|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2023 Sabtu, 08 Maret 2023 RHK GMIM Sabtu, 08 Maret 2023 - Tuhan Membela Orang Benar - Yesaya 50:8Yesaya 50:8 50:8 Dia yang menyatakan aku benar telah dekat. Siapakah yang berani berbantah dengan aku? Marilah kita tampil bersama-sama! Siapakah lawanku berperkara? Biarlah ia mendekat kepadaku! Penjelasan: * Sebagai pemenang yang berani (ay. 7-9). Sang Penebus termasyhur dengan keberanian-Nya, sama seperti dengan kerendahan hati dan kesabaran-Nya, dan meskipun Ia menyerah, Ia lebih daripada pemenang. Amatilah, 1. Orang-orang yang dipekerjakan Allah pasti akan disertai-Nya, dan akan dijaga supaya mereka tidak kekurangan pertolongan apa saja yang dibutuhkan mereka atau pekerjaan mereka. Allah, setelah menjadikan Anak-Nya pertolongan bagi kita, memberikan pertolongan kepada-Nya, dan tangan Allah senantiasa ada bersama Dia yang menjadi tangan kanan-Nya. Ia juga tidak hanya akan menyertai sang nabi dalam pekerjaannya, tetapi juga akan menerima dia (ay. 8): Dia yang menyatakan aku benar telah dekat. Yesaya, tidak diragukan lagi, dituduh secara palsu dan dibebani dengan celaan dan fitnah, sebagaimana dengan nabi-nabi lain. Tetapi ia memandang kecil celaan itu, karena tahu bahwa Allah akan menyingkirkannya dan memunculkan kebenarannya seperti terang. Itu mungkin terjadi di dunia ini (Mzm. 37:6), dan yang paling tidak pada hari penghakiman, ketika akan ada kebangkitan nama serta tubuh, dan orang benar akan bersinar seperti matahari pagi. Demikianlah hal itu dibuktikan dalam Kristus. Oleh kebangkitan-Nya terbukti bahwa Ia bukanlah apa yang selama ini dituduhkan, bukan seorang penghujat, bukan seorang penipu, bukan musuh bagi Kaisar. Hakim yang menghukum-Nya mengakui bahwa dia tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya. Sang perwira, atau kepala regu keamanan, yang bertugas untuk menjalankan hukuman bagi-Nya, menyatakan Dia sebagai orang benar: begitu dekatnya Dia yang membenarkan-Nya. Tetapi itu juga benar mengenai Dia dalam pengertian yang lebih jauh dan lebih khusus: Bapa membenarkan Dia ketika Ia menerima korban yang dipersembahkan-Nya untuk dosa manusia, dan mengangkat-Nya sebagai TUHAN keadilan kita, yang dijadikan dosa bagi kita. Ia dibenarkan dalam Roh (1Tim. 3:16). Dia yang melakukannya sudah dekat. Sebab kebangkitan-Nya, yang olehnya Ia dibenarkan, segera terjadi setelah penghukuman dan penyaliban-Nya. Ia dipermuliakan dengan segera (Yoh. 13:32). 2. Keyakinan sang nabi, oleh karena itu, akan keberhasilan dalam pekerjaannya: “Jika Allah akan menolong aku, jika Ia akan membenarkan aku, akan membelaku dan menyokongku, maka aku tidak akan mendapat noda, seperti orang yang masih jauh dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai dan kepuasan yang dijanjikan: Aku tahu, bahwa aku tidak akan mendapat malu.” Meskipun musuh-musuhnya melakukan sebisa-bisanya untuk mempermalukan dia, namun ia tetap bertahan, ia tetap memperlihatkan wajahnya, dan tidak malu akan pekerjaan yang sudah dilakukannya. Perhatikanlah, bekerja bagi Allah adalah pekerjaan yang tidak boleh membuat kita malu. Dan berharap kepada Allah adalah pengharapan yang tidak akan membuat kita malu. Orang-orang yang percaya kepada Allah untuk mendapat pertolongan tidak akan dikecewakan. Mereka tahu siapa yang mereka percayai, dan karena itu tahu bahwa mereka tidak akan mendapat malu. 3. Tantangan yang, dengan keyakinan ini, diajukannya kepada semua penentang dan perlawanan: “Allah akan membantuku, dan oleh sebab itu aku meneguhkan hatiku seperti keteguhan gunung batu.” Sang nabi berbuat demikian. Ia berani dalam menegur dosa, dalam memperingatkan orang-orang berdosa (Yeh. 3:8-9), dan dalam menegaskan kebenaran dari nubuatan-nubuatannya. Kristus juga berbuat demikian. Ia melanjutkan pekerjaan-Nya, sebagai Pengantara, dengan keteguhan yang tak tergoyahkan dan tekad yang tak kenal gentar. Ia tidak berhenti atau berkecil hati. Dan di sini Nabi Yesaya menantang semua orang yang menentangnya, (1) Untuk masuk ke gelanggang pertandingan melawannya: Siapakah yang berani berbantah dengan aku, entah secara hukum atau dengan pedang? Marilah kita tampil bersama-sama sebagai petarung, atau sebagai penggugat dan tergugat. Siapakah lawanku beperkara? Siapakah tuan atas perkaraku? Demikian kata yang dipakai. “Siapa yang mau berlagak maju menuntut aku? Biarlah dia tampil, dan mendekat kepadaku, sebab aku tidak akan melarikan diri.” Banyak orang maju untuk bersengketa dengan Kristus, tetapi Ia membungkam mereka. Sang nabi mengatakan ini atas nama semua hamba Tuhan yang setia. Orang-orang yang tetap dekat dengan firman Allah yang murni, dalam menyampaikan pesan mereka, tidak perlu takut pada perlawanan. Kitab Suci akan menyokong mereka, siapa pun yang berselisih dengan mereka. Agunglah kebenaran, dan pasti akan menang. Kristus mengatakan ini atas nama semua orang percaya, mengatakannya sebagai kemenangan mereka. Siapa yang berani menjadi musuh bagi orang-orang yang merupakan sahabat-Nya, atau berbantah dengan orang-orang yang untuk mereka Ia menjadi pembela? Demikianlah Rasul Paulus menerapkannya (Rm. 8:33): Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? (2) Yesaya menantang mereka untuk membuktikan kejahatan apa saja yang dilakukannya (ay. 9): Siapakah yang berani menyatakan aku bersalah? Sang nabi mungkin dijatuhi hukuman mati. Kristus, kita yakin, dijatuhi hukuman mati. Namun keduanya dapat berkata, siapakah yang berani menyatakan aku bersalah? Sebab tidak ada penghukuman bagi orang-orang yang dibenarkan Allah. Ada orang-orang yang memang mengutuk mereka, tetapi apa jadinya mereka? Mereka semua akan memburuk seperti pakaian yang sudah usang. Kepentingan yang benar dari Kristus dan para nabi-Nya akan tetap bertahan mengalahkan semua perlawanan. Ngengat akan memakan mereka dengan diam-diam dan tanpa terasa. Hal yang kecil akan berhasil menghancurkan mereka. Tetapi singa yang mengaum sekalipun tidak akan berhasil mengalahkan saksi-saksi Allah. Semua orang percaya dimampukan untuk mengajukan tantangan ini? Siapakah yang akan menghukum? Kristus Yesuslah yang telah mati.
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023 Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: Khotbah MTPJ GMIM 9-15 April 2023 - Yesus Sudah Bangkit Percayalah - Markus 16:1-8 Sebelum: RHK GMIM Jumat Agung - Jumat, 7 April 2023 - YOHANES 19:38-42 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,