gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 490 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN :"Pendidikan Sebagai Misi Gereja Dalam Pembentukan Karakter"
TEMA MINGGUAN :"Peduli Anak Sebagai Tanda Mendengar Ajaran Yesus"

BACAAN ALKITAB : Markus 10:13-16
ALASAN PEMILIHAN TEMA

Berita Injil sesungguhnya ditujukan kepada segala bangsa, sebagaimana Amanat Agung Tuhan Yesus yang mengutus gereja untuk "menjadikan segala bangsa murid-Ku" (Matius 28:19-20). Dalam pemahaman gereja Protestan, segala bangsa mencakup kese-luruhan bangsa-bangsa di muka bumi ini, bukan hanya orang Yahudi, tetapi juga orang non-Yahudi. Pemahaman segala bangsa di sini pun menunjuk kepada manusia di segala umur, tua dan muda, besar dan kecil. Hal inilah yang membuat gereja-gereja Protestan, di dalamnya GMIM, sangat menekankan pentingnya pelaksanaan pengajaran dimulai dari usia anak-anak sampai lanjut usia. Penting-nya hal ini dilakukan, bukan hanya karena pendidikan harus ber-langsung seumur hidup (from womb to tomb), tetapi karena perintah Tuhan Yesus sendiri.

Berbagai praktik buruk yang mengancam hak-hak anak masih terjadi sampai saat ini. Mulai dari masih banyaknya pekerja anak, perkawinan anak, anak berhadapan dengan hukum, anak dengan gizi buruk, kekerasan terhadap anak, "trafficking" dan sebagainya. Di lain pihak masalah anak berhubungan dengan pendidikan baik formal dan informal: putus sekolah, kurangnya Pendidikan Agama Kristen Anak, anak jalanan dan anak yang dibiarkan.

Sebagaimana diketahui bahwa negara menjamin kesejahteraan tiap-tiap warganya, termasuk perlindungan terhadap hak-hak anak-anak yang merupakan hak-hak asasi manusia. Dalam UU Per-lindungan Anak ditegaskan bahwa anak adalah amanah dan karunia Tuhan yang Maha Esa, yang dalam dirinya melekat harkat dan martabat sebagai manusia seutuhnya (UU 23/2002).

Perenungan di sepanjang minggu ini memanggil umat Tuhan untuk menyadari perintah dan panggilan Tuhan untuk mendidik dan mengajar anak-anak dalam terang Injil Kristus. Sekaligus sebuah panggilan bagi umat Tuhan untuk sadar dan bertobat bila selama ini umat Tuhan, secara khusus orang dewasa, mengabaikan arti penting-nya mendidik dan mengajar anak-anak tentang Injil Kristus dalam keteladanan hidup setiap hari. Itulah sebabnya tema di sepanjang minggu ini adalah: "Peduli Anak sebagai Tanda Mendengar Ajaran Yesus."

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Kisah Tuhan Yesus yang memberkati anak-anak dalam Markus 10:13-16 berada dalam satu konteks tempat dan waktu yang sama ketika Tuhan Yesus mengajar tentang perceraian dalam Markus 10:1-12. Karena itu, dapat dengan mudah dipahami mengapa murid-murid memarahi orang-orang yang membawa anak-anak mereka untuk dijamah oleh Yesus. Murid-murid memandang tindakan orang-orang tersebut mengganggu Yesus yang sedang mengajar orang banyak. Tindakan orang-orang yang membawa anak-anak mereka kepada Yesus pun sebenarnya sangat dapat dipahami. Sejak kemunculan Yesus lewat pelayanan-Nya, Ia telah melakukan banyak mujizat: menyembuhkan orang-orang sakit, mengusir roh-roh jahat, memberi makan ribuan orang, bahkan membangkitkan anak seorang kepala rumah ibadat. Pelayanan Yesus telah membuat nama-Nya termashyur dan membuat-Nya diikuti banyak orang ke mana pun Dia dan murid-murid-Nya pergi dan berada (Markus. 3:7; 5:24; 6:33; 6:56; 10:1). Inilah yang membuat orang-orang tersebut membawa anak-anak mereka kepada Yesus, yakni supaya Yesus dapat men-jamah anak-anak mereka. Yesus tentu menyadari kehadiran orang-orang beserta anak-anak mereka ini dan menyadari pula bahwa murid-murid-Nya telah memarahi dan menghalangi mereka. Yesus yang melihat hal itu menjadi marah. Dalam Injil Markus, bahkan keseluruhan Injil-Injil, sangat jarang dijumpai Yesus yang meluapkan emosinya, entahkah ketika Dia berbelas kasihan, sedih, atau marah. Dalam teks Markus 10:13-16 hal tersebut ditunjukkan, yakni bahwa Yesus marah (beberapa bagian yang lain adalah Markus 1:41 dan 3:5). Hal ini menunjukkan bahwa Yesus menganggap penting apa yang justru dianggap murid-murid-Nya sebagai hal yang kurang penting, bahkan dianggap mengganggu pelayanan Yesus. Yesus memandang penting anak-anak itu. Perkataan-Nya dalam ayat 14 dengan jelas menunjukkan kepentingan tersebut, "Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka ..."  Istilah Yunani yang dipakai dalam ayat ini adalah "paidia", diter-jemahkan "anak-anak kecil". Kata paidia adalah bentuk jamak dari kata "paidion" yang artinya "anak kecil". Yesus menunjuk anak-anak tersebut sebagai orang-orang yang empunya Kerajaan Allah (ay.14) dan menegaskan kembali bahwa tidak ada seorang pun yang akan masuk ke dalam Kerajaan Allah bila tidak menyambut Kerajaan itu seperti seorang anak kecil (ayat. 15. bnd. 9:36-37).

