gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 473 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN :"Peran Gereja Dalam Menghadirkan Tanda-tanda Kerajaan Allah"
TEMA MINGGUAN :"Perjuangan Kaum Perempuan Mendobrak Tradisi Ketidakadilan"

BACAAN ALKITAB : Bilangan 27:1-11

Hak waris bagi anak-anak perempuan
27:1 Kemudian mendekatlah anak-anak perempuan Zelafehad bin Hefer bin Gilead bin Makhir bin Manasye dari kaum Manasye bin Yusuf -- nama anak-anaknya itu adalah: Mahla, Noa, Hogla, Milka dan Tirza -- 27:2 dan berdiri di depan Musa dan imam Eleazar, dan di depan para pemimpin dan segenap umat itu dekat pintu Kemah Pertemuan, serta berkata: 27:3 "Ayah kami telah mati di padang gurun, walaupun ia tidak termasuk ke dalam kumpulan yang bersepakat melawan TUHAN, ke dalam kumpulan Korah, tetapi ia telah mati karena dosanya sendiri, dan ia tidak mempunyai anak laki-laki. 27:4 Mengapa nama ayah kami harus hapus dari tengah-tengah kaumnya, oleh karena ia tidak mempunyai anak laki-laki? Berilah kami tanah milik di antara saudara-saudara ayah kami." 27:5 Lalu Musa menyampaikan perkara mereka itu ke hadapan TUHAN. 27:6 Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: 27:7 "Perkataan anak-anak perempuan Zelafehad itu benar; memang engkau harus memberikan tanah milik pusaka kepadanya di tengah-tengah saudara-saudara ayahnya; engkau harus memindahkan kepadanya hak atas milik pusaka ayahnya. 27:8 Dan kepada orang Israel engkau harus berkata: Apabila seseorang mati dengan tidak mempunyai anak laki-laki, maka haruslah kamu memindahkan hak atas milik pusakanya kepada anaknya yang perempuan. 27:9 Apabila ia tidak mempunyai anak perempuan, maka haruslah kamu memberikan milik pusakanya itu kepada saudara-saudaranya yang laki-laki. 27:10 Dan apabila ia tidak mempunyai saudara-saudara lelaki, maka haruslah kamu memberikan milik pusakanya itu kepada saudara-saudara lelaki ayahnya. 27:11 Dan apabila ayahnya tidak mempunyai saudara-saudara lelaki, maka haruslah kamu memberikan milik pusakanya itu kepada kerabatnya yang terdekat dari antara kaumnya, supaya dimilikinya." Itulah yang harus menjadi ketetapan hukum bagi orang Israel, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.


ALASAN PEMILIHAN TEMA

Manusia adalah mahkluk sosial yang hidup dan berinteraksi dengan komunitasnya. Dimana pun ia berdomisili,  pasti akan bersentuhan dengan budaya atau adat istiadat  masyarakat setempat (tradisi). Budaya masyarakat yang bermanfaat  perlu dijaga dan dipelihara kelestariannya. Sebaliknya jika merusak tatanan hidup yang harmoni harus dihentikan seperti halnya budaya patriarki. Budaya ini menempatkan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan utama dan mendominasi peran kepemimpinan politik, otoritas moral, hak sosial dan penguasaan yang berkaitan dengan kepemilikan. Posisi sosial laki-laki berada lebih tinggi dari pada kaum perempuan. Akibatnya banyak perempuan mengalami kekerasan dalam rumah tangga  (KDRT) dan masyarakat seperti kekerasan seksual, fisik dan psikis.

Sistem patriarki ini sangat merugikan, menyengsarakan dan menindas kaum perempuan. Untuk itu perlu ada upaya mengubah paradigma berpikir masyarakat melalui institusi strategis seperti lembaga agama, pendidikan, media masa dan keberanian dari kaum perempuan sendiri dalam mendobrak tradisi yang memarginalkan dirinya dari stigma sosial (pelabelan negatif) baik oleh dirinya sendiri maupun orang lain. Kalau bukan perempuan, gereja, pendidikan, media dan masyarakat, maka siapa lagi yang akan memperjuangkan keadilan bagi perempuan sesuai dengan citranya yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Imago Dei)

Hakekat penciptaan sebagai "Imago Dei" menunjukkan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki kesetaraan yang saling melengkapi dan bukan saling mendominasi (menguasai)  apalagi mengintervensi. Oleh karena itu  tema minggu ini adalah "Perjuangan Kaum Perempuan Mendobrak Tradisi  ketidakadilan".

