|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music MTPJ 2019 TEMA BULANAN :"Peran Gereja Dalam Menghadirkan Tanda-tanda Kerajaan Allah"18 - 24 Agustus 2019 (Roma 13:1-7)MTPJ 18 - 24 Agustus 2019 - Pemerintah adalah Hamba Allah - Roma 13:1-7TEMA MINGGUAN :"Pemerintah adalah Hamba Allah" BACAAN ALKITAB : Roma 13:1-7 Kepatuhan kepada pemerintah 13:1 Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. 13:2 Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya. 13:3 Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya. 13:4 Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat. 13:5 Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena kemurkaan Allah, tetapi juga oleh karena suara hati kita. 13:6 Itulah juga sebabnya maka kamu membayar pajak. Karena mereka yang mengurus hal itu adalah pelayan-pelayan Allah. 13:7 Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat. ALASAN PEMILIHAN TEMA Pemerintah diartikan sebagai sistem yang menjalankan wewenang dan kekuasaan mengatur kehidupan sosial, ekonomi dan politik suatu negara. Definisi ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki kekuasaan untuk membuat dan menerapkan hukum serta undang-undang yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Tujuannya adalah untuk menciptakan kedamaian, keteraturan, keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Gereja dan pemerintah merupakan dua lembaga yang berasal dari Allah untuk melaksanakan kehendak-Nya. Orang Kristen memiliki dua kewarganegaraan yaitu sebagai warga negara dan warga Kerajaan Allah. Sebagai warga negara, orang Kristen dipanggil untuk taat kepada pemerintah. Ketaatan warga gereja terhadap pemerintah tidak terpisahkan dari panggilan dan misi-Nya. Sebagai warga Kerajaan Allah, gereja tidak boleh kehilangan suara kenabiannya terhadap pemerintah jika menyimpang dari tujuannya. Allah menetapkan pemerintah sebagai hamba Allah untuk melaksanakan keadilan, menegakkan hukum dan melindungi yang baik di dalam masyarakat. Walaupun pada kenyataannya ada pemerintah yang jahat, itu bukan institusinya tetapi orangnya yang jahat. Pada saat pemerintah menuntut sesuatu yang bertentangan dengan Firman Allah, maka orang Kristen harus lebih menaati Allah daripada manusia (Kisah 5:29). Sebagai upaya menindaklanjuti panggilan profetis (kenabian) gereja dalam membangun bangsa dan mengembangkan sikap positif warga gereja terhadap pemerintah maka tema minggu ini "Pemerintah adalah hamba Allah". PEMBAHASAN TEMATIS Pembahasan Teks Alkitab (Exegese) Paulus menulis surat Roma di masa pemerintahan Nero menjadi Kaisar Romawi tahun 54-68 M. Ia bersikap sangat kejam terhadap orang Kristen. Kendati demikian, Paulus menasehati orang Kristen bersikap baik, bahkan takluk kepada pemerintah. Kata "takluk" (Yun hupotasse-taat, patuh) berarti menaati atau tunduk. Juga menunjukkan sikap yang patut dari seorang Kristen kepada Allah (Yakobus 4:7), gereja kepada Kristus (Efesus 5:24), pemimpin gereja (1 Korintus 16:16), dan budak kepada tuannya (1 Petrus 2:18). Melawan pemerintah sama dengan melawan ketetapan Allah. Tindakan jahat ini mendatangkan hukuman Allah atas dirinya. Ketaatan kepada pemerintah bukan hanya untuk menghindari murka Allah melainkan juga oleh dorongan suara hati yang meneguhkan tindakannya. (ayat 1-2) Paulus mengingatkan supaya jemaat takluk atau taat kepada pemerintah (Yun. exousia: penguasa duniawi). Takluk dalam arti mengakui otoritas pemerintah dan mematuhi segala peraturan serta undang-undang yang ditetapkannya. Penekanannya bahwa pemerintah berasal dari Allah yang ditetapkan-Nya untuk kebaikan manusia, yaitu: menjalankan keadilan, menyelesaikan pertikaian, melindungi orang yang tidak bersalah, menghukum yang melanggar aturan dan menjaga ketentraman dan ketertiban dalam masyarakat. Selaku warga negara wujud ketaatan pada pemerintah adalah berbuat baik, yakni: taat pada peraturan/undang-undang dan tidak usah takut terhadap kekuasaan pemerintah (ayat 3). Dalam ayat 4-5, disebutkan dua kali bahwa pemerintah adalah hamba Allah, yang diberikan hak dan otoritas untuk mengatur atau memerintah. Hamba Allah (Yun diakonos=pelayan) artinya pemerintah harus bertindak sesuai dengan kehendak Allah. Ia harus melayani masyarakat dengan bersikap adil, melindungi kebaikan dan menghukum orang yang berbuat jahat atau melanggar hukum. Jemaat di Roma diingatkan juga untuk membayar pajak dan berbagai kewajiban lainnya dalam masyarakat. Kewajiban membayar pajak telah ditegaskan Yesus ketika orang-orang Yahudi mencobai-Nya dengan pertanyaan apakah diperbolehkan membayar pajak kepada kaisar atau tidak? Jawaban Yesus adalah berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah (Matius 22:17,21) Jadi membayar pajak adalah kewajiban setiap warga kepada negara, karena