|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Pembacaan Alkitab GMIM 2018 Minggu, 07 Januari 2018 (Kejadian 1:1-31)MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31TEMA BULANAN : "Berkarya dalam Penantian" TEMA MINGGUAN : "Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara" Bacaan Alkitab : Kejadian 1:1-31 Allah menciptakan langit dan bumi serta isinya 1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. 1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. 1:3 Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. 1:4 Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. 1:5 Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. 1:6 Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air." 1:7 Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. 1:8 Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. 1:9 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian. 1:10 Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. 1:11 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian. 1:12 Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. 1:13 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga. 1:14 Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, 1:15 dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian. 1:16 Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. 1:17 Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, 1:18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. 1:19 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat. 1:20 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala." 1:21 Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. 1:22 Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: "Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak." 1:23 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima. 1:24 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar." Dan jadilah demikian. 1:25 Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. 1:26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." 1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." 1:29 Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu. 1:30 Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya." Dan jadilah demikian. 1:31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam. ALASAN PEMILIHAN TEMA Dunia di era post modern ini semakin semarak dengan berbagai ciptaan manusia sebagai dampak dari penguasaan teknologi. Contohnya: Baik siang maupun malam berbagai jenis pesawat kecil maupun besar terbang membelah langit sampai ketujuan. Bumi dengan daratan yang luas, berbagai jenis kendaraan lalu-lalang menyusuri jalan-jalan yang semakin baik, meski diantaranya ada yang perlu diperbaiki. Bahkan di kota Jakarta sedang dibangun rel kereta cepat menembus terowongan bawah tanah yang rencananya akan dimaanfaatkan tahun 2019. Tak ketinggalan pula dipermukaan lautan maupun dikedalaman berlayar melintas membelah air laut berbagai jenis kapal kecil maupun besar. Dan semakin ramai dengan adanya pem-bangunan pelabuhan baru maupun perbaikan dalam menopang program pemerintah melalui tol jalan laut. Kemajuan teknologi dalam penguasaan langit, bumi dan lautan tidak saja memberi dampak positif bagi kehidupan manusia tetapi nyatanya ada juga dampak negatifnya. Langit dan udara sering tercemar asap tebal akibat asap kendaraan tetapi juga terjadi bencana asap hasil pembakaran hutan untuk pelebaran lahan pertanian yang tak terkendali. Bumi menjadi kering merana pada musim panas dan kebanjiran pada musim hujan akibat penebangan pohon apalagi dengan menggunakan peralatan yang semakin canggih. Lautan pun tak luput dari pencemaran sampah-sampah plastik akibat ulah manusia yang membuang sampah di sungai. Sehingga jadinya sungai bukan lagi sumber air hidup tetapi sebaliknya menjadi sumber penyakit yang mematikan. Kalau jadinya kondisi langit, bumi dan lautan yang diciptakan Allah sudah demikian kacau-balau, apalagikondisi yang akan terjadi maupun harapan hidup ketikaumat manusia memasuki era baru ditahun 2018, maupun tahun-tahun selanjutnya. Dalam kondisi yang tak menentu itu ditampilkan tema: "Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara". PEMBAHASAN TEMATIS Pembahasan Teks Alkitab (Exegese) Bagian Kejadian 1:1-31 berasal dari sumber