gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 1887 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN :/"Pengharapan Mesianis"/
TEMA MINGGUAN :*/"Kedatangan Mesias Untuk Melayani"/*

BACAAN ALKITAB: Markus 1:1-8
Yohanes Pembaptis
1:1 Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah. 1:2 Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; 1:3 ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya", 1:4 demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu." 1:5 Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan. 1:6 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. 1:7 Inilah yang diberitakannya: "Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. 1:8 Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus."


ALASAN PEMILIHAN TEMA:
Problematika dalam sejarah peradaban manusia dari zaman Perjanjian Lama sampai Perjanjian Baru bahkan di zaman kekinian adalah berlingkar pada persoalan-persoalan kemerosotan moral dan bergesernya nilai-nilai luhur dalam tatanan hidup bersama. Akibatnya, manusia menjadi liar, individualistik dan berpotensi menciptakan kerenggangan keluarga (/komunitas/) konflik serta keributan sosial /(chaos)/.

Kondisi lingkungan sosial seperti ini memerlukan edukasi pelayanan /(diakonal)/ dari salah satu lembaga penting dan /kredibel/ yakni gereja. Kehadiran gereja membawa perubahan dan harapan untuk kehidupan masa depan manusia, seperti kemauan Tuhan. Suara gereja adalah suara Kristus yang sangat dinanti untuk mengubah ketakutan menjadi harapan dan dari ancaman menjadi kedamaian. Semangat peng-harapan terhadap kedatangan sang Mesias untuk mengubah keadaan seperti di atas bukanlah hal yang gampang, usaha itu membutuhkan orang, /figur /berkarakter kristiani yang menampilkan citra dan keteladanan Kristus. Karakter itu akan diterima sebagai panutan bagi usaha perubahan signifikan atas krisis keman usiaan. Merusak karakter adalah juga merusak pelayanan, dan Kristus selalu konsisten dalam karakter dan pelayanan-Nya.

Minggu perayaan adven keempat dalam terang tema /"Kedatangan Mesias //u//ntuk Melayani"/ mengantar kita untuk sebuah refleksi atas panggilan gereja-Nya melanjutkan pekerjaan pelayanan yang tidak melulu rohani tetapi juga pada area publik (sosial). Kehadiran Kristus adalah juga realitas gereja yang hadir melayani semua ciptaan tanpa pembedaan, /diskriminasi/. Moralitas gereja adalah karakter unik yang menjaga citra Kristus Yesus dalam seluruh ruang kehidupan dan pelayanannya. Dia kekal, tidak berubah. Dialah yang akan datang, /"Yang Awal dan Yang Akhir"/(Wahyu. 22:13).


*PEMBAHASAN TEMATIS***

Pembahasan Teks Alkitab /(Exegese)/

Periode penulisan Injil Markus sekitar tahun 55-65 M, peristiwa Yesus di Yerusalem tahun 30-33. Hal ini berarti data injil tertua ini dekat sekali (22 tahun) dengan peristiwa Yesus, sistem pemerintahan Romawi serta kebiasaan, tradisi serta budaya masyarakatnya. Kematian dan kebangkitan Yesus Kristus membuka pemahaman baru terhadap semua karya dan tulisan perjanjian lama  yang menunjuk pada titik sentral yaitu Yesus sang Mesias. Pemerintahan Romawi zaman Markus, kaisar Nero menggunakan kelompok minoritas pengikut Yesus Kristus dijadikan korban untuk strategi politik dan keabadian kekuasaan Roma. Rakyat jelata beraktifitas kerja dengan nilai-nilai adat, budaya dan agama sambil patuh kepada pemerintah Romawi untuk menjalankan kehidupan normal setiap hari. Atas fakta inilah penginjil Markus hadir membawa gagasan untuk mengubah kehidupan manusia menjadi lebih bermartabat melalui Yesus Kristus, yang datang untuk membaharui semua manusia melalui karya pelayanan-Nya.

