gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 76 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN :/"Pengharapan Mesianis"/

TEMA MINGGUAN :*/"Kembalilah Kepada-Ku, Aku Akan/* */Kembali Kepada-Mu"/*

*Bacaan Alkitab: Maleakhi 3:1-12*
3:1 Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam. 3:2 Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. 3:3 Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN. 3:4 Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah. 3:5 Aku akan mendekati kamu untuk menghakimi dan akan segera menjadi saksi terhadap tukang-tukang sihir, orang-orang berzinah dan orang-orang yang bersumpah dusta dan terhadap orang-orang yang menindas orang upahan, janda dan anak piatu, dan yang mendesak ke samping orang asing, dengan tidak takut kepada-Ku, firman TUHAN semesta alam.
Pembayaran persembahan persepuluhan menyenangkan hati Allah
3:6 Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. 3:7 Sejak zaman nenek moyangmu kamu telah menyimpang dari ketetapan-Ku dan tidak memeliharanya. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami harus kembali?" 3:8 Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus! 3:9 Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa! 3:10 Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. 3:11 Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam. 3:12 Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam.

Penjelasan:
* Tuhan datang untuk menyucikan
Masalah yang dihadapi Maleakhi ketika menegur keberdosaan umat Tuhan adalah mereka tidak merasa bermasalah dengan dosa mereka, sebab Tuhan tidak bertindak apa-apa. Kata mereka, "Di manakah Allah yang menghukum?" (ayat 2:17). Sikap menantang ini langsung dijawab: "Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya Ia datang, firman Tuhan semesta alam" (ayat 3:1b).

Tuhan sudah mengutus para nabi-Nya, termasuk Maleakhi untuk menegur dosa-dosa umat-Nya agar mereka bertobat (ayat 1a). Namun, umat Tuhan berulang kali, sejak permulaan bangsa Israel berdiri sampai saat ini telah menolak pemberitaan para utusan Allah tersebut. Oleh karena itu, kedatangan Tuhan akan menjadi kejutan besar dalam hidup mereka. Tuhan akan datang untuk menyucikan kehidupan umat yang sudah bobrok oleh dosa, tidak seorang pun akan luput dari pemurnian ini. Pemurnian ini akan berlangsung dengan menyakitkan, yakni Tuhan akan bertindak seperti tukang pemurni emas yang memurnikan logam-logam seperti emas dan perak dengan panas yang tinggi agar segala kotoran yang melekat akan hilang dan lebur. Dia bertindak seperti penatu yang menggelontorkan semua noda yang melekat pada kain dengan sabun (ayat 2-3). Dengan tindakan penghakiman yang begitu keras dan tegas, umat Allah akan dibersihkan dari para pendosa keji yang selama ini merajalela memangsa sesamanya yang lebih lemah (ayat 5). Maka Yehuda dan Yerusalem akan kembali berkenan kepada-Nya (ayat 4).

* Persepuluhan dari hati
Perintah persepuluhan berasal dari Hukum Taurat dan persepuluhan yang dipersembahkan Abraham kepada Melkisedek. Persepuluhan adalah pengakuan bahwa segala sesuatu berasal dari Allah dan Ia berdaulat atas semuanya.

Maleakhi menegur umat Israel yang terus-menerus tidak setia dan tidak sungguh-sungguh percaya kepada-Nya (ayat 7). Walaupun secara lahiriah mereka masih beribadah kepada Allah, namun mereka tidak melihat Allah sebagai sumber hidup mereka sehingga mereka pun melalaikan perintah Hukum Taurat mengenai persembahan persepuluhan. Mengabaikan persembahan persepuluhan dalam Perjanjian Lama berdampak langsung pada pelayanan Bait Allah (ayat 10). Kemunduran dalam memuliakan Allah (ibadah, persepuluhan, dll.) adalah gejala dari sikap hati menjauhi Allah (ayat 13-14). Oleh karena itu, Allah menegur keras Israel dan meminta mereka memberikan persepuluhan yang keluar dari hati yang menghormati Allah. Hanya ketika mereka belajar mengutamakan Tuhan dalam hidup mereka, hidup taat pada firman-Nya, maka mereka akan kembali menjadi umat kesayangan-Nya dan berkat-berkat Tuhan kembali dicurahkan (ayat 16-18). Maleakhi menantang umat Israel untuk kembali setia kepada-Nya. Allah tidak pernah curang dan berubah kasih setia-Nya terhadap mereka (ayat 6). Dia siap "membuka tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat" kepada umat-Nya yang mau bertobat (ayat 17).

