|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Pembacaan Alkitab GMIM 2018 TEMA BULANAN : "Berkarya dalam Penantian"31 Desember 2017 (Ulangan 31:1-8)MTPJ 31 Desember 2017 s/d 6 Januari 2018 - Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan - Ulangan 31:1-8TEMA MINGGUAN : "Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan" Bacaan Alkitab : Ulangan 31:1-8 Yosua sebagai pengganti Musa 31:1 Kemudian pergilah Musa, lalu mengatakan segala perkataan ini kepada seluruh orang Israel. 31:2 Berkatalah ia kepada mereka: "Aku sekarang berumur seratus dua puluh tahun; aku tidak dapat giat lagi, dan TUHAN telah berfirman kepadaku: Sungai Yordan ini tidak akan kauseberangi. 31:3 TUHAN, Allahmu, Dialah yang akan menyeberang di depanmu; Dialah yang akan memunahkan bangsa-bangsa itu dari hadapanmu, sehingga engkau dapat memiliki negeri mereka; Yosua, dialah yang akan menyeberang di depanmu, seperti yang difirmankan TUHAN. 31:4 Dan TUHAN akan melakukan terhadap mereka seperti yang dilakukan-Nya terhadap Sihon dan Og, raja-raja orang Amori, yang telah dipunahkan-Nya itu, dan terhadap negeri mereka. 31:5 TUHAN akan menyerahkan mereka kepadamu dan haruslah kamu melakukan kepada mereka tepat seperti perintah yang kusampaikan kepadamu. 31:6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau." 31:7 Lalu Musa memanggil Yosua dan berkata kepadanya di depan seluruh orang Israel: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkau akan masuk bersama-sama dengan bangsa ini ke negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyang mereka untuk memberikannya kepada mereka, dan engkau akan memimpin mereka sampai mereka memilikinya. 31:8 Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati." ALASAN PEMILIHAN TEMA Hidup ada di dalam tangan Tuhan. Ungkapan ini meru-pakan pengakuan manusia atas kedaulatan sekaligus pemeli-haraan Tuhan atas kehidupan umat ciptaan-Nya, khususnya manusia. Pemeliharaan Tuhan atas manusia berlaku absolut universal tanpa diskriminasi artinya kehidupan manusia di dunia ini diakui atau tidak berada dalam kendali Tuhan pencipta. Manusia dapat saja mengelak bahwa hidup ini berlangsung karena kehendaknya, kehebatannya. Hidup ini berlangsung atas kehendak dan keinginannya sendiri. Apapun argumentasi kita manusia, manusia harus memgakui bahwa kita ada tidak karena keinginan kita, tapi karena Tuhan. Dialah yang menciptakan kita, dan kita umat manusia berada dalam kemahakuasaan dan kendali Tuhan. Sekarang ini, semakin banyak orang di dunia yang tidak mengakui adanya Tuhan. Mereka menolak adanya Tuhan karena sekularisme. Suatu paham yang mengakui bahwa ma-nusia hidup karena manusia. Manusia ada karena demikianlah manusia ada, Paham keduniawian seiring dengan kemajuan zaman modern, di mana manusia semakin tergilas oleh kema-juan zaman karena mengandalkan "rasio" dengan perkem-bangan ilmu dan teknologi. Manusia menjadi ateis. Tuhan adfalah diri mereka sendiri. Tema kita minggu ini adalah: Kemarin, Hari ini dan Besok dalam Tangan Tuhan, merupakan pengakuan yang kuat dari kita bahwa Tuhan adalah Tuhan atas kehidupan kita. Tuhan adalah Tuhan yang mengendalikan hidup kita, waktu yang kita nikmati baik kemarin, hari ini maupun besok dan sampai selama-lamanya ada dalam tangan Tuhan. PEMBAHASAN TEMATIS Pembahasan Teks Alkitab (Exegese) Ada berbagai alasan orang memahami tentang kitab Ulangan ini antara lain kitab Ulangan disajikan sebagai perkataan-perkataan terakhir Musa kepada generasi Israrel yang siap memasuki tanah yang dijanjikan. Kitab Ulangan ini juga dipercayai sebagai penyampaian kembali atau pembaharuan hukum yang sebelumnya sudah diberikan Allah kepada Musa di gunung Sinai. Ada juga yang memahami bahwa kitab Ulangan ini adalah perkataan-perkataan yang diucapkan Musa meru-pakan rangkaian pidato Musa kepada orang Israel yang men-jelaskan hukum Taurat ketika umat israel masih berada di padang gurun sampai ketika ia akan meninggal. Dapatlah dika-takan