|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music MTPJ 2019 Minggu, 29 Desember 2019 (Mazmur 96:1-13)MTPJ Minggu, 29 Desember 2019 s/d Sabtu, 4 Januari 2020 - /Nyanyikanlah dan Ceritakanlah: Allah adalah Raja atas Kosmos - Mazmur 96:1-13TEMA BULANAN :/"Pengharapan Mesianis"/ TEMA MINGGUAN : "/Nyanyikanlah dan Ceritakanlah: Allah adalah Raja atas Kosmos" BACAAN ALKITAB: *Mazmur 96:1-13* Allah, Tuhan dan Hakim seluruh dunia 96:1 Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi! 96:2 Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari. 96:3 Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa. 96:4 Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala allah. 96:5 Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah hampa, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit. 96:6 Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya, kekuatan dan kehormatan ada di tempat kudus-Nya. 96:7 Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan! 96:8 Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya! 96:9 Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi! 96:10 Katakanlah di antara bangsa-bangsa: "TUHAN itu Raja! Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran." 96:11 Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, biarlah gemuruh laut serta isinya, 96:12 biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya, maka segala pohon di hutan bersorak-sorai 96:13 di hadapan TUHAN, sebab Ia datang, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya. ALASAN PEMILIHAN TEMA: Allah adalah Raja atas kosmos, merupakan pengakuan iman yang bersumber dari kebenaran Alkitab. Istilah kosmos sama artinya dengan jagat raya atau alam semesta. Alam semesta tidak hanya menjelaskan tempat kediaman segala jenis makhluk hidup, tetapi juga tentang adanya sistem yang teratur atau harmonis. Kekuatan alam semesta dapat menjadi sumber kehidupan, kebaikan dan kesejahteraan, tapi juga merupakan potensi yang dapat membawa kehancuran bagi segala makhluk, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, kekeringan, longsor dan sebagainya. Allah adalah Raja atas kosmos, menyatakan tentang otoritas yang tertinggi terhadap alam semesta. Dari perspektif manusia, Raja atas kosmos ini menimbulkan berbagai macam pandangan dan keyakinan. Misalnya, ada pandangan bahwa bencana alam yang mengakibatkan kerusakan, kehancuran bahkan kematian merupakan inisiatif dan tindakan Allah untuk menghukum yang bersalah. Sebaliknya ada juga yang memahami bahwa hal tersebut, hanyalah merupakan fenomena alam yang diizinkan Tuhan untuk mendatangkan kebaikan, kesejahteraan dan keselamatan bagi seluruh makhluk. Dari perspektif iman kristen, orang percaya memahami bahwa Tuhan adalah Allah Pencipta, Dialah Raja atas alam semesta yang akan datang menghakimi bumi dengan kebenaran dan keadilan. Perbuatan-Nya yang besar dan dahsyat patut diagungkan dan diceritakan. Mengakhiri tahun 2019 ini dan memasuki tahun yang baru 2020, orang percaya terpanggil meresponi kebaikan dan kemurahan Tuhan dengan menyanyikan nyanyian baru dan menceritakan kemuliaan Tuhan dari hari ke hari. Dia adalah Raja atas kosmos, yang memelihara bumi dengan segala isinya untuk menyelamatkannya. Dengan dasar pemikiran ini maka tema minggu ini adalah Nyanyikanlah dan ceritakanlah: Allah adalah Raja atas kosmos *PEMBAHASAN TEMATIS*** Pembahasan Teks Alkitab /(Exegese)/ Mazmur 96 ini terdapat juga dalam kitab 1 Tawarikh 16 : 23 - 33, dan termasuk dalam rangkaian Mazmur Raja. Di mana Allah dihormati sebagai Raja bagi umat-Nya. Penggunaan /madah/ (kata-kata pujian) ini dinyanyikan dalam