Persepuluhan adalah peraturan Hukum Taurat bagi umat Tuhan PL, bagian dari pengakuan iman mereka bahwa Tuhanlah pemilik mereka. Bagi kita, hidup ini milik Kristus sepenuhnya. Wujudkan pengakuan iman kita bukan hanya dengan uang atau harta kita, tetapi persembahan tubuh yang hidup, kudus, dan berkenan kepada-Nya. Minta Dia terus-menerus memperbarui kita agar makin menyerupai Kristus (Rm. 12:1-2).

* Selalu benar.

Kecenderungan manusia adalah menganggap diri selalu benar. Reaksi Yehuda atas berbagai masalah yang dihadapinya terkesan kacau; maka Maleakhi menegur ketidaksetiaan mereka dalam mendukung tata pelayanan Bait Allah.
Makna Perpuluhan. Yehuda menipu Tuhan dengan pura-pura tidak mengerti arti persembahan perpuluhan. Sejak awal Tuhan telah mengatakan bahwa memberikan perpuluhan di dasarkan atas konsep penatalayanan dan hubungan sosial. Bukan satu golongan saja yang berhak atas persembahan perpuluhan (orang Lewi) tetapi juga janda, yatim piatu, dan orang asing (mereka yang tidak mempunyai tanah atau penghasilan tetap). Ternyata, sejak awal Tuhan telah menekankan bahwa persembahan perpuluhan tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga berdimensi sosial.
Gereja dan perpuluhan. Tuhan Yesus mengkritik mereka yang menuruti perintah persepuluhan dengan kaku, tetapi melupakan hal-hal yang lebih utama: keadilan, belas kasihan, dan kesetiaan (Mat. 23:23). Tugas gereja adalah menekankan pemahaman jemaat tentang motif perpuluhan; yang erat berhubungan dengan berkat Tuhan. Orang yang diberkati adalah orang yang taat dan setia pada perintah dan kehendak Tuhan: memberi maupun memperhatikan sekitar.



ALASAN PEMILIHAN TEMA

"/God never changes! He is the Alpha and Omega/. Tuhan tidak pernah
berubah! Dia adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir (Wahyu 22:13).

Keyakinan iman tentang Allah ini melandasi pemahaman orang percaya bahwa
tidak ada yang berubah dari setiap janji dan pemeliharaan Allah atas
ciptaan-Nya. Setiap janji Allah menjadi harapan bagi semua orang.
Pengharapan itu tidak hanya pada persoalan kebutuhan hidup secara
jasmani melainkan juga terhadap semua peristiwa yang dialaminya.
Pengharapan ini menjadikan orang percaya menanti dengan sukacita akan
kedatangan Kristus kembali.

Dengan demikian orang percaya diingatkan untuk selalu mengadakan
retrospeksi dan introspeksi diri sebagaimana komitmen imannya, sehingga
selalu sadar untuk kembali pada motivasi yang tepat dan benar. Ketika
menyadari akan kesalahan yang dilakukan oleh orang percaya seperti
bertengkar, korupsi, suap, berselingkuh maka yang paling utama kembali
mohon ampun atas kesalahan tersebut. Tuhan maha pengasih dan penyanyang
bagi setiap orang yang mau kembali bertobat. Karena itu diperayaan
minggu Adven kedua ini, kita dihentar untuk menghayati  tema
mingguan:/'Kembalilah kepada-Ku, Aku Akan Kembali Kepada//m//u'/.


