gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 867 kali
Download MP3 Music
MTPJ 6 - 12 Mei 2018
TEMA BULANAN : "Memperkokoh Sinergisme Demi Keutuhan dan Kesinambungan Pelayanan"
TEMA MINGGUAN : "Kesetiaan Dimulai dari Hal-hal Kecil"
Bacaan Alkitab :
Lukas 16:10-18
Setia dalam perkara yang kecil Nasihat
16:10 "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. 16:11 Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya? 16:12 Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu? 16:13 Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." 16:14 Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia. 16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia, dibenci oleh Allah. 16:16 Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya. 16:17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal. 16:18 Setiap orang yang menceraikan isterinya, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah; dan barangsiapa kawin dengan perempuan yang diceraikan suaminya, ia berbuat zinah."

ALASAN PEMILIHAN TEMA

Bertanggung jawab melaksanakan pekerjaan merupakan amanat yang dipercayakan Tuhan pada semua orang. Dengan melak-sanakan tanggung jawab secara baik berarti dia bekerja dan mengimani bahwa tugas tanggungjawab yang ditekuninya adalah Anugerah Allah. Dalam pemahaman inilah ketika seseorang mendapat kepercayaan melaksanakan pekerjaan, pekerjaan apa pun itu akan dikerjakannya dalam ketaatan dan kesetiaan sehingga menghasilkan sesuatu yang baik.

Merupakan pergumulan gereja dalam kondisi sekarang ini dijum-pai masih banyak orang yang tidak setia dalam melaksanakan tugasnya, baik dalam pelayanan gereja maupun pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap hari. Dalam realitas tuntutan hidup yang harus dipenuhi kadang terjebak dalam pikiran ingin mendapatkan sesuatu yang "besar atau lebih" tetapi upaya yang dilakukan adalah upaya yang tidak benar.

Kesetiaan dimulai dari hal-hal kecil itulah tema yang menuntun perenungan kita diminggu berjalan ini. "Kesetiaan" berasal dari kata "Setia" berarti " berpegang teguh (pada janji pendirian dsb), patuh dan taat" (KBBI) dalam bahasa Yunani: "Pistis" akar kata dari Iman, terjemahan kata "setia" bahasa Inggris "Faithfull". Kesetiaan menunjukan suatu istilah relasional dimana seorang dapat setia (faithfull) pada suatu tugas atau sumpah. Mengerti tentang tema "Kesetiaan dmulai dari hal-hal kecil" mengantar kita mau memahami Tuhan Allah yang kita Imani menghendaki supaya orang percaya tetap memiliki hubungan dengan-Nya sambil berkomitmen untuk melakukan tugas tanggung jawab secara baik.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Injil Lukas dialamatkan pada seorang yang bernama Teofilus" Seorang yang mengasihi Allah (Lukas 1:1,3) ditulis sekitar tahun 60 - 63 M. Lukas menulis kepada Teofilus untuk mengajarkan pada pengikut Yesus bahwa keselamatan bukan hanya milik orang Yahudi tetapi secara universal dikerjakan Yesus adalah juga milik bangsa Yunani dan bangsa-bangsa lain. Hal ini nampak jelas pada pola pelayanan Yesus bahwa Dia hadir menolong orang miskin, orang sakit, orang yang terpinggirkan termasuk semua orang berdosa. Tulisan Lukas pasal 16 :10- 18 merupakan lanjutan dari pengajaran Yesus ketika Dia ada dalam perjalanan ke Yerusalem dan membicarakan perumpamaan tentang ben-dahara yang tidak jujur dalam mengelolah harta benda yang dipercayakan padanya. Bagaimana mungkin orang yang tidak setia pada pekerjaan yang kecil akan mendapat kepercayaan yang besar. Apalagi kepercayaan itu diberikan dalam satu alasan kerena dia adalah orang percaya kepada Allah? Ayat 10 Setia dalam perkara kacil setia juga dalam perkara besar, tidak benar dalam perkara kecil tidak benar dalam perkara besar. Kesetiaan yang dimaksud mau menyatakan ketaatan dan ketekunan dalam melaksanakan tugas kepada si pemberi pekerjaan, dengan kata lain dalam pelayanan menunjukkan bahwa manusia memiliki hubungan dengan Allah yang telah menyatakan kasih-Nya. Setia dan benar berarti memiliki karakter dan integritas yang mampu melakukan tanggung jawab. Kalau mereka mampu melakukan-nya kebahagiaan akan mereka nikmati.

