gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 693 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN :"Berkarya dalam Penantian"
TEMA MINGGUAN :"Meraih Sukses dengan Iman"
Bacaan Alkitab :
Kejadian 39:1-23
Yusuf di rumah Potifar
39:1 Adapun Yusuf telah dibawa ke Mesir; dan Potifar, seorang Mesir, pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja, membeli dia dari tangan orang Ismael yang telah membawa dia ke situ. 39:2 Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu. 39:3 Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya, 39:4 maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf. 39:5 Sejak ia memberikan kuasa dalam rumahnya dan atas segala miliknya kepada Yusuf, TUHAN memberkati rumah orang Mesir itu karena Yusuf, sehingga berkat TUHAN ada atas segala miliknya, baik yang di rumah maupun yang di ladang. 39:6 Segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf, dan dengan bantuan Yusuf ia tidak usah lagi mengatur apa-apapun selain dari makanannya sendiri. Adapun Yusuf itu manis sikapnya dan elok parasnya. 39:7 Selang beberapa waktu isteri tuannya memandang Yusuf dengan berahi, lalu katanya: "Marilah tidur dengan aku." 39:8 Tetapi Yusuf menolak dan berkata kepada isteri tuannya itu: "Dengan bantuanku tuanku itu tidak lagi mengatur apa yang ada di rumah ini dan ia telah menyerahkan segala miliknya pada kekuasaanku, 39:9 bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau isterinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?" 39:10 Walaupun dari hari ke hari perempuan itu membujuk Yusuf, Yusuf tidak mendengarkan bujukannya itu untuk tidur di sisinya dan bersetubuh dengan dia. 39:11 Pada suatu hari masuklah Yusuf ke dalam rumah untuk melakukan pekerjaannya, sedang dari seisi rumah itu seorangpun tidak ada di rumah. 39:12 Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: "Marilah tidur dengan aku." Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar. 39:13 Ketika dilihat perempuan itu, bahwa Yusuf meninggalkan bajunya dalam tangannya dan telah lari ke luar, 39:14 dipanggilnyalah seisi rumah itu, lalu katanya kepada mereka: "Lihat, dibawanya ke mari seorang Ibrani, supaya orang ini dapat mempermainkan kita. Orang ini mendekati aku untuk tidur dengan aku, tetapi aku berteriak-teriak dengan suara keras. 39:15 Dan ketika didengarnya bahwa aku berteriak sekeras-kerasnya, ditinggalkannyalah bajunya padaku, lalu ia lari ke luar." 39:16 Juga ditaruhnya baju Yusuf itu di sisinya, sampai tuan rumah pulang. 39:17 Perkataan itu jugalah yang diceritakan perempuan itu kepada Potifar, katanya: "Hamba orang Ibrani yang kaubawa ke mari itu datang kepadaku untuk mempermainkan aku. 39:18 Tetapi ketika aku berteriak sekeras-kerasnya, ditinggalkannya bajunya padaku, lalu ia lari ke luar." 39:19 Baru saja didengar oleh tuannya perkataan yang diceritakan isterinya kepadanya: begini begitulah aku diperlakukan oleh hambamu itu, maka bangkitlah amarahnya. 39:20 Lalu Yusuf ditangkap oleh tuannya dan dimasukkan ke dalam penjara, tempat tahanan-tahanan raja dikurung. Demikianlah Yusuf dipenjarakan di sana. 39:21 Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu. 39:22 Sebab itu kepala penjara mempercayakan semua tahanan dalam penjara itu kepada Yusuf, dan segala pekerjaan yang harus dilakukan di situ, dialah yang mengurusnya. 39:23 Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.


ALASAN PEMILIHAN TEMA

Hidup sukses adalah sesuatu yang diharapkan tiap orang. Apakah sukses dalam pekerjaan, pelayanan ataupun dalam ke-luarga. Begitu kuatnya keinginan manusia untuk hidup sukses maka tak jarang manusiapun menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginan tersebut. Sikap jatuh menjatuhkan, fitnah-menfitnahpun sering dipakai. Lebih parah lagi hal-hal yangberbau dosa dan kejahatanpun menjadi pilihan akhir dengan cara mem-bunuh, menghancurkan orang lain, bahkan ada sampai mengor-bankan dirinya, keluarganya hanya untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Berbagai carapun dipakai, apakah itu cara baik atau tidak baik. Apakah itu sesuai kehendak Tuhan atau tidak.