pajak diperlukan untuk penyelenggaraan pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat. Para pemungut pajak disebut sebagai pelayan Allah (Yun -leitourgos), mereka tidak boleh memungut lebih dari apa yang sudah ditetapkan kepada masyarakat. Akhirnya Paulus memberi nasehat supaya orang Kristen menghormati semua orang yang menjalankan kekuasaan atas nama Allah demi kebaikan manusia. Rasa hormat dan penghargaan kepada mereka yang berhak menerimanya tidak melebihi rasa takut akan Allah (ayat 6-7). Makna dan Implikasi Firman Menaati pemerintah dengan menjadi warga negara yang baik adalah cara hidup yang patut dilakukan oleh orang Kristen. Ketaatan ini sesuai dengan kehendak Allah. Sebaliknya sikap melawan atau memberontak hanya akan menimbulkan berbagai persoalan. Pemerintah sebagai hamba Allah harus berusaha dengan baik untuk mewujudkan tatanan hidup masyarakat yang damai, teratur, sejahtera dan berkeadilan bagi seluruh rakyatnya. Namun tidak ada pemerintah yang sempurna. Bagaimana pun baik atau buruknya pemerintah, orang percaya harus tetap menghormati mereka. Jika ada penguasa dalam lembaga pemerintah menyalahgunakan wewenang maka mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada Allah sebagai pelayan-pelayan-Nya. Ungkapan pemerintah adalah wakil Allah tidak alkitabiah. Pernyataan ini mengindikasikan kecenderungan seseorang yang berkuasa merasa seperti Allah atau bertindak seperti Allah. Memaknai perayaan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah harus mempertegas lagi visinya demi mengantar bangsa Indonesia untuk membangun dan mendatangkan sejahtera. Program strategis untuk pertumbuhan ekonomi, kemandirian pangan, pengembangan pariwisata, kelautan/perikanan, pendidikan dan kesehatan dari hulu ke hilir kiranya bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Pajak sebagai bagian dari pendapatan negara harus dipergunakan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat dan kesinambungan pembangunan di segala bidang bukan untuk dikorupsi demi kepentingan pribadi. Kendati setiap orang Kristen "takluk" kepada pemerintah bukan berarti ia kehilangan suara kenabiannya (profetis) terhadap pemerintah yang lalim, korup dan tidak adil. Gereja terpanggil untuk berpartisipasi dalam berbagai aspek pembangunan bangsa dan terus mengingatkan pemerintah untuk mewujudkan pemerintahan yang baik (good government) dan pemerintahan yang bersih (clean government). Adapun tugas gereja/orang Kristen terhadap negara/pemerintah antara lain: Mengkritisi dan menegur pemerintah yang lalim dan korup, mendoakan pemerintah yang mengatur dunia ini agar masyarakat dapat hidup tenang, memberikan pendampingan rohani bagi para pejabat negara supaya hidup takut akan Tuhan. Alkitab secara konsisten mengajarkan bahwa orang Kristen harus lebih takut kepada Allah daripada manusia. Kendati demikian penghargaan dan rasa hormat dari ketulusan hati patut kita berikan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah agar mereka mendapatkan keleluasaan bekerja demi kebaikan manusia terutama demi kemuliaan nama Tuhan. PERTANYAAN UNTUK DISKUSI Apa yang dimaksud tentang pemerintah berasal dari Allah dan ditetapkan oleh-Nya menurut perikop bacaan ini ? Bagaimanakan peran pemerintah sebagai hamba Allah ? Bagaimana tanggungjawab orang percaya terhadap kewajiban membayar pajak kepada Negara NAS PEMBIMBING: Titus 3:1 POKOK-POKOK DOA Pemerintah sebagai hamba Allah Partisipasi masyarakat dalam membangun bangsa Bersikap hormat kepada pemerintah Ketaatan membayar pajak TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK III NYANYIAN YANG DIUSULKAN Nyanyian Masuk: NKB No. 1 Hai Kristen, Nyanyilah Pengakuan Dosa: NKB No. 13 O Allahku, Jenguklah Diriku Berita Anugerah: NKB No. 21 Ku Diberikan Kidung Baru Ses Doa Pembacaan Alkitab: KJ No. 53 Tuhan Allah T'lah Berfirman Ses Pembacaan Alkitab: KJ No.52 Sabda Tuhan Allah Persembahan : KJ No. 336 Indonesia, Negaraku Nyanyian Penutup: NKB No.207 Taat, Setia, Bertekad Yang Bulat ATRIBUT: Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang Label: Roma 13:1-7
Daftar Label dari Kategori MTPJ 2019 1 Tawarikh 17:16-27(1) 1 Tawarikh 6:31(1) Bilangan 27:1-11(1) Bilangan 27:1-2(1) Efesus 2:11-22(1) Lukas 15:11-32(1) Maleakhi 3:1-12(1) Markus 1:1-8(1) Mazmur 128:1-6(1) Mazmur 146:1-10(1) Mazmur 37:34-40(1) Mazmur 96:1-13(1) Roma 13:1-7(1) Ulangan 15:12-18(1) Wahyu 21:9-27(1) Yeremia 29:1-14(1) Yeremia 29:1-3(1) Yohanes 3:16-18(1) Zakharia 8:1-19(2) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: MTPJ 25 - 31 Agustus 2019 - Penatalayanan yang Profesional - 1 Tawarikh 6:31-53 Sebelum: MTPJ 11 - 17 Agustus 2019 - Perjuangan Kaum Perempuan Mendobrak Tradisi Ketidakadilan - Bilangan 27:1-11 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,