 

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Bangsa Israel dipersiapkan untuk memasuki tanah Kanaan yang dijanjikan Tuhan. Dalam persiapannya, maka salah satu isu penting yang dipersoalkan adalah warisan bagi anak perempuan dan pembagian tanah.

Zelafehad memiliki lima anak perempuan dan tidak memiliki anak laki-laki. Nama mereka adalah Mahla, Noa, Hogla, Milka dan Tirza. Anak-anak perempuan Zelafehad, keturunan Manasye bin Yusuf ini memperjuangkan hak waris atas tanah ayah mereka. Mereka berdiri di depan Musa, Imam Eleazar, para pemimpin dan segenap umat di dekat pintu kemah pertemuan untuk memperjuangkan hak mereka.

Kemah pertemuan adalah kemah Musa yang menjadi tempat suci sementara yang didirikan di padang gurun. Disebut kemah pertemuan karena orang harus pergi ke sana dan meminta petunjuk kepada Tuhan. Di tempat pertemuan itu para pemimpin beserta umat membawa permasalahan mereka dan membahasnya (ayat 1,2). Awan yang menggambarkan kehadiran Tuhan diyakini  tetap berada di pintu masuk kemah itu. Di sana Musa masuk dan berkomunikasi dengan Tuhan.

          Perkara keturunan Zelafehad di hadapkan kepada Musa setelah kematiannya. Menurut anak-anaknya, kematian ayah mereka di padang gurun adalah karena dosanya sendiri. Ayah mereka tidak termasuk dalam perkumpulan Korah, orang-orang yang membuat persepakatan melawan Tuhan. Sebagaimana kesaksian Alkitab ada banyak orang yang mati di padang gurun karena melawan Tuhan.

Zelafehad tidak mempunyai anak laki-laki, akibatnya namanya dihapus dari antara kaumnya. Iapun kehilangan hak  kepemilikan warisan. Dari sinilah muncul persoalan tanah warisan bagi anak-anaknya perempuan. Mereka tidak mendapat apa-apa, karena itu mereka mengajukan keberatan kepada Musa.

Kisah ini menggambarkan adanya perlakuan diskriminatif terhadap kaum perempuan di zaman Musa dan di dunia Timur Tengah. Namun demikian Alkitab dengan jelas menentang adanya diskriminasi (pembedaan perlakuan) terhadap kaum perempuan (Ayat 3-4).

Sebagai pemimpin umat, Musa menerima setiap persoalan dan perkara yang diajukan kepadanya. Ia meneruskan masalah itu kepada Tuhan. Ayat 5,6 menunjukkan bagaimana Musa melibatkan Tuhan dalam menyelesaikan perkara. Itulah ciri khas kepemimpinannya, mengambil keputusan berdasarkan petunjuk Tuhan.  Keputusan yang didasari oleh petunjuk Tuhan memberikan pencerahan baru terhadap hukum waris di Israel, dimana Musa diperintahkan untuk memindahkan hak pusaka Zelafehad kepada anak-anaknya, perempuan. Dengan demikian, perjuangan anak-anak Zelafehad ini mendapat perkenanan Tuhan dan melahirkan produk hukum yang tidak diskriminatif.

Selanjutnya, ketetapan hukum berlaku di Israel adalah pertama, jika kepala keluarga mati dan tidak mempunyai anak laki-laki maka hak kepemilikannya diberikan kepada anak perempuan. Kedua, jika tidak memiliki anak perempuan, maka hak itu diberikan kepada saudara-saudaranya laki-laki. Ketiga, jika tidak mempunyai saudara laki-laki, maka hak itu diberikan kepada saudara-saudara lelaki ayahnya. Keempat, jika tidak mempunyai saudara laki-laki maka diberikan kepada kerabat yang terdekat dari kaum. Keempat hal di atas menjadi ketetapan hukum waris di Israel.

Ketetapan Hukum waris ini memberi ruang terpelihara kehidupan yang teratur dan adil. Itulah yang menjadi tujuan hukum. Hukum dalam bahasa Ibrani diterjemahkan dengan "keadilan" (ayat 11b). Jadi kehendak Tuhan agar tercipta keadilan di antara umat Israel.