Sangat berbahaya memang, tetapi itulah dampak dari hidup di era post modern, dimana masing-masing berkompetisi untuk meraih sukses. Cerita Yusuf diharapkan akan menjadi referensi dan inspirasi tentang bagaimana hidup yang sukses secara iman. Walaupun dia masih muda tapi ulet, jujur, setia penuh loyalitas, serta takut akan Tuhan dan dia berhasil meraih sukses dalam iman. Kesuksesan Yusuf ini kiranya memberi teladan bagi semua orang, bahwa untuk hidup sukses kita tak seharusnya memakai cara-cara yang buruk, jahat tetapi kesuksesan itu dapat diraih dengan cara yang benar yang sesuai dengan kehendak Tuhan.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Kitab Kejadian merupakan kitab pertama dari lima Kitab Musa yang disebutPentateukh. Kata Kejadian berarti "awal " atau "asal mula". Sebelas pasal pertama dalam kitab Kejadian menceritakan sejarah umat manusia yang tingal di daratan mulai dari Eden ke Ur, dan 39 pasal selanjutnya mengisahkan sejarah dari umat manusia dari Kanaan ke Mesir. Kejadian pasal 39:1-23 akhirnya masuk dalam kumpulan kitab yang kedua yang menceritakan sejarah dari umat manusia. Selain itu bagian ini berisi tentang rencana keselamatan manusia. Kejadian pasal 39:1-23 juga masuk pada pokok cerita tentang Yehuda dan Yusuf yaitu Kejadian 39:1-50:26. Kejadian 39 ini memang terfokus pada cerita tentang Yusuf, seorang muda yang telah dijual oleh saudara-saudaranya kepada saudagar Mesir dalam hal ini Potifar. Secara garis besar Kejadian pasal 39:1-23 ini terbagi dalam beberapa pokok berita :

    Ayat 1-6 : Yusuf digambarkan sebagai sosok yang baik, sosok yang selalu berhasil dalam pekerjaan. Pribadi Yusuf mendapat perhatian dari Potifar sehingga Yusuf mendapat kepercayaan dari tuannya dengan mendapatkan kuasa atas rumah dan segala miliknya. Yusuf dianggap sebagai sosok yang meng-untungkan, dipercaya, sekaligus sebagai sosok yang diberkati oleh Tuhan.
    Ayat 7-10: Menampilkan Yusuf sebagai pribadi yang menawan yang punya kelebihan secara fisik, muda, tampan dan elok. Kelebihan dan ketampanan Yusuf akhirnya menjadi masalah karena telah mendatangkan birahi bagi istri Potifar. Yusuf mendapatkan godaan terus menerus dari istri Potifar. Namun Yusuf tampil sebagai pribadi yang tetap kuat dan tetap menjaga kekudusan. Ada 2 sikap Yusuf yang luar biasa disini yaitu pertama : dia menjaga kekudusan hidupnya, kedua: dia menghargai kepercayaan yang diberikan tuannya kepadanya.
    Ayat 11-16: Isteri Potifar ditampilkan sebagai sosok yang sangat agresif, dan berbahaya, karena dia telah merencanakan suatu tindakan yang akan mencelakakan Yusuf. Istri Potifar tergambar sebagai perempuan yang dursila, tidak tahu malu, dengan tipe perempuan yang memakai segala cara untuk mendapatkan keinginannya.
    Ayat 17-20: Isteri Potifar tergambar sebagai pribadi yang penuh kelicikan dan kemunafikan yang mempunyai rencana busuk dengan mengadu dombakan antara Yusuf dan Sedangkan Poifar digambarkan sebagai pribadi yang  muda terhasut, yang tidak bijaksana karena langsung memvonis Yusuf bersalah.
    Ayat 21-23: Yusuf ditampilkan sebagai sosok yang dikorban-kan, dan tidak mendapatkan keadilan. Yusuf dipenjarakan padahal dia tidak bersalah. Yusuf dipenjara dilihat sebagai bentuk penghukuman terhadap dirinya. Walaupun demikian Yusuf mendapatkan kasih dan perlindungan dari Tuhan, dan Yusuf menjadi pribadi yang begitu disegani oleh kepala penjara. Ia mampu membangun relasi yang baik dengan kepala penjara.

Pokok-pokok cerita Kejadian 39: 1-23 ini pada akhirnya melukiskan tentang siapa pribadi yang menjadi  pemeran cerita ini.