konteks peribadatan. Umat memuji, menyembah, meng-hormati dan memuliakan Tuhan sebagai pencipta dan penyelamat. Karya-Nya menggambarkan kedahsyatan dan keajaiban kuasa-Nya sebagai Raja dan Hakim yang adil, benar dan setia. Dialah Raja atas segala raja; Allah di atas segala allah dan Tuhan atas segala suku bangsa. Walaupun Mazmur 96 ini, ditulis dalam periode sesudah pembuangan, namun sesungguhnya syair pujian ini sudah ada jauh sebelumnya. Raja Daud menyanyikan pujian ini (1 Tawarikh 16) sesudah ia memindahkan Tabut Perjanjian ke Yerusalem. Di sisi lain, terdapat bait syair yang tidak ada dalam 1 Tawarikh 16 : 23 - 33, yaitu pada ayat 1a /"Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN". /Adanya bait syair ini, tidak hanya menjelaskan penggunaan syair madah dalam konteks yang berbeda, namun secara teologi telah terjadi perubahan pandangan tentang Tuhan dan karya-Nya. Tuhan tidak pernah berubah, tetapi pandangan Pemazmur terhadap Tuhan yang berubah. Dia Tuhan yang selalu berkarya dari masa ke masa dan umat meresponi karya Tuhan itu sebagai sesuatu yang baru dengan nyanyian yang baru di setiap masa. (Bnd Yes 42:10, Maz 40:4, 144:9). Konteks kitab 1 Tawarikh 16, Tabut Perjanjian atau Tabut Allah dipahami sebagai tanda kehadiran Tuhan sebagai Hakim yang adil. Peristiwa yang menyertai kehadiran Tabut Perjanjian ini (1 Samuel 5)adalah ketika Tuhan menghakimi dewa Dagon yang ada di kuilnya di Asdod. Dagon dihancurkan dengan memisahkan kepalanya dari badan dan tangannya. Di mana Tabut Tuhan dipindahkan tangan Tuhan menekan atau menghajar orang-orang di Asdod, Gat dan di Ekron dengan mendatangkan borok-borok atau luka bernanah. Sedangkan dalam konteks Mazmur 96, Tuhan dipahami sebagai Penyelamat dan akan datang menghakimi bumi dengan adil. Yang dimaksudkan dengan yang "baru" dari madah ini merujuk pada karya Tuhan yang menyelamatkan dan bukan untuk menghakimi umat-Nya. Itulah keyakinan iman Pemazmur, yang menginspirasinya untuk menulis syair nyanyiannya, yaitu /"nyanyian baru"./// Nyanyikanlah nyanyian baru, kabarkanlah keselamatan dan ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa tidak hanya bersifat undangan, namun juga seruan yang sungguh-sungguh untuk tidak dapat diabaikan oleh segenap bumi. Terlebih lagi dorongan untuk menyanyikan /"nyanyian baru" /terilhami atas pemahaman bahwa Tuhan Mahabesar, sangat dahsyat dan sangat terpuji. Perubahan pandangan ini, telah membawa perubahan dalam sikap dan perilaku Pemazmur. Karya yang "baru" tersebut telah diperuntukkan bagi 'segenap bumi' (ayat 1).Bahwa karya keselamatan itu, dinyanyikan dan dikabarkan setiap hari (ayat 2). Kemuliaan Pribadi dan karya-Nya itu, harus menjadi cerita di antara bangsa-bangsa dan segala suku bangsa (ayat 3,7,8). Kedahsyatan kuasa-Nya, telah menying-kapkan kehampaan segala allah bangsa-bangsa (ayat 4,5). Terlebih lagi, telah memberikan inspirasi kepada umat-Nya untuk memberi kemuliaan hanya kepada Tuhan, membawa persembahan dansujud menyembah Dia dalam kekudusan, sukacita serta sorak-sorak (ayat 9,11, 12 ).Karya selamat Tuhan ini disambut sukacita oleh seluruh ciptaan-Nya. Langit dan bumi, laut serta isinya bersukacita dan bersorak-sorai. Tuhan adalah Raja atas kosmos/alam semesta ini. Di latarbelakangi dengan konteks yang berbeda-beda, "/nyanyian baru"/ ini adalah suatu nubuat tentang adanya /"karya baru"/ dari Tuhan kepada umat-Nya. Karya baru itu, adalah perjanjian kasih karunia dan kebenaran yang datang dari Yesus Kristus (lihat Yohanes 1:17b). Di dalam Yesus Kristus, telah nyata karya yang "baru' tersebut. Di hadapan TUHAN Allah, Ia telah menerima penghakiman