gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 1508 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Peran Gereja Dalam Menghadirkan Tanda-tanda Kerajaan Allah"
TEMA MINGGUAN : "Bangkitlah, Jadilah Terang"

BACAAN ALKITAB: Yesaya 60:1-22
Kemuliaan Sion yang akan datang
60:1 Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. 60:2 Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. 60:3 Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu. 60:4 Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong. 60:5 Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu. 60:6 Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur TUHAN. 60:7 Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu; semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah-Ku sebagai korban yang berkenan kepada-Ku, dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku. 60:8 Siapakah mereka ini yang melayang seperti awan dan seperti burung merpati ke pintu kandangnya? 60:9 Sungguh, Akulah yang dinanti-nantikan pulau-pulau yang jauh; kapal-kapal Tarsis berlayar di depan untuk membawa anak-anakmu laki-laki dari jauh, perak dan emasnya dibawa serta, untuk nama TUHAN, Allahmu, dan oleh karena Yang Mahakudus, Allah Israel, sebab Ia mengagungkan engkau. 60:10 Orang-orang asing akan membangun tembokmu, dan raja-raja mereka akan melayani engkau; sebab dalam murka-Ku Aku telah menghajar engkau, namun Aku telah berkenan untuk mengasihani engkau. 60:11 Pintu-pintu gerbangmu akan terbuka senantiasa, baik siang maupun malam tidak akan tertutup, supaya orang dapat membawa kekayaan bangsa-bangsa kepadamu, sedang raja-raja mereka ikut digiring sebagai tawanan. 60:12 Sungguh, bangsa dan kerajaan yang tidak mau mengabdi kepadamu akan lenyap; bangsa-bangsa itu akan dirusakbinasakan. 60:13 Kemuliaan Libanon, yaitu pohon sanobar, pohon berangan dan pohon cemara, akan dibawa bersama-sama kepadamu, untuk mempersemarak tempat bait kudus-Ku, sebab Aku hendak memuliakan tempat kaki-Ku berjejak. 60:14 Anak-anak orang-orang yang menindas engkau akan datang kepadamu dan tunduk, dan semua orang yang menista engkau akan sujud menyembah telapak kakimu; mereka akan menyebutkan engkau "kota TUHAN", "Sion, milik Yang Mahakudus, Allah Israel." 60:15 Sebagai ganti keadaanmu dahulu, ketika engkau ditinggalkan, dibenci dan tidak disinggahi seorangpun, sekarang Aku akan membuat engkau menjadi kebanggaan abadi, menjadi kegirangan turun-temurun. 60:16 Engkau akan mengisap susu bangsa-bangsa dan akan meminum susu kerajaan-kerajaan maka engkau akan mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Juruselamatmu, dan Penebusmu, Yang Mahakuasa, Allah Yakub. 60:17 Sebagai ganti tembaga Aku akan membawa emas, dan sebagai ganti besi Aku akan membawa perak, sebagai ganti kayu, tembaga, dan sebagai ganti batu, besi; Aku akan memberikan damai sejahtera dan keadilan yang akan melindungi dan mengatur hidupmu. 60:18 Tidak akan ada lagi kabar tentang perbuatan kekerasan di negerimu, tentang kebinasaan atau keruntuhan di daerahmu; engkau akan menyebutkan tembokmu "Selamat" dan pintu-pintu gerbangmu "Pujian". 60:19 Bagimu matahari tidak lagi menjadi penerang pada siang hari dan cahaya bulan tidak lagi memberi terang pada malam hari, tetapi TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu dan Allahmu akan menjadi keagunganmu. 60:20 Bagimu akan ada matahari yang tidak pernah terbenam dan bulan yang tidak surut, sebab TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu, dan hari-hari perkabunganmu akan berakhir. 60:21 Pendudukmu semuanya orang-orang benar, mereka memiliki negeri untuk selama-lamanya; mereka sebagai cangkokan yang Kutanam sendiri untuk memperlihatkan keagungan-Ku. 60:22 Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.

ALASAN PEMILIHAN TEMA

Didera oleh berbagai kepahitan hidup dapat membuat orang kehilangan sukacita, semangat dan motivasi. Hidup terasa hambar, tidak berdaya dan kehilangan daya karya dan juang. Apa yang dilakukan seakan tidak berarti dan bermakna lagi. Inilah situasi keterpurukan yang bila berlangsung dalam waktu yang lama akan mematikan harapan. Tidak ada dari kita yang ingin berada dalam situasi demikian. Hidup dalam ketiadaan harapan akan membuat orang sulit menjadi terang atau berkat bagi orang lain.