Menurut Markus kemunculan Yohanes pembaptis, ia mengumumkan bahwa dosa sebagai penghambat besar bagi pembaharuan dan kemajuan hidup masyarakat Yudea dan Galilea. /Kerugma/ (berita terbaik) Yohanes adalah menang-galkan dosa melalui pertobatan (/metanoia)/ dan baptisan (/baptizein) /sebagai usaha manusia membangun 'jalan baru' bagi
perjumpaan manusia dengan Tuhan (1:4). Sekitar 700 tahun, nabi Yesaya telah menegaskan tentang 'jalan' perjumpaan manusia dan sang Mesias, Kristus pada awal pelayanan Yohanes pembaptis (1:2). Pelayanan-Nya telah memberi semangat kerohanian baru bagi masyarakat jelata dan tertindas itu. Mereka siap dan terbuka untuk diisi oleh nilai-nilai perubahan dan pembaharuan hidup baru oleh Mesias, Kristus yang segera datang. Sambil mengaku dosa mereka dibaptis! (1:5).

Markus menonjolkan kehidupan Yohanes yang sederhana mengacu pada kelompok Esseni dengan hidup membujang dan mengasingkan diri dari dunia ramai serta mematuhi norma tradisi kepercayaan dengan konsumsi seadanya (sesuai aturan tradisi kepercayaan.(Ayat 6). Artinya ia menjaga kualitas kesucian hidup dengan menaati semua ajaran, norma, kultus agama bagi kemurnian pemberitaan agar tidak ada batu sandungan dalam kualitas pemberitaan.

     Berita inti Yohanes adalah kemunculan oknum 'Ia yang lebih
berkuasa' (Yun. /Is//k//huros/) yaitu seorang tokoh kunci orde baru yang
kualitas pelayanan-Nya disebut sebagai 'pahlawan" kemanusiaan sejati.
Dia adalah tokoh harapan atas keselamatan manusia dan semesta yang
karya-Nya sungguh riil dalam pelayanan-Nya. Dengan demikian bagi Yohanes
tidak ada yang akan menandingi pelayanan /"//kuat, berkuasa, hebatnya
Yesus"/ di dalam dunia ini. Itu yang membuat Yohanes merasa sangat tidak
layak, melayani Dia yang memiliki kuasa pelayanan yang luar biasa itu,
untuk membuka tali kasut-Nya pun pelayanan Yohanes merasa tidak layak
(ay. 7).

     Perbandingan kualitas dikedepankan oleh Yohanes dalam
pemberitaannya tentang Mesias yang akan datang yaitu membaptis dengan
air dan Roh kudus. Kualitas baptisan oleh Yohanes adalah pelayanan
terhadap orang yang mau menyerahkan diri untuk hidup baru sesuai nilai
dan norma agama untuk hidup sebagai warga negara dengan kualitas baru.
Baptisan oleh Mesias adalah baptisan Roh kudus  yaitu  panggilan atau
undangan Mesias kepada setiap orang untuk hidup sebagai warga negara
kerajaan Allah. Sehingga kualitas baptisan itu memiliki keseimbangan dan
kepentingan yang sama untuk hidup benar, layak dalam sebuah masyarakat
bangsa dan dalam masyarakat kerajaan Allah (ay.8).


        Makna dan Implikasi Firman

     Menjelang perayaan natal Yesus Kristus, umat kristen lebih fokus
kepada kesibukan acara dan perayaan-perayaan atau pesta dengan menguras
dana yang sangat besar. Selebrasi sangat mencolok, ini memang sengaja
ditonjolkan dan sering makna rohani tentang natal  menjadi samar atau kabur.

     Jika mau mengikuti alur pemikiran penulis injil Markus,
mempersiapkan natal Yesus Kristus sang Mesias adalah ajakan agar kita
'mempersiapkan jalan bagi Dia' dengan agenda utama dan pertama adalah
mempersiapkan seluruh kehidupan masuk dalam perubahan tingkah laku, cara
berpikir, ucapan dan pemaknaan hidup yang selaras dengan nilai-nilai
kehidupan rohani. Apabila kehidupan kemanusiaan kita belum memenuhi
standar kehidupan rohani dan masih kental dalam kehidupan yang "duniawi"
maka diperlukan upaya segera untuk sunguh-sungguh bertobat, /metanoia/.