bahwa kitab Ulangan ini berisi perkataan-perkataan Allah melalui Musa berupa peringatan dan penghakiman serta janji dan berkat. Secara khusus dalam Pasal 31 : 1-8 ini berisi perkataan Musa yang disampaikan kepada umat Israel di saat lanjut usia 120 tahun di mana ia tidak dapat "giat" lagi. (ayat 1-2). Umur 120 tahun yang diberikan Tuhan kepada Musa merupakan umur yang panjang di masa itu. Dalam tradisi orang Israel bahwa satu generasi selama 40 tahun, maka Musa telah hidup dalam tiga generasi. Itu berarti bahwa Musa tidak muda lagi. Kata "tidak dapat giat lagi" memberi arti bahwa Musa secara fisik tidak kuat lagi, semangatnya tidak seperti di usia generasi ke dua ketika Musa memulai pekerjaannya memimpin umat Israel melewati perjalanan di padang gurun dengan segala suka duka, termasuk harus memimpin umat Israel berperang karena sering dihadang oleh bangsa-bangsa lain untuk menuju ke tanah perjanjian. Hal yang menarik dalam ayat 2 ini bahwa Musa ketika "mendengar" suara Tuhan, maka ia rela menerima untuk tidak memimpin dan sekaligus tidak diizinkan melewati sungai Yordan untuk memasuki tanah perjanjian. Menerima dengan rela sesuatu yang tentu Musa "ingini" yakni ingin tetap me-mimpin dan memasuki tanah perjanjian menunjukkan ketaatan-nya kepada Tuhan Allah dan kerendahan hatinya sebagai seorang hamba. Dalam ayat 3-5 menceritakan bahwa Tuhan telah me-nyiapkan seorang yang akan menggantikan Musa, yakni Yosua. Yosua atas pimpinan Tuhan yang seperti dikakukan Tuhan kepada Musa akan membawa umat Israel menyeberangi sungai Yordan untuk memasuki tanah perjanjian. Tanah yang dijanjikan Tuhan untuk umat Israel, ternyata harus butuh perjuangan berat untuk "berperang" dengan bangsa-bangsa lain. Sesungguhnya bukan umat Israel yang berperang, tetapi Tuhan. Tuhan memiliki kedaulatan atas umat ciptaan-Nya untuk memiliki tanah miliknya untuk ditempati secara merata oleh ciptaan-Nya, tetapi keserakahan manusia mengakibatkan manu-sia menjadi "kapitalisme" dan merasa bahwa tanah ciptaan Tuhan adalah milik mereka. Sikap monopoli bangsa-bangsa lain di seberang sungai Yordan dan tidak mengasihi sesama manusia, mengakibatkan Tuhan harus berperang dan berpihak kepada umat Israel (umat yang belaum memiliki tanah/tempat tinggal). Yosua, seorang pemimpin yang telah disiapkan dan terlatih untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang berat ini. Dalam ayat 6 menceritakan tentang perkataaan Musa yang menguatkan umat Israel untuk menghadapi bangsa-bangsa lain, sekaligus sangat berharap kepada Musa sebagai "panglima perang" mereka yang hebat. Sebagai manusia tentu mereka lebih mempercayai Musa dibandingkan dengan Yosua. Di sini kita mel;ihat jiwa besar Musa dalam realitas pengalihan kepe-mimpinan yang "sejuk dan damai" dengan memberi pengertian kepada umat Israel dan menunjuk pada kepemimpinan dan pemerintahan Tuhan Allah (=Theokrasi). Perkataan nasihat yang bijak "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, jangan takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab Tuhan Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau". Musa sangat sadar bahwa dia hanya alat yang dipakai Tuhan. Kehebatan yan g dimilikinya karena semata-mata dari Tuhan. Karena itu, Musa mengingatkan umat Israel untuk melihat kepada Tuhan bukan kepadanya, juga bukan kepada Yosua. Dalam ayat 7-8 menceritakan bahwa Musa memanggil Yosua untuk berada di depan umat Israel dan berkata kepada Yosua disaksikan oleh seluruh orang Israel: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkau akan masuk bersama-sama dengan bangsa ini ke negeri yang dijanjikan Tuhan dengan sumpah kepada nenek moyang mereka untuk memberikannya kepada mereka, dan engkau akan memimpin sampai mereka memilikinya. Musa ingin mengingatkan Yosua yang akan menggantikan dia untuk meneruskan kepemimpinannya dengan mengingatkan Yosua tentang janji Tuhan dengan sumpah kepada nenek moyang (=leluhur) bahwa umat Israel pasti memiliki tanah