|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music MTPJ 2019 TEMA BULANAN : "Peran Gereja dalam Menghadirkan Tanda-tanda Kerajaan Allah"08 September 2019 (Wahyu 21:9-27)MTPJ 8 - 14 September 2019 - Rumah Sorgawi Bagi yang Setia - Wahyu 21:9-27TEMA MINGGUAN : "Rumah Sorgawi Bagi yang Setia" Bacaan Alkitab: Wahyu 21:9-27 Yerusalem yang baru 21:9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba." 21:10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah. 21:11 Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal. 21:12 Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel. 21:13 Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang. 21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu. 21:15 Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta pintu-pintu gerbangnya dan temboknya. 21:16 Kota itu bentuknya empat persegi, panjangnya sama dengan lebarnya. Dan ia mengukur kota itu dengan tongkat itu: dua belas ribu stadia; panjangnya dan lebarnya dan tingginya sama. 21:17 Lalu ia mengukur temboknya: seratus empat puluh empat hasta, menurut ukuran manusia, yang adalah juga ukuran malaikat. 21:18 Tembok itu terbuat dari permata yaspis; dan kota itu sendiri dari emas tulen, bagaikan kaca murni. 21:19 Dan dasar-dasar tembok kota itu dihiasi dengan segala jenis permata. Dasar yang pertama batu yaspis, dasar yang kedua batu nilam, dasar yang ketiga batu mirah, dasar yang keempat batu zamrud, 21:20 dasar yang kelima batu unam, dasar yang keenam batu sardis, dasar yang ketujuh batu ratna cempaka, yang kedelapan batu beril, yang kesembilan batu krisolit, yang kesepuluh batu krisopras, yang kesebelas batu lazuardi dan yang kedua belas batu kecubung. 21:21 Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara: setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan-jalan kota itu dari emas murni bagaikan kaca bening. 21:22 Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu. 21:23 Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya. 21:24 Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya; 21:25 dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana; 21:26 dan kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya. 21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu. ALASAN PEMILIHAN TEMA Allah menghendaki kehidupan kita yang mau setia kepada-Nya untuk menjawab persoalan ataupun pergumulan yang dialami. Arti kata "setia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah berpegang teguh pada janji, pendirian patuh atau taat. Dalam Perjanjian Lama kata setia atau kesetiaan menggunakan kata emunah yang artinya kokoh, tidak tergoyahkan, tidak berubah. Sedangkan, dalam Perjanjian Baru menggunakan kata pistos yang berarti dapat dipercaya. Jadi setia/kesetiaan menunjuk pada karakter yang ditunjukan lewat perbuatan. Di tengah zaman yang semakin berubah, dalam berbagai pergumulan ekonomi, sosial, politik, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, ketidakadilan terhadap sesama, gaya hidup yang mengesampingkan kepentingan bersama, saling menghakimi dan mempersalahkan termasuk dalam lingkup pelayanan gereja. Hal seperti itu membuat hubungan dengan sesama menjadi renggang dan relasi dengan Tuhan dapat terganggu. Degradasi (kemerosotan) moral inilah yang menjadi pergumulan iman orang percaya, maka kita dipanggil untuk menggumuli bersama dan berperan aktif dalam memberi solusi melalui kesetiaan kita kepada Tuhan. Kesetiaan kepada Tuhan adalah wujud nyata dari iman kita kepada-Nya yang terlihat