gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 669 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN :"Panggilan Gereja untuk Memelihara Hidup Harmoni di Tengah Masyarakat Majemuk"
TEMA MINGGUAN : "Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman"

BACAAN ALKITAB : Maleakhi 2:10-16

TUHAN memarahi Israel karena kawin campur dan perceraian
2:10 Bukankah kita sekalian mempunyai satu bapa? Bukankah satu Allah menciptakan kita? Lalu mengapa kita berkhianat satu sama lain dan dengan demikian menajiskan perjanjian nenek moyang kita? 2:11 Yehuda berkhianat, dan perbuatan keji dilakukan di Israel dan di Yerusalem, sebab Yehuda telah menajiskan tempat kudus yang dikasihi TUHAN dan telah menjadi suami anak perempuan allah asing. 2:12 Biarlah TUHAN melenyapkan dari kemah-kemah Yakub segenap keturunan orang yang berbuat demikian, sekalipun ia membawa persembahan kepada TUHAN semesta alam! 2:13 Dan inilah yang kedua yang kamu lakukan: Kamu menutupi mezbah TUHAN dengan air mata, dengan tangisan dan rintihan, oleh karena Ia tidak lagi berpaling kepada persembahan dan tidak berkenan menerimanya dari tanganmu. 2:14 Dan kamu bertanya: "Oleh karena apa?" Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu. 2:15 Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya. 2:16 Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel -- juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!


ALASAN PEMILIHAN TEMA

Gereja di mana jemaatnya adalah anggota masyarakat, hidup dalam suatu tatanan masyarakat dunia termasuk masyarakat Indonesia yang majemuk. Masyarakat majemuk ada-lah masyarakat yang tinggal dalam komunitas tertentu dan terdiri dari berbagai macam perbedaan karakteristik kebu-dayaan baik dalam bidang etnis, golongan, agama, suku ras, tingkat sosial. Suatu tatanan masyarakat yang majemuk akan selalu berinteraksi, bersosialisasi, berempati dan bersimpati termasuk dalam ikatan perkawinan dalam hal ini kehidupan berkeluarga.

Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang yaitu seorang laki-laki dan seorang perempuan, dengan maksud meres-mikan ikatan perkawinan secara norma agama, dan norma sosial, norma hukum (lihat. UU Perkawinan No 1 Tahun 1974).

Dalam realita, bahwa memilih teman hidup sebagai suami-isteri tidak sedikit orang mempertimbangkan bagaimana kondisi ekonomi, jabatan, kecantikan, ketampanan calon pasangannya sekalipun berbeda iman kepercayaan. Demi-kian, bahwa adanya perkawinan campur, adanya kawin kontrak, adanya pernikahan yang hanya diberkati digereja, adanya pernikahan hanya dicatatan sipil, adanya pernikahan dan pemberkatan nikah di catatan sipil, adanya pernikahan oleh karena "terpaksa", adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan adanya perceraian, mengantar kita sebagai gereja untuk kembali melihat apa kata firman tentang perkawinan itu sendiri. Bagaimana tanggung-jawab Gereja terhadap realita di atas? Bagaimana kita harus hidup dalam keragaman, di mana di satu sisi dalam kemajemukan masyarakat harus memelihara keharmonian hidup bersama? Padahal dalam tuntutan iman kita harus hidup berdasarkan ketentuan-ketentuan firman. Oleh karena itulah perikop pembahasan minggu ini memilih Tema : "Komitmen Iman di Tengah Keberagaman"

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Kitab ini ditulis sekitar 430-420 SM, menurut nama penulisnya yaitu Maleakhi. Nama Maleakhi berarti "utusanku", mungkin singkatan dari Malakhiah (=Ibrani) yang artinya "utusan Tuhan". Nabi Maleakhi (1:1) adalah seorang Yahudi saleh pada masa pasca pembuangan.

Maleakhi menulis ketika orang Yahudi pasca pembuangan di Palestina kembali mengalami kesusahan dan kemunduran rohani. Para imam telah menjadi korup (Maleakhi 1:6-2:9; band. Nehemia 13:1-9). Persembahan persepuluhan dan persembahan lainnya diabaikan (Maleakhi 3:7-12; band. Nehemia 13:10-13).

