gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 1354 kali
Download MP3 Music
BACAAN ALKITAB: Yohanes 3:16-18
3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. 3:17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. 3:18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.


Penjelasan:
Saudara-saudara yang diberkati Tuhan Yesus.
Malam perayaan natal Yesus Kristus sudah menjadi tradisi iman bahwa
warga Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) berkumpul bersama di
gereja dan beribadah atau ibadah keluarga. Gereja dihias sedemikian
menarik dengan asesoris nuansa natal dengan segala pernak-perniknya
yang  indah dan menarik untuk foto 'selfie' atau foto 'bareng'
(rame-rame) kemudian dipublikasi, 'up-load' di media sosial (internet).

Malam perayaan Natal juga menjadi berkesan jika nuansa ibadahnya khusuk,
tenteram apalagi memberi rasa damai. Rasa kedalaman spiritual itu
terjadi jika ibadah sungguh dipersiapkan dengan baik dan apik dan
disuguhkan dalam penghayatan yang menggores makna. Apalagi lantunan lagu
'malam kudus' (silent night) atau 'pohon yang indah' dinyanyikan dengan
kesungguhan sambil menyalahkan lilin. Pasti keburukan akan tertukar
kekudusan. Itu adalah pemaknaan atas malam natal, Yesus Kristus, Tuhan
berjumpa dengan  umat-Nya. Kita  meluangkan waktu untuk mengikuti ibadah
yang merupakan perjumpaan dengan Tuhan Yesus di malam natal-Nya dalam
sapaan firman.

Praktek-praktek negatif merusak iman kita disebabkan oleh banyak
penyelewengan pengajaran rohani oleh 'orang pinter' terutama oleh
pemikir-pemikir Yunani yang hebat-hebat di zaman Yohanes. Sebut saja
Cerinthus, dia beragama Yahudi tapi isi pengajarannya menyesatkan dan
membawa buah-buah perpecahan dalam komunitas orang percaya. Ada lagi
yang di hadapi oleh Yohanes yaitu kelompok 'ebonit' memandang Yesus
sebagai manusia biasa (mahkluk terbatas). Menarik bahwa Yohanes
menunjukkan ada diskusi antara Yesus dan Nicodemus, guru besar agama
Israel yang membahas tentang topik 'dilahirkan kembali" atau memahami
secara baru semua paham agama tentang Yesus sebagai Tuhan yang datang
menghapus dosa dan menyelamatkan manusia dari ancaman hukuman kematian
dan kebinasaan sebab Dialah Anak Allah datang memberi hidup kekal.
Diskusi ini disajikan Yohanes untuk memperkenalkan siapa Yesus
sebenarnya dalam pandangan ahli kitab, ahli agama sekelas Nicodemus.

Manusia tidak dibenarkan dan diselamatkan oleh karena tunduk dan patuh
kepada peraturan-peraturan hukum (syariat) agama sekuat, setekun dan
sedisiplin dan sesaleh apapun usahanya. Semua syarat-syarat mutlak dalam
hukum agama tidak akan dapat dijalankan dan dipatuhi dengan sempurna.
Yesus mengerti semua kelemahan dan keterbatasan manusia untuk memenuhi
semua hukum dalam agama. Hukum dan peraturan agama adalah norma, nilai
yang menjadi pedoman untuk hidup kudus dan benar tetapi tidak dapat
membenarkan dirinya di hadapan Allah. Proklamasi Yesus kepada Nicodemus
menjadi proklamasi universal untuk semua ciptaan bahwa besarnya kasih
Allah akan dunia ini (3:16). Perhatian dan kasih Allah tidak hanya
manusia tetapi dunia, kosmos atau jagad raya maha luas ini sebagai
ciptaan yang disayangi dan karena itu Tuhan  tidak berencana untuk
menghancurkan dan membinasakannya. Tetapi sebaliknya, manusia berupaya
untuk merusak dan menghancurkan kosmos ini dengan segala bentuk
ekspoitasi sumber-sumber alam dan hayati, mahluk hidup. Allah mengasihi
dunia tetapi manusia memusuhi kosmos. Itulah sebabnya 'Anak Tunggal' itu
sebagai karunia, pemberian sejati Allah yang harus dipercayai semua
orang sebab Dia adalah "Hukum Kehidupan" satu-satunya yang sanggup
menyingkirkan dunia dan manusia dari yang  lebih dasyat dan ditakuti
ialah kematian yaitu kebinasaan atau proses peleburan kehidupan yang
amat menakutkan, mengerikan dan tidak terperikan. Dia sang "Hukum
Kehidupan" memberikan jaminan dan kepastian bagi dunia dan manusia
tentang 'hidup yang kekal'. Yesus menjamin bagi semua yang percaya
kepada-Nya keberlangsungan kehidupan yaitu anugerah kehidupan
sesungguhnya pengganti hidup yang serba terbatas di kosmos ini. Ia
adalah "hukum Kehidupan" pengganti semua hukum-hukum agama yang selama
ini di pegang dan ditaati. 'Kelahiran kembali' berarti manusia harus
berpegang dan menaati Tuhan sebagai pusat iman. Syaratnya standar, mudah
dan sederhana yakni (Yun.) /'pisteuo', /percaya (kepada ucapan, janji,
panggilan dan pengajaran-Nya, semua itu didasarkan dalam kuasa
kasih-Nya) dengan teguh, ikhlas dan tidak murtad atau berpaling dari
Dia. Yesus adalah Putera Allah sang Penyelamat dan Ia tidak datang untuk
menghakimi dunia dan manusia dalam amarah-Nya melainkan menya-yangi
semua ciptaan karena kasih sejati-Nya (ay.17). Karena itu Yohanes tegas
menyampaikan dalam ay.18 bahwa "barang siapa percaya kepada-Nya, ia
tidak akan dihukum..." dan yang tidak percaya, ia di bawah hukuman.

