatan Hari lahirnya Pancasila. Mari kita terus mengamalkan nilainilai moral yang terkandung di dalamnya sebagai penuntun kehidupan berbangsa dan bernegara agar perbedaan yang ada disyukuri sebagai khazanah ilahi dari Tuhan Sang Penguasa, Raja segala raja.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

1. Mengapa kasih setia TUHAN menjadi fondasi kekuatan iman sesuai Mazmur 138:1-8?
2. Apa makna nyanyian syukur bagi orang percaya?
3. Bagaimana mewujudkan syukur karena kasih setia Tuhan dalam tindakan hidup sehari-hari?

POKOK-POKOK DOA :
 Kekuatan iman bagi seluruh warga gereja dalam menghadapi berbagai perubahan zaman.
 Kesetiaan kepada TUHAN yang penuh kasih setia.
 Mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945 sebagai fondasi kekuatan bangsa.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:
HARI MINGGU BENTUK V NYANYIAN YANG DIUSULKAN:
Mari Menghadap Hadirat-Nya: NNBT No. 1 Pujilah Dia, Pujilah Dia!
Bersekutu Dalam Nama-Nya : KLIK No. 332 Aku Hendak Bersyukur

Persekutuan yang Mengaku Dosa:
NKB No. 19 Dalam Lautan Yang Kelam Jaminan-Nya Menguatkan:
NKB No.73 Kasih Tuhanku Lembut Doa/Nyanyian Mohon Tuntunan Roh:
NNBT No. 24KuasaMu Tuhan S‟lalu Kurasakan Berilah Yang Baik :
KJ No. 288Mari Puji Raja Sorga Tembang Tekad:
NNBT No. 34Tuhanlah Perlindunganku

ATRIBUT:
Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas
gelombang.

Label:   Mazmur 138:1-8 





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2021
1 Petrus 1:3-12(1)
1 RAJA RAJA 10(1)
1 Raja-Raja 10:1-13(1)
1 Tesalonika 5:12-22(1)
1 Yohanes 1:1-10(1)
25:14-30(1)
Amsal 22:1-6(1)
Ezra 7:1-28a(1)
IBRANI 1:5-14(1)
Keluaran 2:11-22(1)
Kisah Para Rasul 16:13-18(1)
Kisah Para Rasul 7:54-8:3(1)
Lukas 17:11-19(2)
Lukas 23:26-32(1)
Lukas 24:1-12(1)
Markus 7:24-30(1)
Matius 16:13-20(1)
Matius 25:14-30(1)
Matius 26:69-75(2)
Matius 28:16-20(2)
Mazmur 138:1-8(1)
Mazmur 37:22-26(1)
Nehemia 7:61-73(1)
Wahyu 21:1-8(1)
Yohanes 21:1-14(2)
Yunus 1:1-17(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

Khotbah GMIM Minggu, 30 Mei 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8


Sebelum:

MTPJ 24 Mei 2021 (Hari Petakosta ke II - Hari Persatuan Pria/Kaum Bapa GMIM)



