|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music MTPJ 2019 MTPJ 25 - 31 Agustus 201925 - 31 Agustus 2019 MTPJ 25 - 31 Agustus 2019 - Penatalayanan yang Profesional - 1 Tawarikh 6:31-53TEMA BULANAN : Peran Gereja Dalam Menghadirkan Tanda-tanda Kerajaan Allah" TEMA MINGGUAN : "Penatalayanan yang Profesional" BACAAN ALKITAB: 1 Tawarikh 6:31-53 Penyanyi-penyanyi di rumah TUHAN 6:31 Inilah orang-orang yang ditugaskan oleh Daud memimpin nyanyian di rumah TUHAN sejak tabut itu mendapat tempat perhentian. 6:32 Di hadapan Kemah Suci, yakni Kemah Pertemuan, mereka melayani sebagai penyanyi sampai Salomo mendirikan rumah TUHAN di Yerusalem. Mereka melakukan tugas jabatannya sesuai dengan peraturannya. 6:33 Inilah orang-orang yang memegang tugas itu dengan anak-anak mereka: dari bani Kehat ialah Heman, penyanyi itu, anak Yoel bin Samuel 6:34 bin Elkana bin Yeroham bin Eliel bin Toah 6:35 bin Zuf bin Elkana bin Mahat bin Amasai 6:36 bin Elkana bin Yoel bin Azaria bin Zefanya 6:37 bin Tahat bin Asir bin Ebyasaf bin Korah 6:38 bin Yizhar bin Kehat bin Lewi bin Israel. 6:39 Kemudian di sebelah kanannya berdiri Asaf, saudara sesukunya, yaitu Asaf bin Berekhya bin Simea 6:40 bin Mikhael bin Baaseya bin Malkia 6:41 bin Etai bin Zerah bin Adaya 6:42 bin Etan bin Zima bin Simei 6:43 bin Yahat bin Gerson bin Lewi. 6:44 Di sebelah kiri berdiri dari bani Merari, saudara-saudara sesuku mereka, Etan bin Kisi bin Abdi bin Malukh 6:45 bin Hasabya bin Amazia bin Hilkia 6:46 bin Amzi bin Bani bin Semer 6:47 bin Mahli bin Musi bin Merari bin Lewi. Keturunan Harun 6:48 Saudara-saudara sesuku mereka, orang-orang Lewi yang lain, diserahkan melakukan segala pekerjaan di Kemah Suci, rumah Allah. 6:49 Tetapi Harun dan anak-anaknya berkewajiban membakar korban di atas mezbah korban bakaran dan di atas mezbah pembakaran ukupan, dan melakukan segala pekerjaan di tempat maha kudus serta mengadakan pendamaian bagi orang Israel, tepat seperti yang diperintahkan Musa, hamba Allah itu. 6:50 Inilah keturunan Harun: Eleazar, anaknya, dan anak orang ini ialah Pinehas, dan anak orang ini ialah Abisua, 6:51 dan anak orang ini ialah Buki, dan anak orang ini ialah Uzi, dan anak orang ini ialah Zerahya 6:52 dan anak orang ini ialah Merayot, dan anak orang ini ialah Amarya, dan anak orang ini ialah Ahitub, 6:53 dan anak orang ini ialah Zadok, dan anak orang ini ialah Ahimaas. ALASAN PEMILIHAN TEMA Gereja berada di dunia untuk menghadirkan tanda-tanda kerajaan Allah di tengah zaman yang terus berubah. Itulah sebabnya gereja dituntut untuk dapat menyikapi dengan bijaksana realitas tersebut sambil terus menata pola dan bentuk pelayanannya sehingga dapat menjawab kebutuhan warganya. Sekalipun penatalayanan menjadi tanggungjawab yang besar dari pemimpin-pemimpin atau pelayan khusus namun juga bersama anggota jemaat untuk menata panggilan gereja yaitu bersekutu, bersaksi dan melayani. Ada harapan bahwa dengan penatalayanan yang profesional dan keikutsertaan yang aktif dari seluruh anggota jemaat akan menjadikan gereja semakin dewasa imannya. Memang disadari bahwa perkembangan dan perubahan dunia yang semakin cepat membawa pengaruh yang cukup besar dalam perjalanan gereja. Karena itu penatalayanan adalah segala kebijakan dan tindakan seseorang percaya dalam mengelola kepercayaan yang diberikan oleh pemberi wewenang. Penatalayanan dalam Kristen berarti pekerjaaan menatalayani yang berhubungan dengan mengelola, mengurus, mengatur dan menyelenggarakan. Penatalayanan ialah segala kebijakan dan tindakan orang percaya dalam mengelola dengan baik talenta yang Tuhan berikan seperti waktu, tenaga, pikiran, uang dan harta benda. Sedangkan kata professional yang berarti memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankan palayanan sesuai dengan peraturan atau melaksanakan tugas sesuai petunjuk pelaksanaan dalam bidang yang dijalananinya sehingga tema minggu ini adalah "Penatalayanan yang Profesional". PEMBAHASAN TEMATIS Pembahasan Teks Alkitab (Exegese) Nama kitab ini dalam tradisi Yahudi adalah dibre hayyamin yang berarti kitab-kitab sejarah sedangkan dalam Septuaginta kitab ini disebut dengan Paraleipomenon yang berarti hal-hal dari yang telah berlaku dalam sejarah. Dengan arti ini penulis Tawarikh hendak mengajak pembaca untuk melihat sejarah yang berlaku demi kehidupan selanjutnya. Dengan kata lain untuk membangun kehidupan dimasa kini dan masa yang akan datang perlu melihat kehidupan dimasa yang lampau. 1 Tawarikh 6:31-53 sesungguhnya adalah kelanjutan dari pasal 6:1-30 tentang keturunan Lewi dan merupakan satu kesatuan dalam pasal 6:1-81 tentang keberadaan suku Lewi tersebut. Suku Lewi merupakan salah satu suku orang Israel yang dikhususkan untuk melakukan pekerjaan di Kemah Pertemuan dan selanjutnya di Bait Allah. Ayat 31-32. Daud mempersiapkan orang-orang dari suku Lewi ini untuk menjadi pemimpin nyanyian dan penyanyi di kemah pertemuan. Orang-orang yang ditugaskan ini menjalankannya sejak tabut perjanjian berada di Kemah Pertemuan sampai Salomo mendirikan Bait Allah di Yerusalem. Dan tugas pelayanan ini berlangsung terus di Bait Allah. Hal ini hendak menegaskan bahwa tugas keturunan Lewi ini mendapat pengesahan dari Raja Daud. Ketutunan Lewi diberi tugas untuk menyembah Allah melalui nyanyian yang merupakan suatu bentuk pelayanan kepada Dia. Nyanyian sebagai persembahkan diri kepada-Nya di dalam iman dan kasih. Ayat 33-38 menerangkan tentang keturunan Kehat anak Lewi ini yang menyanyi di Kemah Suci, Bani Kehat diwakili oleh Heman. Kemudian mereka yang berdiri di sebelah kanan adalah dari keturunan Gerson yang diwakili oleh Asaf yang dicatat dalam ayat 39-43. Kelompok lain dari Bani Merari yang diwakili oleh Etan dan berdiri di sebelah kiri. Itu berarti ketiga anak Lewi dan keturunan mereka menjadi orang-orang yang melakukan pekerjaaan di Kemah Pertemuan. Mereka semua dikhususkan menjadi penyanyi koor di Kemah Pertemuan. Dengan demikian oleh Daud, semua keturunan Lewi yang mengambil bagian di Kemah Pertemuan. Kehidupan mereka ada dalam penataan dan pengaturan Tuhan. Secara khusus, suku Lewi yang di atur dan ditata pekerjaan dan pelayanannya di Kemah Pertemuan supaya kehidupan umat Tuhan senantiasa terhubung dengan Allah yang adalah Pemilik umat itu sendiri. Pembagian tugas oleh Daud kepada suku Lewi menunjukan keteraturan dan penatalayanan yang baik adalah sebuah ungkapan iman yang menghayati dan menyadari akan kekudusan. Ayat 49-53. Harun yang adalah keturunan Lewi, bersama anak-anaknya berkewajiban untuk membakar korban bakaran, ukupan dan melakukan segala pekerjaan di tempat Maha Kudus serta mengadakan perdamaian bagi Israel. Hal ini hendak menegaskan bahwa Harun dan keturunannya dikhususkan untuk pelaksanaan ibadah-ibadah Israel sampai ke dalam ruang Maha Kudus, bagian yang sangat kudus dalam kemah Pertemuan atau Bait Allah. Inilah pembagian sekaligus tugas bagi suku Lewi yang menempatkan peran Daud dalam mempersiapkan pekerjaaan dan pelayanan suku Lewi dengan maksud supaya mendapat legitimasi dari raja Daud. Dalam Bilangan 3:1-4:49 disebutkan tentang Lewi dan bagaimana suku ini mengemban pekerjaan khususnya di Kemah Pertemuan yang merupakan simbol kehadiran Allah di tengah kehidupan umat Tuhan dan di situlah umat datang menjumpai-Nya. Kehidupan Israel dituntut untuk beribadah secara teratur dan alat-alat formalnya termasuk orang-orang yang bertugas dalam ibadah tersebut sangat penting dalam kehidupan umat yang teokratis itu. Dengan