Imamat atau Priest (P) atau Priester Codex. Para imam yang giat pada masa setelah pembuangan di Babel berupaya memelihara tradisi-tradisi (=ajaran-ajaran) iman Israel yang terancam punah. Karena itu mereka menggumpulkan dan menuliskan kembali bahan- tersebut. Dari upaya ini lahirlah kumpulan bahan pengajaran iman Israel antara tahun 550-500 SM. Kisahnya, umat yang baru kembali dari pembuangan sedang menggumuli berbagai perta-nyaan tentang kehidupan, diperhadapkan dengan masalah-masalah kehidupan sehari-hari. Mereka mempertanyakan bagai-mana harus memulai kehidupan baru ditanah yang sudah lama mereka tinggalkan. Para imam secara tersirat mengatakan: "Apapun yang nantinya terjadi, pegangan hidup yang terpenting (terutama) bagi umat ialah Allah sendiri yang menciptakan langit dan bumi". Dengan penegasan itu dimulailah suatu era baru. Istilah (Ibr: ber'eyit) dapat dipahami sebagai satu "permulaan" atau "awal" dari zaman baru dimana zaman lama telah diakhiri dan zaman baru telah dimulai oleh Allah sendiri. Sebab "Allah telah menciptakan langit dan bumi", Tegasnya yang mencipta adalah Allah yang diimani Israel dan bukan siapa-siapa. Lebih dari itu pengertian kata kerja "menciptakan" (Ibr: bara') tidak hanya menunjuk pada menciptakan sesuatu tetapi juga me-munculkan atau menghadirkan sesuatu yang baru. Dan yang dimaksud dengan "bumi yang belum berbentuk dan kosong"(Ibr: Yohu wabohu) menunjuk pada keadaan bumi Kerajaan Yehuda yang ditinggalkan selama 50 tahun sehingga tanah, rumah mereka terlantar, tidak terurus, rusak termasuk pemiliknya yang terbuang(negeri dan isinya). Kondisi itu menjadi "gelap gulita menutupi samudera raya" (Ibr: wekhoshek 'al-peny tehom). Dan ketika Allah berfirman "jadilah terang" (Ibr: yehi'or) maka kondisi keterpurukan umat berganti pengharapan masa depan cerah. Situasi itu menurut Allah adalah baik adanya bagi umat sebab "terang" sudah dipisahkan dari "gelap" sebab dinamai-Nya (Ibr: Wayar 'e'elohim 'et-ha'or ki-tob), "terang itu siang dan gelap itu malam", lalu jadilah petang dan pagi yang menandai karya kedaulatan Allah yang pertama. Kedaulatan Allah untuk melin-dungi umat-Nya dan sebaliknya umat harus terus bergantung pada-Nya menjadi sangat jelas pada ciptaan keempat yaitu ketika Allah menggantung benda-benda penerang sebagai pemisah siang dan malam, pada cakrawala atau langit (Ibr:yehi me'orot beriqi'a), yang sudah diciptakan pada hari kedua, tidak saja menjadi lambang melindungi tetapijuga mengartikan kualitas yang tinggi dan mulia dari Allah (berkuasa) dan air adalah sumber kehidupan umat manusia. Perlu dijelaskan bahwa "cakrawala" (Ibr: ragia) adalah bentangan yang kuat seperti kubah meng-gambarkan perlindungan Allah bagi umat-Nya. Dan ketika Allah memisahkan air kehidupan umat dibawah cakrawala dan air yang di atasnya dalam kepercayaan orang Babel sebagai ciptaan dan tempat berdiamnya dewa marduk, menunjukkan bahwa umat Tuhan dapat terlindung dan terpelihara dari ancaman kuasa dewa (ilah lain) yang mencemarkan kuasa Allah dalam pencip-taan-Nya. Karena itu jadilah air dibawah bentangan menjadi lambang kehidupan umat yang senantiasa terlindungi, terpelihara dan diberkati Tuhan di sepanjang kehidupan. Hal itu nyata dalam kuasa dan kedaulatan Allah ketika menamai yang kering itu daratan menjadi tempat kehidupan dan berkembang biak segala mahkluk, ternak, binatang melata, segala jenis binatang liardan kumpulan air itu lautan, sebagai tempat hidup berkeriapan ikan-ikan dan berkembang biak serta cakrawala di atas bumi beterbangan segala jenis burung (ciptaan kelima). Potensi-potensi itu dikaruniakan sebagai jaminan hidup umat-Nya di era baru sama seperti tumbuhnya tunas-tunas muda, tumbuhan berbiji dan pohon-pohon yang menghasilkan buah yang berbiji bagi kelangsungan hidup manusia sebagai ciptaan keenam. Manusia (Ibr: adam) yang dibentuk/diciptakan (Ibr.na'aseh) menurut kehendak Allah atau gambar dan rupa kita diamanatkan untuk berkuasa atas ciptaan-Nya. Kuasa yang dimaksud adalah memanfaatkan tetapi juga memelihara dalam tindakan "gambar dan rupa kita" artinya sesuai dengan kehendak Allah.Sebab semua ciptaan-Nya adalah "baik" bagi manusia, sama seperti kelangsungan pemeliharaan, perlindungan Allah bagi umat-Nya yang tak pernah berhenti sejak kaum Yahudi yang dibaharui