gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 394 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Allah Pencipta, Penyelamat dan Pemelihara Manusia dan Alam Semesta"
TEMA MINGGUAN : "Menantikan Kedatangan Tuhan

Bacaan Alkitab: Mazmur 104:19-30
104:19 Engkau yang telah membuat bulan menjadi penentu waktu, matahari yang tahu akan saat terbenamnya. 104:20 Apabila Engkau mendatangkan gelap, maka haripun malamlah; ketika itulah bergerak segala binatang hutan. 104:21 Singa-singa muda mengaum-aum akan mangsa, dan menuntut makanannya dari Allah. 104:22 Apabila matahari terbit, berkumpullah semuanya dan berbaring di tempat perteduhannya; 104:23 manusiapun keluarlah ke pekerjaannya, dan ke usahanya sampai petang. 104:24 Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. 104:25 Lihatlah laut itu, besar dan luas wilayahnya, di situ bergerak, tidak terbilang banyaknya, binatang-binatang yang kecil dan besar. 104:26 Di situ kapal-kapal berlayar dan Lewiatan yang telah Kaubentuk untuk bermain dengannya. 104:27 Semuanya menantikan Engkau, supaya diberikan makanan pada waktunya. 104:28 Apabila Engkau memberikannya, mereka memungutnya; apabila Engkau membuka tangan-Mu, mereka kenyang oleh kebaikan. 104:29 Apabila Engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka terkejut; apabila Engkau mengambil roh mereka, mereka mati binasa dan kembali menjadi debu. 104:30 Apabila Engkau mengirim roh-Mu, mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi.

ALASAN PEMILIHAN TEMA

Pujilah Tuhan hai jiwaku ! (Praise the Lord, O my soul !)

Adven adalah perayaan memperingati dan menantikan inkarnasi Allah menjadi manusia dalam Yesus Kristus. Bertitik tolak dari peristiwa itu, maka menjadi dasar kesungguhan yang bergembira menantikan parousia (kedatangan Tuhan Yesus kembali). Kedatangan Yesus kembali dirayakan dengan tetap rajin melakukan pekerjaan dan tangungjawab pelayanan. Ada yang memahami adven secara negatif dengan tidak lagi berusaha dan tekun bekerja seperti hanya bermalasan-malasan karena berpikir:"buat apa bekerja dan berjerih payah, toh Tuhan so mo datang". Oleh karena itu, tema minggu ini adalah: Menantikan Kedatangan Tuhan Sebagai Sumber Kehidupan, dipilih untuk menjawab pandangan tersebut di atas. Selanjutnya Adven hendaknya disikapi dengan cara memuji Tuhan Allah dengan membaharui semesta alam. Sebab itu sebagai orang percaya, yang mengasihi Tuhan Allah, kita juga  harus mengasihi alam semesta supaya tetap ada kehidupan yang berkelanjutan (sustanable of life).

 
PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Mazmur 104, merupakan madah perorangan (ayat 1a, 34 dan 35c) yang menyaksikan tentang penciptaan dan pemeliharaan Tuhan Allah. Khusus ayat 19-30, menceritakan tentang pembagian waktu (siang dan malam), aktifitas makhluk hidup (manusia dan binatang di darat maupun di laut) serta karya Tuhan Allah bagi semua penghuni bumi ini. Oleh sebab itu Pemazmur memuji Tuhan Allah yang Agung dalam karya ciptaan-Nya.

Ayat 19-30 dapat dibagi dalam 3 bagian:

    Ayat 19-23: Tuhan Allah sebagai pengatur waktu.

Ayat 19: Tuhan yang membuat bulan menjadi penentu waktu. Bulan disebutkan lebih dahulu dari pada matahari karena waktu dihitung mulai dari tampaknya bulan sampai hilangnya kembali (Mazmur 8:4b; Yesaya 60:20b-21). Pada abad ke-7 Seb.M, di Israel dan daerah Timur Tengah umumnya kalender musim dan perayaan pertanian, didasarkan pada putaran bulan (sistim lunar). Karena itu, hari raya di Israel setiap tahun dapat berbeda hingga sebulan lamanya. Peredaran bulan menjadi dasar pergantian hari yang dimulai dengan malam (bnd. "bulan baru" dalam Bilangan 10:10; 28:11; Mazmur 81:4).

