|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2022 Minggu, 4 September 2022 Khotbah GMIM Minggu, 4 September 2022 - BERILAH DIRIMU DIDAMAIKAN DENGAN ALLAH - 2 Korintus 5:11-212 Korintus 5:11-21 Pelayanan untuk pendamaian 5:11 Kami tahu apa artinya takut akan Tuhan, karena itu kami berusaha meyakinkan orang. Bagi Allah hati kami nyata dengan terang dan aku harap hati kami nyata juga demikian bagi pertimbangan kamu. 5:12 Dengan ini kami tidak berusaha memuji-muji diri kami sekali lagi kepada kamu, tetapi kami mau memberi kesempatan kepada kamu untuk memegahkan kami, supaya kamu dapat menghadapi orang-orang yang bermegah karena hal-hal lahiriah dan bukan batiniah. 5:13 Sebab jika kami tidak menguasai diri, hal itu adalah dalam pelayanan Allah, dan jika kami menguasai diri, hal itu adalah untuk kepentingan kamu. 5:14 Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. 5:15 Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka. 5:16 Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian. 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. 5:18 Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. 5:19 Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami. 5:20 Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah. 5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. Penjelasan: * Dimotivasi oleh Ketakutan (5:11). Phobos (seperti dalam Kis. 9:31; Ef. 5:21) dengan tepat diterjemahkan sebagai takut. Yang dimaksudkan adalah ketakutan disertai rasa hormat yang seharusnya merupakan ciri kehidupan orang percaya mengingat keberadaannya di hadapan Kristus sebagai Hakim. Urutan dan penekanan dari bahasa aslinya adalah sebagai berikut kami berusaha meyakinkan orang; tetapi kepada Allah kami sudah nyata, dan saya berharap bahwa hati nuranimu kami sudah nyata." Paulus berusaha untuk meyakinkan orang (1) tentang hukuman yang akan datang (II Kor. 5:10), atau (2) tentang martabatnya sendiri sebagai pelayan, atau (3) tentang perlunya pemulihan hubungan (5:18-21). Hanya nomor (2) yang tampaknya langsung relevan. * Dimotivasi oleh Sifat Tidak Mementingkan Diri Sendiri (5:12, 13). "Memperkenalkan atau merekomendasikan seseorang kepada orang yang lain" (Arndt). Kata kerja ini demikian khas dalam surat ini (3:1; 4:2; 6:4; 7:11; 10:12, 18; 12:11) sehingga lebih banyak dipakai di sini dibandingkan dengan jumlah di seluruh bagian lain dalam Perjanjian Baru. Rupanya sebagian orang di Korintus bermegah dalam hal-hal lahiriah. Paulus ingin memberikan kepada orang-orang yang dimenangkannya bagi Kristus suatu kesempatan yang sesungguhnya untuk bermegah dengan benar, yaitu di dalam hal-hal batiniah. 13. Plummer telah menerjemahkan ayat ini secara tepat sebagai berikut, "Sebab jika kami tidak menguasai diri, (maka hal itu; bentuk lampau) adalah bagi Allah: atau jika kami menguasai diri (maka itu; bentuk kini) adalah bagi kamu." "Tidak menguasai diri" (bentuk waktu aoris) mungkin mengacu kepada suatu saat ketika musuh-musuhnya menuduh dia tidak waras (bdg. Mrk. 3:21; Kis. 26:24). Memang aneh bahwa dunia bila menganggap seseorang yang sepenuhnya berserah kepada Allah sebagai tidak waras. * Dimotivasi oleh Kasih (5:14,15). Dengan kasih Kristus (bdg. Rm. 8:35; Ef. 3:19) marilah kita memahaminya sebagai kasih Kristus sendiri bagi kita. Kata kerja menguasai (sunecho) biasanya berarti "mempersatukan;" tetapi kali ini Arndt menjadikannya berarti "mendorong, memaksa. Kasih Kristus akan melindungi setiap orang percaya dari hal-hal ekstrem yang tidak sehat. Keputusan Paulus, yang dibuat sekali untuk selamanya ketika ia bertobat, adalah sebagai berikut, "Satu orang sudah mati bagi semua orang karena itu semua orang sudah mati." Kata untuk dalam satu orang sudah mati untuk semua orang menunjukkan penggantian (seperti dalam Yoh. 10:15; 11:50, 51; Rm. 5:6 dst.; Gal. 1:4). Bentuk waktu aoris di dalam orang sudah mati mengidentifikasi orang percaya itu dengan Kristus di dalam kematian-Nya (bdg. Rm. 6:2-11; Gal. 2:19; Kol. 3:3). 15. Orang-orang yang sudah ditebus oleh Dia yang telah mati untuk semua orang seharusnya sekarang hidup sepenuhnya bagi Tuhan mereka, bukan untuk dirinya sendiri (bdg. Rm. 14:4 dst.; I Kor. 6:19, 20; I Tes. 5:10; Why. 14:1-5). * Dimotivasi oleh Kelahiran Baru (5:16, 17). Sebelum krisis pertobatannya, Paulus hanya mengenal Kristus menurut ukuran manusia (maksudnya, sebagai sekadar sesama manusia). Sesudah mengetahui makna dari kematian Kristus (5:15), dia tidak lagi mengenal manusia atau mengenal Kristus menurut ukuran manusia. Wawasan rohani telah mengubah penekanan utama Paulus, keabadian telah menjadi tolok ukur dari segala sesuatu. 