gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 1304 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Berkarya dalam Penantian"
TEMA MINGGUAN : "Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan"
Bacaan Alkitab :
Ulangan 31:1-8
Yosua sebagai pengganti Musa
31:1 Kemudian pergilah Musa, lalu mengatakan segala perkataan ini kepada seluruh orang Israel. 31:2 Berkatalah ia kepada mereka: "Aku sekarang berumur seratus dua puluh tahun; aku tidak dapat giat lagi, dan TUHAN telah berfirman kepadaku: Sungai Yordan ini tidak akan kauseberangi. 31:3 TUHAN, Allahmu, Dialah yang akan menyeberang di depanmu; Dialah yang akan memunahkan bangsa-bangsa itu dari hadapanmu, sehingga engkau dapat memiliki negeri mereka; Yosua, dialah yang akan menyeberang di depanmu, seperti yang difirmankan TUHAN. 31:4 Dan TUHAN akan melakukan terhadap mereka seperti yang dilakukan-Nya terhadap Sihon dan Og, raja-raja orang Amori, yang telah dipunahkan-Nya itu, dan terhadap negeri mereka. 31:5 TUHAN akan menyerahkan mereka kepadamu dan haruslah kamu melakukan kepada mereka tepat seperti perintah yang kusampaikan kepadamu. 31:6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau." 31:7 Lalu Musa memanggil Yosua dan berkata kepadanya di depan seluruh orang Israel: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkau akan masuk bersama-sama dengan bangsa ini ke negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyang mereka untuk memberikannya kepada mereka, dan engkau akan memimpin mereka sampai mereka memilikinya. 31:8 Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati."


ALASAN PEMILIHAN TEMA

Hidup ada di dalam tangan Tuhan. Ungkapan ini meru-pakan pengakuan manusia atas kedaulatan sekaligus pemeli-haraan Tuhan atas kehidupan umat ciptaan-Nya, khususnya manusia. Pemeliharaan Tuhan atas manusia berlaku absolut universal tanpa diskriminasi artinya kehidupan manusia di dunia ini diakui atau tidak berada dalam kendali Tuhan pencipta. Manusia dapat saja mengelak bahwa hidup ini berlangsung karena kehendaknya, kehebatannya. Hidup ini berlangsung atas kehendak dan keinginannya sendiri. Apapun argumentasi kita manusia, manusia harus memgakui bahwa kita ada tidak karena keinginan kita, tapi karena Tuhan. Dialah yang menciptakan kita, dan kita umat manusia berada dalam kemahakuasaan dan kendali Tuhan.

Sekarang ini, semakin banyak orang di dunia yang tidak mengakui adanya Tuhan. Mereka menolak adanya Tuhan karena sekularisme. Suatu paham yang mengakui bahwa ma-nusia hidup karena manusia. Manusia ada karena demikianlah manusia ada, Paham keduniawian seiring dengan kemajuan zaman modern, di mana manusia semakin tergilas oleh kema-juan zaman karena mengandalkan "rasio" dengan perkem-bangan ilmu dan teknologi. Manusia menjadi ateis. Tuhan adfalah diri mereka sendiri.

Tema kita minggu ini adalah: Kemarin, Hari ini dan Besok dalam Tangan Tuhan, merupakan pengakuan yang kuat dari kita bahwa Tuhan adalah Tuhan atas kehidupan kita. Tuhan adalah Tuhan yang mengendalikan hidup kita, waktu yang kita nikmati baik kemarin, hari ini maupun besok dan sampai selama-lamanya ada dalam tangan Tuhan.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Ada berbagai alasan orang memahami tentang kitab Ulangan ini antara lain kitab Ulangan disajikan sebagai  perkataan-perkataan terakhir Musa kepada generasi Israrel yang siap memasuki tanah  yang dijanjikan. Kitab Ulangan ini juga dipercayai sebagai penyampaian kembali atau pembaharuan hukum yang sebelumnya sudah diberikan Allah kepada Musa di gunung Sinai. Ada  juga yang memahami bahwa kitab Ulangan ini adalah perkataan-perkataan yang diucapkan Musa meru-pakan rangkaian pidato Musa kepada orang Israel yang men-jelaskan hukum Taurat ketika umat israel masih berada di padang gurun sampai ketika ia akan meninggal. Dapatlah dika-takan bahwa kitab Ulangan ini berisi perkataan-perkataan Allah melalui Musa berupa peringatan dan penghakiman serta janji dan berkat.

