|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Pembacaan Alkitab GMIM 2018 TEMA BULANAN :"Panggilan Gereja untuk Memelihara Hidup Harmoni di Tengah Masyarakat Majemuk"Minggu, 26 Agustus 2018 (Maleakhi 2:10-16)MTPJ 26 Agust s/d 1 Sept 2018 Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman - Maleakhi 2:10-16TEMA MINGGUAN : "Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman" BACAAN ALKITAB : Maleakhi 2:10-16 TUHAN memarahi Israel karena kawin campur dan perceraian 2:10 Bukankah kita sekalian mempunyai satu bapa? Bukankah satu Allah menciptakan kita? Lalu mengapa kita berkhianat satu sama lain dan dengan demikian menajiskan perjanjian nenek moyang kita? 2:11 Yehuda berkhianat, dan perbuatan keji dilakukan di Israel dan di Yerusalem, sebab Yehuda telah menajiskan tempat kudus yang dikasihi TUHAN dan telah menjadi suami anak perempuan allah asing. 2:12 Biarlah TUHAN melenyapkan dari kemah-kemah Yakub segenap keturunan orang yang berbuat demikian, sekalipun ia membawa persembahan kepada TUHAN semesta alam! 2:13 Dan inilah yang kedua yang kamu lakukan: Kamu menutupi mezbah TUHAN dengan air mata, dengan tangisan dan rintihan, oleh karena Ia tidak lagi berpaling kepada persembahan dan tidak berkenan menerimanya dari tanganmu. 2:14 Dan kamu bertanya: "Oleh karena apa?" Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu. 2:15 Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya. 2:16 Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel -- juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat! ALASAN PEMILIHAN TEMA Gereja di mana jemaatnya adalah anggota masyarakat, hidup dalam suatu tatanan masyarakat dunia termasuk masyarakat Indonesia yang majemuk. Masyarakat majemuk ada-lah masyarakat yang tinggal dalam komunitas tertentu dan terdiri dari berbagai macam perbedaan karakteristik kebu-dayaan baik dalam bidang etnis, golongan, agama, suku ras, tingkat sosial. Suatu tatanan masyarakat yang majemuk akan selalu berinteraksi, bersosialisasi, berempati dan bersimpati termasuk dalam ikatan perkawinan dalam hal ini kehidupan berkeluarga. Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang yaitu seorang laki-laki dan seorang perempuan, dengan maksud meres-mikan ikatan perkawinan secara norma agama, dan norma sosial, norma hukum (lihat. UU Perkawinan No 1 Tahun 1974). Dalam realita, bahwa memilih teman hidup sebagai suami-isteri tidak sedikit orang mempertimbangkan bagaimana kondisi ekonomi, jabatan, kecantikan, ketampanan calon pasangannya sekalipun berbeda iman kepercayaan. Demi-kian, bahwa adanya perkawinan campur, adanya kawin kontrak, adanya pernikahan yang hanya diberkati digereja, adanya pernikahan hanya dicatatan sipil, adanya pernikahan dan pemberkatan nikah di catatan sipil, adanya pernikahan oleh karena "terpaksa", adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan adanya perceraian, mengantar kita sebagai gereja untuk kembali melihat apa kata firman tentang perkawinan itu sendiri. Bagaimana tanggung-jawab Gereja terhadap realita di atas? Bagaimana kita harus hidup dalam keragaman, di mana di satu sisi dalam kemajemukan masyarakat harus memelihara keharmonian hidup bersama? Padahal dalam tuntutan iman kita harus hidup berdasarkan ketentuan-ketentuan firman. Oleh karena itulah perikop pembahasan