    Yusuf: Adalah pribadi yang mengalamibegitu banyak pende-ritaan,  yang sering dikhianati,  dizolimi, yang menjadi korban ketidakadilan. Namun dibalik itu Yusuf akhirnya menjadi pribadi yang  tabah, sabar, tekun, ulet,  jujur, kudus, setia punya loyalitas yang tinggi kepada tuannya,serta  Yusuf adalah orang yang takut akan Tuhan sehingga Tuhan melindunginya.
    Potifar: Seorang pemimpin yang tidak bijaksana. Pemimpin yang mudah terhasut serta. Pribadi yang mudah mengor-bankan orang
    Istri Potifar: Gambaran perempuan yang dursila, yang tidak tahu malu, perempuan yang tidak menghargai ketulusan, pribadi yang jahat, pemfitnah, pribadi yang suka menindas orang yang lemah serta menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginannya.
    Kepala Penjara: Seseorang petugas yang adil, juga petugas yang penuh kasih dan kebaikan serta suka   menolong Yusuf.

Makna dan Implikasi Firman

Cerita Yusuf benar-benar cerita yang sangat kontrafersial karena dipenuhi dengan adegan yang menantang. Cerita Yusuf seolah menjadi cerita tentang bagaimana kekudusan hidup berhadapan dengan nafsu duniawi. Sosok Yusuf yang mampu mempertahankan iman, menjaga kekudusan dalam hidup memberi inspirasi bagi orang percaya. Bahwa orang percaya juga dapat berhasil asal mengandalkan Tuhan. Yusuf pribadi yang sangat menjaga amanat Tuhan. Yusuf pribadi yang tidak meng-halalkan segala cara. Yusuf pribadi yang tidak memanfaatkan peluang tapi Yusuf pribadi yang ulet, pekerja keras, dan mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan siapa saja.

Cara hidup Yusuf menjai contoh bahwa meraih sukses tidak perlu menghalalkan segala cara. Kesuksesan itu adalah puncak dari kerja keras tapi juga sebagai berkat dari Tuhan. Jadi cara-cara yang menghalalkan segala cara harus ditolak, sikap jatuh menjatuhkan untuk meraih sukses tidak perlu dilakukan. Orang Kristen harus menunjukanbahwa sikap jujur, penuh loyalitas, serta kekudusan harus terus dijaga dimanapun kita berada. Yusuf juga mengingatkan bahwa kekudusan itu bukan hanya soal kerja tetapi soal iman ketaatan kepada Tuhan.

Di era post modern ini memang kita akanada dalam berbagai kompetisi tapi kita harus melakukan itu dengan cara sehat dan penuh rasa takut kepada Tuhan. Sikap yang curang, fitnah, menindas, tidak adil harus dijauhkan dari pribadi orang percaya. Sikap yang Suka mengorbankan orang lain, tidak bijaksana, tidak adil, tidak kudus  harus ditolak. Gereja harus mengembangkan Pola hidup yang benar, berkompetisi secara sehat dan menjauhkan diri dari suap menyuap atau pungli. Gereja dan warga gereja harus menerapkan cara hidup yang kudus, jujur, setia, beriman,yang penuh semangat  kerja seperti Yusuf, sehingga kita dapat meraih sukses bukan dengan cara mengorbankan ,dan menghancurkan orang lain, tapi kita sukses karena kita memiliki kelebihan dari berbagai hal baik dari segi kerja dan usaha, semangat dan iman kepada Tuhan.

Kitab 2 Tesalonika 3: 5-10 juga tlah mengingatkan juga tentang bagaimana Rasul Paulus begitu memberi perhatian khu-sus kepada jemaat yang mengalami pergumulan dalam pela-yanan tapi pergumulan juga disekitar bagaimana meningkatkan kesejakteraan di tengah-tengah umat  Tuhan. Ayat 10b "kami memberi peringatan kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan. Perkataan ini membuktikan betapa Rasul Paulus inginkan orang percaya itu harus bekerja.

Ungkapan yang berkata " Ora et labora " artinya berdoa dan bekerja, seharusnya menjadi moto anak Tuhan jika ingin meraih sukses. Yusuf telah melakukan itu, jemaat di Tesalonika pun melakukan itu dan mereka berhasil. Maka kitapun harus melakukan itu dimana sebagai anak-anak Tuhan kita harus memiliki semangat kerja yang tinggi seperti Yusuf dan jemaat mula-mula.Gereja harus terus  mengajarkan bahwa kesusksesan hanya dapat dicapai jika dia bekerja dengan gigih,serta mengandalkan Tuhan. Yeremia 17: 7-8 "diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan yang menaruh harapannya pada Tuhan". Amin.  

