|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music TEMA BULANAN : “Misi Dan Pendidikan Yang Membebaskan”TEMA MINGGUAN : “Mengucap Syukurlah Untuk Kemuliaan Allah” BACAAN ALKITAB: 1 Korintus 10:14-33 ALASAN PEMILIHAN TEMA Bersyukur kepada Tuhan adalah karakter (sifat/perilaku) hidup orang percaya untuk mensyukuri berkat dan pemeliharaan-Nya. Jemaat mengucap syukur bukan saja diungkapkan ketika dalam suasana bersukacita tetapi juga dalam pergumulan dan penderitaan. Karena firman mengajarkan untuk “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Yesus Kristus bagi kamu” (1 Tesalonika 5:18). Jemaat bersyukur kepada Tuhan diungkapkan dalam berbagai bentuk, apakah dengan ibadah syukur, persembahan syukur dan jamuan kasih. Pertanyaan untuk direnungkan, apakah bentuk-bentuk ucapan syukur jemaat dilakukan dengan segenap hati sebagai respons iman atas berkat-berkat Tuhan? Sebab sering terjadi diakhir ibadah syukur ada pesta pora. Atau apakah hanya sebuah tradisi tanpa menghayati makna perayaan tersebut ? Perayaan ucapan syukur tentunya diekspresikan sebagai tanda terima kasih kepada Tuhan karena Dia telah memberikan keselamatan dan berkat kehidupan bagi orang percaya. Praktik pengucapan syukur jemaat bukan saja dilakukan sebagai tradisi ataupun menggucap syukur kepada Tuhan, namun masih ada yang mengucap syukur pada allah-allah (opo-opo) lewat ritus-ritus penyembahan. Ada pula yang mengucap syukur dengan menonjolkan keberhasilan dan kesuksesan seseorang sehingga bukan nama Tuhan yang dimuliakan tetapi mereka yang mengucap syukur. Dengan alasan pemikiran seperti ini maka jemaat diajak untuk merenungkan tema minggu ini: “Mengucap Syukurlah Untuk Kemuliaan Allah.” PEMBAHASAN TEMATIS: Pembahasan Teks Alkitab (Exegese) Rasul Paulus saat perjalanan penginjilannya ke dua mengunjungi Kota Korintus pada. Paulus tinggal di sana selama 1 Tahun 6 bulan dan memberitakan firman bahwa Yesus adalah Mesias walaupun ia ditolak oleh orang-orang Yahudi. Akan tetapi banyak orang di Kota Korintus menjadi percaya dan memberi diri mereka di baptis (Kis 18:1-8). Sehingga dapatlah dikatakan bahwa jemaat Korintus didirikan oleh Paulus. Pada saat Galio menjabat sebagai Gubernur, kota Korintus adalah pusat pemerintahan Propinsi Akhaya menjadi kota metropolitan yang berkembang. Sebagai kota pelabuhan dan perdagangan membawa dampak meningkatnya taraf hidup warganya. Namun, juga kejahatan dan immoralitas sexsual tumbuh berkembang. Seperti kota-kota besar lainnya di dunia Yunani-Romawi, Korintus adalah tempat berkembangnya pemujaan dewa-dewa Yunani dan Romawi seperti Afrodit dan Apolo yang disembah di kuil-kuil utama di kota itu. Surat 1 Korintus menguraikan bagaimana Paulus sebagai seorang gembala, yang menafsirkan dan menerapkan Injil pada masalah-masalah jemaat dan berusaha mempertahankan persekutuan orang-orang percaya untuk menyembah dan memuliakan Yesus sebagai Mesias. Masalah yang ada di jemaat Korintus seperti pertentangan dalam jemaat (1 Kor 1:11), membanggakan diri karena memiliki Roh (1 Kor 1:20-29; 8:1-2), immoralitas (1Kor 5), makanan yang dipersembahankan kepada dewa-dewa kafir, penyimpangan-penyimpangan dalam perjamuan kasih dan perjamuan kudus (1 Kor 11). Surat 1 Korintus 10:14-33 merupakan bagian