*PEMBAHASAN TEMATIS*

Pembahasan Teks Alkitab */(Exegese)/*

Kitab Maleakhi adalah kitab terakhir dalam Alkitab Perjanjian Lama.
Ditulis oleh nabi yang menyebut dirinya Maleakhi yang berarti
"utusanku". Nama "Maleakhi" juga menunjukkan suatu "jabatan" sebagai
utusan Tuhan. Nabi ini tampil ketika Bait Allah selesai dibangun sesudah
masa pembuangan di Babilonia.

Pasca pembuangan, sisa-sisa Israel ternyata tidak kunjung melakukan
pembaruan yang signifikan terhadap perilaku kehidupan mereka.
Pembangunan kembali Bait Allah ternyata tidak disertai dengan
pembangunan kembali moralitas kehi-dupan umat. Praktek hidup untuk
membangun relasi dengan sesama manusia belum terjalin dengan baik, sebab
tindakan amoral dan ketidakadilan masih merajalela. Bahkan dalam relasi
dengan Allah, umat pun melupakan kasih Allah dengan hidup dalam
ketidaktaatan. Peraturan dan tuntutan Allah dirasakan sebagai beban.

Keadaan ini mendorong Maleakhi untuk mengingatkan umat akan kasih Allah
supaya mereka dengan sukacita setia dan taat kepada-Nya. Ia juga
menubuatkan kedatangan seorang "utusan" menjelang datangnya hari Tuhan
yang besar dan dahsyat.

Meskipun banyak penafsir yang menghubungkan utusan ini dengan Yohanes
Pembaptis, tetapi selalu dipahami bahwa semua terarah pada pengharapan
Mesianis, akan datangnya Mesias di Israel, yang digenapi pada peristiwa
kelahiran Yesus Kristus.

Kedatangan Tuhan digambarkan seperti api tukang pemurni logam dan sabun
tukang penatu, yang menunjukkan keadaan dimana pemulihan dilakukan oleh
Allah sendiri dalam proses penghakiman; tindakan memurnikan hati manusia
dan membersihkan umat-Nya dari segala dosa (1 Petrus 1 : 7). Setelah
proses pemulihan tersebut maka akan terjadi pemulihan bagi Yehuda dan
Yerusalem yang diawali dengan pentahiran orang Lewi. Pentahiran orang
Lewi dilakukan oleh  Allah supaya mereka menjadi orang-orang yang
mempersembahkan korban yang benar dan menyenangkan hati Tuhan.

Inti dari pengharapan datangnya utusan Tuhan yang membawa pemulihan dan
pentahiran bagi seluruh umat digambarkan sebagai berikut: segala hal
yang dulunya porak poranda, secara infrastruktur maupun secara moral
sosial akan mengalami pemulihan yang total. Pemulihan akan teralami
mulai dari pemulihan hubungan umat dengan Tuhan. Penegasan bahwa Tuhan
tidak berubah dan bani Yakub tidak akan lenyap mendorong umat untuk
kembali kepada Tuhan. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali
kepadamu, firman Tuhan semesta alam. Kata kembali (Ibr : /Shuwb/; to
return, turn back, berbalik, datang kembali, bertobat). Umat diajak
untuk kembali kepada Tuhan dengan bertobat dari dosanya, maka Tuhan akan
berbelas kasihan dan memulihkan umat-Nya. Respon umat terhadap ajakan
Tuhan ini dengan balik bertanya:"Dengan cara bagaimanakah kami harus
kem-bali?" Pertanyaan ini mengandung pemikiran ada kemungkinan  umat
tidak menyadari dosa mereka atau sengaja untuk membenarkan prilaku
mereka. Tanya jawab ini merupakan cara nabi mendidik umat untuk
menyadari kesalahannya. Hal yang menarik adalah kembalinya umat kepada
Tuhan ditandai dengan pemberian persembahan persepuluhan dan
persem-bahan khusus. Jika pemberian umat tidak menyenangkan hati Tuhan,
apakah mereka dapat memberi kehidupan yang terbaik kepada Tuhan?