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

    Apa kunci kesuksesan Yusuf menurut Kejadian 39:1-23 ?
    Kendala-kendala apa yang menjadi penghambat seseorang meraih kesuksesan ?
    Bagaimana cara gereja memperlengkapi warga gereja untuk meraih kesuksesan berdasarkan iman kepada Tuhan Yesus Kristus?

NAS PEMBIMBING: Yesaya 48:17-19

POKOK-POKOK DOA:

    Permohonan kepada Tuhan untuk menguatkan iman orang percaya yang lagi menderita supaya teguh.
    Memohon supaya Tuhan memberkati pemerintah khususnya para pejabat agar memimpin bangsa ini denngan adil dan bijaksana.
    Memohon supaya Tuhan Yesus memberkati orang percaya untuk dapat berhasil di setiap pekerjaan dan usahanya.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK III

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Kemuliaan: KJ. No.454. Indahnya Saat Yang Teduh

Doa Penyembahan: NNBT No. 4 Naikan Doa Pada Allah

Pengakuan Dosa.  KJ. No. 467 Tuhan Bila Hati Kawanku

Janji Anugerah: KJ.No. 40 Ajaib Benar Anugerah-Mu

Puji-pujian:  NNBT. No.1. Pujilah Dia

Pembacaan Alkitab: KJ. No.53.Tuhan Allah T'lah Berfirman

Pengakuan iman: KJ. No.13. Allah Bapa Tuhan

Persembahan: DSL 181 Taburlah

Penutup: NKB No. 126 Tuhan Memanggilmu

ATRIBUT:

Warna dasar putih dengan lambang lilin di atas palungan.

Label:   Kejadian 39:1-23 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018
1 Korintus 12:1-11(1)
1 Raja-Raja 12:16-17(1)
1 Raja-Raja 12:16-24(1)
1 Yohanes 4:7-21(1)
2 Timotius 2:1-13(1)
2 Timotius 3:10-17(2)
Ayub 5:27(1)
Kejadian 13:1-18(1)
Kejadian 1:1-31(1)
Kejadian 39:1-23(1)
Kejadian 50:15(1)
Kejadian 50:21(1)
Kejadian 6:9-22(1)
Keluaran 4:1-17(1)
Kidung Agung 1:1-8(1)
Kisah Para Rasul 15:33-34(1)
Kisah Para Rasul 17:10-15(1)
Lukas 16:10-18(1)
Lukas 2:1-7(1)
Maleakhi 2:10-16(1)
Markus 10:13-16(1)
Markus 10:35-45(1)
Markus 16:1-2(1)
Matius 16:21-28(1)
Matius 26:47-56(1)
Mazmur 71:17-24(1)
Pengkhotbah 3:1-15(1)
Roma 10:4-15(1)
Roma 1:16-17(1)
Ulangan 31:1-8(1)
Yesaya 28:23-29(2)
Yesaya 6:1-13(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 21 - 27 Januari 2018 - Pola Hidup Sehat MendatangkanKecerdasan


Sebelum:

MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31



All Pembacaan Alkitab GMIM 2018:

MTPJ 24 Desember 2018 Khotbah Malam Natal - Menyambut Kelahiran Yesus - Lukas 2:1-7

MTPJ 23 s-d 29 Desember 2018 (Minggu Adven 4) - Yesus Kristus Penyelamat Dunia - 1 Yohanes 4:7-21

MTPJ 2 s-d 8 Desember 2018 (Minggu Adven 1)

MTPJ 25 November s/d 1 Desember 2018 - Gunakan Media Sebagai Sarana Pelayanan - Keluaran 4:1-17

RHK Sabtu, 10 November 2018 - Ungkapan yang Menghibur, Menenangkan Hati - Kejadian 50:21

RHK Minggu, 4 November 2018 - Berprasangka Buruk Bukanlah Hal yang Baik - Kejadian 50:15

MTPJ 28 Oktober s/d 3 November 2018 - Stop Hoax - Matius 28:11-15

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

RHK Sabtu, 20 Oktober 2018 - Melangkah dengan Damai - Kisah Para Rasul 15:33-34

MTPJ 14 s-d 20 Oktober 2018 - Media Sebagai Sarana Memelihara Kehidupan Beriman - Kisah Para Rasul 15:22-34

MTPJ 7 s-d 13 Oktober 2018 - Gereja di Era Digital - Kejadian 6:9-22

MTPJ 30 Sept - 6 Oktober 2018 - Gunakan Karunia untuk Kepentingan Bersama - 1 Korintus 12:1-11