Secara khusus dalam Pasal 31 : 1-8 ini berisi perkataan Musa yang disampaikan kepada umat Israel di saat lanjut usia 120 tahun di mana ia tidak dapat "giat" lagi. (ayat 1-2). Umur 120 tahun yang diberikan Tuhan kepada Musa merupakan umur yang panjang di masa itu. Dalam tradisi orang Israel bahwa satu generasi selama 40 tahun, maka Musa telah hidup dalam tiga generasi. Itu berarti bahwa Musa tidak muda lagi. Kata "tidak dapat giat lagi" memberi arti bahwa Musa secara fisik tidak kuat lagi, semangatnya tidak seperti di usia generasi ke dua ketika Musa memulai pekerjaannya memimpin umat Israel melewati perjalanan di padang gurun dengan segala suka duka, termasuk harus memimpin umat Israel berperang karena sering dihadang oleh bangsa-bangsa lain untuk menuju ke tanah perjanjian. Hal yang menarik dalam ayat 2 ini bahwa Musa ketika "mendengar" suara Tuhan, maka ia rela menerima untuk tidak memimpin dan sekaligus tidak diizinkan melewati sungai Yordan untuk memasuki tanah perjanjian. Menerima dengan rela sesuatu yang tentu Musa "ingini" yakni ingin tetap me-mimpin dan memasuki tanah perjanjian menunjukkan ketaatan-nya kepada Tuhan Allah dan kerendahan hatinya sebagai seorang hamba.

Dalam ayat 3-5 menceritakan bahwa Tuhan telah me-nyiapkan seorang yang akan menggantikan Musa, yakni Yosua. Yosua atas pimpinan Tuhan yang seperti dikakukan Tuhan kepada Musa akan membawa umat Israel menyeberangi sungai Yordan untuk memasuki tanah perjanjian. Tanah yang dijanjikan Tuhan untuk umat Israel, ternyata harus butuh perjuangan berat untuk "berperang" dengan bangsa-bangsa lain. Sesungguhnya bukan umat Israel yang berperang, tetapi Tuhan. Tuhan memiliki kedaulatan atas umat ciptaan-Nya untuk memiliki tanah miliknya untuk ditempati secara merata oleh ciptaan-Nya, tetapi keserakahan manusia mengakibatkan manu-sia menjadi "kapitalisme" dan merasa bahwa tanah ciptaan Tuhan adalah milik mereka. Sikap monopoli bangsa-bangsa lain di seberang sungai Yordan dan tidak mengasihi sesama manusia, mengakibatkan Tuhan harus berperang dan berpihak kepada umat Israel (umat yang belaum memiliki tanah/tempat tinggal). Yosua, seorang pemimpin yang telah disiapkan dan terlatih untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang berat ini.

Dalam ayat 6 menceritakan tentang perkataaan Musa yang menguatkan umat Israel untuk menghadapi bangsa-bangsa lain, sekaligus sangat berharap kepada Musa sebagai "panglima perang" mereka yang hebat. Sebagai manusia tentu mereka lebih mempercayai Musa dibandingkan dengan Yosua. Di sini kita mel;ihat jiwa besar Musa dalam realitas pengalihan kepe-mimpinan yang "sejuk dan damai" dengan memberi pengertian kepada umat Israel dan menunjuk pada kepemimpinan dan pemerintahan Tuhan Allah (=Theokrasi). Perkataan nasihat yang bijak "Kuatkan dan teguhkanlah  hatimu, jangan takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab Tuhan Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau". Musa sangat sadar bahwa dia hanya alat yang dipakai Tuhan. Kehebatan yan g dimilikinya karena semata-mata dari Tuhan. Karena itu, Musa mengingatkan umat Israel untuk melihat kepada Tuhan bukan kepadanya, juga bukan kepada Yosua.