Penginjil Markus menempatkan anak-anak kecil bersama-sama dengan mereka yang dipandang berada di tangga paling bawah dalam struktur sosial masyarakat, dan lantas menunjukkan bahwa merekalah yang justru dipandang Yesus sebagai yang empunya Kerajaan Allah dan contoh dari apa yang harus dimiliki dan dilakukan orang-orang yang ingin masuk ke dalam Kerajaan Allah. Dengan kata lain, anak-anak dan orang-orang yang dipandang rendah dan kurang penting oleh masyarakat adalah mereka yang dianggap paling tinggi dan paling penting oleh Yesus. Hal ini telah ditegaskan Yesus terlebih dahulu, sebagaimana dalam Markus 9:42, "Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut."

Salah satu hal yang harus diperhatikan juga adalah pernyataan Yesus bahwa mereka yang ingin masuk ke dalam Kerajaan Allah harus menyambutnya seperti seorang anak kecil. Hal ini bukan terutama dimaksudkan bahwa orang dewasa harus mencontoh keluguan anak-anak, tetapi terutama dimaksudkan agar orang dewasa men-contoh cara anak-anak menerima Kerajaan Allah itu. Anak-anak akan menerima Kerajaan itu sebagai sesuatu yang tidak layak mereka terima, melainkan sebagai sebuah anugerah dan pemberian Allah sendiri (a gift). Demikian kisah ini ditutup dengan Yesus yang meletakkan tangan-Nya dan memberkati anak-anak itu, sebagai bentuk kasih dan kepedulian-Nya.
Makna dan Implikasi Firman

Orang percaya dipanggil untuk meneladani Yesus Kristus dalam segala perkataan dan perbuatan-Nya, di dalamnya memegang prin-sip memandang penting apa yang Yesus anggap penting dan ber-usaha melakukannya. Tuhan Yesus di dalam pelayanan-Nya menun-jukkan kepedulian-Nya kepada semua orang dan dalam segala usia, di dalamnya anak-anak. Harus diakui, banyak orang percaya, bah-kan yang telah lama aktif di dalam pelayanan, sering menganggap remeh dan sepele pelayanan kepada anak-anak. Hal tersebut nyata dalam ketidakpedulian untuk mendidik, mengajar, dan meneladan-kan apa yang sesuai dengan kehendak Kristus. Anak-anak sering dianggap kurang penting dan jarang dilibatkan di dalam pelayanan. Lebih celaka lagi bila ada yang memandang anak-anak sebagai penghalang dan pengganggu yang menyusahkan di dalam pela-yanan. Berita firman Tuhan ini adalah panggilan untuk bertobat dan mulai memandang penting pelayanan kepada anak-anak dengan menunjukkan kepedulian yang nyata kepada mereka. Orang tua di rumah mendidik dan mengajar anak-anak sesuai dengan firman Tuhan, dan mengaktualisasikannya dalam keteladanan hidup setiap hari. Demikian juga dengan para pelayan khusus yang di-panggil untuk melayani umat Tuhan, agar memperhatikan pelayanan kepada anak-anak (secara khusus memperhatikan pelayanan komisi kategorial anak). Mengabaikan dan menyepelehkan hal ini berarti telah bertindak tidak taat dan tidak mau mendengar ajaran Yesus Kristus sendiri.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

    Berdasarkan teks Alkitab, mengapakah Yesus memarahi murid-murid-Nya yang menghalangi anak-anak datang kepada-Nya?
    Bagaimanakah menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil sebagaimana panggilan Tuhan Yesus?
    Bagaimanakah mewujudnyatakan kepedulian kepada anak-anak, mulai dari rumah tangga Kristen, sekolah, dan di dalam pelayanan gereja?