perjanjian tersebut. Ayat 8...ketika Yosua dalam "ketakuatan dan patah hati", karena memang juga Yosua sangat menghormati dan mengasihi Musa, ketika mendengarkan nasihat-nasihat Musa menjadi berani, karena Musa selalu menunjuk bahwa umat Israel harus yakin bahwa Tuhanlah yang berjalan di depan mereka, sehingga tidak perlu takut. Janji Tuhan dengan sumpah kepada umat Israel berlaku sejak kemarin, hari ini dan besok dalam tangan Tuhan.. Cerita Alkitab ini menjadi sangat penting untuk memaknai arti penyertaan Tuhan bagi umat-Nya. Makna dan Implikasi Firman Tuhan Allah adalah Tuhan atas kehidupan umat manusia. Dia terus mengendalikan dan memelihara kehidupan kita manusia. Dialah juga yang mengendalikan "waktu" kemarin, hari ini, besok dan sampai selama-lamanya. Tuhan yang berjanji dengan sumpah kepada umat-Nya, pasti akan digenapi-Nya. Pemeliharaan-Nya akan terus berlangsung mulai dari nenek moyang kita (=leluhur kita) dari generasi ke generasi sampai kesudahan alam yakni Langit yang baru dan bumi yang baru ketika Tuhan Yesus akan datang kembali. Umat Tuhan tidak dijanjikan hanya menikmati kesenangan hidup, tetapi juga kesulitan dan kesengsaran. Dalam situasi apapun yang kita alami, k ita harus percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Semua berlangsung dalam izin Tuhan. Dalam Ibrani 13: 8 menjadi ayat referensi dalam bacaan minggu ini bahwa "Yesus Kristus tetap sama baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. Dengan demikian kita sebagai gereja meyakini kedaulatan dan janji Tuhan Allah telah digenapi dalam Yesus Kristus yang telah datang ke dalam dunia. Di akhir tahun 2017 dan memasuki tahun yang baru 2018, kiranya Tema kita ini menjadi pedoman yang pasti bahwa kedaulatan dan pemeliharaan Tuhan akan terus menjadi pendorong kuat untuk mampu menghadapi tahun yang baru ini, sekalipun ada banyak tantangan dan pergumulan sebagai gereja, tetapi juga suatu bangsa. PERTANYAAN UNTUK DISKUSI: Belajar dari bagian Alkitab ini, bolehkah kita berefleksi tentang pentingnya belajar dari perintah Tuhan tentang janji penyertaan Tuhan dan menerima dengan rela pergantian kepemimpinan. Diskusikan kemungkinan-kemungkinan persoalan/ tantangan yang kita akan alami di tahun 2018 baik sebagai warga GMIM, institusi GMIM dan sebagai masyarakat, bangsa dan negara Republik Indonesia. NAS PEMBIMBING: Ibrani 13:8 POKOK-POKOK DOA Bersyukur atas penyertaan Tuhan disepanjang tahun 2017. Memohon pertolongan Tuhan memasuki tahun 2018 Untuk para Pelayan Khusus (Syamas & Penatua) yang akan melaksanakan tugas diberi hikmat dan kekuatan agar mampu melaksanakan tugas yang diamanatkan oleh Tuhan TATA IBADAH YANG DIUSULKAN : HARI MINGGU BENTUK V NYANYIAN YANG DIUSULKAN Persiapan: NNBT No. 3 Mari Kita Puji Allah Menghadap hadirat Tuhan: PKJ No. 2 Mulia Bersekutu dalam nama-Nya: KJ No. 10 Pujilah Tuhan sang Raja Ungkapan Sembah: NNBT No.13 Ya Allah Bapa, Ya Yesus Tuhan Persekutuan yang mengaku Dosa: NKB No.14 Jadilah, Tuhan KehendakMu Jaminan yang menguatkan: NKB No.211 Pakailah Waktu Anug'rah Tuhanmu Berilah Yang Baik: KJ No. 288 Mari Puji Raja Sorga Tembang Tekad: Kupandang Hari Esok. ATRIBUT Warna dasar putih dengan simbol lilin dan palungan. Label: Ulangan 31:1-8
Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018 1 Korintus 12:1-11(1) 1 Raja-Raja 12:16-17(1) 1 Raja-Raja 12:16-24(1) 1 Yohanes 4:7-21(1) 2 Timotius 2:1-13(1) 2 Timotius 3:10-17(2) Ayub 5:27(1) Kejadian 13:1-18(1) Kejadian 1:1-31(1) Kejadian 39:1-23(1) Kejadian 50:15(1) Kejadian 50:21(1) Kejadian 6:9-22(1) Keluaran 4:1-17(1) Kidung Agung 1:1-8(1) Kisah Para Rasul 15:33-34(1) Kisah Para Rasul 17:10-15(1) Lukas 16:10-18(1) Lukas 2:1-7(1) Maleakhi 2:10-16(1) Markus 10:13-16(1) Markus 10:35-45(1) Markus 16:1-2(1) Matius 16:21-28(1) Matius 26:47-56(1) Mazmur 71:17-24(1) Pengkhotbah 3:1-15(1) Roma 10:4-15(1) Roma 1:16-17(1) Ulangan 31:1-8(1) Yesaya 28:23-29(2) Yesaya 6:1-13(1) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,