|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music MTPJ 2019 TEMA BULANAN :/"Firman Tuhan Penuntun Hidup Sejahtera Berkeadilan"/10 Nopember 2019 MTPJ 10-16 November 2019 - Mengamalkan Iman dengan Tidak Memandang Muka - Yakobus 2:1-13TEMA MINGGUAN :*/"Mengamalkan Iman dengan Tidak Memandang Muka"/* BACAAN ALKITAB: *Yakobus 2:1-13* Jangan memandang muka 2:1 Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka. 2:2 Sebab, jika ada seorang masuk ke dalam kumpulanmu dengan memakai cincin emas dan pakaian indah dan datang juga seorang miskin ke situ dengan memakai pakaian buruk, 2:3 dan kamu menghormati orang yang berpakaian indah itu dan berkata kepadanya: "Silakan tuan duduk di tempat yang baik ini!", sedang kepada orang yang miskin itu kamu berkata: "Berdirilah di sana!" atau: "Duduklah di lantai ini dekat tumpuan kakiku!", 2:4 bukankah kamu telah membuat pembedaan di dalam hatimu dan bertindak sebagai hakim dengan pikiran yang jahat? 2:5 Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia? 2:6 Tetapi kamu telah menghinakan orang-orang miskin. Bukankah justru orang-orang kaya yang menindas kamu dan yang menyeret kamu ke pengadilan? 2:7 Bukankah mereka yang menghujat Nama yang mulia, yang oleh-Nya kamu menjadi milik Allah? 2:8 Akan tetapi, jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri", kamu berbuat baik. 2:9 Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran. 2:10 Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya. 2:11 Sebab Ia yang mengatakan: "Jangan berzinah", Ia mengatakan juga: "Jangan membunuh". Jadi jika kamu tidak berzinah tetapi membunuh, maka kamu menjadi pelanggar hukum juga. 2:12 Berkatalah dan berlakulah seperti orang-orang yang akan dihakimi oleh hukum yang memerdekakan orang. 2:13 Sebab penghakiman yang tak berbelas kasihan akan berlaku atas orang yang tidak berbelas kasihan. Tetapi belas kasihan akan menang atas penghakiman. Dalam realitas sosial sekarang ini, hal memandang muka atau pilih kasih dengan membedakan status sosial telah menjadi fenomena dikalangan masyarakat sekuler tapi juga di dalam hidup berjemaat. Orang kaya, penguasa dan yang berpendidikan lebih dihormati daripada orang miskin yang dianggap berstatus sosial rendah. Pembedaan ini juga diperuncing oleh isu SARA (Suku, Agama, Ras, Antar golongan) yang justru mempertajam kepincangan sosial dan menjadi stigma buruk di tengah masyarakat. Pemahaman ini banyak memengaruhi orang Kristen. Sikap membeda-bedakan terlihat dalam cara berelasi atau berinteraksi dengan orang lain. Seharusnya mereka menjadi teladan dalam memperlakukan setiap orang dengan baik, apapun status sosialnya. Hal ini merupakan bentuk gaya hidup yang sesuai nilai etika moral kristiani secara bertanggung jawab. ADVERTISEMENT Tema minggu ini "Mengamalkan Iman Dengan Tidak Memandang Muka" memberikan landasan etik kristiani bagi orang beriman dalam mengimplementasikan imannya agar tidak terjadi kesenjangan sosial dan intoleransi. Sararan tema ini adalah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera berkeadilan. Di mana setiap orang diberi ruang dan tempat untuk menyejahterakan hidupnya. Hidup berdampingan dengan damai, saling menghormati dan menghargai di tengah perbedaan merupakan suasana yang kondusif untuk terciptanya harmonisasi dan kesejahteraan hidup bersama dengan orang lain. *PEMBAHASAN TEMATIS*** *Pembahasan Teks Alkitab /(Exegese)/* Surat Yakobus adalah sebuah surat Pastoral yang terbuka dan ditujukan kepada semua orang Kristen yang tersebar di seluruh wilayah kekaisaran Roma (dua belas suku yang ada di perantauan). Ia bermaksud memberi petunjuk praktis tentang kehidupan sehari-hari. Nasihatnya sangat bersentuhan dengan kehidupan yang nyata. Bagi Yakobus, iman