Ayat 11-1. 5 Mamon istilah Aram yang artinya uang atau harta milik. Mamon yang tidak jujur berarti sesuatu yang tidak dapat dipercaya karena bisa menjadikan orang yang mengandalkan kebahagiaannya pada harta benda akan mengalami kekecewaan karena harta benda itu tidak kekal/fana. Harta benda bukan berarti tidak dibutuhkan tetapi dijadikan sebagai alat yang dapat membantu/pelengkap untuk mencapai kebahagiaan atau tujuan yang diinginkan. Karena itu janganlah mengabdi kepada dua tuan "Allah atau mamon". Ada perbedaan yang jelas, mengabdi kepada Allah berarti menyangkal diri, mau berkorban dalam pelayanan dan menolak melayani dunia. Sedangkan memilih mamon atau harta benda berarti manusia diperdaya oleh kekayaan yang ada sehingga menganggap kekayaan menjadi tolok ukur untuk mencapai kebahagian dan keselamatan.

Ayat 16-17 Hukum Taurat dan Kitab para nabi yang diberitakan dipahami oleh orang Yahudi bahwa hanya mereka yang beroleh keselamatan tetapi sesungguhnya ketika masa Yohanes datang memberitakan Kerajaan Allah semua orang beroleh kesempatan untuk masuk dalamnya. Ajaran Yesus lebih menjelaskan aturan-aturan itu di dalam injil.

Makna dan Implikasi Firman

Pada hakekatnya setiap orang telah menikmati anugerah Tuhan oleh sebab itu ia bertanggungjawab untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. Sebagaimana dalam perumpamaan ini Yesus mengajarkan bagaimana manusia diberi kepecayaan untuk mengelolah harta yang bukan miliknya. Harta kekayaan yang disebut mamon selalu menjebak manusia untuk berbuat jahat apabila pikirannya dikuasai oleh uang/harta. Harta/uang bukanlah tujuan akhir dari kepuasan hidup di dunia tetapi hanyalah alat yang dapat dipakai untuk membangun kehidupan didunia ini sebagaimana dipahami bahwa hidup manusia hanyalah pemberian Allah. Jikalau kita bekerja maka kita bekerja bagi si pemberi pekerjaan yaitu Tuhan. Karena itu pekerjaan mengelola harta dunia adalah sesuatu yang kecil yang dipercayakan Tuhan bagi kita sedangkan pekerjaan yang besar adalah tugas dan tanggung jawab bahwa semua orang percaya kepada Yesus Kristus hendaknya mengantar sesama manusia untuk dapat mengenal dan mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat dunia.

Pekerjaan adalah kepercayaan yang diberikan Tuhan, sebab itu disaat mendapatkan uang atau harta benda dipahami sebagai titipan Tuhan yang dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang baik dan benar. Uang bukanlah sesuatu yang tidak penting tetapi ketika kita mendapat uang maka kita akan memanfaatkannya untuk mencapai kebahagiaan yang diberkan Tuhan. Mencapai kebahagiaan bukan hanya di dunia fana tetapi pada akhirnya karena tanggung jawab yang besar telah kita kerjakan sebagai respon terhadap anugerah Tuhan. Itu berarti kehidupan dalam kerajaan Allah akan dinikmati. (bandingkan Yohanes 3:16).

Di dunia sekarang ini banyak orang kelihatan menjalankan kehidupan agamanya secara baik padahal hati dan pikirannya dikuasai oleh kerakusan, ketamakan, keegoisan dan lebih lagi menganggap bahwa uang adalah segala-galanya. Penampilan lahiriah menjadi topeng menutupi segala perbuatan jahat. Pembenaran terhadap diri sendiri adalah sesuatu yang tidak dikehendaki Tuhan. Karena itu ketika manusia dikuasai oleh dosa maka dia tidak akan mendapat tempat dalam Kerajaan Allah.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

    Apa yang saudara pahami tentang kesetiaan menurut pembacaan dalam Lukas 16:10-18?
    Bagaimana upaya gereja dalam memperlengkapi warga gereja untuk bertanggung jawab dalam melakukan pelayanan.
    Sebutkan dan jelaskan sifat mamon diera post modern.