Saudara-saudara yang diberkati Tuhan Yesus.

Malam kebersamaan perayaan persiapan  menyambut Natal Yesus Kristus
menegaskan kepada kita bahwa kita harus sungguh-sungguh menjadi
gereja-Nya. Menjadi anggota tubuh-Nya. Ini berarti kita terikat dan
terhisab dalam seluruh karya Yesus Kristus untuk mengasihi dunia ini
berdasar dan berakar dari teladan kasih-Nya. Dunia di sekitar kita
adalah sasaran atau objek dari kepedulian kita bersama. Natal adalah
Allah berbagi keselamatan dengan kita karena itu Natal memiliki dimensi
diakonal, kepedulian sosial. Apa yang sedang kita siapkan menyambut
perayaan besar ini adalah untuk berbagi. Tidak hanya berbagi kepedulian
melalui 'makan-minum' atau pesta iman yang bersifat sementara, temporel,
lalu habis natal kepedulian pun lenyap. Persiapan Natal adalah  tidak
pernah berhenti untuk peduli terhadap lingkungan hidup dan sesama kita
sepanjang sejarah peradaban manusia di dunia ini. Tetapi mengasihi dunia
ini, tidak terbatas pada hal-hal jasmani tetapi juga terutama pada
kepekaan rohani yaitu percaya atau 'pistos' kepada Yesus Kristus secara
sungguh-sungguh bahwa Dialah Anak Allah datang memberi hidup kekal.
Tuhan atas keselamatan manusia dan dunia ini. Kalau kita bersandar pada
hukum-hukum agama dan mengabaikan Tuhan untuk hidup bersama maka kita
berada dalam penghukuman. Kita tidak pernah lahir baru dalam pikiran,
perbuatan dan dalam iman. Marilah, kita siapkan semua kelengkapan dan
kehidupan kita seutuhnya untuk menyambut Dia, Allah sejati, Allah
Imanuel,  pusat keselamatan kita. Amin.

Label:   Yohanes 3:16-18 





Daftar Label dari Kategori MTPJ 2019
1 Tawarikh 17:16-27(1)
1 Tawarikh 6:31(1)
Bilangan 27:1-11(1)
Bilangan 27:1-2(1)
Efesus 2:11-22(1)
Lukas 15:11-32(1)
Maleakhi 3:1-12(1)
Markus 1:1-8(1)
Mazmur 128:1-6(1)
Mazmur 146:1-10(1)
Mazmur 37:34-40(1)
Mazmur 96:1-13(1)
Roma 13:1-7(1)
Ulangan 15:12-18(1)
Wahyu 21:9-27(1)
Yeremia 29:1-14(1)
Yeremia 29:1-3(1)
Yohanes 3:16-18(1)
Zakharia 8:1-19(2)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
MTPJ Minggu, 29 Desember 2019 s/d Sabtu, 4 Januari 2020 - /Nyanyikanlah dan Ceritakanlah: Allah adalah Raja atas Kosmos - Mazmur 96:1-13

Sebelum:
MTPJ Minggu 22- Sabtu 28 Desember 2019 Minggu Adven 4 - Kedatangan Mesias Untuk Melayani - Markus 1:1-8




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip MTPJ 2019..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,