Posisi bulan dijadikan dasar menentukan waktu air pasang atau surut dan masa menanam dan menuai  serta penentuan waktu hari raya keagamaan. Matahari sebagai penentu waktu harian (Minggu sampai Sabtu).

Ayat 20: Terbenamnya matahari mendatangkan gelap, berarti hari sudah malam (bnd. Kejadian 1:14-18), yang membuat binatang di hutan bergerak; beraktivitas mencari makan.

Ayat 21: Binatang liar yang buas seperti singa menjadi perhatian utama pemazmur. Singa "menuntut makanannya dari Allah", karena dia harus berjuang dengan susah payah untuk mem-peroleh makanannya sebagai pemakan daging (karnivora). Tuhan Allah menyediakan mangsa bagi singa yang liar dan buas itu.

Ayat 22, 23: Siang merupakan waktu berkumpul dan beristirahat bagi binatang hutan yang mencari makan di malam hari, namun bagi manusia merupakan waktu untuk bekerja, mengusahakan dan memelihara tanah (Kejadian 2:15). Aktifitas manusia berakhir pada petang hari kembali ke rumah untuk istirahat dikala malam tiba.

    Ayat 24-26: Tuhan Pencipta yang Mahabijak.

Ayat 24: Suatu seruan pujian sebab rasa kagum akan semua perbuatan Tuhan, maksudnya menunjuk pada  langit dan bumi dengan segala isinya (benda-benda angkasa, sistim tata surya dan binatang di darat, laut dan udara). Rasa kagum pada perbuatan Tuhan didasarkan karena: 'sekaliannya Kau jadikan dengan kebijaksanaan', (bnd. Amsal 3:19; Yeremia 10:12). Betapa har-monis dan sempurnanya ciptaan Tuhan seperti indahnya Taman Eden.

Ayat 25, 26: Laut itu besar dan luas wilayahnya. Memang benar bahwa lautan lebih besar dan luas wilayahnya dibandingkan dengan daratan. Luas bumi 510.072.000 Km terdiri dari: daratan 148.940.000 (29.2%: 1/3) dan lautan 361.132.000 Km (70.8 %:  2/3).

Di lautan luas itu ikan-ikan besar dan kecil yang tak terhitung jumlah spesiesnya mencari makan. Di lautan ini juga ada kapal-kapal berlayar (kapal barang, penumpang, dan nelayan, dan lain-lain), di dalammnya manusia yang mengendalikannya untuk memperoleh kehidupan. Di lautan ini Lewiatan yang telah Kau bentuk untuk bermain denga-Nya. Lewiatan adalah nama dari monster berupa naga raksasa berkepala tujuh yang merupakan simbol dari kuasa-kuasa kegelapan dan khaos (Ayub 40:20; Mazmur 74:14;). Di situ kata "buaya" diterjemahkan dari liwyatan. Barangkali dalam pemahaman si pemazmur, ikan paus bisa dianggap sebagai Lewiatan. Jikalau dulu dia merupakan musuh Tuhan, sekarang dia dibentuk menjadi bagian dari ciptaan-Nya. Lewiatan adalah ciptaan Tuhan yang bermain dan bersukacita dihadapan Tuhan. Dari ayat ini pemazmur hendak mengungkapkan bahwa lautan yang luas tidak perlu ditakuti namun disyukuri karena memberi kehidupan dan kesejahteraan bagi manusia.

    Ayat 27-30. Tuhan pemberi kehidupan.

Ayat 27: "Semuanya menantikan Engkau, supaya diberikan makanan pada waktunya". Ini menunujukkan pada kita bahwa semua makhluk hidup baik di darat, lautan dan angkasa berharap atau bergantung pada Tuhan supaya ada kehidupan.

Ayat 28: Apabila Engkau memberikannya (makanan), atau "membuka  tangan-Nya", (lihat Mazmur 145:16; bd. Ulangan 15:8,11) dan menyatakan kebaikan-Nya, mereka memunggut-nya. Hal ini mengingatkan kita pada masa  Israel berjalan di padang gurun Tuhan memberikan makanan manna (Keluaran 16:16-22, 26).