Gagasan mengenai manusia menipu Allah harus dipahami dengan jelas bahwa
orientasi tersebut terarah pada manusia yang menipu Allah bukan pada
Allah yang tertipu oleh manusia. Hal tersebut sebenarnya hendak merujuk
pada perbuatan umat yang tidak memberikan persembahan secara jujur dan
benar. Pemberian persembahan yang tidak sesuai dengan ketetapan Allah.
Perbuatan tersebut bukan hanya dilakukan oleh segelintir orang saja
melainkan "seluruh bangsa" melakukan hal tersebut. Aturan tentang
persembahan persepuluhan (Imamat. 27:30) diingatkan kembali. Hal ini
bukanlah perintah baru. Pengulangan terhadap perintah untuk membawa
persembahan persepuluhan merupakan penegasan kembali akan pentingnya
membawa persembahan secara benar di hadapan Allah.

Prinsip memberi yang berlaku di tengah masyarakat yakni /do ut des/
(Latin = aku memberi supaya engkau memberi, /I give that you might
give/). Suatu  prinsip memberi yang berlandaskan pada keinginan untuk
menerima kembali sesuatu dari orang yang telah diberi. Kebiasan memberi
untuk menerima, juga berlaku di tengah kehidupan masyarakat Yahudi
termasuk dalam memberi persembahan. Persembahan diberikan bukan
berdasarkan rasa ucapan syukur kepada Allah melainkan atas suatu
keinginan atau harapan untuk menerima imbalan atau menerima sesuatu dari
Allah. Karena itu diingatkan tentang pemberian persembahan yang
merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah.

Perintah tentang persembahan itu disertai dengan janji Allah sendiri
bahwa tingkap-tingkap langit akan dibukakan untuk mendatangkan berkat
sampai berkelimpahan. Konsep dan gagasan berpikir bahwa berkat turun
dari surga atau dari langit mendasari penggunaan "tingkap-tingkap
langit". Berkat yang dicurahkan tersebut tidak hanya dapat memenuhi
kebutuhan umat saja melainkan  ada janji perlindungan Allah  terhadap
segala usaha yang dikerjakan umat. Dengan jaminan Allah akan menghardik
wabah belalang pelahap yang menjadi momok bagi setiap orang yang telah
mengusahakan tanahnya. Dengan demikian keadaan yang baik ini dipahami
sebagai pemeliharaan Allah bagi umat sebagai bangsa yang diberkati,
berbahagia dan menjadi  negeri kesukaan.


        Makna dan Implikasi Firman

  * Hanya Allah yang dapat menyucikan manusia dari dosa ! Manusia tidak
    dapat meluputkan dirinya sendiri dari dosa yang ia lakukan. Hanya
    oleh kemurahan Allah maka manu-sia dapat dibersihkan dari segala
    dosa. Ia yang telah datang ke dunia telah menebus manusia dengan
    pengorbanan-Nya. Ia yang akan datang kembali akan datang untuk
    menghakimi manusia terhadap segala perbuatannya.
  * Allah membenci ketidakadilan

Segala tindakan yang merupakan ketidakadilan dibenci oleh Allah.
Penindasan terhadap orang-orang yang lemah merupakan ketimpangan yang
terus berlangsung dari waktu ke waktu. Firman Tuhan memotivasi kita
untuk menjunjung tinggi Hak Asasi semua orang. Atas dasar kemanusiaan
kita semua terpanggil untuk memperlakukan siapa saja dengan baik, tanpa
memandang status dan strata sosial. Sebagai insan yang memiliki hak
asasi yang sama maka kita harus menolak dan menjauhkan tindakan-tindakan
diskriminatif terhadap kelompok tertentu, melainkan bersama mem-bangun
kehidupan yang harmonis bebas dari ketidakadilan. Demikian kita terus
diingatkan bahwa ketidakadilan dapat berwujud dalam tindakan tidak adil
terkait penggunaan keungan dan harta benda. Marilah menantikan Dia yang
Adil itu dalam perilaku hidup yang adil dan benar pula.

