gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 1104 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Memperkokoh Sinergisme demi Keutuhan dan Kesinambungan Pelayanan"
TEMA MINGGUAN : "Roh yang Mempersatukan"

Bacaan Alkitab :
Kisah Para Rasul 2:1-13
Pentakosta
2:1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. 2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; 2:3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. 2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. 2:5 Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. 2:6 Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. 2:7 Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? 2:8 Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: 2:9 kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, 2:10 Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, 2:11 baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah." 2:12 Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: "Apakah artinya ini?" 2:13 Tetapi orang lain menyindir: "Mereka sedang mabuk oleh anggur manis."

ALASAN PEMILIHAN TEMA

Gereja terpanggil untuk melakukan tugas bersekutu, bersaksi dan melayani ditengah dunia ini. Tugas kerja pelayanan ini tentu tidak dapat dilakukan sendiri oleh gereja dan segenap orang percaya. Dan karena itu sangat membutuhkan peran Roh Kudus yang akan menuntun, membimbing dan berkarya dalam segenap realitas kehidupan.

Pekerjaan Roh Kudus sering menjadi polemik panjang ditengah pelayanan gereja. Bukan karena kita tidak ada dalam pengakuan bersama tentang itu (tentang Roh Kudus), akan tetapi sering kali yang dipersoalkan ialah bagaimana kita dapat mengakui sekaligus membedakan mana pekerjaan Roh Kudus dan bukan. Hal ini dapat terukur ketika ada kelompok-kelompok tertentu dalam gereja yang hendak membatasi dan atau sebaliknya mengasumsi-kan cara kerja Roh Kudus dalam sebuah persekutuan. Seolah pekerjaan Roh Kudus hanya melalui pemberian Bahasa Rohdan mengabaikan karunia-karunia yang  lain untuk membangun iman jemaat. Belum lagi bila dalam banyak kesempatan kita mende-ngar bahwa kami adalah kelompok yang penuh dengan Roh Kudus dan yang lain tidak atau biasa-biasa saja.

Inilah fakta yang sering kita jumpai dalan kehidupan bergereja dewasa ini yang mulai terjebak pada sikap dan pandangan yang mulai terkotak-kotak dan sulit untuk saling menerima dan mengakui. Kerukunan yang selama ini terpelihara kini menjadi sarat konflik.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Kisah Para Rasul menceritakan sejarah gereja Kristen awal setelah naiknya Yesus Kristus ke sorga. Kisah Rasul secara garis besar menggambarkan tentang peristiwa perjalanan Injil dari Yerusalem, ibu kota Yehuda dunia Yahudi.

Hari Pentakosta adalah hari yang kelima puluh setelah kebang-kitan Yesus Kristus. Secara linguistic Pentakosta berasal dari bahasa Yunani Pentekoste yang secara harafiah berarti kelimapuluh adalah hari dimana terjadinya pencurahan Roh Kudus kepada murid-murid (para rasul) di Yerusalem. Secara historis, hari raya pentakosta ini telah dikenal oleh orang Yahudi yang memaknainya dengan perayaan pesta panen dimana roti-roti yang pertama dibuat dari hasil utama gandum yang baru dipanen dan dipersembahkan kepada Tuhan sebagai korban. Dan ketika mempersembahkan korban tersebut, maka semua orang harus berkumpul untuk menikmati berkat-Nya dan tidak diperkenankan untuk melakukan pekerjaan atau aktifitas apapun . Sebab itu mereka menyebutnya  hari raya Pertemuan Kudus.

Kehadiran Roh kudus kala itu dengan memperdengarkan bunyi seperti tiupan angin keras (ayat 2) yang juga merupakan lambang dari suatu keberadaan yang tidak kelihatan tapi dapat dirasakan. Hal ini sejajar dengan pneuma (Yunani) berarti juga angin. Dan ketika itu nampaklah dalam bentuk lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada setiap orang. Kesaksian ini hendak menunjukan bahwa ungkapan "lidah seperti nyala api" mau menggambarkan sebuah karya melalui kuasa yang luar biasa itu hendak mendorong/menggerakan bahkan memberi kesanggupan kepada  para murid/rasul untuk berkata-kata, berbicara, berbahasa dan atau bersaksi tentang Yesus Kristus yang telah bangkit itu.

Peranan pekerjaan Roh kudus telah membuat para Rasul dapat berbicara dalam bahasa yang diberikan oleh Roh itu, dan bahasa yang mereka ucapkan ketika itu dapat dimengerti dan dipahami oleh orang-orang yang hadir disaat itu, yang walaupun bahasa dan bangsa mereka berbeda dengan para rasul (ayat 9-11). Beragamnya latar belakang bangsa dan bahasa dikala itu, tentu menjadi kesulitan tersendiri bagi para rasul untuk menyampaikan kesaksian kepada orang yang notabenenya bukan sebangsa, apalagi sebahasa. Tetapi itu bukan karena para murid ataupun kemampuan linguistic mereka yang menguasai berbagai bahasa melainkan karena peranan Roh Kudus. Tentu peranan Roh Kudus sanggup untuk menyatukan berbagai perbedaan (apakah bangsa,bahasa) sehingga mereka saling mengerti sesuai kesaksian dalam ayat 6 bahwa :..mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri juga dalam ayat 8 :....bagai mana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai dinegeri asal kita.Dengan  perkataan lain bahwa melalui pekerjaan Roh Kudus mujizat untuk berkata-kata dan mujizat untuk mendengar telah berpadu/menyatu dan berkarya bagi segenap orang disaat itu, baik para rasul maupun semua orang yang mendengarkannya.