Beberapa hal yang disoroti Maleakhi dalam perikop pembacaan kita ini adalah:

    Ayat 10-12: Maleakhi melihat hilangnya nilai kekudusan suatu perjanjian, sehingga perlunya kesetiaan imam dan umat Israel pada perjanjian Allah dengan leluhur mereka. Jika Allah pencipta sebagai Bapa, itu berarti mereka adalah bersaudara. Oleh karena itu menurut Maleakhi seharusnya mereka tidak boleh berkhianat satu dengan yang lain. Berkhianat dalam kehidupan persaudaraan berarti berbuat keji dan menajiskan kekudusan perjanjian Allah dengan leluhur mereka. Orang-orang yang melakukannya berbuat dosa di hadapan Tuhan. Mereka akan di hukum dan dilenyapkan.
    Ayat 13: Maleakhi melakukan perlawanan terhadap praktek ibadah yang munafik dan tidak bersungguh-sungguh. Pelanggaran ke dua setelah perbuatan keji dalam ayat 11 yang dilakukan oleh imam dan umat Israel adalah kemunafikan dalam memberi persembahan. Di mezbah Tuhan, imam dan umat Israel membawa persembahan dengan mencucurkan air mata, menangis sambil merintih penuh kemunafikan. Atas perbuatan itu Maleakhi menga-takan, bahwa Tuhan akan menghukum mereka dan persembahan mereka tidak berkenan kepada Tuhan.
    Ayat 14-16: Perlunya memelihara perjanjian pernikahan. Hal ini ditegaskan oleh Maleakhi ketika melihat imam dan umat Israel mulai tidak setia kepada istri masa muda mereka yang adalah orang Ibrani dan kemudian mereka menikahi wanita kafir yang mungkin lebih muda dan lebih cantik. Terhadap masalah ketidaksetiaan dalam pernikahan ini, Maleakhi mengingatkan akan pelanggaran terhadap nilai kekudusan dalam pernikahan di mana Allah sendiri yang telah menjadi saksi. Pernikahan setiap umat bangsa Israel adalah kehendak Allah sendiri, karena Allah yang mempersatukan mereka. Dari pernikahan itu akan lahir anak-anak sebagai keturunan. Oleh karena itu betapa pentingnya suatu kesetiaan dalam pernikahan. Dengan tegas dikatakan, bahwa Allah sangat membenci perceraian. Perceraian adalah penghianatan pernikahan.

Makna dan Implikasi Firman

    Indonesia di mana gereja ada di dalamnya adalah suatu negara yang masyarakatnya beragam suku, agama, bangsa, bahasa, etnis, kebudayaan. Keragaman masya-rakat Indonesia diikat dengan falsafah "Bhineka Tunggal Ika". Dalam rangka mengikat tali persaudaran dan membina kerukunan umat beragama di tengah kera-gaman itu, maka gereja harus memberikan peran nyata dengan meningkatkan tugas-tugas penggembalaan dan Pembinaan Warga Gereja.
    Dalam kehidupan bermasyarakat, tidak dapat dihindari yang namanya hidup bersama. Kehidupan bersama itu dapat menciptakan sistem pergaulan yang tidak dapat membedakan lagi keyakinan dan agama seseorang, bahkan memungkinkan orang berpindah keyakinan iman. Oleh karena itu sebagai langkah antisipatif, maka gereja harus mengefektifkan Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam keluarga, dalam ibadah-ibadah jemaat, dalam ibadah Kompelka: ASM, Remaja, Pemuda, PKB, WKI, dalam ibadah hari Minggu, ibadah Kolom, PAS, ibadah Lansia. Melalui PAK ini, terjadilah proses pena-naman suatu keyakinan iman yang kokoh kepada Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Dengan demikian akan me-minimalisir anggota jemaat perpindah keyakinan iman.
    Keluarga adalah lembaga terkecil dalam kehidupan masyarakat. Keharmonisan kehidupan masyarakat yang majemuk sangat tergantung pada keharmonian hidup keluarga. Allah sangat menghendaki jika keluarga itu memelihara perdamaian dan perjanjian pernikahan. Allah sangat membenci pengkhianatan apalagi perceraian. Oleh karena itu hindari pemicu konflik dalam keluarga.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI

    Apa yang anda pahami dalam perikop ini tentang komitmen iman umat Israel di tengah kehidupan dengan bangsa-bangsa lain. Hal-hal apakah yang mempengaruhi sehingga bangsa Israel tidak berkomitmen terhadap imannya?
    Apa pendapat saudara tentang pernikahan berbeda agama. Mengapa orang meninggalkan keyakinan iman? Dan mengapa terjadi perceraian?
    Bagaimana upaya Gereja menanamkan iman kepercayaan (militan) hanya kepada Yesus Kristus bagi keluarga, anggota jemaat di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk?