Dalam ayat 7-8 menceritakan  bahwa Musa memanggil Yosua untuk berada di depan umat Israel dan berkata kepada Yosua disaksikan oleh seluruh orang Israel: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkau akan masuk bersama-sama dengan bangsa ini ke negeri yang dijanjikan Tuhan dengan sumpah kepada nenek moyang mereka untuk memberikannya kepada mereka, dan engkau akan memimpin sampai mereka memilikinya. Musa ingin mengingatkan Yosua yang akan menggantikan dia untuk meneruskan kepemimpinannya dengan mengingatkan Yosua tentang janji Tuhan dengan sumpah kepada nenek moyang (=leluhur) bahwa umat Israel pasti memiliki tanah perjanjian tersebut. Ayat 8...ketika Yosua dalam "ketakuatan dan patah hati", karena memang juga Yosua sangat menghormati dan mengasihi Musa, ketika mendengarkan nasihat-nasihat Musa menjadi berani, karena Musa selalu menunjuk bahwa umat Israel harus yakin bahwa Tuhanlah yang berjalan di depan mereka, sehingga tidak perlu takut. Janji Tuhan dengan sumpah kepada umat Israel berlaku sejak kemarin, hari ini dan besok dalam tangan Tuhan.. Cerita Alkitab ini menjadi sangat penting untuk memaknai arti penyertaan Tuhan bagi umat-Nya.

Makna dan Implikasi Firman

    Tuhan Allah adalah Tuhan atas kehidupan umat manusia. Dia terus mengendalikan dan memelihara kehidupan kita manusia. Dialah juga yang mengendalikan "waktu" kemarin, hari ini, besok dan sampai selama-lamanya.
    Tuhan yang berjanji dengan sumpah kepada umat-Nya, pasti akan digenapi-Nya. Pemeliharaan-Nya akan terus berlangsung mulai dari nenek moyang kita (=leluhur kita) dari generasi ke generasi sampai kesudahan alam yakni Langit yang baru dan bumi yang baru ketika Tuhan Yesus akan datang kembali.
    Umat Tuhan tidak dijanjikan hanya menikmati kesenangan hidup, tetapi juga kesulitan dan kesengsaran. Dalam situasi apapun yang kita alami, k ita harus percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Semua berlangsung dalam izin Tuhan.
    Dalam Ibrani 13: 8 menjadi ayat referensi dalam bacaan minggu ini bahwa "Yesus Kristus tetap sama baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. Dengan demikian kita sebagai gereja meyakini kedaulatan dan janji Tuhan Allah telah digenapi dalam Yesus Kristus yang telah datang ke dalam dunia.
    Di akhir tahun 2017 dan memasuki tahun yang baru 2018, kiranya Tema kita ini menjadi pedoman yang pasti bahwa kedaulatan dan pemeliharaan Tuhan akan terus menjadi pendorong kuat untuk mampu menghadapi tahun yang baru ini, sekalipun ada banyak tantangan dan pergumulan sebagai gereja, tetapi juga suatu bangsa.

 

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

    Belajar dari bagian Alkitab ini, bolehkah kita berefleksi tentang pentingnya belajar dari perintah Tuhan tentang janji penyertaan Tuhan dan menerima dengan rela pergantian kepemimpinan.
    Diskusikan kemungkinan-kemungkinan persoalan/ tantangan yang kita akan alami di tahun 2018 baik sebagai warga GMIM, institusi GMIM dan sebagai masyarakat, bangsa dan negara Republik Indonesia.