  * Inisiatif manusia untuk bertobat dan kembali kepada Allah akan
    mendapatkan respon yang baik dari Allah yaitu penerimaan. Allah yang
    Maha Kasih berkenan untuk kembali memalingkan wajah-Nya ke arah
    orang-orang yang berseru mencari Dia. Ada pengampunan yang
    disediakan bagi orang yang mencari Dia. Dalam pengharapan akan Dia
    yang akan datang maka berbaliklah segera kepada Allah.
  * Sebagai umat yang telah menerima anugerah yang melim-pah maka sudah
    menjadi keharusan bagi kita untuk meng-ungkapkan syukur kita lewat
    pemberian persembahan. Ka-rena lewat memberi persembahan kita sedang
    menyaksikan kepada dunia betapa Allah telah memberkati kita.
  * Dengan memberi Persembahan Persepuluhan kita tidak mendustakan
    segala rahmat yang Allah anugerahkan bagi kita. Tidak memberi
    persembahan dengan benar merupakan bentuk "korupsi", tindakan tidak
    adil terhadap berkat yang telah Allah anugerahkan kepada kita.
    Berkat selalu ada, maka selalu ada yang dapat disyukuri.
    Bersyukurlah selalu sambil menantikan Dia yang empunya segala
    sesuatu itu untuk datang kembali.
  * Berkat yang melimpah dijanjikan Allah bagi semua orang yang tau
    mensyukuri setiap anugerah itu. Memperingati Hari Penerbangan Sipil
    Internasional dan Hari Transmigrasi Nasional menunjukkan bahwa
    berkat Allah terus dinikmati oleh bangsa ini. Ada kesukaan terjadi
    bagi bangsa ini, semua karena Allah yang telah membukakan
    tingkap-tingkap langit, dalam berbagai bentuk usaha kerja dan
    berbagai lini kehidupan, sehingga segala peristiwa yang baik boleh
    dinikmati dalam kebahagiaan.

*PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:***

 1. Sejauh mana kita dapat memahami tentang kedatangan Tuhan menurut
    Maleakhi 3:1-12
 2. Apa yang seharusnya kita perbuat dalam mempersiapkan diri menyambut
    kedatangan Tuhan ?
 3. Bagaimana pendapat kita terhadap pernyataan "tidak memberi
    persembahan persepuluhan adalah tindakan menipu Allah atau mencuri
    dari Allah?"

*NAS PEMBIMBING: Wahyu 2:5*

*POKOK-POKOK DOA*

  * Mengucap syukur atas  berkat Tuhan
  * Memiliki pengharapan pada Yesus Kristus
  * Mempersiapkan diri terhadap Kedatangan Tuhan

*TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:*

*HARI MINGGU ADVEN KE-2*

*NYANYIAN YANG DIUSULKAN:*

Persiapan: KJ No.76 Kau Yang Lama Dinantikan

Ses Nas Pembimbing: Bertobatlah

Ses Hukum Tuhan: NNBT No.13 Ya Allah Bapa Ya Yesus Tuhan

Ses Pengakuan Dosa: Bukan Dengan Barang Fana

Ses Pemberitaan Anugerah Allah :  NNBT No. 7 Mari Puji Tuhan Yesus

Persembahan : PKJ No. 146 Bawa Persembahanmu

Nyanyian Penutup : NKB No.212 Sungguh Inginkah Engkau Lakukan

*ATRIBUT:*

Warna dasar biru muda dengan simbol empat buah lilin berwarna ungu.