NAS PEMBIMBING: Kolose 3:23-24

POKOK-POKOK DOA

    Warga gereja dimampukan memilih setia terhadap panggilan imannya
    Warga gereja dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik dalam melaksanakan pekerjaan sesuai bidang masing-masing
    Berdoa bagi Pelayan khusus supaya dimampukan melak-sanakan tugas dengan setia dalam keterpanggilan pelayanan.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN : HARI MINGGU BENTUK I

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Panggilan Beribadah: NNBT No.7 Mari Puji Tuhan Yesus

Nas Pembimbing: NKB No 17 Agunglah Kasih Allahku

Pengakuan Dosa: NNBT No 10 Ya Tuhan Yang Kudus

Pemberitaan Anugerah Allah: NNBT No 29 Apakah Yang T'lah Engkau Lakukan

Pengakuan Iman: KJ No 38 T'lah Ku Temukan Dasar Kuat

Hukum Tuhan: KJ.No 405. Kaulah Ya Tuhan Surya Hidupku

Pembacaan Alkitab: NKB No 116 Siapa Yang Berpegang

Persembahan: NNBT No 15 Hai Seluruh Umat Tuhan

Nyanyian Penutup: Tabah dan Setiawan.

ATRIBUT

Warna dasar putih dengan lambang bunga bakung dan salib berwarna kuning.


Label:   Lukas 16:10-18 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018
1 Korintus 12:1-11(1)
1 Raja-Raja 12:16-17(1)
1 Raja-Raja 12:16-24(1)
1 Yohanes 4:7-21(1)
2 Timotius 2:1-13(1)
2 Timotius 3:10-17(2)
Ayub 5:27(1)
Kejadian 13:1-18(1)
Kejadian 1:1-31(1)
Kejadian 39:1-23(1)
Kejadian 50:15(1)
Kejadian 50:21(1)
Kejadian 6:9-22(1)
Keluaran 4:1-17(1)
Kidung Agung 1:1-8(1)
Kisah Para Rasul 15:33-34(1)
Kisah Para Rasul 17:10-15(1)
Lukas 16:10-18(1)
Lukas 2:1-7(1)
Maleakhi 2:10-16(1)
Markus 10:13-16(1)
Markus 10:35-45(1)
Markus 16:1-2(1)
Matius 16:21-28(1)
Matius 26:47-56(1)
Mazmur 71:17-24(1)
Pengkhotbah 3:1-15(1)
Roma 10:4-15(1)
Roma 1:16-17(1)
Ulangan 31:1-8(1)
Yesaya 28:23-29(2)
Yesaya 6:1-13(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 20 - 26 Mei 2018 ( Hari Raya Pentakosta1)


Sebelum:

MTPJ 29 April s/d 5 Mei 2018 - Pemimpin yang Bijaksana Mendengar Setiap Aspirasi - 1 Raja-Raja 12:16-24



All Pembacaan Alkitab GMIM 2018:

MTPJ 24 Desember 2018 Khotbah Malam Natal - Menyambut Kelahiran Yesus - Lukas 2:1-7

MTPJ 23 s-d 29 Desember 2018 (Minggu Adven 4) - Yesus Kristus Penyelamat Dunia - 1 Yohanes 4:7-21

MTPJ 2 s-d 8 Desember 2018 (Minggu Adven 1)

MTPJ 25 November s/d 1 Desember 2018 - Gunakan Media Sebagai Sarana Pelayanan - Keluaran 4:1-17

RHK Sabtu, 10 November 2018 - Ungkapan yang Menghibur, Menenangkan Hati - Kejadian 50:21

RHK Minggu, 4 November 2018 - Berprasangka Buruk Bukanlah Hal yang Baik - Kejadian 50:15

MTPJ 28 Oktober s/d 3 November 2018 - Stop Hoax - Matius 28:11-15

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

RHK Sabtu, 20 Oktober 2018 - Melangkah dengan Damai - Kisah Para Rasul 15:33-34

MTPJ 14 s-d 20 Oktober 2018 - Media Sebagai Sarana Memelihara Kehidupan Beriman - Kisah Para Rasul 15:22-34

MTPJ 7 s-d 13 Oktober 2018 - Gereja di Era Digital - Kejadian 6:9-22

MTPJ 30 Sept - 6 Oktober 2018 - Gunakan Karunia untuk Kepentingan Bersama - 1 Korintus 12:1-11