Ayat 29, 30: "Apabila Engkau menyembunyikan wajah-Mu...mengambil roh mereka, sebagai tanda murka, maka seluruh ciptaan mengalami ketakutan dan kematian, kembali menjadi debu. (Kejadian 2:19; 3:19; Mazmur 146:4). Sebaliknya ketika Tuhan mengirimkan roh-Nya semua makhluk tercipta kembali atau mengalami kehidupan baru di bumi.
Makna dan Implikasi Firman

Praise the Lord, O my soul! Pujilah Tuhan hai jiwaku! Mengapa? ...karena Tuhan Allah yang telah mengatur waktu dan musim bagi kehidupan manusia dan makhluk ciptaan lainnya. (Bnd. Kejadian pasal 1 dan 2). Suatu madah akan keagungan, kebijaksanaan dan kebaikan Tuhan pada seluruh karya ciptaan-Nya. Tuhan  Allah telah mengatur  siklus hidup yang tak berhenti: siang malam, pagi petang, musim menanam dan menuai, mengingatkan kita di taman Eden yang indah. Manusia menggunakan siklus hidup itu sesuai pegaturan Allah sehingga dapat bekerja untuk hidup. Demikian juga binatang dan hewan disediakan makanan pada waktunya.

Laut sebagai bagian terbesar dari ciptaan Tuhan, terdapat banyak species ikan dan binatang sebagai kekakayaan hayati. Manusia dapat hidup dari kekayaan hayati di laut seperti ikan-ikan yang dapat dikonsumsi tetapi juga keindahan bawah laut yang menjadi obyek wisata menggiring kita untuk takjub akan karya Tuhan Allah. Laut dijadikan-Nya sebagai tempat kapal-kapal berlayar untuk menghubungkan manusia di daratan yang satu dengan yang lain. Laut juga menjadi tempat yang menyenangkan bagi manusia sehingga tidak perlu ditakutkan. Memang ketika laut bergelora, ombak yang disertai dengan badai dan tsunami membuat kita sangat takut. Bencana alam yang menyebabkan tsunami dan meru-sakkan/memusnahkan ciptaan Tuhan (tanah, manusia, binatang, tumbuhan, bangunan) yang terjadi tidaklah mengurangi kebesaran, kebijaksanaan dan kebaikan-Nya bagi kita dan alam semesta ini. Kita dapat mengambil hikmat dari bencana itu. Barangkali ada yang salah  dari perilaku hidup kita terhadap alam ciptaan-Nya. Ada syair lagu:"...mungkin Allah mulai bosan melihat tingkah kita yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa...atau alam mulai enggan bersabat dengan kita...". Karena itu kita harus lebih mengasihi Tuhan, manusia dan alam semesta (eko spiritual). Bahwa kita manusia dan semua ciptaan Tuhan sangat bergantung pada-Nya.

Dengan kita rayakan  masa Adven dengan penuh sukacita  memuji dan mengagungkan Tuhan dengan sungguh-sungguh, tetap bekerja dengan rajin dan bijaksana. Dalam kegembiraan dan sukacita bekerja kita juga harus memelihara alam ciptaan-Nya, dengan tidak merusakkan tanah, hutan, sumber air, dan mencemari lautan dengan bahan kimia serta sampah plastik. Masa adven disambut dalam suasana gembira dan suka cita sebab kedatangan Tuhan dipahami sebagai adanya kehidupan baru. Firman Tuhan berkata: "sebab tak berkesudahan kasih setia Tuhan, tak habis-habisnya rahmat-Nya,  selalu baru tiap pagi". (Ratapan 3:22). Tuhan Allah sebagai Pencipta dan Pemelihara menghendaki agar semua ciptaan-Nya tetap baik dan memiliki hidup yang berkelanjutan. Karena itu marilah kita  dengan lebih sungguh-sungguh mengasihi Allah dan alam.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

    Apa yang kita pahami tentang karya Tuhan Allah dalam perikop ini ?
    Bagaimana kita memahami makna perikop ini dihubungkan dengan bencana alam yang terjadi ?
    Sebutkanlah tindakan-tindakan nyata yang dapat kita lakukan demi hidup yang berkelanjutan untuk Tuhan dan lingkungan hidup.