NAS PEMBIMBING : Galatia 2:14b

POKOK-POKOK DOA:

    Keutuhan NKRI dalam Ke-Bhineka Tunggal Ika-an.
    Umat beragama hidup rukun, damai dan saling menghormati keyakinan agama masing-masing.
    Upaya gereja menanamkan iman percaya (militan) hanya kepada Tuhan Yesus bagi keluarga dan anggota jemaat melalui PAK dalam khotbah, katekisasi (baptisan, calon sidi, Pelsus, pra-nikah, dan lain-lain).

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:

HARI MINGGU BENTUK IV

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Persiapan: NNBT No. 4 Naikkan Doa Pada Allah

Pembukaan: NNBT No. 7 Mari Puji Tuhan Yesus

Pengakuan Dosa: NNBT No. 8 Banyak Orang Suka Diampuni

Berita Pengampunan: KJ No. 429 Masih Banyak Orang Berjalan

Ses Pembacaan Alkitab: KJ No. 49 Firman Allah Jayalah

Persembahan: NKB No. 197 Besarlah Untungku

Penutup: KJ No 424. Yesus Menginginkan Daku

ATRIBUT :

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.

Label:   Maleakhi 2:10-16 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018
1 Korintus 12:1-11(1)
1 Raja-Raja 12:16-17(1)
1 Raja-Raja 12:16-24(1)
1 Yohanes 4:7-21(1)
2 Timotius 2:1-13(1)
2 Timotius 3:10-17(2)
Ayub 5:27(1)
Kejadian 13:1-18(1)
Kejadian 1:1-31(1)
Kejadian 39:1-23(1)
Kejadian 50:15(1)
Kejadian 50:21(1)
Kejadian 6:9-22(1)
Keluaran 4:1-17(1)
Kidung Agung 1:1-8(1)
Kisah Para Rasul 15:33-34(1)
Kisah Para Rasul 17:10-15(1)
Lukas 16:10-18(1)
Lukas 2:1-7(1)
Maleakhi 2:10-16(1)
Markus 10:13-16(1)
Markus 10:35-45(1)
Markus 16:1-2(1)
Matius 16:21-28(1)
Matius 26:47-56(1)
Mazmur 71:17-24(1)
Pengkhotbah 3:1-15(1)
Roma 10:4-15(1)
Roma 1:16-17(1)
Ulangan 31:1-8(1)
Yesaya 28:23-29(2)
Yesaya 6:1-13(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 2 - 8 September 2018 - Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati - Kisah Para Rasul 17:10-15


Sebelum:

MTPJ 19 s-d 25 Agustus 2018



All Pembacaan Alkitab GMIM 2018:

MTPJ 24 Desember 2018 Khotbah Malam Natal - Menyambut Kelahiran Yesus - Lukas 2:1-7

MTPJ 23 s-d 29 Desember 2018 (Minggu Adven 4) - Yesus Kristus Penyelamat Dunia - 1 Yohanes 4:7-21

MTPJ 2 s-d 8 Desember 2018 (Minggu Adven 1)

MTPJ 25 November s/d 1 Desember 2018 - Gunakan Media Sebagai Sarana Pelayanan - Keluaran 4:1-17

RHK Sabtu, 10 November 2018 - Ungkapan yang Menghibur, Menenangkan Hati - Kejadian 50:21

RHK Minggu, 4 November 2018 - Berprasangka Buruk Bukanlah Hal yang Baik - Kejadian 50:15

MTPJ 28 Oktober s/d 3 November 2018 - Stop Hoax - Matius 28:11-15

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

RHK Sabtu, 20 Oktober 2018 - Melangkah dengan Damai - Kisah Para Rasul 15:33-34

MTPJ 14 s-d 20 Oktober 2018 - Media Sebagai Sarana Memelihara Kehidupan Beriman - Kisah Para Rasul 15:22-34

MTPJ 7 s-d 13 Oktober 2018 - Gereja di Era Digital - Kejadian 6:9-22

MTPJ 30 Sept - 6 Oktober 2018 - Gunakan Karunia untuk Kepentingan Bersama - 1 Korintus 12:1-11