All Khotbah MTPJ GMIM 2021:
Khotbah GMIM Minggu, 26 Desember 2021 - Dedikasi Paripurna Bagi Yesus - oleh Pdt. Vivian Ch. Aray, S.Th LIRIK
MTPJ Minggu, 26 Desember 2021 - Sabtu, 1 Januari 2022 LIRIK
MTPJ Sabtu, 25 Desember 2021 (Khotbah Natal Hari I) - Lukas 2:8-20 LIRIK
MTPJ GMIM Jumat, 24 Desember 2021 (Khotbah Malam Natal) - Lukas 2:1-7 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 19 Desember 2021 - Firman Menjadi Manusia - Yohanes 1:1-14 LIRIK
MTPJ Minggu, 19 Desember - Sabtu, 25 Desember 2021 - Firman Menjadi Manusia - Yohanes 1:1-14 LIRIK
Video Khotbah Minggu, 12 Desember 2021 oleh Ibu Pdt Tirsa Tairas LIRIK
MTPJ Minggu, 12 Desember 2021 – Sabtu, 18 Desember 2021 (Minggu Adven III) LIRIK
KHOTBAH KHOTBAH MTPJ GMIM Minggu, 5 Desember - 11 Desember 2021 - TERBITLAH SURYA KEBENARAN - MALEAKHI 4:1-6 - MINGGU ADVEN 1 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 28 Nopember 2021 - PENGHARAPAN AKAN KESELAMATAN – Zakharia 9:9-17 - Minggu Adven I LIRIK
MTPJ Selasa, 23 Nopember 2021 - HUT ke-84 W/KI GMIM - TEMA: Iman Ibu Menyelamatkan Keluarga - Markus 7:24-30 LIRIK
MTPJ Minggu, 28 November - Sabtu, 4 Desember 2021 - Minggu Adven 1 - Tema: Pengharapan Akan Keselamatan - Zakharia 9:9-17 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 21 November 2021 - Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 LIRIK
MTPJ 21-27 November 2021 - TEMA MINGGUAN : Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 14 November 2021 - JANGAN MENDUA HATI - Yakobus 1:1-8 LIRIK
MTPJ Minggu, 14 November - Sabtu, 20 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Jangan Mendua Hati - Yakobus 1:1-8 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 07 November 2021 - Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - Titus 2:1-10 LIRIK
MTPJ GMIM Minggu, 07 November - Sabtu, 13 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - TITUS 2:1-10 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 31 Oktober 2021 - Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32 LIRIK
MTPJ Minggu, 31 Oktober - Sabtu, 6 November 2021 - Tema Mingguan: Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 24 Oktober 2021 - Jagalah Kelakuan sesuai Firman Tuhan - Mazmur 119:9-16 LIRIK
MTPJ Minggu, 24 Oktober - 30 Oktober 2021 - Jagalah Kelakuan Sesuai Firman Tuhan - Mazmur 119:9-16 LIRIK
MTPJ Minggu, 17 Oktober - Sabtu, 23 Oktober 2021 - Merendahkan Diri Di Bawah Tangan Tuhan - 1 Petrus 5:1-11 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 17 Oktober 2021 - Merendahkan Diri Di Bawah Tangan Tuhan - 1 Petrus 5:1-11 LIRIK
MTPJ Jumat, 15 Oktober 2021 (Khotbah GMIM Pemilihan Pelsus) - Dipilih Untuk Berbuah - Yohanes 15:16 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 10 Oktober 2021 - Memilih Orang Yang Diteladani - 1 Timotius 3 1-13 LIRIK
MTPJ 10 - 16 Oktober 2021 - Memilih Orang Yang Di Teladani - 1 Timotius 3:1-13 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 03 Oktober 2021 - Pilihlah Orang Yang Cakap Dan Takut Akan Tuhan - Keluaran 18:13-27 LIRIK
MTPJ 3-9 Oktober 2021 - Pilihlah Orang Yang Cakap Dan Takut Akan Tuhan - Keluaran 18:13-27 LIRIK
MTPJ 30 September 2021 (HUT Ke-87 GMIM Bersinode) - Jangan Suam-Suam Kuku - Wahyu 3:14-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 26 September 2021 - Gereja, Pemegang Kunci Sorga - Matius 16:13-20 LIRIK
MTPJ 26 September - 2 Oktober 2021 - Gereja, Pemegang Kunci Kerajaan Sorga - Matius 16:13-20 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 18 September 2021 - Tugas Pelayan Memperingatkan Cara Hidup Jemaat - Yehezkiel 3:16-21 LIRIK
MTPJ 19-25 September 2021 - Tugas Pelayan Memperingatkan Cara Hidup Jemaat - Yehezkiel 3:16-21 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 12 September 2021 - Konsekuensi Mengikut Yesus - Matius 4:18-22 LIRIK
MTPJ 12 - 18 September 2021 - Konsekuensi Mengikut Yesus - Matius 4:18-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 5 September 2021 - Khotbah GMIM Minggu, 5 September 2021 LIRIK
MTPJ 5 - 11 September 2021 - Jangan Menjadi Pemecah-belah Persekutuan - Yudas 1:17-25 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 29 Agustus 2021 - Regenerasi Pelayanan Sesuai Kehendak Allah - 2 Raja-Raja 2:1-18 LIRIK
MTPJ 29 Agustus - 4 September 2021 - Regenerasi Pelayanan Sesuai Kehendak Allah - 2 Raja-Raja 2:1-18 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 22 Agustus 2021 - Melayani Demi Kepentingan Kristus - Filipi 2:19-3:1.a LIRIK
MTPJ 22-28 Agustus 2021 - Melayani Demi Kepentingan Kristus - Filipi 2:19-3:1a LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 15 Agustus 2021 - Perlindungan Hukum Bagi Warga Negara - Kisah Para Rasul 22:23-29 LIRIK
MTPJ 15-21 Austus 2021 - Diperlengkapi Untuk Memperkokoh Gereja dan Bangsa - Kisah Para Rasul 22:23-29 LIRIK