NAS PEMBIMBING: Yesaya 40:31

 POKOK-POKOK DOA:

    Persiapan warga gereja menantikan kedatangan Tuhan (adven) dengan gembira.
    Warga gereja tetap bekerja dengan rajin, cerdas dan tuntas di setiap bidang pekerjaan.
    Para petani, peternak dan pengusaha industri.
    Iklim/cuaca yang teratur sesuai dengan waktunya (masanya).
    Upaya-upaya melestarikan lingkungan hidup di darat maupun laut.
    Doa untuk korban bencana alam

 

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:

HARI MINGGU ADVEN I

 

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Persiapan: NNBT No.2 Dunia Tercipta Oleh Kar'na Tuhan-Mu

Ses Nas Pembimbing : NKB No. 53 Gapura-Mu Tinggikanlah

Ses Hukum Tuhan: NKB No.50 Fajar Yang Baru Sudah Reka

Ses Pengakuan Dosa: NNBT No.11 Ya Allahku Kami Mengaku Dosa

Ses Pemberitaan Anugerah Allah : NNBT No.8 Banyak Orang Suka Diampuni

Ses Khotbah: KJ No.60 Hai Mahkluk Alam Semesta

Persembahan : KJ No. 286 Bumi Dan Langit Pujilah

Nyanyian Penutup : NNBT No.32 Dunia S'makin Berkabut

 ATRIBUT:

Warna dasar biru muda dengan simbol empat buah lilin berwarna ungu.





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018
1 Korintus 12:1-11(1)
1 Raja-Raja 12:16-17(1)
1 Raja-Raja 12:16-24(1)
1 Yohanes 4:7-21(1)
2 Timotius 2:1-13(1)
2 Timotius 3:10-17(2)
Ayub 5:27(1)
Kejadian 13:1-18(1)
Kejadian 1:1-31(1)
Kejadian 39:1-23(1)
Kejadian 50:15(1)
Kejadian 50:21(1)
Kejadian 6:9-22(1)
Keluaran 4:1-17(1)
Kidung Agung 1:1-8(1)
Kisah Para Rasul 15:33-34(1)
Kisah Para Rasul 17:10-15(1)
Lukas 16:10-18(1)
Lukas 2:1-7(1)
Maleakhi 2:10-16(1)
Markus 10:13-16(1)
Markus 10:35-45(1)
Markus 16:1-2(1)
Matius 16:21-28(1)
Matius 26:47-56(1)
Mazmur 71:17-24(1)
Pengkhotbah 3:1-15(1)
Roma 10:4-15(1)
Roma 1:16-17(1)
Ulangan 31:1-8(1)
Yesaya 28:23-29(2)
Yesaya 6:1-13(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 23 s-d 29 Desember 2018 (Minggu Adven 4) - Yesus Kristus Penyelamat Dunia - 1 Yohanes 4:7-21


Sebelum:

MTPJ 25 November s/d 1 Desember 2018 - Gunakan Media Sebagai Sarana Pelayanan - Keluaran 4:1-17



All Pembacaan Alkitab GMIM 2018:

MTPJ 24 Desember 2018 Khotbah Malam Natal - Menyambut Kelahiran Yesus - Lukas 2:1-7

MTPJ 23 s-d 29 Desember 2018 (Minggu Adven 4) - Yesus Kristus Penyelamat Dunia - 1 Yohanes 4:7-21

MTPJ 2 s-d 8 Desember 2018 (Minggu Adven 1)

MTPJ 25 November s/d 1 Desember 2018 - Gunakan Media Sebagai Sarana Pelayanan - Keluaran 4:1-17

RHK Sabtu, 10 November 2018 - Ungkapan yang Menghibur, Menenangkan Hati - Kejadian 50:21

RHK Minggu, 4 November 2018 - Berprasangka Buruk Bukanlah Hal yang Baik - Kejadian 50:15

MTPJ 28 Oktober s/d 3 November 2018 - Stop Hoax - Matius 28:11-15

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

RHK Sabtu, 20 Oktober 2018 - Melangkah dengan Damai - Kisah Para Rasul 15:33-34

MTPJ 14 s-d 20 Oktober 2018 - Media Sebagai Sarana Memelihara Kehidupan Beriman - Kisah Para Rasul 15:22-34

MTPJ 7 s-d 13 Oktober 2018 - Gereja di Era Digital - Kejadian 6:9-22

MTPJ 30 Sept - 6 Oktober 2018 - Gunakan Karunia untuk Kepentingan Bersama - 1 Korintus 12:1-11

Pembacaan Alkitab GMIM MTPJ 23 s-d 29 September 2018 - Cinta Allah Menerobos Perbedaan - Kidung Agung 1:1-8