NAS PEMBIMBING: Markus 9:36-37

POKOK - POKOK  DOA :

    Jemaat, yakni keluarga-keluarga dan pelayan khusus, menyadari pentingnya kepedulian kepada anak dalam bentuk pengajaran dan keteladanan Kristus dan mengaktualisasikannya dalam tindakan nyata.
    Kehidupan jemaat sebagai komunitas Kristen yang bertumbuh sebagai jemaat yang mengenal dan mengasihi Tuhan, mulai dari anak-anak sampai lanjut usia.
    GMIM sebagai gereja Tuhan yang peduli pada pelayanan anak-anak dan aktif melawan perilaku kekerasan terhadap anak-anak.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:

HARI MINGGU BENTUK IV

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Persiapan: KJ.  No. 17 Tuhan Allah Hadir

Ses Doa Pembukaan: KJ No. 355 Yesus Memanggil

Ses Pengakuan Dosa & Pengampunan: NNBT. No. 10 Ya Tuhan Yang Kudus

Ses Pembacaan Alkitab: KJ. No. 184 Yesus Sayang Padaku

Persembahan: K.J.No. 362 Aku Milik-Mu, Yesus Tuhanku

Nyanyian Penutup: K.J.No. 413 Tuhan Pimpin Anak-Mu.

ATRIBUT:

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.

Label:   Markus 10:13-16 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018
1 Korintus 12:1-11(1)
1 Raja-Raja 12:16-17(1)
1 Raja-Raja 12:16-24(1)
1 Yohanes 4:7-21(1)
2 Timotius 2:1-13(1)
2 Timotius 3:10-17(2)
Ayub 5:27(1)
Kejadian 13:1-18(1)
Kejadian 1:1-31(1)
Kejadian 39:1-23(1)
Kejadian 50:15(1)
Kejadian 50:21(1)
Kejadian 6:9-22(1)
Keluaran 4:1-17(1)
Kidung Agung 1:1-8(1)
Kisah Para Rasul 15:33-34(1)
Kisah Para Rasul 17:10-15(1)
Lukas 16:10-18(1)
Lukas 2:1-7(1)
Maleakhi 2:10-16(1)
Markus 10:13-16(1)
Markus 10:35-45(1)
Markus 16:1-2(1)
Matius 16:21-28(1)
Matius 26:47-56(1)
Mazmur 71:17-24(1)
Pengkhotbah 3:1-15(1)
Roma 10:4-15(1)
Roma 1:16-17(1)
Ulangan 31:1-8(1)
Yesaya 28:23-29(2)
Yesaya 6:1-13(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 5 s-d 11 Agustus 2018


Sebelum:

MTPJ 15 s d 21 Juli 2018 - Pengalaman Membentuk dan Memperteguh Hidup dalam Pengharapan Iman - Pengkhotbah 3:1-15



All Pembacaan Alkitab GMIM 2018:

MTPJ 24 Desember 2018 Khotbah Malam Natal - Menyambut Kelahiran Yesus - Lukas 2:1-7

MTPJ 23 s-d 29 Desember 2018 (Minggu Adven 4) - Yesus Kristus Penyelamat Dunia - 1 Yohanes 4:7-21

MTPJ 2 s-d 8 Desember 2018 (Minggu Adven 1)

MTPJ 25 November s/d 1 Desember 2018 - Gunakan Media Sebagai Sarana Pelayanan - Keluaran 4:1-17

RHK Sabtu, 10 November 2018 - Ungkapan yang Menghibur, Menenangkan Hati - Kejadian 50:21

RHK Minggu, 4 November 2018 - Berprasangka Buruk Bukanlah Hal yang Baik - Kejadian 50:15

MTPJ 28 Oktober s/d 3 November 2018 - Stop Hoax - Matius 28:11-15

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

RHK Sabtu, 20 Oktober 2018 - Melangkah dengan Damai - Kisah Para Rasul 15:33-34

MTPJ 14 s-d 20 Oktober 2018 - Media Sebagai Sarana Memelihara Kehidupan Beriman - Kisah Para Rasul 15:22-34