adalah perbuatan. Melalui suratnya, ia memberikan contoh bagaimana iman nyata dalam perbuatan. Pokok utama Yakobus 2:1-12 membicarakan janganlah iman itu diamalkan dengan memandang muka. /"Memandang muka"/*//*(Yun. /prosopolepsia/) adalah ungkapan yang menjelaskan tentang cara memberi perhatian khusus terhadap orang karena status sosialnya atau kedudukannya. Sikap seperti ini tidak menyenangkan hati Allah, karena Ia tidak memandang penampilan lahiriah melainkan hati manusia (band 1 Samuel 16:7) Prilaku memandang muka telah menjadikan orang beriman sebagai "hakim dengan pikiran yang jahat". Tindakan ini tidak menghormati Tuhan dan tidak didorong oleh kasih yang murni untuk semua orang. Malahan dilihat sebagai dosa karena melanggar hukum kasih. Dalam rangka itulah, Yakobus dengan tegas berbicara tentang jangan amalkan iman dengan memandang muka. Cara hidup yang membeda-bedakan orang miskin dengan orang kaya adalah suatu penghinaan terhadap mereka. Justru Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. Kehidupan beriman tidak dipengaruhi oleh penilaian lahiriah melainkan cara hidup yang mengasihi Tuhan. Bukan status sosial yang menentukan kita menerima warisan iman melainkan otoritas Tuhan yang memilih siapa yang dikehendaki-Nya. Di antaranya orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia. Yakobus juga melihat perbedaan status sosial dan ekonomi berdampak pada perlakuan dan sikap seseorang. Praktek hidup orang yang memandang muka atau pilih kasih ini berkaitan erat dengan penilaian yang subjektif. Hal ini tidak didasarkan pada keberadaan yang sesungguhnya. Perlakuan ini sangat diskriminatif. Cara ini bukanlah ciri khas hidup orang beriman. Orang beriman seharusnya tidak membedakan orang kaya atau orang miskin di dalam suatu komunitas. Itulah tanda kedewasaan rohani, dimana ia memperlakukan setiap orang sebagai sesama mahluk ciptaan Tuhan yang mulia. Pengamalan iman tidak boleh dipengaruhi dan ditentukan oleh faktor-faktor berikut ini: ras, etnis, ekonomi, tingkat pendidikan, agama, pekerjaan dan lainnya. Hal-hal demikian hanyalah atribut lahiriah. Menurut hukum Yahudi seharusnya cara berpakaian orang kaya sama sederhananya dengan orang miskin. Namun gaya hidup orang kaya waktu itu sangat bertolak belakang. Mereka merasa lebih berkuasa, menghina, menindas orang miskin bahkan melawan Allah. Tidak sepantasnya mereka menerima penghormatan yang berlebihan. Hanya Tuhanlah yang berhak menerima penghormatan. Nasihat Yakobus ini bukan bermaksud menyepelekan orang kaya melainkan memberi penekanan bahwa perlakuan memandang muka adalah suatu tindakan yang berdosa. Sama halnya dengan dosa-dosa lainnya, yang merupakan pelanggaran terhadap hukum Allah. Orang yang beriman adalah orang yang mengasihi. Keduanya harus berpadanan. Penegasan berkatalah dan berlakulah seperti orang-orang yang akan dihakimi oleh hukum yang memerdekakan orang, mengindikasikan sikap yang konsisten dari orang beriman. Kata dan perbuatan harus berjalan bersama. Tidak boleh dipisahkan dan saling melengkapi. Orang yang berbelas kasihan terhadap sesamanya akan menang atas penghakiman. Sebenarnya penekanan dari bacaan ini bukan pada orang kaya atau orang miskin. Esensinya adalah bagaimana seorang beriman mewujudkan imannya dalam keseharian. Tidak salah menjadi orang kaya dan bukan juga suatu keburukan kalau menjadi orang miskin. Semua manusia adalah ciptaan Tuhan dan harus mewujudkan imannya dalam interaksi sosial dengan sesamanya baik miskin atau kaya. Kekayaannya tidak menjadikannya semakin dekat dengan Allah begitu juga kemiskinan tidak menjauhkannya dari Allah. *Makna dan Implikasi Firman* * Firman Tuhan merupakan pedoman hidup yang mengajarkan bahwa Tuhan Yesus adalah Tuhan