Hal ini sangat melegahkan, perjuangan keturunan Zelafehad berhasil. Dengan demikian mereka menikmati keadilan dengan memperoleh tanah warisan ayahnya untuk melanjutkan kehidupan. Mereka berjuang tidak hanya untuk diri sendiri dan satu generasi saja melainkan demi masa depan banyak orang (ayat 7-11). Hasil perjuangan para pendahulunya dapat dinikmati oleh semua generasi.
Makna dan Implikasi Firman

    Sistem patriarki dalam masyarakat yang merugikan kaum perempuan adalah sebuah fakta. Allah sendiri tidak berkenan terhadap ketidakadilan ini. Ia berfirman kepada Musa yang membenarkan keluhan anak-anak perempuan Zelafehad dengan memberikan hak yang sama bagi laki-laki dan perempuan untuk mendapatkan tanah warisan. Sebagai umat Tuhan kita dipanggil untuk menerapkan hukum berkeadilan dalam jemaat dan masyarakat yang memberikan ruang dan kesempatan yang sama bagi laki-laki dan perempuan.
    Gereja harus memberikan pendampingan kepada kaum perempuan yang menjadi korban tindak kekerasan seksual, fisik dan psikis.
    Kaum perempuan harus memperjuangkan hak-haknya. Mereka harus berani berbicara untuk menolak stigma negatif dan mengembangkan diri dengan segala potensinya (Brain, Beauty dan Behavior) sehingga dapat memperjuangkan keadilan bagi kaumnya dan keturunannya.
    Kesetaraan hak dan kewajiban laki-laki dan perempuan perlu terus menerus Peran keluarga menjadi titik sentral dari pengajaran dan aktualisasi tindakan yang memberi ruang kepada semua manusia untuk hidup adil dan sejahtera dalam segala bidang kehidupan.
    Isu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan) yang sering dipolitisasi dan berujung pada tindakan diskriminatif perlu diberi pencerahan melalui khotbah dan pengajaran gereja yang mengedukasi jemaat tentang hakekat kemanusiaan, yaitu Imago Dei (gambar dan rupa Allah). Pemahaman yang benar dapat mengubah paradigma berpikir yang diskriminatif.
    Pentingnya melibatkan Tuhan dalam pengambilan keputusan seperti Musa menjadi teladan bagi para pemimpin masa kini di semua lini kehidupan.
    Masalah tanah menjadi masalah krusial di zaman ini. Kepemilikan tanah harus dihargai dan tanah harus dijaga kesuburannya sebab tanah adalah rahim kehidupan bagi semua mahkluk dan tidak sembarangan menjual tanah kepemilikan
    Perayaan HUT ke-74 kemerdekaan RI menjadi momentum yang strategis untuk meningkatkan semangat kebangsaan menuju Indonesia damai, adil dan makmur. Kita perlu merajut kembali persatuan Indonesia dengan semangat gotong royong untuk memperkuat ke-B Juga melanjutkan semangat perjuangan para pendahulu yang berkorban demi kemerdekaan Indonesia dari generasi ke generasi.

 

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI :

    Mengapa anak-anak Zelafehad meminta hak-hak mereka? Apa sesungguhnya yang terjadi menurut Bilangan 27 : 1-11?
    Apa pendapat saudara tentang perlakuan diskriminatif terhadap perempuan ?
    Menurut saudara, upaya apakah yang efektif dalam membangun bangsa untuk memaknai HUT Ke-74 Kemerdekaan RI ?

 

POKOK-POKOK DOA :

    Keluarga saling menghargai dan menghormati,
    Kesetaraan peran suami-istri sebagai mitra dalam keluarga
    Pemimpin umat melibatkan Tuhan dapat menyelesaikan persoalan di dalam jemaat
    Pendampingan terhadap kaum perempuan
    Agar perempuan berani berbicara memperjuangkan haknya
    Pemaknaan HUT ke-74 Kemerdekaan RI

 

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN

HARI MINGGU BENTUK II

 

NYANYIAN YANG DIUSULKAN :

Kemuliaan Bagi Allah: NNBT No. 1 Pujilah Dia, Pujilah Dia Ses Doa Penyembahan: KJ No.18 Allah Hadir Bagi Kita

Pengakuan Dosa:KJ No.467 Tuhanku Bila Hati Kawanku Janji Anugerah Allah : KJ No. 388 S'lamat Di Tangan Yesus

Pujian-Pujian: KJ No. 318 Berbahagia Tiap Rumah Tangga Ses Pemb Alkitab: KJ No. 54 Tak Kita Menyerahkan

Ses Pengakuan Iman: NNBT No.24 Kuasa-Mu Tuhan Persembahan: KJ No. 439 Bila Topan K'ras Melanda Hidupku

Nyanyian Penutup: KJ No.415 Gembala Baik Bersuling Nan Merdu

 

ATRIBUT:

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.