nasihat Paulus tentang kehidupan jemaat agar hanya menyembah dan memuliakan Tuhan. Sebagai orang bijaksana, dengan nada yang lembut, ia mengimbau mereka mempertimbangkan sendiri kebenaran yang disampaikannya, yaitu jauhilah (Yunani: /phiengete/: melarikan diri, menjauh) penyembahan berhala ayat 14. Karena jemaat telah mengucap syukur kepada Tuhan dengan perayaan perjamuan Kudus. Hal ini jelas dengan pertanyaan Paulus. Bukankah cawan pengucapan syukur yang atasnya kita mengucap syukur adalah persekutuan dengan darah Kristus? (ayat 16). Dengan meminum anggur dan makan roti dalam perayaan perjamuan kudus berati umat ada dalam persekutuan dengan darah dan tubuh Kristus. Roti adalah simbol tubuh Kristus, maka kita sekalipun banyak dan berbeda, adalah satu tubuh, karena mendapat bagian dari roti yang satu itu. (ayat 17) Gereja adalah tubuh Kristus. Roti yang satu itu sejajar dengan satu tubuh. Gereja yang terdiri dari banyak anggota mendapat bagian dalam roti yang satu itu. Roti yang menunjuk pada Tubuh Kristus tidak dapat dibagi-bagi. Sehingga bersekutu dan mempersembahakan korban kepada roh-roh jahat tidak dikehendaki Tuhan. Paulus dengan tegas memperingatkan jemaat untuk tidak terpengaruh dengan praktik-praktik penyembahan dan pemberian kurban orang kafir. (ayat 20) Menyembah Tuhan dan menyembah roh jahat, menurut Paulus membangkitkan cemburu Tuhan seperti yang dialami oleh umat Israel di zaman Musa ketika mereka menyembah berhala. (lih.Ul.32:21) Setelah Paulus menjelaskan bagaimana hubungan vertikal antara Tuhan Allah dengan manusia, selanjutnya ia menasihati jemaat tentang kebebasan dan tanggungjawab persekutuan. Kebebasan seseorang itu dilihat dari tujuan, apakah yang dilakukan itu berguna dan membangun kehidupan jemaat atau tidak?. (ayat 23) Salah satu tanggungjawab sosial jemaat adalah menjadi berkat bagi orang lain dengan tidak mencari keuntugan bagi diri sendiri tetapi juga memberikan manfaat bagi orang lain. Paulus juga memberi perhatian pada soal makanan dengan tidak memberatkan hati nurani. Bagi Paulus makanan tidak ada kaitannya dengan penyembahan berhala. Kemerdekaan dalam soal makanan adalah pengakuan yang mendasar bahwa bumi dan segala isinya adalah milik Tuhan. Tetapi apabila ada yang mengatakan bahwa makanan itu adalah persembahahan berhala, jangalah kamu memakannya (ayat 28). Inilah yang dimaksudkan dengan keberatan hati nurani orang lain (ayat 30). Paulus menegaskan, apa yang dilakukan manusia termasuk soal makan dan minum lakukanlah semuanya untuk kemuliaan Allah, sebagai jawaban atas pergumulan jemaat mengenai penyembahan dan ucapan syukur. Bukan apa yang dimakan dan minum yang penting, tetapi bagaimana cara seseorang makan dengan mengucap syukur. Karena makanan berasal dari Sang Pencipta yang penuh kasih karunia. Semua yang diciptakan Allah itu baik dan tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur, sebab semuanya itu dikuduskan oleh Allah. Rasa syukur yang diungkapkan dalam doa adalah sebuah tindakan iman dan apapun yang muncul dari iman tidak mungkin berdosa (Roma 14:23). Kehadiran orang yang percaya pada Yesus diharapkan Paulus untuk tidak menimbulkan syak ( KBBI: curiga, sangsi, kurang percaya) sehingga menyakiti orang lain. Tetapi berusahalah