|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2023 Senin, 18 September 2023 RHK GMIM Senin, 18 September 2023 - Dengarlah dan Lakukan Suara Tuhan - Yesaya 55:3 Obor GMIM Senin 18 September 2023 - Marilah! Nikmati Kemurahan dan Kasih Tuhan - Yesaya 55:1-3 Yesaya 55:1-3 Seruan untuk turut serta dalam keselamatan yang dari TUHAN 55:1 Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran! 55:2 Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat. 55:3 Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud. Penjelasan: * Undangan-undangan Injil (55:1-5) Di sini, I. Kita semua diundang untuk datang dan mengambil keuntungan dari persediaan yang telah dibuat oleh anugerah Allah dalam perjanjian baru-Nya itu bagi jiwa-jiwa yang malang. Keuntungan ini merupakan bagian hamba-hamba TUHAN (54:17), dan bukan hanya bagian mereka di dunia nanti, melainkan juga piala mereka dalam masa sekarang ini (ay. 1). Amatilah, 1. Siapa yang diundang: Ayo, hai semua orang. Bukan orang-orang Yahudi saja, yang kepada mereka firman keselamatan pertama-tama disampaikan, melainkan juga bangsa-bangsa bukan Yahudi. Orang-orang miskin dan orang-orang cacat, orang-orang pincang dan orang-orang buta, diundang ke perjamuan pernikahan ini, siapa saja yang dapat diajak dari semua jalan dan lintasan. Ini menyiratkan bahwa di dalam Kristus ada persediaan yang cukup untuk semua dan setiap orang, bahwa hamba-hamba Allah harus menawarkan kehidupan dan keselamatan kepada semua orang, bahwa di zaman Injil undangan akan diberikan secara lebih luas daripada sebelumnya dan akan disampaikan kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi, dan bahwa perjanjian Injil tidak mengucilkan siapa pun yang tidak mengucilkan dirinya sendiri. Undangan itu disampaikan dengan Oyez-Ho, pengumuman, pengumuman! Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar! 2. Persyaratan apa yang dituntut dari orang-orang yang akan disambut -" mereka harus haus. Semua orang akan disambut oleh anugerah Injil hanya dengan persyaratan bahwa mereka menyambut anugerah Injil tersebut. Orang-orang yang puas dengan dunia dan kenikmatannya, yang menjadikannya sebagai bagian mereka, dan tidak mencari kebahagiaan dalam perkenanan Allah, orang-orang yang bergantung pada jasa perbuatan mereka sendiri untuk membenarkan mereka, dan tidak melihat kebutuhan mereka akan Kristus dan kebenaran-Nya, mereka ini tidak haus. Mereka tidak sadar akan kebutuhan mereka, tidak merasa susah atau gelisah memikirkan jiwa mereka, dan karena itu tidak sudi untuk merendah sedemikian jauh sampai mengikatkan diri kepada Kristus. Tetapi orang-orang yang haus diundang untuk minum air, sebagaimana orang-orang yang letih lesu dan berbeban berat diundang untuk mendapat kelegaan di dalam Kristus. Perhatikanlah, apabila Allah memberikan anugerah, Ia pertama-tama memberikan rasa haus akan anugerah itu. Dan, setelah memberikan rasa haus akan anugerah, Ia akan memberikan anugerah itu (Mzm. 81:11). 3. Ke mana mereka diundang: Marilah dan minumlah air. Marilah ke pinggir sungai, ke pelabuhan, ke dermaga, ke pangkalan air, ke sungai-sungai yang dapat diarungi, yang ke sana barang-barang dimasukkan dari luar negeri. Marilah datang ke sana untuk membeli, sebab itu adalah pasar barang-barang asing. Dan barang-barang itu akan selamanya asing bagi kita seandainya Kristus tidak membawa masuk kebenaran kekal. Datanglah kepada Kristus. Sebab Dia adalah mata air yang terbuka bagi siapa saja. Dia adalah gunung batu yang dipukul. Datanglah ke upacara-upacara ibadah yang kudus, ke aliran-aliran sungai yang menyukakan kota Allah kita itu. Datanglah ke sana, dan meskipun bagimu itu tampak sederhana dan biasa-biasa saja, seperti air, namun bagi mereka yang percaya kepada Kristus, hal-hal yang diperlambangkan melalui ibadah-ibadah kudus itu akan menjadi seperti anggur dan susu, yang menyegarkan dengan limpahnya. Datanglah ke mata air yang menyembuhkan. Datanglah ke air kehidupan. Siapa saja yang ingin datang, baiklah ia datang, dan mengambil air kehidupan (Why. 22:17). Juruselamat kita merujuk pada air ini dalam Yohanes 7:37. Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! 4. Untuk apa mereka diundang. (1) Marilah, belilah. Tidak pernah seorang pedagang berusaha menarik hati pelanggan yang ingin didapatnya seperti Kristus menarik kita pada apa yang justru menguntungkan kita. “Marilah, belilah, dan kami bisa jamin bahwa engkau akan mendapat penawaran yang baik, yang tidak akan pernah engkau sesali atau membuatmu rugi. Marilah, belilah. Buatlah tawaran itu menjadi milikmu sendiri dengan menerapkan anugerah Injil pada dirimu sendiri. Buatlah itu menjadi milikmu sendiri dengan persyaratan-persyaratan Kristus, bahkan, dengan persyaratan apa saja, dan jangan pikir-pikir lagi mau setuju atau tidak.” (2) “Marilah, dan makanlah. Buatlah itu menjadi lebih dari sekadar milik saja, tetapi seperti apa yang kita makan, yang bukan hanya dibeli saja dan menjadi milik begitu saja.” Kita harus membeli kebenaran, bukan supaya kita dapat menaruhnya untuk dipajang, tetapi supaya kita dapat makan dan berpesta dengannya, dan supaya kehidupan rohani disehatkan dan dikuatkan olehnya. Kita harus membeli persediaan-persediaan yang diperlukan bagi jiwa kita, harus rela berpisah dengan apa saja, meskipun begitu kita sayangi, sehingga kita hanya memiliki Kristus serta anugerah dan penghiburan-Nya saja. Kita harus berpisah dengan dosa, karena dosa merupakan perlawanan terhadap Kristus, harus berpisah dengan semua anggapan bahwa kita ini benar, karena anggapan ini bersaing melawan Kristus, dan harus berpisah dengan hidup itu sendiri, serta penopang-penopangnya, sekalipun paling dibutuhkan, karena ini lebih baik daripada melepaskan kepentingan kita di dalam Kristus. Dan, sesudah kita membeli apa yang kita perlukan, janganlah sampai kita tidak memanfaatkannya bagi penghiburan kita, tetapi marilah kita menikmatinya, dan makan dari hasil pekerjaan tangan kita: Belilah, dan makanlah. 5. Persediaan apa yang untuknya mereka diundang: “Marilah, dan terimalah anggur dan susu, yang tidak hanya akan memuaskan dahaga” (kalau itu, air putih juga bisa), “tetapi juga menyehatkan tubuh, dan menyegarkan roh.” Dunia ini jauh dari yang kita harapkan. Kita menjanjikan diri sendiri, setidak-tidaknya, akan mendapat air di dalamnya, tetapi dalam hal itu kita dikecewakan, seperti kafilah dari Tema (Ayb. 6:19). Tetapi Kristus melampaui harapan-harapan kita. Kita datang untuk minum air, dan akan senang mendapatkannya, karena di sana kita justru mendapatkan anggur dan susu, yang merupakan bahan-bahan makanan pokok suku Yehuda, dan yang dengannya Silo dari suku itu diperlengkapi untuk menjamu bangsa-bangsa yang dikumpulkan kepada-Nya (Kej. 49:10, 12, KJV). Matanya akan merah karena anggur dan giginya akan putih karena susu. Kita harus datang kepada Kristus, untuk mendapat susu bagi bayi-bayi, untuk menyehatkan dan memelihara mereka yang baru lahir kembali. Dan bersama Dia orang-orang yang kuat pun akan mendapat apa yang menghangatkan mereka: mereka akan mendapat anggur yang menyukakan hati mereka. Kita harus berpisah dengan kubangan air, bahkan dengan racun kita, supaya kita memperoleh anggur dan susu ini. 6. Diberikannya persediaan ini secara cuma-cuma: Terimalah tanpa uang pembeli dan tanpa bayaran. Cara membeli yang aneh, bukan hanya tanpa uang kontan (seperti biasanya), melainkan juga tanpa uang sama sekali, atau tanpa janji apa pun. Tetapi, ini tidak tampak sedemikian aneh bagi orang-orang yang sudah mendengarkan nasihat Kristus kepada jemaat di Laodikia, yang miskin dan papa, untuk datang dan membeli (Why. 3:17-18). Membeli tanpa uang menyiratkan, (1) Bahwa pemberian-pemberian yang ditawarkan kepada kita tak terhingga nilainya dan tak bisa diukur dengan harga berapa saja. Hikmat adalah apa yang tidak dapat diperoleh dengan emas. (2) Bahwa Dia yang menawarkan pemberian-pemberian itu tidak membutuhkan apa-apa dari kita, atau balasan apa pun. Ia memberikan penawaran-penawaran ini kepada kita, bukan karena ingin menjual sesuatu, melainkan karena hati-Nya memang ingin memberi. (3) Bahwa hal-hal yang ditawarkan itu sudah dibeli dan dibayar lunas. Kristus membelinya dengan nilai penuh, dengan harga, bukan dengan uang, melainkan dengan darah-Nya sendiri (1Ptr. 1:19). (4) Bahwa kita akan disambut untuk menerima keuntungan-keuntungan dari janji itu, meskipun kita sepenuhnya tidak pantas untuk itu, dan tidak bisa mengajukan penawaran apa saja yang tampak layak dipertimbangkan. Kita sendiri sama sekali tidak bernilai, tidak pula apa yang kita miliki atau dapat lakukan. Dan kita harus mengakui bahwa, jika Kristus dan sorga menjadi milik kita kelak, maka kita ini sungguh berutang selama-lamanya pada anugerah yang sudah diberikan dengan cuma-cuma. II. Kita sungguh-sungguh didesak dan dibujuk (dan oh, semoga saja kita berhasil diyakinkan!) untuk menerima undangan ini, dan mengambil penawaran yang baik ini bagi diri kita sendiri. 1. Undangan kita adalah undangan untuk mendengarkan Allah dan tawaran-tawaran-Nya. “Dengarkanlah Aku (ay. 2). Jangan hanya mendengar, tetapi juga setujuilah apa yang Kukatakan, dan lakukanlah (ay. 3): Sendengkanlah telingamu, seperti kamu menyendengkan telinga pada apa yang engkau perlukan dan yang menjadi kesenanganmu. Pasang telingamu, dan biarlah hati yang sombong membungkuk pada cara-cara Injil yang merendahkan hati. Sendengkanlah telinga ke sini, supaya kamu mendengar dengan penuh perhatian. Dengar, dan datanglah kepada-Ku. Jangan hanya datang dan berunding dengan-Ku, tetapi juga sepakatlah dengan-Ku, penuhilah persyaratan-persyaratan-Ku.” Terimalah tawaran-tawaran Allah sebagai tawaran yang sangat menguntungkan. Penuhilah tuntutan-tuntutan-Nya sebagai tuntutan yang sangat pantas dan wajar. 2. Alasan-alasan yang dipakai untuk mengajak kita pada tawaran ini didasarkan, (1) Pada kesalahan yang tak terbilang yang kita perbuat terhadap diri kita sendiri jika kita sampai mengabaikan dan menolak undangan ini: “Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, yang tidak akan menghasilkan bagimu makanan seorang pengemis sekalipun, roti kering, padahal bersama-Ku kamu bisa mendapat anggur dan susu tanpa uang pembeli? Mengapakah kamu belanjakan upah jerih payahmu dan jerih pekerjaanmu untuk sesuatu yang bahkan tidak akan menjadi seperti roti kering bagimu, bahkan tidak mengenyangkan? “ (2) Alasan-alasan itu didasarkan pada kebaikan yang tak terbilang yang kita perbuat terhadap diri kita sendiri jika kita menerima undangan ini dan menurutinya.
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023 Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: RHK GMIM Selasa, 19 September 2023 - Menjadi Saksi - Yesaya 55:4-5 Sebelum: Khotbah GMIM Minggu, 17 September 2023 - Carilah Tuhan, Kamu Pasti Berhasil - Yesaya 55:1-13 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,