Bagi yang terpuruk dibutuhkan topangan, dorongan dan bantuan pihak lain supaya kembali dapat berdiri tegak menghadapi kenyataan di hari ini dan peluang kelepasan di hari esok. Inilah yang harus menjadi kerja pelayanan bersama di tengah berbagai bentuk masalah dan penderitaan yang sedang dihadapi. Secara pribadi, keluarga dan Gereja, kita ditantang menjadi pihak yang memberi semangat dan kekuatan kepada mereka yang masih terbelenggu dengan ketiadaan harapan agar kembali kuat dan mantap menjalani hidup anugerah Tuhan sambil menjadi berkat bagi banyak orang. Sebab itu layaklah kita merenungkan tema: "Bangkitlah, Jadilah Terang!", sebagai bentuk tanggungjawab hidup beriman yang terus tumbuh dan berkembang di tengah tantangan zaman dewasa ini.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Di tengah bangsa yang nyaris kehilangan harapan karena mengalami masa pembuangan, Yesaya menunjukkan adanya situasi baru yang mengajak umat untuk kembali dari pembuangan, sejalan dengan kebijakan raja Koresh yang membolehkan umat kembali ke Yerusalem. Namun ajakan ini tidak disambut dengan semestinya. Mereka masih diliputi ketakutan membangun hidup di Yerusalem. Untuk itu firman berbicara tentang perintah Tuhan agar Yerusalem bangkit dan menjadi terang (ayat 1-5). Berlawanan dengan bangsa-bangsa lain yang diliputi kegelapan, hanya di Yerusalem terang terbit dan terang itu adalah bentuk penyataan Tuhan sendiri. Di sanalah bangsa-bangsa dan raja-raja akan datang mencari terang itu. Tidak hanya itu, keturunan mereka akan dibawa masuk ke Yerusalem, termasuk harta kekayaan bangsa-bangsa akan dibawa melalui laut. Hal ini mengejutkan dan membawa kegirangan yang besar.

Bangsa-bangsa dengan hasil bumi dan ternaknya, unta-unta muda dari Midian dan Efa, dari Syeba membawa emas dan kemenyan, kambing domba dari Kedar dan Nebayot yang menyediakan domba-domba terbaik untuk ibadah. Menyebut ibadah, mengingatkan hadirnya Bait Suci yang akan menjadi bagian semarak kehidupan beribadah di Yerusalem. Suatu kumpulan besar "seperti awan dan burung merpati" yakni armada kapal yang datang membawa anak-anak bangsa Yehuda serta emas perak milik mereka untuk dipersembahkan kepada Tuhan (ayat 6-9).

Pengalaman pembuangan merupakan bentuk hajaran Tuhan untuk mendidik umat, dan ketika telah menjalaninya, Tuhan mengasihani mereka dan membalikkan segala yang diambil dari mereka. Bangsa-bangsa yang menindas mereka akan menanggung pembangunan tembok Yerusalem dan bait suci di dalamnya. Orang Israel bertindak sebagai iman dan penguasa bangsa asing sebagai orang Lewi-nya. Pelataran Bait Suci ditanami pohon-pohon yang dibawa bersamaan dengan rombongan pembuangan. Juga ditegaskan keadaan baru, para penindas dan keturunannya akan menghormati "kota Tuhan", "Sion, milik Yang Mahakudus, Allah Israel" (ayat 10-14).

Pengalaman pahit di pembuangan memang mempengaruhi mereka dalam menjalani hidup, tetapi keadaan telah berubah sama sekali. Untuk mengganti keadaan buruk yang membekas dalam ingatan ketika ditindas bangsa-bangsa lain, maka Tuhan akan menggantinya dengan keadaan sebaliknya. Yerusalem diasuh para raja dan inang permaisuri menyusuinya. Segala kekayaan bangsa-bangsa diberikan kepada mereka. Di sinilah Tuhan dikenal sebagai Juruselamat, Penebus, Yang Mahakuasa, Allah Yakub (ayat 15-16). Tuhan juga memberikan material pembangunan berkualitas, serta hidup berkeadilan dan berdamai sejahtera. Kejahatan, kekerasan berlalu, dan mereka menikmati "selamat" serta tak lupa memberi "pujian" kepada Tuhan (ayat 15-18).

Kini Tuhan sendiri yang menjadi terang abadi bagi Yerusalem, melebihi matahari dan bulan yang akan lenyap. Kehadiran Tuhan membawa pengharapan secara ekonomi dan kebangkitan dari keterpurukan. Mereka diberikan tanah sebagai modal membangun hidup dan kekuatan untuk terus berkembang. Ia sendiri "mencangkokkan" mereka sebagai orang benar di masa depan (ayat 19-22).

