gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 594 kali
Download MP3 Music
Khotbah MTPJ GMIM 2023
Rabu, 6 September 2023

RHK GMIM Rabu, 6 September 2023 - Roh Allah Memampukan Bersaksi Tentang Kasih - 1 Yohanes 4:11-13
Obor GMIM Rabu, 6 September 2023 - Respon - 1 Yohanes 4:11-12

1 Yohanes 4:11-13
4:11 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi. 4:12 Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita. 4:13 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita tetap berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita: Ia telah mengaruniakan kita mendapat bagian dalam Roh-Nya.

Penjelasan:
* Kasih ilahi terhadap saudara-saudara lainnya harus menggalakkan kasih kita: Saudara-saudaraku yang kekasih (aku hendak memohon kepada kalian, melalui kepentingan kalian di dalam kasihku untuk mengingat), jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi (ay. 11). Ini seharusnya merupakan pernyataan yang tidak bisa digoyahkan. Teladan Allah seharusnya menggerakkan kita. Kita harus menjadi pengikut (atau peneladan) Dia, sebagai anak-anak terkasih-Nya. Sasaran kasih ilahi harus juga menjadi sasaran kasih kita. Akankah kita menolak untuk mengasihi orang-orang yang sudah dikasihi oleh Allah yang abadi? Kita harus menjadi pengagum kasih-Nya, dan kekasih dari kasih-Nya (dari kebaikan dan kepuasan yang ada di dalam Dia) dan dengan demikian juga menjadi kekasih dari orang-orang yang dikasihi-Nya. Kasih Allah atas seluruh isi dunia ini seharusnya menghasilkan kasih atas semua orang di antara umat manusia. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar (Mat. 5:45). Kasih istimewa Allah terhadap jemaat dan orang-orang kudus harus menghasilkan kasih istimewa di sana juga: jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga (dengan kadar yang sesuai) saling mengasihi.

* Kasih Kristen merupakan jaminan kediaman ilahi: Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita (ay. 12). Kini Allah berdiam di dalam kita, bukan dengan kehadiran yang tampak, atau penampilan fisik yang segera terlihat bagi mata (Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah ([ay. 12]), melainkan oleh Roh-Nya (ay. 13), atau, “Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Dia tidak hadir di dunia sini dengan menunjukkan diri-Nya di depan mata atau indra langsung kita, dan karena itu Dia juga tidak meminta dan mengharuskan kita untuk mengasihi Dia dengan cara demikian. Sebaliknya, Ia meminta dan mengharapkan kasih kita ditunjukkan dalam cara yang dianggap-Nya layak untuk diterima dan dituntut-Nya, yaitu dalam gambaran yang sudah diberikan-Nya mengenai diri-Nya sendiri dan kasih-Nya (dan dengan demikian mengenai kesukaan hati-Nya juga) dalam jemaat yang am, dan terutama di antara saudara-saudara seiman, para anggota jemaat itu. Allah harus dikasihi di dalam mereka, dan dalam penampakan jati diri-Nya bagi dan bersama mereka. Demikianlah, jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita. Para kekasih suci dari saudara-saudara seiman merupakan bait Allah. Keagungan ilahi memiliki kediaman yang istimewa di sana.”

*  Di sinilah kasih ilahi meraih tujuan dan pencapaian yang berarti di dalam kita: “Dan kasih-Nya sempurna di dalam kita (ay. 12). Kasih itu sudah dituntaskan di dalam dan atas kita. Kasih Allah tidak disempurnakan di dalam Dia, melainkan di dalam dan bersama kita. Kasih-Nya tidak dapat dirancangkan begitu saja untuk tidak berdaya guna dan tidak berbuah atas kita. Saat tujuan dan maksud dari kasih-Nya yang tulus itu tercapai dan dihasilkan di dalam dan atas kita, maka boleh dibilang kasih itu sudah disempurnakan. Demikianlah iman disempurnakan oleh perbuatan, dan kasih disempurnakan oleh pekerjaannya. Saat kasih ilahi sudah bekerja dalam diri kita dan menghasilkan rupa yang sama, yaitu menjadikan kita memiliki kasih kepada Allah, dan dengan demikian kasih terhadap saudara-saudara seiman, yaitu anak-anak Allah, demi Dia, maka kasih itu pun disempurnakan dan dituntaskan, meskipun kasih kita saat ini tidaklah sempurna, begitu pula dengan tujuan akhir kasih ilahi bagi kita.” Betapa kita harus memiliki keinginan kuat untuk mewujudkan kasih persaudaraan Kristen ini, sebab Allah menganggap kasih-Nya sendiri terhadap kita disempurnakan di dalamnya! Terhadap hal inilah Rasul Yohanes, setelah menyebutkan kebaikan besar Allah yang berdiam di dalam kita, menambahkan catatan dan kekhasan mengenai kasih persaudaraan itu: Demikianlah kita ketahui, bahwa kita tetap berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita: Ia telah mengaruniakan kita mendapat bagian dalam Roh-Nya (ay. 13). Tentu saja kediaman timbal balik ini merupakan sesuatu yang lebih mulia dan lebih hebat daripada yang kita sudah kenali atau yang dapat kita kumandangkan. Orang mungkin berpikir bahwa membicarakan Allah yang berdiam di dalam kita, dan kita di dalam Dia, terlalu angkuh untuk para makhluk fana, seandainya Allah tidak memulainya terlebih dulu. Makna kediaman timbal balik seperti ini sudah diterangkan dengan singkat dalam pasal 3:24. Arti sepenuhnya haruslah diserahkan pada pewahyuan mengenai dunia yang terberkati ini. Tetapi kita mengenali kediaman timbal balik ini, tutur Rasul Yohanes, sebab Ia telah mengaruniakan kita mendapat bagian dalam Roh-Nya. Dia sudah menanamkan rupa dan buah Roh-Nya di dalam hati kita (ay. 13), dan Roh yang telah dikaruniakan-Nya kepada kita itu ternyata adalah milik-Nya, atau berasal dari-Nya, karena Roh itu adalah Roh yang membangkitkan kekuatan, hasrat dan hati bagi Allah. Roh yang membangkitkan kasih terhadap Allah dan manusia, dan (Roh) ketertiban, Roh yang memberi pengajaran dan pemahaman yang benar tentang perkara-perkara Allah dan agama serta kerajaan-Nya di antara manusia (2Tim.1:7).







Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
RHK GMIM Kamis, 7 September 2023 - 1 Yohanes 4:15-16

Sebelum:
RHK GMIM Selasa, 5 September 2023 - Allah Hadir Jika Saling Mengasihi - 1 Yohanes 4:11-12




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2023..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,