Pembacaan Alkitab GMIM MTPJ 23 s-d 29 September 2018 - Cinta Allah Menerobos Perbedaan - Kidung Agung 1:1-8

MTPJ 16 - 22 September 2018 - Panggilan Gereja Memelihara Perdamaian di Tengah Masyarakat Majemuk - Kejadian 13:1-18

MTPJ 2 - 8 September 2018 - Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati - Kisah Para Rasul 17:10-15

MTPJ 26 Agust s/d 1 Sept 2018 Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman - Maleakhi 2:10-16

MTPJ 19 s-d 25 Agustus 2018

MTPJ 12 - 18 Agustus 2018

MTPJ 5 s-d 11 Agustus 2018

MTPJ 22 s-d 28 Juli 2018 - Markus 10:13-16

MTPJ 15 s d 21 Juli 2018 - Pengalaman Membentuk dan Memperteguh Hidup dalam Pengharapan Iman - Pengkhotbah 3:1-15

MTPJ 8 s-d 14 Juli 2018 - Kebajikan Allah (Bersyukur adalah Karakter Orang Percaya) - Mazmur 111:1-10

MTPJ 1 s-d 7 July 2018 - Hidup sebagai anak-anak terang (Mengertilah Kehendak Tuhan) - Efesus 5:1-21

MTPJ 24 s-d 30 Juni 2018 - Pendidikan Seumur Hidup - Mazmur 71:17-24

MTPJ 17 s-d 23 Juni 2018 - Firman Mempersatukan dan Menyelamatkan Bangsa - Roma 10:4-15

MTPJ 12 Juni 2018 (HUT PI dan Pendidikan Kristen ke-187) - Injil Yang Menyelamatkan - Roma 1:16-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

RHK Sabtu, 9 Juni 2018 - Keterbatasan Pengetahuan Manusia - Ayub 5:27

MTPJ 3 s/d 9 Juni 2018 - Allah Mendidik Umat-Nya - Ayub 5:17-27

MTPJ 27 Mei s/d 2 Juni 2018

MTPJ 20 - 26 Mei 2018 ( Hari Raya Pentakosta1)

MTPJ 6 - 12 Mei 2018 - Kesetiaan Dimulai dari Hal-hal Kecil - Lukas 16:10-18

MTPJ 29 April s/d 5 Mei 2018 - Pemimpin yang Bijaksana Mendengar Setiap Aspirasi - 1 Raja-Raja 12:16-24

RHK Minggu, 22 April 2018 Doa dan Puasa adalah Panggilan Iman Ester 4:1-3

Pembacaan Alkitab GMIM Minggu, 29 April 2018 - Belajar Mendengar 1 Raja-Raja 12:16-17

MTPJ 8 - 14 April 2018

MTPJ 1 - 7 April 2018 Hari Raya Paskah 1 (Hari Anak GMIM)

RHK Minggu, 1 April 2018

Jumat Agung 30 Maret 2018 - Setia Sampai Mati - Bacaan Alkitab : Yohanes 19 : 28 - 30

MTPJ 25 - 31 Maret 2018 - Hidup ada Dalam Rancangan Allah - Minggu Sengsara VI

MTPJ 18 - 24 Maret 2017 Minggu Sengsara V

RHK 11 - 17 Maret 2018 Minggu Sengsara IV - Syarat Mengikut Yesus - Matius 16:21-28

MTPJ 4 - 10 Maret 2018 Minggu Sengsara III - Komitmen Mengikut Yesus

MTPJ 25 Feb. s/d 3 Maret 2018 Minggu Sengsara II - Markus 10:35-45

MTPJ 18 - 24 Februari 2018 Minggu Sengsara I - Panggilan Untuk Ikut Menderita - 2 Timotius 2:1-13

MTPJ 11 - 17 Februari 2018

MTPJ 28 Januari s/d 3 Februari 2018 - Ini Aku, Utuslah Aku - Yesaya 6:1-13

MTPJ 21 - 27 Januari 2018 - Pola Hidup Sehat MendatangkanKecerdasan

MTPJ 14 - 20 Januari 2018 - Kejadian 39:1-23 - Meraih Sukses dengan Iman

MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31

MTPJ 31 Desember 2017 s/d 6 Januari 2018 - Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan - Ulangan 31:1-8

Pembacaan Alkitab GMIM Januari 2019



MENU UTAMA:
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(28)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(65)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu Rohani GMIM(1)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(7)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2018..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,