NAS PEMBIMBING: Ibrani 13:8

POKOK-POKOK DOA

    Bersyukur atas penyertaan Tuhan disepanjang tahun 2017.
    Memohon pertolongan Tuhan memasuki tahun 2018
    Untuk para Pelayan Khusus (Syamas & Penatua) yang akan melaksanakan tugas diberi hikmat dan kekuatan agar mampu melaksanakan tugas yang diamanatkan oleh Tuhan

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN : HARI MINGGU BENTUK V

NYANYIAN YANG DIUSULKAN

Persiapan: NNBT No. 3 Mari Kita Puji Allah

Menghadap hadirat Tuhan: PKJ No. 2 Mulia

Bersekutu dalam nama-Nya: KJ No. 10 Pujilah Tuhan sang Raja

Ungkapan Sembah: NNBT No.13 Ya Allah Bapa, Ya Yesus Tuhan

Persekutuan yang mengaku Dosa: NKB No.14 Jadilah, Tuhan KehendakMu

Jaminan yang menguatkan: NKB No.211 Pakailah Waktu Anug'rah Tuhanmu

Berilah Yang Baik: KJ No. 288 Mari Puji Raja Sorga

Tembang Tekad: Kupandang Hari Esok.

ATRIBUT

Warna dasar putih dengan simbol lilin dan palungan.

Label:   Ulangan 31:1-8 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018
1 Korintus 12:1-11(1)
1 Raja-Raja 12:16-17(1)
1 Raja-Raja 12:16-24(1)
1 Yohanes 4:7-21(1)
2 Timotius 2:1-13(1)
2 Timotius 3:10-17(2)
Ayub 5:27(1)
Kejadian 13:1-18(1)
Kejadian 1:1-31(1)
Kejadian 39:1-23(1)
Kejadian 50:15(1)
Kejadian 50:21(1)
Kejadian 6:9-22(1)
Keluaran 4:1-17(1)
Kidung Agung 1:1-8(1)
Kisah Para Rasul 15:33-34(1)
Kisah Para Rasul 17:10-15(1)
Lukas 16:10-18(1)
Lukas 2:1-7(1)
Maleakhi 2:10-16(1)
Markus 10:13-16(1)
Markus 10:35-45(1)
Markus 16:1-2(1)
Matius 16:21-28(1)
Matius 26:47-56(1)
Mazmur 71:17-24(1)
Pengkhotbah 3:1-15(1)
Roma 10:4-15(1)
Roma 1:16-17(1)
Ulangan 31:1-8(1)
Yesaya 28:23-29(2)
Yesaya 6:1-13(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31


All Pembacaan Alkitab GMIM 2018:

MTPJ 24 Desember 2018 Khotbah Malam Natal - Menyambut Kelahiran Yesus - Lukas 2:1-7

MTPJ 23 s-d 29 Desember 2018 (Minggu Adven 4) - Yesus Kristus Penyelamat Dunia - 1 Yohanes 4:7-21

MTPJ 2 s-d 8 Desember 2018 (Minggu Adven 1)

MTPJ 25 November s/d 1 Desember 2018 - Gunakan Media Sebagai Sarana Pelayanan - Keluaran 4:1-17

RHK Sabtu, 10 November 2018 - Ungkapan yang Menghibur, Menenangkan Hati - Kejadian 50:21

RHK Minggu, 4 November 2018 - Berprasangka Buruk Bukanlah Hal yang Baik - Kejadian 50:15

MTPJ 28 Oktober s/d 3 November 2018 - Stop Hoax - Matius 28:11-15

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

RHK Sabtu, 20 Oktober 2018 - Melangkah dengan Damai - Kisah Para Rasul 15:33-34

MTPJ 14 s-d 20 Oktober 2018 - Media Sebagai Sarana Memelihara Kehidupan Beriman - Kisah Para Rasul 15:22-34

MTPJ 7 s-d 13 Oktober 2018 - Gereja di Era Digital - Kejadian 6:9-22

MTPJ 30 Sept - 6 Oktober 2018 - Gunakan Karunia untuk Kepentingan Bersama - 1 Korintus 12:1-11

Pembacaan Alkitab GMIM MTPJ 23 s-d 29 September 2018 - Cinta Allah Menerobos Perbedaan - Kidung Agung 1:1-8

MTPJ 16 - 22 September 2018 - Panggilan Gereja Memelihara Perdamaian di Tengah Masyarakat Majemuk - Kejadian 13:1-18