penataan ini, hendak ditegaskan tentang kekudusan Allah yang harus di maknai oleh umat yang kudus itu. Makna dan Implikasi Firman Penatalayanan yang baik dalam Kemah Pertemuan yang digambarkan dalam bentuk persekutuan di gereja, kolom, BIPRA, penataan organisasi dan keuangan hendaknya menguatkan hidup umat Tuhan yang berada dalam keteraturan dan mengelola pelayanan gereja dengan penuh tanggungjawab. Di tengah perkembangan dan perubahan sosial yang cepat maka gereja tetap menjadi lembaga yang terus menata penatalayanan dengan baik demi menjawab kebutuhan umat sambil tetap konsisten menjadikan penatalayanan tersebut yang merupakan hubungan yang erat antara Tuhan dengan jemaat-Nya. Dengan demikian penatalayanan yang professional tidak semata-mata menjawab kebutuhan jemaat yang terus berubah dan mengikuti arus dunia dan mengabaikan nilai-nilai Kristiani, melainkan penatalayanan yang profesional adalah upaya gereja dan umatnya merefleksikan iman yang memuji dan memuliahkan nama Tuhan. Gereja adalah persekutuan orang percaya yang dipanggil dan dihadirkan Tuhan untuk menghasilkan tanda-tanda Kerajaaan Allah di tengah dunia. Keterpanggilannya dan tugas yang diemban gereja bukanlah kehendak manusia atau orang-orang yang ada di dalamnya, melainkan kehendak Tuhan yang empunya pekerjaaan dan pelayanan ini. Betapa penting persiapan nyanyian pujian untuk Tuhan dalam setiap ibadah di GMIM sebagai bentuk penyembahan yang benar kepada Tuhan. Memang ada begitu banyak pertandingan atau konser nyanyian rohani, tetapi hendaknya harus berdampak pada pertumbuhan iman percaya kepada Yesus Kristus. Gereja dalam menyelenggarakan pertandingan koor, vocal grup, solo harus diatur oleh panitia secara profesional supaya nama Tuhan yang diagungkan. Kolose 3:16; Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaan di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. PERTANYAAN UNTUK DISKUSI Apa yang saudara pahami tentang penatalayanan menurut 1 Tawarikh 6:31-53? Bagaimana bentuk-bentuk penatalayanan yang membuat gereja terus bertumbuh? Bagaimana peran warga gereja dalam penataan ibadah, organisasi, nyanyian dan keuangan gereja? NAS PEMBIMBING: 1 Korintus 14:40 POKOK-POKOK DOA Gereja harus menata pelayananya dengan tertib dan teratur. Penatalayanan yang profesional seperti pujian melalui Koor, Vocal Grup, solo serta organisasi gereja dan kempimpinan harus ditata dengan baik. Semua warga gereja hendaknya menata hidupnya dengan baik berdasarkan iman kepada Yesus Kritus. Program pelayanan sesuai keputusan di semua aras yang tidak bertentangan dengan tata gereja. TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK IV NYANYIAN YANG DIUSULKAN Persiapan: NNBT No. 4 Naikan Doa Pada Allah Pembukaan: NNBT No.3 Mari Kita Puji Allah. Pengakuan Dosa: "Bertobatlah dan Balik Pada Allah" Janji Anugerah Allah: NKB No. 211 Pakailah Waktu Anug'rah Tuhanmu. Ses Pemb Alkitab: NNBT No. 37 Tuhan Yesus adalah Penabur. Persembahan: "Bernyanyilah Bagi Tuhan Hua" Penutup: NKB No.126 Tuhan Memanggilmu ATRIBUT: Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang
Daftar Label dari Kategori MTPJ 2019 1 Tawarikh 17:16-27(1) 1 Tawarikh 6:31(1) Bilangan 27:1-11(1) Bilangan 27:1-2(1) Efesus 2:11-22(1) Lukas 15:11-32(1) Maleakhi 3:1-12(1) Markus 1:1-8(1) Mazmur 128:1-6(1) Mazmur 146:1-10(1) Mazmur 37:34-40(1) Mazmur 96:1-13(1) Roma 13:1-7(1) Ulangan 15:12-18(1) Wahyu 21:9-27(1) Yeremia 29:1-14(1) Yeremia 29:1-3(1) Yohanes 3:16-18(1) Zakharia 8:1-19(2) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: RHK Minggu, 1 September 2019 - Pemimpin yang Berintegritas - Ezra 8:15 Sebelum: MTPJ 18 - 24 Agustus 2019 - Pemerintah adalah Hamba Allah - Roma 13:1-7 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,