17. Orang percaya kini menjadi ciptaan baru. Mengenai istilah baru lihat 3:6. Ungkapan sudah berlalu adalah dalam bentuk waktu aoris dan karenanya berarti suatu perubahan menentukan yang terjadi pada saat kelahiran baru. Kata kerja yang sama (parerchomai) dipakai untuk melukiskan musnahnya langit dan bumi pada saat kiamat (Mat. 5:18; Luk. 21:32, 33, II Ptr. 3:10). Bentuk waktu perfect dalam yang baru sudah datang mendramatisasi perubahan kekal yang dihasilkan pada saat lahir baru. * Dimotivasi oleh Pendamaian (5:18-21). Allah adalah sumber dari semuanya ini (bdg. Rm. 11:36; Why. 4:11). Dengan demikian berbunyi "Yang telah mendamaikan dan telah mempercayakan," dua-duanya adalah tindakan Allah. Pendamaian mendahului tindakan mempercayakan. Orang berdosa diperdamaikan dengan kematian Kristus (bdg. Rm. 5:10). Kata pelayanan (diakonia) sering kali dipakai di dalam surat ini (II Kor. 3:7 dst.; 4:1; 5:18; 6:3; 8:4; 9:1, 12, 13; 11:8). 19. Pikiran dasar dari ayat ini, Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus, dijelaskan secara negatif - dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka dan secara positif - telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami. Alkitab mengajarkan adanya dosa yang tidak diperhitungkan (Rm. 4:8) dan ada hal yang diperhitungkan sebagai benar (Rm. 4:3, 6, 11, 22; Gal. 3:6) bagi orang yang percaya kepada Kristus. * 2Kor 5:20 - kami ini adalah utusan-utusan Kristus; // seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; Ayat ini menyajikan (1) para utusan - kami ini adalah utusan-utusan Kristus; (2) sarana yang dipakai - seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; (3) pengantara - dalam nama Kristus kami meminta kepadamu; (4) pesan - berilah dirimu didamaikan dengan Allah (jadilah orang yang didamaikan, Alfred Plummer, Op.cit). Kata seakan-akan (hos) tidak menunjukkan adanya keraguan; istilah tersebut dapat diterjemahkan secara lebih tepat dengan karena. * 2Kor 5:21 Kalimat Yunani aslinya berbunyi sebagai berikut: Dia yang tidak mengenal dosa dijadikan dosa untuk kita, agar kita dapat menjadi benar di dalam Dia. Dia yang tidak berdosa menjadi (diperhitungkan sebagai) berdosa untuk orang berdosa supaya orang berdosa dapat (diperhitungkan sebagai) menjadi tidak berdosa di dalam Dia Yang Tidak Berdosa. Inilah inti dari Injil, sebuah ayat yang setara pentingnya dengan Yohanes 3:16. Di dalam Perjanjian Lama, Allah memperhitungkan orang percaya sebagai benar diajarkan melalui didikan (Kej. 15:6; bdg. Rm. 4:3, 9), melalui nubuat (Yes. 53:11; 61:10; Yer. 23:6), dan melalui lambang (Zak. 3:1-5). * Tenaga pendorong pelayanan Apa itu? Bila dalam pasal 4:1 Paulus menjelaskan penyebab ia tidak tawar hati dalam pelayanan, kini ia menjelaskan hal-hal yang mendorong dia untuk terus giat melayani. Pertama, Paulus tahu bahwa suatu saat ia dan semua orang akan berhadapan dengan takhta pengadilan Kristus. Itu memunculkan rasa 'takut akan Tuhan' dalam hatinya, yang kemudian memotivasi dia untuk mencari 'orang-orang terhilang' dan meyakinkan mereka tentang Injil. Ia tahu Allah memahami motivasinya, karena itu ia berharap agar jemaat Korintus memahami pula pelayanan dan motivasinya yang murni (11), serta merasa bangga karenanya (12). Sebab semuanya ia lakukan bagi kemuliaan Allah dan kepentingan mereka juga (13). Hal lain yang memberdayakan Paulus dalam pelayanan adalah 'kasih Kristus yang menguasai dia'. Yang Paulus maksud bukan kasihnya kepada Kristus, tetapi pergumulan akan kasih Kristus yang rela mati untuk mencari dan menyelamatkan yang terhilang (14), agar mereka diperdamaikan dengan Allah (17) dan menjadi ciptaan yang baru (16). Orang yang memberikan dirinya digerakkan oleh kasih Kristus ini terlibat dalam pelayanan pendamaian. Inilah tugas yang Allah percayakan kepada Paulus (18-19) sebagai utusan-Nya (20-21). Dengan rela hati, ia pun menerimanya karena tahu bahwa orang yang telah diselamatkan hidupnya oleh Yesus, harus hidup untuk Dia dan melayani Dia (15). Kasih Kristus juga memberi Paulus cara penilaian yang baru terhadap sesamanya (16-17). Berbagai embel-embel dan gelar yang sering orang banggakan, bukan lagi yang utama. Sesama orang beriman harus dilihat sebagai milik Kristus, yaitu orang yang sudah mengecap kasih-Nya. Terhadap sesama yang belum beriman kepada Kristus, ingatlah bahwa Kristus berkorban bagi mereka juga. Mereka perlu tahu bahwa hidup mereka berharga sebab Kristus juga berkorban bagi mereka. Kiranya kasih Kristus yang Paulus hayati ini juga menjadi tenaga pendorong kita dalam pelayanan.
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2022 Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: Khotbah GMIM Minggu, 11 September 2022 - Wariskanlah Perintah Tuhan Kepada Anak Cucu, Cicit - Ulangan 4:1-20 Sebelum: Khotbah GMIM Minggu, 28 Agustus 2022 - Nasihat dan Doa Untuk Melakukan Kehendak Tuhan - Ibrani 13:17-25 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,