Sekalipun karya Roh kudus sangatlah fenomenal, tetapi tidak semua orang memiliki kepekaan yang tinggi tentang itu. Ada diantara mereka yang malah sebaliknya menyindir pekerjaan Roh Kudus dengan berkata bahwa"mereka sedang mabuk oleh anggur manis"(ayat.13).  Tapi dalam jumlah yang besar, mereka tercengang-cengan dan heran ketika menyaksikan peristiwa itu.

Makna dan Implikasi Firman

Kita semua tahu bahwa pemberian Roh Kudus adalah bagian dari penggenapan janji Allah untuk memperlengkapi segenap orang percaya dengan kuasa Ilahi. Menjadi bagian dalam kuasa Ilahi itu bukanlah hal yang mudah. Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya dalam berbagai bentuk dan pasti menurut kehendak Bapa dan bukan menurut ukuran dan kepantasan manusia. Pada hakekatnya karya Roh Kudus adalah untuk memperkatakan dan menyampaikan berita keselamatan dan Yesus Kristus yang telah bangkit mengalahkan maut, adalah pusat atau inti pemberitaan itu.

Roh Kudus yang telah berkarya dihari Pentakosta itu terhadap para rasul, mampu mempersatukan banyak orang dari berbagai suku bangsa. Penyatuan itu tidak semata menjadikan mereka itu sama secara personal, tapi dalam kebersamaan mereka mampu berkata dan mendengar Kristus yang adalah satu-satunya jalan keselamatan. Kesatuan didalam Kristus dalam peran Roh Kudus, menepis pandangan yang arogan, primordial dan diskriminatif untuk melihat bahwa hanya kita, dan atau kelompok kitalah yang memiliki kuasa Roh Kudus. Kuasa Roh Kudus harus mampu menempati tatanan hidup orang percaya sehingga menjadi pemersatu bagi yang berselisih paham, menjadi perekat bagi yang terpecah-belah, menjadi patokan dan ukuran dalam kebaikan, kebenaran dan kejujuran dan bahkan mampu untuk mengatakan itu (baik, benar dll) dalam keadaan-keadaan yang sulit, tertekan  dan penuh intervensi. Peranan Roh Kudus mampu menjadikan kehidupan orang percaya penuh keberanian dan jauh lebih tegar, yang walaupun seringkali hal itu berkonsekuensi pada penolakan, penganiayaan dan sebagainya.

Dari berbagai aspek kehidupan manusia, apakah budaya, suku bangsa, ekonomi, hukum dan peradilan, politik, masalah sosial kita sangat membutuhkan peran dan karya Roh Kudus, supaya benar-benar,  kehidupan yang lebih baik dan menjadi berkat bagi siapa saja akan dapat dilakukan oleh kita sebagai orang-orang yang telah menerima keselamatanitu dan menerima Roh Kudus.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:       

    Apa yang saudara pahami tentang Roh yang mempersatukan menurut bagian bacaan Kisah Para Rasul 2:1-13
    Jelaskan seperti apa bentuk-bentuk pekerjaan Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya maupun gereja.

NAS PEMBIMBING: Yoel 2:28-29

POKOK-POKOK DOA:

    Gereja terus berseru untuk dipimpin Roh Kudus.
    Tiap orang percaya dapat menunjukkan cara hidup berserah pada kuasa Roh Kudus.
    Hidup dalam persatuan dan persekutuan sekalipun berbeda-beda

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI RAYA PENTAKOSTA 1

NYANYIAN YANG DIUSULKAN :

Persiapan  : Hormat Bagi Allah Bapa

Ses Nas Pembimbing: Roh Kudus Kau Hadir Disini

Pengakuan Dosa : NKB No. 22 Walau Dosamu Merah

Pemberitaan Anugerah Allah: KJ No. 240a Datanglah, Ya Sumber Rahmat

Ajakan Untuk Hidup Menurut Roh: KJ No. 237 Roh Kudus, Tetap Teguh

Persembahan : KJ No. 235 Kudengar BerkatMu Turun

Penutup: KJ No. 249 Serikat Persaudaraan

ATRIBUT:

Warna dasar merah dengan simbol Salib dan Lidah api.





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018
1 Korintus 12:1-11(1)
1 Raja-Raja 12:16-17(1)
1 Raja-Raja 12:16-24(1)
1 Yohanes 4:7-21(1)
2 Timotius 2:1-13(1)
2 Timotius 3:10-17(2)
Ayub 5:27(1)
Kejadian 13:1-18(1)
Kejadian 1:1-31(1)
Kejadian 39:1-23(1)
Kejadian 50:15(1)
Kejadian 50:21(1)
Kejadian 6:9-22(1)
Keluaran 4:1-17(1)
Kidung Agung 1:1-8(1)
Kisah Para Rasul 15:33-34(1)
Kisah Para Rasul 17:10-15(1)
Lukas 16:10-18(1)
Lukas 2:1-7(1)
Maleakhi 2:10-16(1)
Markus 10:13-16(1)
Markus 10:35-45(1)
Markus 16:1-2(1)
Matius 16:21-28(1)
Matius 26:47-56(1)
Mazmur 71:17-24(1)
Pengkhotbah 3:1-15(1)
Roma 10:4-15(1)
Roma 1:16-17(1)
Ulangan 31:1-8(1)
Yesaya 28:23-29(2)
Yesaya 6:1-13(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
MTPJ 27 Mei s/d 2 Juni 2018

Sebelum:
MTPJ 6 - 12 Mei 2018 - Kesetiaan Dimulai dari Hal-hal Kecil - Lukas 16:10-18




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2018..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,