minggu ini memilih Tema : "Komitmen Iman di Tengah Keberagaman" PEMBAHASAN TEMATIS Pembahasan Teks Alkitab (Exegese) Kitab ini ditulis sekitar 430-420 SM, menurut nama penulisnya yaitu Maleakhi. Nama Maleakhi berarti "utusanku", mungkin singkatan dari Malakhiah (=Ibrani) yang artinya "utusan Tuhan". Nabi Maleakhi (1:1) adalah seorang Yahudi saleh pada masa pasca pembuangan. Maleakhi menulis ketika orang Yahudi pasca pembuangan di Palestina kembali mengalami kesusahan dan kemunduran rohani. Para imam telah menjadi korup (Maleakhi 1:6-2:9; band. Nehemia 13:1-9). Persembahan persepuluhan dan persembahan lainnya diabaikan (Maleakhi 3:7-12; band. Nehemia 13:10-13). Beberapa hal yang disoroti Maleakhi dalam perikop pembacaan kita ini adalah: Ayat 10-12: Maleakhi melihat hilangnya nilai kekudusan suatu perjanjian, sehingga perlunya kesetiaan imam dan umat Israel pada perjanjian Allah dengan leluhur mereka. Jika Allah pencipta sebagai Bapa, itu berarti mereka adalah bersaudara. Oleh karena itu menurut Maleakhi seharusnya mereka tidak boleh berkhianat satu dengan yang lain. Berkhianat dalam kehidupan persaudaraan berarti berbuat keji dan menajiskan kekudusan perjanjian Allah dengan leluhur mereka. Orang-orang yang melakukannya berbuat dosa di hadapan Tuhan. Mereka akan di hukum dan dilenyapkan. Ayat 13: Maleakhi melakukan perlawanan terhadap praktek ibadah yang munafik dan tidak bersungguh-sungguh. Pelanggaran ke dua setelah perbuatan keji dalam ayat 11 yang dilakukan oleh imam dan umat Israel adalah kemunafikan dalam memberi persembahan. Di mezbah Tuhan, imam dan umat Israel membawa persembahan dengan mencucurkan air mata, menangis sambil merintih penuh kemunafikan. Atas perbuatan itu Maleakhi menga-takan, bahwa Tuhan akan menghukum mereka dan persembahan mereka tidak berkenan kepada Tuhan. Ayat 14-16: Perlunya memelihara perjanjian pernikahan. Hal ini ditegaskan oleh Maleakhi ketika melihat imam dan umat Israel mulai tidak setia kepada istri masa muda mereka yang adalah orang Ibrani dan kemudian mereka menikahi wanita kafir yang mungkin lebih muda dan lebih cantik. Terhadap masalah ketidaksetiaan dalam pernikahan ini, Maleakhi mengingatkan akan pelanggaran terhadap nilai kekudusan dalam pernikahan di mana Allah sendiri yang telah menjadi saksi. Pernikahan setiap umat bangsa Israel adalah kehendak Allah sendiri, karena Allah yang mempersatukan mereka. Dari pernikahan itu akan lahir anak-anak sebagai keturunan. Oleh karena itu betapa pentingnya suatu kesetiaan dalam pernikahan. Dengan tegas dikatakan, bahwa Allah sangat membenci perceraian. Perceraian adalah penghianatan pernikahan. Makna dan Implikasi Firman Indonesia di mana gereja ada di dalamnya adalah suatu negara yang masyarakatnya beragam suku, agama, bangsa, bahasa, etnis, kebudayaan. Keragaman masya-rakat Indonesia diikat dengan falsafah "Bhineka Tunggal Ika". Dalam rangka mengikat tali persaudaran dan membina kerukunan umat beragama di tengah kera-gaman itu, maka gereja harus memberikan peran nyata dengan meningkatkan tugas-tugas penggembalaan dan Pembinaan Warga Gereja. Dalam kehidupan bermasyarakat, tidak dapat dihindari yang namanya hidup bersama. Kehidupan bersama itu dapat menciptakan sistem pergaulan yang tidak dapat membedakan lagi keyakinan dan agama seseorang, bahkan