Pembacaan Alkitab GMIM MTPJ 23 s-d 29 September 2018 - Cinta Allah Menerobos Perbedaan - Kidung Agung 1:1-8

MTPJ 16 - 22 September 2018 - Panggilan Gereja Memelihara Perdamaian di Tengah Masyarakat Majemuk - Kejadian 13:1-18

MTPJ 2 - 8 September 2018 - Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati - Kisah Para Rasul 17:10-15

MTPJ 26 Agust s/d 1 Sept 2018 Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman - Maleakhi 2:10-16

MTPJ 19 s-d 25 Agustus 2018

MTPJ 12 - 18 Agustus 2018

MTPJ 5 s-d 11 Agustus 2018

MTPJ 22 s-d 28 Juli 2018 - Markus 10:13-16

MTPJ 15 s d 21 Juli 2018 - Pengalaman Membentuk dan Memperteguh Hidup dalam Pengharapan Iman - Pengkhotbah 3:1-15

MTPJ 8 s-d 14 Juli 2018 - Kebajikan Allah (Bersyukur adalah Karakter Orang Percaya) - Mazmur 111:1-10

MTPJ 1 s-d 7 July 2018 - Hidup sebagai anak-anak terang (Mengertilah Kehendak Tuhan) - Efesus 5:1-21

MTPJ 24 s-d 30 Juni 2018 - Pendidikan Seumur Hidup - Mazmur 71:17-24

MTPJ 17 s-d 23 Juni 2018 - Firman Mempersatukan dan Menyelamatkan Bangsa - Roma 10:4-15

MTPJ 12 Juni 2018 (HUT PI dan Pendidikan Kristen ke-187) - Injil Yang Menyelamatkan - Roma 1:16-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

RHK Sabtu, 9 Juni 2018 - Keterbatasan Pengetahuan Manusia - Ayub 5:27

MTPJ 3 s/d 9 Juni 2018 - Allah Mendidik Umat-Nya - Ayub 5:17-27

MTPJ 27 Mei s/d 2 Juni 2018

MTPJ 20 - 26 Mei 2018 ( Hari Raya Pentakosta1)

MTPJ 6 - 12 Mei 2018 - Kesetiaan Dimulai dari Hal-hal Kecil - Lukas 16:10-18

MTPJ 29 April s/d 5 Mei 2018 - Pemimpin yang Bijaksana Mendengar Setiap Aspirasi - 1 Raja-Raja 12:16-24

RHK Minggu, 22 April 2018 Doa dan Puasa adalah Panggilan Iman Ester 4:1-3

Pembacaan Alkitab GMIM Minggu, 29 April 2018 - Belajar Mendengar 1 Raja-Raja 12:16-17

MTPJ 8 - 14 April 2018

MTPJ 1 - 7 April 2018 Hari Raya Paskah 1 (Hari Anak GMIM)

RHK Minggu, 1 April 2018

Jumat Agung 30 Maret 2018 - Setia Sampai Mati - Bacaan Alkitab : Yohanes 19 : 28 - 30

MTPJ 25 - 31 Maret 2018 - Hidup ada Dalam Rancangan Allah - Minggu Sengsara VI

MTPJ 18 - 24 Maret 2017 Minggu Sengsara V

RHK 11 - 17 Maret 2018 Minggu Sengsara IV - Syarat Mengikut Yesus - Matius 16:21-28

MTPJ 4 - 10 Maret 2018 Minggu Sengsara III - Komitmen Mengikut Yesus

MTPJ 25 Feb. s/d 3 Maret 2018 Minggu Sengsara II - Markus 10:35-45

MTPJ 18 - 24 Februari 2018 Minggu Sengsara I - Panggilan Untuk Ikut Menderita - 2 Timotius 2:1-13

MTPJ 11 - 17 Februari 2018

MTPJ 28 Januari s/d 3 Februari 2018 - Ini Aku, Utuslah Aku - Yesaya 6:1-13

MTPJ 21 - 27 Januari 2018 - Pola Hidup Sehat MendatangkanKecerdasan

MTPJ 14 - 20 Januari 2018 - Kejadian 39:1-23 - Meraih Sukses dengan Iman

MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31

MTPJ 31 Desember 2017 s/d 6 Januari 2018 - Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan - Ulangan 31:1-8

Pembacaan Alkitab GMIM Januari 2019



MENU UTAMA:
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(28)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(65)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu Rohani GMIM(1)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(7)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2018..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,