yang adil, karena tuntutan kuasa dosa dan di hadapan manusia, Tuhan Yesus Kristus telah menjadi Penyelamat dari kuasa dosa. Ia akan datang kembali sebagai Hakim yang adil ( Bnd Matius 25:31-46, Wahyu 22:12) dan Raja di atas segala raja (1 Timotius 6:15). Makna dan Implikasi Firman * Perubahan pandangan Pemazmur terhadap Tuhan terjadi atas inspirasi Roh Tuhan. Itulah sebabnya nyanyian baru dalam konteks ini adalah suatu nubuat tentang perjanjian baru yang akan datang melalui dan di dalam Tuhan Yesus. Tuhan dipandangnya sebagai Penyelamat. Ia datang bukan sebagai pelaksana murka Allah, tetapi sebagai penanggung murka Allah. * Tuhan Allah sebagai Raja atas Kosmos, tidak dipandang sebagai penghancur, tetapi sebagai Raja yang menda-tangkan kedamaian dan penyelamatan terhadap segenap umat manusia. * Ajakan "segenap bumi" untuk menyanyikan nyanyian baru, yaitu dengan mengabarkan keselamatan Tuhan Yesus dari hari ke hari. Menceritakan kemuliaan dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib kepada segala bangsa. * Mengakhiri tahun 2019 ini merupakan momen yang tepat untuk introspeksi dan retrospeksi diri. Sudahkah kita menyanyikan nyanyian baru atas pemeliharaan Tuhan di tahun 2019 ini? Bersediakah kita untuk menceritakan dan mengabarkan keselamatan serta perbuatan ajaib Tuhan dari hari ke hari di tahun yang baru nanti? Jika demikian, tahun yang baru dapat menjadi pokok perenungan yang menghasilkan pandangan, keyakinan dan harapan yang baru. Tetapi, perubahan yang sesungguhnya bersumber dari inspirasi Roh Kudus melalui Firman Tuhan yang disemaikan di hati setiap orang. Keyakinan iman inilah kiranya mengarahkan sikap dan perilaku kita disepanjang tahun yang Tuhan anugerahkan ini. *PERTANYAAN UNTUK DISKUSI**:* 1. Apakah makna dari "nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN" menurut Mazmur 96? 2. Berikan contoh contoh dalam kehidupan berjemaat dan bermasyarakat bahwa keyakinan pada Allah adalah Raja atas Kosmos? 3. Bagaimanakah cara kita untuk menceritakan kemuliaan dan perbuatan ajaib Tuhan di dalam kehidupan keseharian ? *NAS PEMBIMBING: Yohanes 3:17* *POKOK-POKOK DOA:* * Karya keselamatan Yesus Kristus secara kontinuitas diberitakan kepada segala bangsa * Perdamaian di dalam dan melalui Tuhan Yesus menjadi sumber inspirasi untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. * Keluarga Kristen yang terus memelihara kehidupan beriman dan keutuhan berkeluarga *TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:* *HARI **MINGGU **BENTUK **V* *NYANYIAN YANG DIUSULKAN:*** Menghadap hadirat Tuhan: NNBT No.1 Pujilah Dia, Pujilah Dia Bersekutu dalam nama-Nya: Hormat Bagi Allah Bapa Ungkapan Sembah : NNBT No. 4 Naikkan Doa Pada Allah Persekutuan yang mengaku Dosa: KJ. No. 39 'Ku Diberi Belas Kasihan Jaminan yang menguatkan: NKB.No 17 Agunglah Kasih Allahku Berilah Yang Baik : KJ. 289. Tuhan Pencipta Semesta Tembang Tekad : Benyanyialah Bagi Tuhan Hua *ATRIBUT* Warna dasar putih dengan simbol lilin dan palungan. Label: Mazmur 96:1-13
Daftar Label dari Kategori MTPJ 2019 1 Tawarikh 17:16-27(1) 1 Tawarikh 6:31(1) Bilangan 27:1-11(1) Bilangan 27:1-2(1) Efesus 2:11-22(1) Lukas 15:11-32(1) Maleakhi 3:1-12(1) Markus 1:1-8(1) Mazmur 128:1-6(1) Mazmur 146:1-10(1) Mazmur 37:34-40(1) Mazmur 96:1-13(1) Roma 13:1-7(1) Ulangan 15:12-18(1) Wahyu 21:9-27(1) Yeremia 29:1-14(1) Yeremia 29:1-3(1) Yohanes 3:16-18(1) Zakharia 8:1-19(2) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Sebelum: MTPJ Selasa, 24 Desember 2019 (Malam Natal - Anak Allah Datang Memberi Hidup Kekal - Yohanes 3:16-18 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,