Label:   Bilangan 27:1-11 





Daftar Label dari Kategori MTPJ 2019
1 Tawarikh 17:16-27(1)
1 Tawarikh 6:31(1)
Bilangan 27:1-11(1)
Bilangan 27:1-2(1)
Efesus 2:11-22(1)
Lukas 15:11-32(1)
Maleakhi 3:1-12(1)
Markus 1:1-8(1)
Mazmur 128:1-6(1)
Mazmur 146:1-10(1)
Mazmur 37:34-40(1)
Mazmur 96:1-13(1)
Roma 13:1-7(1)
Ulangan 15:12-18(1)
Wahyu 21:9-27(1)
Yeremia 29:1-14(1)
Yeremia 29:1-3(1)
Yohanes 3:16-18(1)
Zakharia 8:1-19(2)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 18 - 24 Agustus 2019 - Pemerintah adalah Hamba Allah - Roma 13:1-7


Sebelum:

MTPJ 5 Agustus 2019 Hari Kesehatan GMIM - Kemerdekan yang Saling Membebaskan - Ulangan 15:12-18



All MTPJ 2019:
MTPJ Minggu, 29 Desember 2019 s/d Sabtu, 4 Januari 2020 - /Nyanyikanlah dan Ceritakanlah: Allah adalah Raja atas Kosmos - Mazmur 96:1-13



MTPJ Selasa, 24 Desember 2019 (Malam Natal - Anak Allah Datang Memberi Hidup Kekal - Yohanes 3:16-18 Penjelasan Ayat



MTPJ Minggu 22- Sabtu 28 Desember 2019 Minggu Adven 4 - Kedatangan Mesias Untuk Melayani - Markus 1:1-8



MTPJ 8-14 Desember 2019 (Minggu Adven 2) - Kembalilah Kepada-Ku, Aku Akan Kembali Kepada-Mu - Maleakhi 3:1-12 Penjelasan Ayat



MTPJ 1-7 Desember 2019 - Allah Datang untuk Merangkul dan Memulihkan - Mikha 4:6-14 - Minggu Adven 1



MTPJ 17-23 November 2019 - Tuhan itu Baik pada Umat-Nya, tetapi Menghukum Lawan-Nya - Nahum 1:1-8



MTPJ 10-16 November 2019 - Mengamalkan Iman dengan Tidak Memandang Muka - Yakobus 2:1-13



MTPJ 03-09 November 2019 - Diusir dari Taman Kebahagiaan - Kejadian 3:1-24



MTPJ 29 Sept - 5 Okt 2019 - Menabur Damai Sejahtera, Menuai Berkat - Zakharia 8:1-19



MTPJ 29 Sept - 5 Okt 2019 - Menabur Damai Sejahtera, Menuai Berkat - Zakharia 8:1-19



MTPJ 22 - 28 September - Jadilah Teladan - 1 Timotius 4:1-16



MTPJ 15 - 21 September 2019 - Bangkitlah, Jadilah Terang - Yesaya 60:1-22



MTPJ 8 - 14 September 2019 - Rumah Sorgawi Bagi yang Setia - Wahyu 21:9-27



RHK Minggu, 1 September 2019 - Pemimpin yang Berintegritas - Ezra 8:15



MTPJ 25 - 31 Agustus 2019 - Penatalayanan yang Profesional - 1 Tawarikh 6:31-53



RHK Minggu, 25 Agustus 2019 - Pujian Jemaat untuk Tuhan - 1 Tawarikh 6:31



MTPJ 18 - 24 Agustus 2019 - Pemerintah adalah Hamba Allah - Roma 13:1-7



MTPJ 11 - 17 Agustus 2019 - Perjuangan Kaum Perempuan Mendobrak Tradisi Ketidakadilan - Bilangan 27:1-11