Label:   Maleakhi 3:1-12 





Daftar Label dari Kategori MTPJ 2019
1 Tawarikh 17:16-27(1)
1 Tawarikh 6:31(1)
Bilangan 27:1-11(1)
Bilangan 27:1-2(1)
Efesus 2:11-22(1)
Lukas 15:11-32(1)
Maleakhi 3:1-12(1)
Markus 1:1-8(1)
Mazmur 128:1-6(1)
Mazmur 146:1-10(1)
Mazmur 37:34-40(1)
Mazmur 96:1-13(1)
Roma 13:1-7(1)
Ulangan 15:12-18(1)
Wahyu 21:9-27(1)
Yeremia 29:1-14(1)
Yeremia 29:1-3(1)
Yohanes 3:16-18(1)
Zakharia 8:1-19(2)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ Minggu 22- Sabtu 28 Desember 2019 Minggu Adven 4 - Kedatangan Mesias Untuk Melayani - Markus 1:1-8


Sebelum:

MTPJ 1-7 Desember 2019 - Allah Datang untuk Merangkul dan Memulihkan - Mikha 4:6-14 - Minggu Adven 1



All MTPJ 2019:
MTPJ Minggu, 29 Desember 2019 s/d Sabtu, 4 Januari 2020 - /Nyanyikanlah dan Ceritakanlah: Allah adalah Raja atas Kosmos - Mazmur 96:1-13



MTPJ Selasa, 24 Desember 2019 (Malam Natal - Anak Allah Datang Memberi Hidup Kekal - Yohanes 3:16-18 Penjelasan Ayat



MTPJ Minggu 22- Sabtu 28 Desember 2019 Minggu Adven 4 - Kedatangan Mesias Untuk Melayani - Markus 1:1-8



MTPJ 8-14 Desember 2019 (Minggu Adven 2) - Kembalilah Kepada-Ku, Aku Akan Kembali Kepada-Mu - Maleakhi 3:1-12 Penjelasan Ayat



MTPJ 1-7 Desember 2019 - Allah Datang untuk Merangkul dan Memulihkan - Mikha 4:6-14 - Minggu Adven 1



MTPJ 17-23 November 2019 - Tuhan itu Baik pada Umat-Nya, tetapi Menghukum Lawan-Nya - Nahum 1:1-8



MTPJ 10-16 November 2019 - Mengamalkan Iman dengan Tidak Memandang Muka - Yakobus 2:1-13



MTPJ 03-09 November 2019 - Diusir dari Taman Kebahagiaan - Kejadian 3:1-24



MTPJ 29 Sept - 5 Okt 2019 - Menabur Damai Sejahtera, Menuai Berkat - Zakharia 8:1-19



MTPJ 29 Sept - 5 Okt 2019 - Menabur Damai Sejahtera, Menuai Berkat - Zakharia 8:1-19



MTPJ 22 - 28 September - Jadilah Teladan - 1 Timotius 4:1-16



MTPJ 15 - 21 September 2019 - Bangkitlah, Jadilah Terang - Yesaya 60:1-22



MTPJ 8 - 14 September 2019 - Rumah Sorgawi Bagi yang Setia - Wahyu 21:9-27



RHK Minggu, 1 September 2019 - Pemimpin yang Berintegritas - Ezra 8:15



MTPJ 25 - 31 Agustus 2019 - Penatalayanan yang Profesional - 1 Tawarikh 6:31-53



RHK Minggu, 25 Agustus 2019 - Pujian Jemaat untuk Tuhan - 1 Tawarikh 6:31



MTPJ 18 - 24 Agustus 2019 - Pemerintah adalah Hamba Allah - Roma 13:1-7



MTPJ 11 - 17 Agustus 2019 - Perjuangan Kaum Perempuan Mendobrak Tradisi Ketidakadilan - Bilangan 27:1-11



RHK Minggu, 11 Agustus 2019 - Menyelesaikan Persoalan dengan Prosedur yang Tepat - Bilangan 27:1-2



MTPJ 5 Agustus 2019 Hari Kesehatan GMIM - Kemerdekan yang Saling Membebaskan - Ulangan 15:12-18



MTPJ 4 - 10 Agustus 2019 - Mengusahakan Kesejahteraan Kota - Yeremia 29:1-14



RHK Minggu, 4 Agustus 2019 - Menjadi Pembawa Kabar Sukacita - Yeremia 29:1-3



MTPJ 28 Juli s/d 3 Agustus 2019 - Keluarga: Ikutlah Jalan Tuhan - Mazmur 37:34-40