semua orang. Hal ini harus menjadi landasan etik kristiani dalam kehidupan di tengah masyarakat yang majemuk. * Gereja dipanggil untuk melayani semua orang tanpa membeda-bedakan status sosialnya. Karena Allah menghendaki kehidupan yang harmonis dan sejahtera berkeadilan bagi manusia ciptaan-Nya. * Keluarga Kristen hendaknya mengamalkan iman dengan penuh kasih kepada siapapun juga. Tidak boleh bertindak diskriminatif dengan alasan status sosial atau isu SARA. Sikap membeda-bedakan (pilih kasih) merupakan pelanggaran terhadap hukum kasih. Jika kita melakukannya, kita berdosa. "/Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa/".(Yakobus 4:17) * Menghargai dan menghormati sesama adalah wujud iman yang dewasa, itulah "eksistensi" orang beriman. Iman orang Kristen ini harus berwujud dalam tindakan, karena iman bekerjasama dengan perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna (Yakobus 2:22). * Tidak ada salahnya kalau kita menghargai dan menghormati pejabat atau atasan kita. Yang salah adalah jika kita mengkultuskan mereka. Terlambat memulaikan ibadah demi menunggu pejabat yang akan datang. Sebab hanya Tuhanlah yang harus dimuliakan. * Tidak ada salahnya menjadi orang kaya, sebab kekayaan adalah berkat Tuhan, yang salah adalah ketika kita menggunakan kekayaan untuk menindas dan memperlakukan orang miskin dengan semena-mena. Tidak ada salahnya kalau kita belum dapat memenuhi kebutuhan kita ("miskin") namun bukanlah suatu kebenaran kalau kita berpura-pura miskin atau memiskinkan diri. Tapi yang benar adalah berusaha bangkit untuk menyejahterakan kehidupan. * Peringatan Hari Pahlawan tanggal 10 November ini, kiranya menjadi momentum yang strategis untuk membangkitkan semangat kepahlawanan, yaitu kerelaan berkorban bagi bangsa dan negara. Kita tidak akan lagi berperang secara fisik tapi kita masih perlu berjuang untuk mengalahkan kemiskinan dan ketidakadilan. * Setiap warga gereja dipanggil untuk menjadi pahlawan iman dengan mewartakan dan mewujudkan keselamatan dari Tuhan bagi manusia dan dunia ini. *PERTANYAAN UNTUK DISKUSI*: 1. Apa yang dimaksud dengan memandang muka menurut perikop Yakobus 2:1-13? 2. Apa tanggapan saudara bila mendapati praktek pembedaan status sosial dalam pelayanan? 3. Bagaimana gereja mengupayakan kehidupan sejahtera berkeadilan ditengah perbedaan? *POKOK-POKOK DOA*: * Praktek-praktek diskriminatif dalam jemaat dan masyarakat. * Keluarga Kristen yang melayani tanpa memandang muka. * Firman Tuhan menjadi penuntun hidup jemaat yang adil dan sejahtera. *TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:* *HARI MINGGU BENTUK II* *NYANYIAN YANG DIUSULKAN:* Persiapan : KJ No. 242 Muliakan Allah Bapa Pengakuan Dosa : KJ No. 467 Tuhanku, Bila Hati Kawanku Janji Anugerah Allah: NNBT No 36 Barangsiapa Yang Percaya Kepada Tuhan Puji-Pujian : KJ No 23 Ya Allah Bapa Ses. Pemb. Alkitab : KJ No. 256 Kita Satu Di Dalam Tuhan Persembahan :KJ No. 255 Di Seluruh Dunia Penutup : Persaudaraan Yang Rukun *ATRIBUT :* Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.
Daftar Label dari Kategori MTPJ 2019 1 Tawarikh 17:16-27(1) 1 Tawarikh 6:31(1) Bilangan 27:1-11(1) Bilangan 27:1-2(1) Efesus 2:11-22(1) Lukas 15:11-32(1) Maleakhi 3:1-12(1) Markus 1:1-8(1) Mazmur 128:1-6(1) Mazmur 146:1-10(1) Mazmur 37:34-40(1) Mazmur 96:1-13(1) Roma 13:1-7(1) Ulangan 15:12-18(1) Wahyu 21:9-27(1) Yeremia 29:1-14(1) Yeremia 29:1-3(1) Yohanes 3:16-18(1) Zakharia 8:1-19(2) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: MTPJ 17-23 November 2019 - Tuhan itu Baik pada Umat-Nya, tetapi Menghukum Lawan-Nya - Nahum 1:1-8 Sebelum: MTPJ 03-09 November 2019 - Diusir dari Taman Kebahagiaan - Kejadian 3:1-24 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,