RHK Minggu, 11 Agustus 2019 - Menyelesaikan Persoalan dengan Prosedur yang Tepat - Bilangan 27:1-2



MTPJ 5 Agustus 2019 Hari Kesehatan GMIM - Kemerdekan yang Saling Membebaskan - Ulangan 15:12-18



MTPJ 4 - 10 Agustus 2019 - Mengusahakan Kesejahteraan Kota - Yeremia 29:1-14



RHK Minggu, 4 Agustus 2019 - Menjadi Pembawa Kabar Sukacita - Yeremia 29:1-3



MTPJ 28 Juli s/d 3 Agustus 2019 - Keluarga: Ikutlah Jalan Tuhan - Mazmur 37:34-40



MTPJ 21 - 27 Juli 2019 - Beribadah dan Menghormati Tuhan Mendatangkan Berkat - Imamat 26:1-13



MTPJ 23-29 Juni 2019



MTPJ 16 - 22 Juni 2019



MTPJ 10 Juni 2019 (Hari Raya Pentakosta 2) dan HAPSA P/KB GMIM



MTPJ 2 - 8 Juni 2019 - Keluarga yang Diberkati - Mazmur 128:1-6



MTPJ 19-25 Mei 2019 - Gereja yang Membangun Bangsa - Efesus 2:11-22



MTPJ 12 - 18 Mei 2019 - Berdoa untuk Keluarga - 1 Tawarikh 17:16-27



MTPJ 5 - 11 Mei 2019 - Pemulihan yang Holistik - Yehezkiel 47:1-12 Penjelasan Ayat



MTPJ 22 April 2019 Hari Raya Paskah II & Hari Persekutuan Pemuda GMIM



MTPJ 14 - 20 April 2019 (Minggu Sengsara VI) - Yohanes 18:38b-19:16a



MTPJ, 24-30 Maret 2019 Minggu Sengsara III



MTPJ, 17 - 23 Maret 2019 Minggu Sengsara II



MTPJ, 10 - 16 Maret 2019 (Minggu Sengsara I)



MTPJ 24 Feb - 2 Maret 2019 - Lebih dari Pemenang - Roma 8:28-39



MTPJ, 17 - 23 Februari 2019 - Andalkan Allah dan Bukan Manusia - Mazmur 146:1-10



MTPJ 10 - 16 Februari 2019



MTPJ Minggu, 3 Februari 2019 - Tuhan Yesus adalah Yang Awal dan Yang Akhir - Wahyu 22:6-17



MTPJ Minggu, 27 Januari 2019 - Kota yang Diberkati - Yeremia 33:1-9



MTPJ Minggu, 13 Januari 2019 - Pemeliharaan Tuhan bagi Kehidupan Manusia dan Alam - Yehezkiel 34:24-31






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen, MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(18)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah Minggu GMIM 2020(1)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Tentang GMIM(4)

Arsip MTPJ 2019..