MTPJ 21 - 27 Juli 2019 - Beribadah dan Menghormati Tuhan Mendatangkan Berkat - Imamat 26:1-13



MTPJ 23-29 Juni 2019



MTPJ 16 - 22 Juni 2019



MTPJ 10 Juni 2019 (Hari Raya Pentakosta 2) dan HAPSA P/KB GMIM



MTPJ 2 - 8 Juni 2019 - Keluarga yang Diberkati - Mazmur 128:1-6



MTPJ 19-25 Mei 2019 - Gereja yang Membangun Bangsa - Efesus 2:11-22



MTPJ 12 - 18 Mei 2019 - Berdoa untuk Keluarga - 1 Tawarikh 17:16-27



MTPJ 5 - 11 Mei 2019 - Pemulihan yang Holistik - Yehezkiel 47:1-12 Penjelasan Ayat



MTPJ 22 April 2019 Hari Raya Paskah II & Hari Persekutuan Pemuda GMIM



MTPJ 14 - 20 April 2019 (Minggu Sengsara VI) - Yohanes 18:38b-19:16a



MTPJ, 24-30 Maret 2019 Minggu Sengsara III



MTPJ, 17 - 23 Maret 2019 Minggu Sengsara II



MTPJ, 10 - 16 Maret 2019 (Minggu Sengsara I)



MTPJ 24 Feb - 2 Maret 2019 - Lebih dari Pemenang - Roma 8:28-39



MTPJ, 17 - 23 Februari 2019 - Andalkan Allah dan Bukan Manusia - Mazmur 146:1-10



MTPJ 10 - 16 Februari 2019



MTPJ Minggu, 3 Februari 2019 - Tuhan Yesus adalah Yang Awal dan Yang Akhir - Wahyu 22:6-17



MTPJ Minggu, 27 Januari 2019 - Kota yang Diberkati - Yeremia 33:1-9



MTPJ Minggu, 13 Januari 2019 - Pemeliharaan Tuhan bagi Kehidupan Manusia dan Alam - Yehezkiel 34:24-31






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen, MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(18)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah Minggu GMIM 2020(1)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Tentang GMIM(4)

Arsip MTPJ 2019..