menyenangkan hati sesama, yang artinya memikirkan orang lain juga, bukan hanya diri sendiri. Namun ini tidak berarti bahwa kehidupan manusia untuk memuaskan orang lain tetapi tugas utama orang yang percaya adalah untuk memuliakan Tuhan. Makna dan Implikasi Firman * Bumi serta segala isinya adalah milik Tuhan karena Dialah yang menciptakan alam semesta ini. Apa yang Tuhan ciptakan semuanya baik adanya. Pujian syukur umat hanya bagi Tuhan saja, sebagai Allah yang Esa dan tidak ada yang lain. Tuhan tidak menghendaki umat-Nya menyembah pada roh-roh jahat (berhala) karena Ia adalah Allah yang cemburu apabila umat-NYa menyembah berhala. * Persekutuan dalam Perjamuan Kudus dengan meminum cawan ucapan syukur berarti umat mengugcap syukur kepada Tuhan yang telah memberikan keselamatan kepada manusia lewat pengorbanan-Nya di kayu salib. Dan roti yang dipecah-pecahakan adalah persekutuan dengan tubuh Yesus yang memberikan makna bahwa gereja ( persekutuan orang-orang percaya) adalah satu tubuh di dalam Yesus Kristus. Gereja adalah suatu kesatuan yang eksklusif. Tetapi bersifat inklusif. Apa yang telah dipersatukan oleh Tuhan tidak dapat dipersatukan dengan kuasa lain atau siapa pun yang terpisah dari pada-Nya. Sehingga tidak mungkin ada berhala dibalik ibadah jemaat. * Tuhan Allah menghendaki kehidupan orang percaya untuk mengucap syukur bagi kemuliaan nama-Nya. Memuliakan nama Tuhan lewat mengucap syukur dapatlah dilakukan oleh orang-orang percaya dalam semua aspek kehidupan. Dengan kata lain, bahwa apa yang kita kerjakan, untuk menghadirkan kesukacitaan bagi sesama dan menjadi berkat bagi mereka. Bukan hanya berpikir kepentingan/keuntungan diri sendiri tetapi juga untuk kepentingan/keuntungan orang lain. Sebagaimana Tuhan Yesus sangat peduli terhadap manusia sehinga Dia rela berkorban untuk keselamatan manusia maka hendaknya umat Tuhan peduli terhadap sesama manusia dalam tindakan-tindakan kasih sehari-hari. PERTANYAAN UNTUK DISKUSI: 1. Apa yang saudara pahami tentang mengucap syukurlah untuk kemuliaan Allah menurut 1 Korintus 10:14-33 2. Mengapa oarang-orang percaya mengucap syukur kepada Tuhan menurut 1 Korintus 10:14-33. 3. Bagaimana cara mengucap syukur untuk kemuliaan Allah. NAS PEMBIMBING: 1 KORINTUS 1:4 POKOK POKOK DOA : 1. Doakan agar Pengucapan Sukur dilaksanakan bagi kemuiaan Tuhan. Bukan untuk pamer dan pemborosan. 2. Doakan agar kita mengucap syukur terutama kepada Tuhan atas talenta dan berkat sesuai ukuran pemberian-Nya. TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK IV NYANYIAN YANG DIUSULKAN: Persiapan: Bapa Engkau Sungguh Baik Pembukaan: KJ No. 242 Muliakan Allah Bapa Pengakuan Dosa & Pengampunan: PKJ No. 44 Ya Tuhan Dengarlah Permohonan. Ses Pembacaan Alkitab: NNBT No.2 Dunia Tercipta Oleh Kar’na Tuhanmu Persembahan: KJ No. 393 Tuhan Betapa Banyaknya Nyanyian Penutup: DSL 159 Intan Dan Permata. *ATRIBUT:* Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2022 Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: Khotbah GMIM Minggu, 24 Juli 2022 - Mengucap Syukurlah untuk Kemuliaan Tuhan - 1 KORINTUS 10:14-33 Sebelum: Khotbah GMIM Minggu, 17 Juli 2022 - Mengucap Syukur Menurut Cara yang Berkenan - Ibrani 12:18-29 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,