MTPJ 16 - 22 September 2018 - Panggilan Gereja Memelihara Perdamaian di Tengah Masyarakat Majemuk - Kejadian 13:1-18

MTPJ 2 - 8 September 2018 - Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati - Kisah Para Rasul 17:10-15

MTPJ 26 Agust s/d 1 Sept 2018 Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman - Maleakhi 2:10-16

MTPJ 19 s-d 25 Agustus 2018

MTPJ 12 - 18 Agustus 2018

MTPJ 5 s-d 11 Agustus 2018

MTPJ 22 s-d 28 Juli 2018 - Markus 10:13-16

MTPJ 15 s d 21 Juli 2018 - Pengalaman Membentuk dan Memperteguh Hidup dalam Pengharapan Iman - Pengkhotbah 3:1-15

MTPJ 8 s-d 14 Juli 2018 - Kebajikan Allah (Bersyukur adalah Karakter Orang Percaya) - Mazmur 111:1-10

MTPJ 1 s-d 7 July 2018 - Hidup sebagai anak-anak terang (Mengertilah Kehendak Tuhan) - Efesus 5:1-21

MTPJ 24 s-d 30 Juni 2018 - Pendidikan Seumur Hidup - Mazmur 71:17-24

MTPJ 17 s-d 23 Juni 2018 - Firman Mempersatukan dan Menyelamatkan Bangsa - Roma 10:4-15

MTPJ 12 Juni 2018 (HUT PI dan Pendidikan Kristen ke-187) - Injil Yang Menyelamatkan - Roma 1:16-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

RHK Sabtu, 9 Juni 2018 - Keterbatasan Pengetahuan Manusia - Ayub 5:27

MTPJ 3 s/d 9 Juni 2018 - Allah Mendidik Umat-Nya - Ayub 5:17-27

MTPJ 27 Mei s/d 2 Juni 2018

MTPJ 20 - 26 Mei 2018 ( Hari Raya Pentakosta1)

MTPJ 6 - 12 Mei 2018 - Kesetiaan Dimulai dari Hal-hal Kecil - Lukas 16:10-18

MTPJ 29 April s/d 5 Mei 2018 - Pemimpin yang Bijaksana Mendengar Setiap Aspirasi - 1 Raja-Raja 12:16-24

RHK Minggu, 22 April 2018 Doa dan Puasa adalah Panggilan Iman Ester 4:1-3

Pembacaan Alkitab GMIM Minggu, 29 April 2018 - Belajar Mendengar 1 Raja-Raja 12:16-17

MTPJ 8 - 14 April 2018

MTPJ 1 - 7 April 2018 Hari Raya Paskah 1 (Hari Anak GMIM)

RHK Minggu, 1 April 2018

Jumat Agung 30 Maret 2018 - Setia Sampai Mati - Bacaan Alkitab : Yohanes 19 : 28 - 30

MTPJ 25 - 31 Maret 2018 - Hidup ada Dalam Rancangan Allah - Minggu Sengsara VI

MTPJ 18 - 24 Maret 2017 Minggu Sengsara V

RHK 11 - 17 Maret 2018 Minggu Sengsara IV - Syarat Mengikut Yesus - Matius 16:21-28

MTPJ 4 - 10 Maret 2018 Minggu Sengsara III - Komitmen Mengikut Yesus

MTPJ 25 Feb. s/d 3 Maret 2018 Minggu Sengsara II - Markus 10:35-45

MTPJ 18 - 24 Februari 2018 Minggu Sengsara I - Panggilan Untuk Ikut Menderita - 2 Timotius 2:1-13

MTPJ 11 - 17 Februari 2018

MTPJ 28 Januari s/d 3 Februari 2018 - Ini Aku, Utuslah Aku - Yesaya 6:1-13

MTPJ 21 - 27 Januari 2018 - Pola Hidup Sehat MendatangkanKecerdasan

MTPJ 14 - 20 Januari 2018 - Kejadian 39:1-23 - Meraih Sukses dengan Iman

MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31

MTPJ 31 Desember 2017 s/d 6 Januari 2018 - Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan - Ulangan 31:1-8

Pembacaan Alkitab GMIM Januari 2019



MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(22)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(7)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(6)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2018..

Register   Login  

Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,