Pembacaan Alkitab GMIM MTPJ 23 s-d 29 September 2018 - Cinta Allah Menerobos Perbedaan - Kidung Agung 1:1-8

MTPJ 16 - 22 September 2018 - Panggilan Gereja Memelihara Perdamaian di Tengah Masyarakat Majemuk - Kejadian 13:1-18

MTPJ 2 - 8 September 2018 - Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati - Kisah Para Rasul 17:10-15

MTPJ 26 Agust s/d 1 Sept 2018 Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman - Maleakhi 2:10-16

MTPJ 19 s-d 25 Agustus 2018

MTPJ 12 - 18 Agustus 2018

MTPJ 5 s-d 11 Agustus 2018

MTPJ 22 s-d 28 Juli 2018 - Markus 10:13-16

MTPJ 15 s d 21 Juli 2018 - Pengalaman Membentuk dan Memperteguh Hidup dalam Pengharapan Iman - Pengkhotbah 3:1-15

MTPJ 8 s-d 14 Juli 2018 - Kebajikan Allah (Bersyukur adalah Karakter Orang Percaya) - Mazmur 111:1-10

MTPJ 1 s-d 7 July 2018 - Hidup sebagai anak-anak terang (Mengertilah Kehendak Tuhan) - Efesus 5:1-21

MTPJ 24 s-d 30 Juni 2018 - Pendidikan Seumur Hidup - Mazmur 71:17-24

MTPJ 17 s-d 23 Juni 2018 - Firman Mempersatukan dan Menyelamatkan Bangsa - Roma 10:4-15

MTPJ 12 Juni 2018 (HUT PI dan Pendidikan Kristen ke-187) - Injil Yang Menyelamatkan - Roma 1:16-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

RHK Sabtu, 9 Juni 2018 - Keterbatasan Pengetahuan Manusia - Ayub 5:27

MTPJ 3 s/d 9 Juni 2018 - Allah Mendidik Umat-Nya - Ayub 5:17-27

MTPJ 27 Mei s/d 2 Juni 2018

MTPJ 20 - 26 Mei 2018 ( Hari Raya Pentakosta1)

MTPJ 6 - 12 Mei 2018 - Kesetiaan Dimulai dari Hal-hal Kecil - Lukas 16:10-18

MTPJ 29 April s/d 5 Mei 2018 - Pemimpin yang Bijaksana Mendengar Setiap Aspirasi - 1 Raja-Raja 12:16-24

RHK Minggu, 22 April 2018 Doa dan Puasa adalah Panggilan Iman Ester 4:1-3

Pembacaan Alkitab GMIM Minggu, 29 April 2018 - Belajar Mendengar 1 Raja-Raja 12:16-17

MTPJ 8 - 14 April 2018

MTPJ 1 - 7 April 2018 Hari Raya Paskah 1 (Hari Anak GMIM)

RHK Minggu, 1 April 2018

Jumat Agung 30 Maret 2018 - Setia Sampai Mati - Bacaan Alkitab : Yohanes 19 : 28 - 30

MTPJ 25 - 31 Maret 2018 - Hidup ada Dalam Rancangan Allah - Minggu Sengsara VI

MTPJ 18 - 24 Maret 2017 Minggu Sengsara V

RHK 11 - 17 Maret 2018 Minggu Sengsara IV - Syarat Mengikut Yesus - Matius 16:21-28

MTPJ 4 - 10 Maret 2018 Minggu Sengsara III - Komitmen Mengikut Yesus

MTPJ 25 Feb. s/d 3 Maret 2018 Minggu Sengsara II - Markus 10:35-45

MTPJ 18 - 24 Februari 2018 Minggu Sengsara I - Panggilan Untuk Ikut Menderita - 2 Timotius 2:1-13

MTPJ 11 - 17 Februari 2018

MTPJ 28 Januari s/d 3 Februari 2018 - Ini Aku, Utuslah Aku - Yesaya 6:1-13

MTPJ 21 - 27 Januari 2018 - Pola Hidup Sehat MendatangkanKecerdasan

MTPJ 14 - 20 Januari 2018 - Kejadian 39:1-23 - Meraih Sukses dengan Iman

MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31

MTPJ 31 Desember 2017 s/d 6 Januari 2018 - Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan - Ulangan 31:1-8

Pembacaan Alkitab GMIM Januari 2019



MENU UTAMA:
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(28)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(76)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu Rohani GMIM(1)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(7)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2018..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,