     Gerakan pertobatan dibutuhkan untuk menyongsong tatanan hidup baru
bagi terciptanya damai sejahtera atau /shalom/ di dunia dimana kita
beraktifitas. Jalan ini yang diserukan secara mendesak oleh Yohanes
Pembaptis menyambut kedatangan Mesias. Ia disambut dengan dan oleh hidup
kudus bukan kado materi. Meskipun perayaan natal dengan materi berlimpah
dan walaupun di antara perayaan itu ada jemaat dalam beban ekonomi yang
sulit, bagi Markus, jalan yang Allah akan lalui untuk datang ke dunia
adalah jalan dimana setiap orang telah berupaya membangun kehidupannya
yang kudus. Di jalan itu Dia datang melawat kita! Dengan demikian, kita
menjadi penyambut, penyongsong dan bukan penonton dari Dia, Mesias yang
datang seperti yang diucapkan nabi Yeremia: /"Sesungguhnya, waktunya
akan datang...Aku akan menumbuhkan tunas adil bagi //D//aud. Ia akan
memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan
kebenaran di negeri" /(Yeremia. 23:5).

*PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:     *

 1. Apa pemahaman kita di balik seruan Yesaya dilanjutkan oleh Yohanes     tentang "Persiapkanlah jalan untuk Tuhan"?
 2. Bagaimana tanggungjawab Pelayan Khusus dan Jemaat agar tetap konsisten dan memiliki komitmen yang teguh menghadapi masa raya     adven dan Natal Yesus Kristus pada jalan pertobatan (Metanoia)?

*NAS PEMBIMBING*: *Lukas 3:5-6***

*POKOK-POKOK DOA:*

  * Semua orang yang sedang menghadapi pergumulan.
  * Pemulihan untuk membaharui kehidupan bagi setiap pribadi.
  * Tanggungjawab untuk melayani Dia melalui kehidupan bersama, sebagai
    keluarga, gereja dan bangsa

*TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:*

*HARI MINGGU ADVEN 4*

*NYANYIAN YANG DIUSULKAN:*

Persiapan: DSL. 118 Tuhan Datang Padamu

Ses Nas Pembimbing: KJ No. 85 Kusongsong Bagaimana

Ses Hukum Tuhan: NKB No 73 Kasih Tuhanku Lembut

Ses Pengakuan Dosa: NNBT No 10 Ya Tuhan Yang Kudus

Ses Pemberitaan Anugerah Allah: Hati S'bagai Hamba

Persembahan: NNBT. No. 15 "Hai Seluruh Umat Tuhan"

Nyanyian Penutup: KJ No. 81 O, Datanglah Imanuel

*ATRIBUT:*
Warna dasar biru muda dengan simbol empat buah lilin berwarna ungu.


Label:   Markus 1:1-8 





Daftar Label dari Kategori MTPJ 2019
1 Tawarikh 17:16-27(1)
1 Tawarikh 6:31(1)
Bilangan 27:1-11(1)
Bilangan 27:1-2(1)
Efesus 2:11-22(1)
Lukas 15:11-32(1)
Maleakhi 3:1-12(1)
Markus 1:1-8(1)
Mazmur 128:1-6(1)
Mazmur 146:1-10(1)
Mazmur 37:34-40(1)
Mazmur 96:1-13(1)
Roma 13:1-7(1)
Ulangan 15:12-18(1)
Wahyu 21:9-27(1)
Yeremia 29:1-14(1)
Yeremia 29:1-3(1)
Yohanes 3:16-18(1)
Zakharia 8:1-19(2)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
MTPJ Selasa, 24 Desember 2019 (Malam Natal - Anak Allah Datang Memberi Hidup Kekal - Yohanes 3:16-18

Sebelum:
MTPJ 8-14 Desember 2019 (Minggu Adven 2) - Kembalilah Kepada-Ku, Aku Akan Kembali Kepada-Mu - Maleakhi 3:1-12




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip MTPJ 2019..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,