MTPJ 2 - 8 September 2018 - Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati - Kisah Para Rasul 17:10-15

MTPJ 26 Agust s/d 1 Sept 2018 Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman - Maleakhi 2:10-16

MTPJ 19 s-d 25 Agustus 2018

MTPJ 12 - 18 Agustus 2018

MTPJ 5 s-d 11 Agustus 2018

MTPJ 22 s-d 28 Juli 2018 - Markus 10:13-16

MTPJ 15 s d 21 Juli 2018 - Pengalaman Membentuk dan Memperteguh Hidup dalam Pengharapan Iman - Pengkhotbah 3:1-15

MTPJ 8 s-d 14 Juli 2018 - Kebajikan Allah (Bersyukur adalah Karakter Orang Percaya) - Mazmur 111:1-10

MTPJ 1 s-d 7 July 2018 - Hidup sebagai anak-anak terang (Mengertilah Kehendak Tuhan) - Efesus 5:1-21

MTPJ 24 s-d 30 Juni 2018 - Pendidikan Seumur Hidup - Mazmur 71:17-24

MTPJ 17 s-d 23 Juni 2018 - Firman Mempersatukan dan Menyelamatkan Bangsa - Roma 10:4-15

MTPJ 12 Juni 2018 (HUT PI dan Pendidikan Kristen ke-187) - Injil Yang Menyelamatkan - Roma 1:16-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

RHK Sabtu, 9 Juni 2018 - Keterbatasan Pengetahuan Manusia - Ayub 5:27

MTPJ 3 s/d 9 Juni 2018 - Allah Mendidik Umat-Nya - Ayub 5:17-27

MTPJ 27 Mei s/d 2 Juni 2018

MTPJ 20 - 26 Mei 2018 ( Hari Raya Pentakosta1)

MTPJ 6 - 12 Mei 2018 - Kesetiaan Dimulai dari Hal-hal Kecil - Lukas 16:10-18

MTPJ 29 April s/d 5 Mei 2018 - Pemimpin yang Bijaksana Mendengar Setiap Aspirasi - 1 Raja-Raja 12:16-24

RHK Minggu, 22 April 2018 Doa dan Puasa adalah Panggilan Iman Ester 4:1-3

Pembacaan Alkitab GMIM Minggu, 29 April 2018 - Belajar Mendengar 1 Raja-Raja 12:16-17

MTPJ 8 - 14 April 2018

MTPJ 1 - 7 April 2018 Hari Raya Paskah 1 (Hari Anak GMIM)

RHK Minggu, 1 April 2018

Jumat Agung 30 Maret 2018 - Setia Sampai Mati - Bacaan Alkitab : Yohanes 19 : 28 - 30

MTPJ 25 - 31 Maret 2018 - Hidup ada Dalam Rancangan Allah - Minggu Sengsara VI

MTPJ 18 - 24 Maret 2017 Minggu Sengsara V

RHK 11 - 17 Maret 2018 Minggu Sengsara IV - Syarat Mengikut Yesus - Matius 16:21-28

MTPJ 4 - 10 Maret 2018 Minggu Sengsara III - Komitmen Mengikut Yesus

MTPJ 25 Feb. s/d 3 Maret 2018 Minggu Sengsara II - Markus 10:35-45

MTPJ 18 - 24 Februari 2018 Minggu Sengsara I - Panggilan Untuk Ikut Menderita - 2 Timotius 2:1-13

MTPJ 11 - 17 Februari 2018

MTPJ 28 Januari s/d 3 Februari 2018 - Ini Aku, Utuslah Aku - Yesaya 6:1-13

MTPJ 21 - 27 Januari 2018 - Pola Hidup Sehat MendatangkanKecerdasan

MTPJ 14 - 20 Januari 2018 - Kejadian 39:1-23 - Meraih Sukses dengan Iman

MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31

MTPJ 31 Desember 2017 s/d 6 Januari 2018 - Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan - Ulangan 31:1-8

Pembacaan Alkitab GMIM Januari 2019



MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(22)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(8)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(6)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2018..

Register   Login  

Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,