dari apa yang kita lakukan. Tema minggu ini "Rumah Sorgawi Bagi Yang Setia" adalah perenungan yang akan mengantar kita dalam memahami janji Tuhan kepada orang yang setia. PEMBAHASAN TEMATIS Pembahasan Teks Alkitab (Exegese) Kata "Wahyu" dalam pasal 1:1 adalah terjemahan dari kata Yunani "apokalypsis" yang artinya penyingkapan. Layaknya sastra apokaliptik pada umumnya, kitab Wahyu memiliki ciri khas di mana Allah berdaulat untuk menyatakan kehendak-Nya di dunia. Tulisan dalam kitab ini mengemukakan maksud menyingkapkan kepastian kemenangan dari Allah. Gereja perdana mengalami penderitaan dan kesulitan di masa kekuasaan bangsa Roma. Pemerintahan Kaisar Nero (55 M), merupakan periode pertama yang membawa penderitaan bagi orang percaya. Periode berikutnya terjadi pada masa pemerintahan Kaisar Domitianus (95 M), kaisar yang terkenal karena kejahatan dan ambisinya menjadi sang dominus et Deus, penguasa dan Tuhan. Dengan penderitaan yang semakin berat dan berbagai ancaman dari pemerintah Romawi, iman orang percaya mengalami kemerosotan. Wahyu 21:9-27 menceritakan tentang Allah membaharui segala sesuatu. Yohanes memberi gambaran akan penglihatannya mengenai kedaulatan Allah, yang akan membaharui keadaan orang-orang percaya yang sedang berada dalam penindasan pemerintah Romawi. Dalam kitab Wahyu, angka 3,7 dan 12 adalah simbol yang mempunyai makna kesempurnaan. Ke-tiga pintu gerbang menunjuk pada terbukanya kesempatan bagi setiap orang untuk masuk dalam Yerusalem baru. Ke-tujuh jemaat yang ada di Asia kecil dan tujuh malaikat dengan tujuh cawan malapetaka adalah gambaran mengenai murka Allah yang akan dinyatakan untuk dunia yang jahat (15:7) dan angka 12 menunjuk pada 12 malaikat, 12 batu dasar, 12 pintu gerbang, 12 mutiara, 12 suku Israel dan 12 rasul. Yohanes diberi penglihatan mengenai Yerusalem yang baru, tembok-temboknya besar dan penuh dengan kemewahan. Pada zaman Perjanjian Lama karakteristik kota terlihat dari tampilan tembok-temboknya. Dengan demikian dapat ditafsirkan bahwa tembok-tembok yang besar dengan segala kemewahannya melambangkan pemeliharaan Allah dan kemuliaan-Nya yang berlaku atas kota suci itu. Ungkapan-ungkapan simbolis ini merupakan suatu jaminan bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya di tengah-tengah penindasan dan keserakahan pemerintah Romawi. Batu-batu permata seperti yaspis, nilam, mira, zamrud, unam, sardis, ratna cempaka, beril, krisolit, krisopras, lazuardi dan batu kecubung adalah gambaran mengenai segala kekayaan yang di miliki oleh Yerusalem baru. Kemuliaan kekayaan Allah ini akan menggantikan situasi penderitaan umat dengan situasi kedamaian di kota kudus, Yerusalem yang turun dari sorga. Esensi dari kota ini adalah kota suci yang dipersiapkan Allah dengan segala kemuliaan-Nya untuk kehidupan orang-orang yang kudus yang memperoleh kemenangan, melebihi kemewahan dan kekayaan yang ada di dunia. Bait Suci yang merupakan tanda kehadiran Allah di zaman Perjanjian Lama, juga terlihat pada penglihatan Yohanes, yang menggambarkan relasi kudus dan mulia antara Allah dan Kristus Yesus yang adalah Anak Domba"... sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya". Allah hadir bukan lagi dengan tanda Bait Suci yang berbentuk, tapi Allah sendiri berdiam bersama dengan manusia. Bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahaya-Nya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan kepada-Nya. Tetapi sesuatu yang najis, orang yang melakukan kekejian atau dusta tidak akan masuk ke