MTPJ 7 s-d 13 Oktober 2018 - Gereja di Era Digital - Kejadian 6:9-22

MTPJ 30 Sept - 6 Oktober 2018 - Gunakan Karunia untuk Kepentingan Bersama - 1 Korintus 12:1-11

Pembacaan Alkitab GMIM MTPJ 23 s-d 29 September 2018 - Cinta Allah Menerobos Perbedaan - Kidung Agung 1:1-8

MTPJ 16 - 22 September 2018 - Panggilan Gereja Memelihara Perdamaian di Tengah Masyarakat Majemuk - Kejadian 13:1-18

MTPJ 2 - 8 September 2018 - Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati - Kisah Para Rasul 17:10-15

MTPJ 26 Agust s/d 1 Sept 2018 Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman - Maleakhi 2:10-16

MTPJ 19 s-d 25 Agustus 2018

MTPJ 12 - 18 Agustus 2018

MTPJ 5 s-d 11 Agustus 2018

MTPJ 22 s-d 28 Juli 2018 - Markus 10:13-16

MTPJ 15 s d 21 Juli 2018 - Pengalaman Membentuk dan Memperteguh Hidup dalam Pengharapan Iman - Pengkhotbah 3:1-15

MTPJ 8 s-d 14 Juli 2018 - Kebajikan Allah (Bersyukur adalah Karakter Orang Percaya) - Mazmur 111:1-10

MTPJ 1 s-d 7 July 2018 - Hidup sebagai anak-anak terang (Mengertilah Kehendak Tuhan) - Efesus 5:1-21

MTPJ 24 s-d 30 Juni 2018 - Pendidikan Seumur Hidup - Mazmur 71:17-24

MTPJ 17 s-d 23 Juni 2018 - Firman Mempersatukan dan Menyelamatkan Bangsa - Roma 10:4-15

MTPJ 12 Juni 2018 (HUT PI dan Pendidikan Kristen ke-187) - Injil Yang Menyelamatkan - Roma 1:16-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

RHK Sabtu, 9 Juni 2018 - Keterbatasan Pengetahuan Manusia - Ayub 5:27

MTPJ 3 s/d 9 Juni 2018 - Allah Mendidik Umat-Nya - Ayub 5:17-27

MTPJ 27 Mei s/d 2 Juni 2018

MTPJ 20 - 26 Mei 2018 ( Hari Raya Pentakosta1)

MTPJ 6 - 12 Mei 2018 - Kesetiaan Dimulai dari Hal-hal Kecil - Lukas 16:10-18

MTPJ 29 April s/d 5 Mei 2018 - Pemimpin yang Bijaksana Mendengar Setiap Aspirasi - 1 Raja-Raja 12:16-24

RHK Minggu, 22 April 2018 Doa dan Puasa adalah Panggilan Iman Ester 4:1-3

Pembacaan Alkitab GMIM Minggu, 29 April 2018 - Belajar Mendengar 1 Raja-Raja 12:16-17

MTPJ 8 - 14 April 2018

MTPJ 1 - 7 April 2018 Hari Raya Paskah 1 (Hari Anak GMIM)

RHK Minggu, 1 April 2018

Jumat Agung 30 Maret 2018 - Setia Sampai Mati - Bacaan Alkitab : Yohanes 19 : 28 - 30

MTPJ 25 - 31 Maret 2018 - Hidup ada Dalam Rancangan Allah - Minggu Sengsara VI

MTPJ 18 - 24 Maret 2017 Minggu Sengsara V

RHK 11 - 17 Maret 2018 Minggu Sengsara IV - Syarat Mengikut Yesus - Matius 16:21-28

MTPJ 4 - 10 Maret 2018 Minggu Sengsara III - Komitmen Mengikut Yesus

MTPJ 25 Feb. s/d 3 Maret 2018 Minggu Sengsara II - Markus 10:35-45

MTPJ 18 - 24 Februari 2018 Minggu Sengsara I - Panggilan Untuk Ikut Menderita - 2 Timotius 2:1-13

MTPJ 11 - 17 Februari 2018

MTPJ 28 Januari s/d 3 Februari 2018 - Ini Aku, Utuslah Aku - Yesaya 6:1-13

MTPJ 21 - 27 Januari 2018 - Pola Hidup Sehat MendatangkanKecerdasan

MTPJ 14 - 20 Januari 2018 - Kejadian 39:1-23 - Meraih Sukses dengan Iman

MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31

MTPJ 31 Desember 2017 s/d 6 Januari 2018 - Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan - Ulangan 31:1-8

Pembacaan Alkitab GMIM Januari 2019



MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(22)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(7)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(6)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2018..

Register   Login  

Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,