memungkinkan orang berpindah keyakinan iman. Oleh karena itu sebagai langkah antisipatif, maka gereja harus mengefektifkan Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam keluarga, dalam ibadah-ibadah jemaat, dalam ibadah Kompelka: ASM, Remaja, Pemuda, PKB, WKI, dalam ibadah hari Minggu, ibadah Kolom, PAS, ibadah Lansia. Melalui PAK ini, terjadilah proses pena-naman suatu keyakinan iman yang kokoh kepada Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Dengan demikian akan me-minimalisir anggota jemaat perpindah keyakinan iman. Keluarga adalah lembaga terkecil dalam kehidupan masyarakat. Keharmonisan kehidupan masyarakat yang majemuk sangat tergantung pada keharmonian hidup keluarga. Allah sangat menghendaki jika keluarga itu memelihara perdamaian dan perjanjian pernikahan. Allah sangat membenci pengkhianatan apalagi perceraian. Oleh karena itu hindari pemicu konflik dalam keluarga. PERTANYAAN UNTUK DISKUSI Apa yang anda pahami dalam perikop ini tentang komitmen iman umat Israel di tengah kehidupan dengan bangsa-bangsa lain. Hal-hal apakah yang mempengaruhi sehingga bangsa Israel tidak berkomitmen terhadap imannya? Apa pendapat saudara tentang pernikahan berbeda agama. Mengapa orang meninggalkan keyakinan iman? Dan mengapa terjadi perceraian? Bagaimana upaya Gereja menanamkan iman kepercayaan (militan) hanya kepada Yesus Kristus bagi keluarga, anggota jemaat di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk? NAS PEMBIMBING : Galatia 2:14b POKOK-POKOK DOA: Keutuhan NKRI dalam Ke-Bhineka Tunggal Ika-an. Umat beragama hidup rukun, damai dan saling menghormati keyakinan agama masing-masing. Upaya gereja menanamkan iman percaya (militan) hanya kepada Tuhan Yesus bagi keluarga dan anggota jemaat melalui PAK dalam khotbah, katekisasi (baptisan, calon sidi, Pelsus, pra-nikah, dan lain-lain). TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK IV NYANYIAN YANG DIUSULKAN: Persiapan: NNBT No. 4 Naikkan Doa Pada Allah Pembukaan: NNBT No. 7 Mari Puji Tuhan Yesus Pengakuan Dosa: NNBT No. 8 Banyak Orang Suka Diampuni Berita Pengampunan: KJ No. 429 Masih Banyak Orang Berjalan Ses Pembacaan Alkitab: KJ No. 49 Firman Allah Jayalah Persembahan: NKB No. 197 Besarlah Untungku Penutup: KJ No 424. Yesus Menginginkan Daku ATRIBUT : Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang. Label: Maleakhi 2:10-16
Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018 1 Korintus 12:1-11(1) 1 Raja-Raja 12:16-17(1) 1 Raja-Raja 12:16-24(1) 1 Yohanes 4:7-21(1) 2 Timotius 2:1-13(1) 2 Timotius 3:10-17(2) Ayub 5:27(1) Kejadian 13:1-18(1) Kejadian 1:1-31(1) Kejadian 39:1-23(1) Kejadian 50:15(1) Kejadian 50:21(1) Kejadian 6:9-22(1) Keluaran 4:1-17(1) Kidung Agung 1:1-8(1) Kisah Para Rasul 15:33-34(1) Kisah Para Rasul 17:10-15(1) Lukas 16:10-18(1) Lukas 2:1-7(1) Maleakhi 2:10-16(1) Markus 10:13-16(1) Markus 10:35-45(1) Markus 16:1-2(1) Matius 16:21-28(1) Matius 26:47-56(1) Mazmur 71:17-24(1) Pengkhotbah 3:1-15(1) Roma 10:4-15(1) Roma 1:16-17(1) Ulangan 31:1-8(1) Yesaya 28:23-29(2) Yesaya 6:1-13(1) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: MTPJ 2 - 8 September 2018 - Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati - Kisah Para Rasul 17:10-15 Sebelum: MTPJ 19 s-d 25 Agustus 2018 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,