Register   Login  

tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   NNBT GMIM MP3,   download nnbt GMIM full album,   tata ibadah kolom gmim,   Lagu rohani gmim,   tata ibadah kolom gmim,   lagu rohani gmim,   lagu rohani gmim,   tatacara minggu sengsara gmim,   Tata cara ibadah kolom jemaat gmim,   tata ibadah GMIM,   lirik mars pria kaum bapa gmim mp3,   tata ibadah pagi gmim di pengeras suara,   Tata Greja gmim,   Pencipta mars remaja gmim,   tata ibadah pkb gmim 2019,   tata ibadah pkb gmim 2018,   tata ibadah gmim,    hamba yang menderita Yesaya 52 MTPJ,   Renungan hamba yang menderita Yesaya 52 MTPJ,   tata cara ibadah gmim 2019,   tata cara ibadah gmim 2019,   mars kaum bapa gmim,   lagu lagu minggu sengsara gmim,   tata ibadah gmim bentuk 2,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah gmim,   LIRIK LAGU KLIK GMIM,   LIRIK LAGU KLIK GMIM,   lirik lagu wanita kaum ibu sinode gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   bacaan alkitab GMIM,minggu 23 februari 2020,   khotbah pria kaum bapa gmim 2020,   lirik lagu mars sekolah minggu gmim,   Mtpj gmim Kejadian 39 :1-23,   tata cara ibadah gmim,   lirik mars pkb gmim,   Kumpulan lagu kreatif gmim remaja,   tata gereja gmim 2016,   chord hymne remaja gmim,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   tata cara ibadah pria kaum bapa gmim 2020,   tata cara ibadah pria kaum bapa gmim 2020,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   liturgi ibadah gmim,   lagu mars pria kaum bapa gmim,   mtpj 26-1 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   mtpj 26-1 januari 2020,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   liturgi nyanyian di gmim,   tata ibadah syukur 40 hari gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=985,   tata ibadah baptisan GMIM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=985,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   Atribut stolam mimbar gmim januari 2020,   tata ibadah menyambut natal gmim 2019,   tata cara ibadah natal bentuk 1 gmim,   tata ibadah pohon terang keluarga gmim,   tata ibadah malam tahun baru gmim,   liturgi natal gmim 2019,   tata ibadah natal 2 gmim,   tata ibadah baptisan gmim,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=988,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   tata ibadah menyambut natal gmim,   tata ibadah natal 26 desember gmim,   pembacaan alkitab gmim januari 2020,   mtpj desember - januari 2020,   gmim,   tata cara ibadah pra natal PKB GMIM,   tata cara ibadah menyambut natal gmim,   liturgi ibadah natal 2019 gmim,   tata ibadah menyambut natal gmim 2019,   tata ibadah pra natal gmim 2019,   mtpj zakaria 8"20-23,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   TATA IBADAH NATAL PEMUDA GMIM,   tata ibadah pra natal gmim,   Not pianika mars anak sekolah minggu gmim,   liturgi natal sekolah minggu gmim,   tata ibadah hut jemaat gmim,   chord lagu mars remaja gmim,   mptj gmim desember 2019,   tata ibadah gmim desember 2019 sd januari 2020,   mtpj 8 desember 2019,   tata cara natal gmim 2019,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   tata ibadah menyambut natal bentuk 2 gmim desember 2019 sampai january 2020,   khotbah jermia 33 14 16 gmim,   khotbah jermia 33 14 16 gmim,   liturgi tata ibadah malam tahun baru gmim,   liturgi tata ibadah malam tahun baru gmim,   liturgi tata ibadah malam tahun baru gmim,   liturgi tata ibadah malam tahun baru gmim,   gereja Gmim pembacaan pada minggu ini,   gereja Gmim pembacaan pada minggu ini,   pembacaan alkitab minggu ini gmim,   pembacaan alkitab minggu ini gmim,   tata ibadah natal GMIM,   tata ibadah pra natal GMIM,   mtpj yesaya 35:1-10,   mtpj yesaya 35:1-10,   tata ibadah remaja gmim,   tata cara ibadah pkb gmim,   tata ibadah remaja gmim,   liturgi natal GMIM terbaru,   Mtpj gmim tentang bahagia karena harapan terkabul,   Susunan Tata Ibadah GMIM minggu hari ini 24 November 2019,   Mtpj gmim tentang bahagia karena harapan terkabul,   Mtpj gmim tentang bahagia karena harapan terkabul,   Mtpj gmim tentang bahagia karena harapan terkabul,   liturgi natal gmim,   tata ibadah GMIM,   pembacaan alkitab gmim minggu ini,   pembacaan alkitab gmim,   liturgi ibadah pemuda natal gmim,   tata ibadah pengajaran baptisan gmim,   Liturgi Ibadah Natal anak sekolah minggu GMIM,   tata cara ibadah gmim 2019,   mars wki gmim,   tata ibadah Natal Gereja gmim,   renungan wanita kaum ibu gmim 2018,   tata ibadah pemuda gmim,   tata cara ibadah gmim,   pembacaan gmim minggu ini,   liturgi ibadah minggu gmim,   khotbah gmim minggu ini,   obor pemuda gmim edisi Oktober 2019,   tata gereja gmim 2017 bab 17,   tata gereja gmim 2017 bab 2,   mtpj 3 november 2019,   renungan wanita kaum ibu gmim 2019,   renungan wanita kaum ibu gmim 2019,   renungan wanita kaum ibu gmim 2018,   renungan pria kaum bapa gmim 2019,   mtpj gmim bulan november2019,   bacaan mingguan gmim november 2019,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   tata gereja gmim 2016,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   khotbah minggu ini gmim,