dan di negeri baru sesudah pembuangan menurut konteks perikop, tetapi juga setiap insan manusia yang dibaharui, sampai kapanpun dan di era manapun. Di Minggu pertama ditahun ini belum juga usai suasana tahun baru dalam mewarnai kehidupan di sekitar kita. Karena setiap penjumpaan kita masih saja diwarnai dengan jabat-tangan dan ucapan selamat tahun baru. Tradisi itu tentunya karena kesadaran kita akan kedaulatan kuasa Tuhan yang sudah berkenan melindungi dan memelihara hidup kita di tahun yang baru lewat dan menganugerahkan kehidupan baru di era baru tahun 2018. Memang disadari pula adanya kecemasan terhadap prilaku manusia yang negatif, yang ditopang oleh kecanggihan teknologi, yang semena-mena memporak-porandakan langit, bumi dan lautan yang adalah ciptaan-Nya yang baik. Kesadaran kita itu hendaknya melahirkan komitmen baru yang senantiasa dibaharui dengan kuasa dan kehendak Allah, untuk melindungi dan memelihara/merawat ciptaan Allah dengan baik. Sesungguhnya itulah rasa syukur kita terhadap kebaikkan Tuhan yang senantiasa melindungi dan memelihara kita diera baru ini bahkan disepanjang kehidupan kita, sehingga tidak tercipta kondisi kacau-balau dalam suasana hidup ke depan yang tak menentu. Komitmen iman kita hendaknya terus-menerus diberlakukan dengan baik sambil memperhatikan pesan rasul kepada Timotius: "Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur, sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan doa". (I Timotius 4:4-5). PERTANYAAN UNTUK DISKUSI: Mencermati bacaan Kejadian 1:1-31, apakah pemahaman kita tentang karya ciptaan Tuhan yang baik dan amanat-Nya bagi manusia? Memasuki Tahun 2018 yang sudah dipastikan masih sarat dengan pemberlakuan kecangihan teknologi maka tindakan apa-apa saja yang berbuah pada kebaikkan yang tentunya positif untuk hidup kita dan terutama bagi kemuliaan Allah sekaligus sebagai syukur kita kepada-Nya dan mana yang tidak patut? Apakah tindakan nyata kita sebagai Gereja untuk memelihara ciptaan Allah sehingga langit tetap bersih dari polusi udara, bumi terhindar dari ancaman banjir dan kekeringan serta laut tetap jernih sebab terhindar dari sampah plastik yang berserakan. Dan bagaimana pula cara kita memanfaatkan potensi alam ini ? NAS PEMBIMBING: 1 Timotius 4:4-5. POKOK-POKOK DOA: Mensyukuri karya ciptaan Tuhan yang baik manusia Dunia dan bangsa di tengah maraknya kemajuan terknologi, agar tetap terkendali. Pemerintah dalam mengatasi ancaman-ancaman bencana alam Gereja dalam kepedulian merawat dan memelihara ciptaan Allah yang nyatanya baik bagi manusia Tahun baru 2018 yang diwarnai kehidupan penuh harapan bagi Jemaat dan masyarakat. TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK I NYANYIAN YANG DIUSULKAN: Panggilan Beribadah: NNBT No. 1 Pujilah Dia, Pujilah Dia Ses Nas Pemb : NNBT No. 2 Dunia Tercipta Oleh Kar'na Tuhan-Mu. Pengakuan Dosa & Pemberitan Anugerah Allah: KJ No. 64 Bila Kulihat Bintang Gemerlapan. Pengakuan Iman: KJ No. 280 Aku Percaya Hukum Tuhan: NNBT No. 24 Kuasa-Mu Tuhan S'lalu Kurasakan Ses Pembacaan Alkitab: NKB No. 119 Nyanyikanlah Bagiku Persembahan : KJ No. 289 Tuhan Pencipta Semesta Nyanyian Penutup: KJ No. 370 Ku Mau Berjalan Dengan Jurus'lamatku ATRIBUT: Warna dasar putih dengan lambang lilin di atas palungan. Label: Kejadian 1:1-31
Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018 1 Korintus 12:1-11(1) 1 Raja-Raja 12:16-17(1) 1 Raja-Raja 12:16-24(1) 1 Yohanes 4:7-21(1) 2 Timotius 2:1-13(1) 2 Timotius 3:10-17(2) Ayub 5:27(1) Kejadian 13:1-18(1) Kejadian 1:1-31(1) Kejadian 39:1-23(1) Kejadian 50:15(1) Kejadian 50:21(1) Kejadian 6:9-22(1) Keluaran 4:1-17(1) Kidung Agung 1:1-8(1) Kisah Para Rasul 15:33-34(1) Kisah Para Rasul 17:10-15(1) Lukas 16:10-18(1) Lukas 2:1-7(1) Maleakhi 2:10-16(1) Markus 10:13-16(1) Markus 10:35-45(1) Markus 16:1-2(1) Matius 16:21-28(1) Matius 26:47-56(1) Mazmur 71:17-24(1) Pengkhotbah 3:1-15(1) Roma 10:4-15(1) Roma 1:16-17(1) Ulangan 31:1-8(1) Yesaya 28:23-29(2) Yesaya 6:1-13(1) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: MTPJ 14 - 20 Januari 2018 - Kejadian 39:1-23 - Meraih Sukses dengan Iman Sebelum: MTPJ 31 Desember 2017 s/d 6 Januari 2018 - Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan - Ulangan 31:1-8 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,