dalamnya, selain yang namanya tercatat dalam kitab kehidupan. Kitab kehidupan adalah sebuah kitab dalam kepercayaan Yudaisme dan Kristen di mana Allah mencatat nama setiap orang yang ditentukan untuk menjadi warga Kerajaan Allah (Yerusalem yang baru). Kitab Kehidupan adalah juga jaminan dari kemahakuasaan Allah terhadap orang-orang percaya. Suatu janji Tuhan kepada orang-orang percaya yang tetap setia dalam menghadapi penderitaan dan tekanan-tekanan dari pemerintah Romawi. Kesetiaan kepada Tuhan akan membawa mereka ke dalam kenyamanan hidup di rumah sorgawi. Makna dan Implikasi Firman Menjadi warga Kerajaan Allah dan mengalami kemuliaan-Nya adalah janji Tuhan kepada orang percaya, sebab kemuliaan Allah menunjuk pada relasi yang dekat di antara orang percaya dengan Allah sendiri. Gereja sebagai persekutuan orang percaya harus menyadari bahwa kehadirannya adalah gambaran kemuliaan Allah. Gereja harus mampu mengemban tugas menghadirkan tanda-tanda kerajaan Allah dengan setia. Gereja harus menyadari bahwa kehadirannya tidak hanya dalam keadaan dunia yang sedang bergumul dengan masalah sosial maupun masalah persekutuan umat dengan Allah, tetapi juga dengan pergumulan gereja itu sendiri. Oleh sebab itu, gereja harus berusaha menemukan jati diri dan identitasnya. Kerajaan Allah dihadirkan oleh Kristus dan peran gereja bukan untuk menghadirkan Kerajaan Allah melainkan menghadirkan tanda-tanda kerajaan Allah. Untuk menghadirkan tanda-tanda kerajaan Allah, maka gereja harus menyadari hakekat dan fungsinya. Setia bersekutu, setia bersaksi, dan setia melayani menjadi dasar hakekat dan fungsi gereja untuk dijabarkan dalam kehidupan berjemaat. Kesetiaan gereja dalam tugas panggilannya membawa umat hidup di dalam kemuliaan Tuhan. PERTANYAAN UNTUK DISKUSI: Apa makna "Yerusalem yang baru" dalam Wahyu 21:9-27? Bagaimana peran gereja dalam menghadirkan kemuliaan sorgawi? Berikan contoh bentuk-bentuk kesetiaan kepada Tuhan Yesus dalam pelayanan gereja? POKOK-POKOK DOA Gereja hadir di dunia sesuai dengan hakekat dan fungsinya. Gereja mampu memberi jawaban terhadap persoalan-persoalan yang sedang dihadapi, baik persoalan sosial, maupun persoalan yang terjadi dalam gereja itu sendiri. Para Pelayan Khusus dan jemaat diberi kemampuan untuk menjaga dan memelihara eksistensi bergereja dengan setia. TATA IBADAH YANG DIUSULKAN HARI MINGGU BENTUK II. NYANYIAN YANG DIUSULKAN Kemuliaan Bagi Allah:KJ No. 266 Ada Kota Yang Indah Cerah Ses Doa Penyembahan: KJ No. 268 'Aku Tahu Satu Kota' Ses Pengakuan Dosa: NKB No. 19 Dalam Lautan yang Kelam Janji Anugerah Allah : NKB No. 34 Setia-Mu Tuhanku Puji-pujian: KJ No. 293 Puji Yesus Ses Pemb Alkitab : O, Yerusalem Kota Mulia Persembahan :KJ No. 269 Hai Musafir Mau Kemana Nyanyian Penutup: Kerajaan Allah ATRIBUT Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang Label: Wahyu 21:9-27
Daftar Label dari Kategori MTPJ 2019 1 Tawarikh 17:16-27(1) 1 Tawarikh 6:31(1) Bilangan 27:1-11(1) Bilangan 27:1-2(1) Efesus 2:11-22(1) Lukas 15:11-32(1) Maleakhi 3:1-12(1) Markus 1:1-8(1) Mazmur 128:1-6(1) Mazmur 146:1-10(1) Mazmur 37:34-40(1) Mazmur 96:1-13(1) Roma 13:1-7(1) Ulangan 15:12-18(1) Wahyu 21:9-27(1) Yeremia 29:1-14(1) Yeremia 29:1-3(1) Yohanes 3:16-18(1) Zakharia 8:1-19(2) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: MTPJ 15 - 21 September 2019 - Bangkitlah, Jadilah Terang - Yesaya 60:1-22 Sebelum: RHK Minggu, 1 September 2019 - Pemimpin yang Berintegritas - Ezra 8:15 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,