 

nMakna dan Implikasi Firman

    Tuhan Allah menghendaki kita bangkit dari kesulitan. Sebisanya kita memang menghindari kesulitan yang, bisa disebabkan oleh diri sendiri atau orang lain. Yang penting sejauh mana kita belajar dari kesusahan serta memberi makna iman pada setiap peristiwa yang kita jalani. Sesudah itu kita harus menatap ke depan, membangun visi kehidupan yang Ia taruhkan dalam tujuan hidup kita. Berlama-lama menengok pada masa lalu yang tidak bisa diubah, sangatlah tidak bijaksana. Saatnya kita bangkit dari kesulitan dan memandang hadirat-Nya yang membawa keselamatan.
    Tuhan Sumber Pengharapan, Sang Terang. Dengan pengharapan maka kita mampu untuk menjalani hari esok dengan segala tantangan dan peluangnya. Dan alasan terbesar mengapa kita harus memiliki harapan karena Dia-lah Tuhan Sumber pengharapan kita. Allah selalu merancang dan berpikir untuk mendatangkan kebaikan bagi kita, bukan kecelakaan atau kebinasaan. Di dalam Dia kita berharap, dan pengharapan kita tidak akan sia-sia. Dia juga Tuhan Sang terang yang menerangi dan memberkati alam ciptaan, dunia dan bangsa-bangsa. Karena itu kita harus bangkit menjadi terang dalam kehidupan berjemaat dan bermasyarakat.
    Menjadi Terang di tengah kekinian. Sebagai gereja kita mendorong hadirnya demokrasi dalam berbangsa dan bernegara, membangun semangat diakonal-sosial berpartisipasi dalam pembangunan berwawasan lingkungan, menjaga hasil pembangunan infrastruktur (jalan, jembatan, pelabuhan, bandara, dan sebagainya), serta membangun perdamaian dengan denominasi/ golongan agama lain demi syalom bersama. Juga sebagai pemimpin dan profesional Kristen yang bekerja di bidang apapun kita bekerja dengan sepenuh hati, melayani dengan baik.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

    Apa pendapat saudara menyaksikan keterpukuran orang Yehuda dan berita pengharapan yang Tuhan sediakan bagi mereka tentang Yerusalem menurut Yesaya 60:1-22?
    Bagaimana kita sebagai gereja memaknai firman Tuhan: "Bangkitlah, jadilah terang" di tengah pluralitas dan gejolak zaman ini?

 

NAS PEMBIMBING: Matius 5:6

 

POKOK-POKOK DOA:

    Bagi yang berbeban berat dan hampir kehilangan harapan; sakit berat, orang yang berdukacita
    Bagi para pemimpin di lembaga pemerintahan dan swasta untuk melayani dan mengayomi, bekerja dengan baik.
    Bagi pemimpin agama dan gereja dalam rangka mem-bangun solidaritas bagi yang lemah dan terpinggirkan.

 

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:

HARI MINGGU BENTUK III

 

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Nyanyian Masuk: KJ No. 17 Tuhan Allah Hadir

Ses Nas Pembimbing: NNBT No. 27 Ya Tuhan Engkaulah

Pengakuan Dosa: NNBT No. 10 Ya Tuhan Yang Kudus

Berita Anugerah: KJ No. 40 Ajaib Benar Anugerah

Ses Doa Pembacaan Alkitab: KJ No. 50 Sabda-Mu Abadi

Persembahan: NKB No. 199 Sudahkah Yang Terbaik Kuberikan

Nyanyian Penutup: NKB No. 200 Di Jalan Hidup Yang Lebar Sempit

 

ATRIBUT :

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang





Daftar Label dari Kategori MTPJ 2019
1 Tawarikh 17:16-27(1)
1 Tawarikh 6:31(1)
Bilangan 27:1-11(1)
Bilangan 27:1-2(1)
Efesus 2:11-22(1)
Lukas 15:11-32(1)
Maleakhi 3:1-12(1)
Markus 1:1-8(1)
Mazmur 128:1-6(1)
Mazmur 146:1-10(1)
Mazmur 37:34-40(1)
Mazmur 96:1-13(1)
Roma 13:1-7(1)
Ulangan 15:12-18(1)
Wahyu 21:9-27(1)
Yeremia 29:1-14(1)
Yeremia 29:1-3(1)
Yohanes 3:16-18(1)
Zakharia 8:1-19(2)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
MTPJ 22 - 28 September - Jadilah Teladan - 1 Timotius 4:1-16

Sebelum:
MTPJ 8 - 14 September 2019 - Rumah Sorgawi Bagi yang Setia - Wahyu 21:9-27




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip MTPJ 2019..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,