KHOTBAH GMIM Minggu, 8 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22 LIRIK
MTPJ 8-14 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22 LIRIK
MTPJ 1-7 Agustus 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaa - Yunus 1:1-17 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 25 Juli 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaan - Yunus 1:1-17 LIRIK
MTPJ 25-31 Juli 2021 - Kebenaran Versus Dusta - Kisah Para Rasul 5:1-11 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 18 Juli 2021 - PENDIDIKAN ANAK YANG BERKARAKTER - Amsal 4:1-17 LIRIK
MTPJ 18-24 Juli 2021 - Pendidikan Anak yang Berkarakter - Amsal 4:1-17 LIRIK
MTPJ 11 - 17 Juli 2021 - Etika Pengucapan Syukur - 1 Tesalonika 5:12-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 04 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 LIRIK
MTPJ 4 Juli - 10 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 LIRIK
Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-raja 3:16-28 LIRIK
MTPJ 27 Juni - 3 Juli 2021 - Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-Raja 3:16-28 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 20 Juni 2021 - Allah Tidak Memandang Bulu - ROMA 2: 1-16 LIRIK
MTPJ 20-26 Juni 2021 - Menerima dan Memberlakukan Keadilan Allah - Roma 2:1-16 LIRIK
MTPJ 13 - 19 Juni 2021 - Allah Adil di tengah Kejahatan dan Kelaliman Manusia - Mazmur 7:1-18 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 13 Juni 2021 - Allah Adil Ditengah Kejahatan dan Kelaliman Manusia - Mazmur 7 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 06 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30 LIRIK
MTPJ 6 Juni - 12 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 30 Mei 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8 LIRIK
MTPJ 30 Mei - 5 Juni 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8 LIRIK
MTPJ 24 Mei 2021 (Hari Petakosta ke II - Hari Persatuan Pria/Kaum Bapa GMIM) LIRIK
MTPJ 23 - 30 Mei 2021 LIRIK
Khotbah Minggu, 16 Mei 2021 - TONGKAT KERAJAAN TUHAN ADALAH TONGKAT KEBENARAN - IBRANI 1:5-14 LIRIK
MTPJ Minggu, 16 Mei 2021 - 22 Mei 2021 - Tongkat Kerajaan Tuhan adalah Tongkat Kebenaran - Ibrani 1:5-14 LIRIK
Khotbah Minggu, 09 Mei 2021 - Jadilah Duta Kristus - Matius 28:16-20 LIRIK
MTPJ 9 - 15 Mei 2021 - Jadilah Duta Kristus - Matius 28:16-20 LIRIK
Belajar Dari Orang Berhikmat - KHOTBAH 1 RAJA RAJA 10 LIRIK
MTPJ 2 - 8 Mei 2021 - Belajar Dari Orang Berhikmat - 1 Raja-Raja 10:1-13 LIRIK
MTPJ Minggu, 25 April - 1 Mei 2021 - Keadilan Yang Menghidupkan - Ulangan 24:6-22 LIRIK
Keadilan Yang Menghidupkan - ULANGAN 24:6-22 LIRIK
MTPJ 18 - 24 April 2021 - Buktikan Kemurnian Imanmu - 1 Petrus 1:3-12 LIRIK
Buktikan Kemurnian Imanmu - 1 Petrus 1:3-12 - KHOTBAH 1 PETRUS 1.3-12 LIRIK
Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14 LIRIK
MTPJ 11 - 17 April 2021 - Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14 LIRIK
MTPJ 4 - 10 April 2021 - Paskah I (Hari Anak GMIM) - Beritakan, Yesus Bangkit - Lukas 24:1-12 LIRIK
MTPJ Minggu, 28 Maret - Minggu, 3 April 2021 (Minggu Sengsara VI) - Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32 LIRIK
Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32 LIRIK
JANGAN MENYANGKAL YESUS KRISTUS - Matius 26:69-75 LIRIK
MTPJ 21 - 27 Maret 2021 ( Minggu Sengsara V) - Jangan Menyangkal Yesus Kristus - Matius 26:69-75 LIRIK
MTPJ 14 - 20 Maret 2021 - Minggu Sengsara IV - Akulah DIA! - Yohanes 18:1-11 LIRIK
MTPJ 7 - 13 Maret 2021 - Penderitaan Sebagai Konsekuensi Kesetiaan Iman - Kisah Para Rasul 7:54-8:3 LIRIK
MTPJ 28 Februari - 6 Maret 2021 (Minggu Sengsara II) - Efektifitas Penatalayanan - Nehemia 7:61-73 LIRIK
MTPJ 14 - 20 Februari 2021 - Persekutuan dengan Kristus Menuntun Hidup dalam Terang - 1 Yohanes 1:1-10 LIRIK
MTPJ 7 - 13 Februari 2021 - Sinergi Pemerintah dan Gereja dalam Menata Pelayanan - Ezra 7:1-28a LIRIK
MTPJ 31 Januari - 6 Februari 2021 - Kewirausahaan Kristen yang Menopang Pelayanan - Kisah Para Rasul 16:13-18 LIRIK
MTPJ Jumat, 28 Januari 2021 (Hari Persatuan Remaja GMIM) - Diberkati Menjadi Alat Berkat - Amsal 22:1-6 LIRIK
MTPJ 17 - 23 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 10 Januari - 16 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 3 Januari - 9 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 2 Januari 2021 (Permulaan Tahun Hari ke Dua) - Mazmur 37:22-26 Penjelasan Ayat LIRIK
MTPJ 1 Januari 2021 (Permulaan Tahun Hari Pertama) - Menyambut Era Baru - Wahyu 21:1-8 LIRIK


MENU UTAMA:
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(28)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(65)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu Rohani GMIM(1)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(7)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2021..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,