Register   Login  

tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   NNBT GMIM MP3,   download nnbt GMIM full album,   tata ibadah kolom gmim,   Lagu rohani gmim,   tata ibadah kolom gmim,   lagu rohani gmim,   lagu rohani gmim,   tatacara minggu sengsara gmim,   Tata cara ibadah kolom jemaat gmim,   tata ibadah GMIM,   lirik mars pria kaum bapa gmim mp3,   tata ibadah pagi gmim di pengeras suara,   Tata Greja gmim,   Pencipta mars remaja gmim,   tata ibadah pkb gmim 2019,   tata ibadah pkb gmim 2018,   tata ibadah gmim,    hamba yang menderita Yesaya 52 MTPJ,   Renungan hamba yang menderita Yesaya 52 MTPJ,   tata cara ibadah gmim 2019,   tata cara ibadah gmim 2019,   mars kaum bapa gmim,   lagu lagu minggu sengsara gmim,   tata ibadah gmim bentuk 2,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah gmim,   LIRIK LAGU KLIK GMIM,   LIRIK LAGU KLIK GMIM,   lirik lagu wanita kaum ibu sinode gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   bacaan alkitab GMIM,minggu 23 februari 2020,   khotbah pria kaum bapa gmim 2020,   lirik lagu mars sekolah minggu gmim,   Mtpj gmim Kejadian 39 :1-23,   tata cara ibadah gmim,   lirik mars pkb gmim,   Kumpulan lagu kreatif gmim remaja,   tata gereja gmim 2016,   chord hymne remaja gmim,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   tata cara ibadah pria kaum bapa gmim 2020,   tata cara ibadah pria kaum bapa gmim 2020,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   liturgi ibadah gmim,   lagu mars pria kaum bapa gmim,   mtpj 26-1 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   mtpj 26-1 januari 2020,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   liturgi nyanyian di gmim,   tata ibadah syukur 40 hari gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=985,   tata ibadah baptisan GMIM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=985,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   Atribut stolam mimbar gmim januari 2020,   tata ibadah menyambut natal gmim 2019,   tata cara ibadah natal bentuk 1 gmim,   tata ibadah pohon terang keluarga gmim,   tata ibadah malam tahun baru gmim,   liturgi natal gmim 2019,   tata ibadah natal 2 gmim,   tata ibadah baptisan gmim,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=988,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   tata ibadah menyambut natal gmim,   tata ibadah natal 26 desember gmim,   pembacaan alkitab gmim januari 2020,   mtpj desember - januari 2020,   gmim,   tata cara ibadah pra natal PKB GMIM,   tata cara ibadah menyambut natal gmim,   liturgi ibadah natal 2019 gmim,   tata ibadah menyambut natal gmim 2019,   tata ibadah pra natal gmim 2019,   mtpj zakaria 8"20-23,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   TATA IBADAH NATAL PEMUDA GMIM,   tata ibadah pra natal gmim,   Not pianika mars anak sekolah minggu gmim,   liturgi natal sekolah minggu gmim,   tata ibadah hut jemaat gmim,   chord lagu mars remaja gmim,   mptj gmim desember 2019,   tata ibadah gmim desember 2019 sd januari 2020,   mtpj 8 desember 2019,   tata cara natal gmim 2019,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   tata ibadah menyambut natal bentuk 2 gmim desember 2019 sampai january 2020,   khotbah jermia 33 14 16 gmim,   khotbah jermia 33 14 16 gmim,   liturgi tata ibadah malam tahun baru gmim,   liturgi tata ibadah malam tahun baru gmim,   liturgi tata ibadah malam tahun baru gmim,   liturgi tata ibadah malam tahun baru gmim,   gereja Gmim pembacaan pada minggu ini,   gereja Gmim pembacaan pada minggu ini,   pembacaan alkitab minggu ini gmim,   pembacaan alkitab minggu ini gmim,   tata ibadah natal GMIM,   tata ibadah pra natal GMIM,   mtpj yesaya 35:1-10,   mtpj yesaya 35:1-10,   tata ibadah remaja gmim,   tata cara ibadah pkb gmim,   tata ibadah remaja gmim,   liturgi natal GMIM terbaru,   Mtpj gmim tentang bahagia karena harapan terkabul,   Susunan Tata Ibadah GMIM minggu hari ini 24 November 2019,   Mtpj gmim tentang bahagia karena harapan terkabul,   Mtpj gmim tentang bahagia karena harapan terkabul,   Mtpj gmim tentang bahagia karena harapan terkabul,   liturgi natal gmim,   tata ibadah GMIM,   pembacaan alkitab gmim minggu ini,   pembacaan alkitab gmim,   liturgi ibadah pemuda natal gmim,   tata ibadah pengajaran baptisan gmim,   Liturgi Ibadah Natal anak sekolah minggu GMIM,   tata cara ibadah gmim 2019,   mars wki gmim,   tata ibadah Natal Gereja gmim,   renungan wanita kaum ibu gmim 2018,   tata ibadah pemuda gmim,   tata cara ibadah gmim,   pembacaan gmim minggu ini,   liturgi ibadah minggu gmim,   khotbah gmim minggu ini,   obor pemuda gmim edisi Oktober 2019,   tata gereja gmim 2017 bab 17,   tata gereja gmim 2017 bab 2,   mtpj 3 november 2019,   renungan wanita kaum ibu gmim 2019,   renungan wanita kaum ibu gmim 2019,   renungan wanita kaum ibu gmim 2018,   renungan pria kaum bapa gmim 2019,   mtpj gmim bulan november2019,   bacaan mingguan gmim november 2019,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   tata gereja gmim 2016,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   khotbah minggu ini gmim,