gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 2575 kali
Download MP3 Music
Ibrani 12:18-29
----------------------------
Bahasa Manado:
Jang iko orang Israel yang malawang pa Tuhan dulu
18 Sudara-sudara, dulu Tuhan babicara deng bangsa Israel di gunung Sinai, tu gunung yang bole mo sontong. Di situ dapa lia api yang bamanyala-manyala, tatutu deng tu glap, deng ada lei angin kancang da batiop. Mar ngoni so nyanda sama deng bangsa Israel yang dulu musti pigi ka gunung Sinai. 19Dorang dengar bunyi dari trompet yang pe kras, deng Tuhan pe suara yang pe kuat da babicara pa dorang. Waktu dorang dengar tu suara itu, dorang jadi tako kong dorang bamohon supaya tu suara itu jang lei babicara pa dorang. 20Soalnya dorang nyanda tahang da dengar tu prenta yang suara itu da se tau bagini, “Samua yang da sontong ni gunung ini, biar lei itu cuma binatang, musti dapa lempar deng batu sampe mati.” 21Tu orang-orang Israel pe tako skali waktu da mangada itu, sampe Musa babilang, “Kita tako skali sampe totofore.”
22Mar ngoni sudara-sudara, ngoni so datang ka Bukit Sion tu kota dari Tuhan Allah yang hidop, tu Yerusalem yang ada di sorga deng ngoni datang pa tu ribuan malaekat yang da bakumpul deng basnang-snang. 23Ngoni itu datang pa tu kumpulan dari tu orang-orang yang pertama da jadi Tuhan pe anak-anak, dorang itu pe nama-nama yang so tatulis di sorga. Ngoni lei datang pa Tuhan Allah, tu Hakim yang mo adili pa samua orang. Kong ngoni lei datang pa tu orang-orang yang so mati dari dulu, tu orang-orang yang waktu dorang hidop ja beking tu butul di muka pa Tuhan kong Tuhan so beking jadi sempurna. 24Ngoni datang lei pa Yesus, tu Prantara dari tu perjanjian yang baru antara Tuhan Allah deng manusia. Yesus mati, kong Dia pe dara yang da tacura itu lebe bae dari tu Habel pe dara yang da tacura dulu, lantaran tu Habel pe dara se tunjung supaya orang dapa hukum, mar Yesus pe dara se tunjung supaya orang dapa ampung dari dosa.
25 Ngoni dengar bae-bae pa Tuhan Allah yang da babicara pa ngoni, jang ngoni tolak pa Dia. Soalnya dulu tu orang-orang Israel nyanda farduli tu Tuhan pe kata-kata yang Musa da se tau pa dorang di dunia ini, kong dorang itu da dapa hukuman. Apa lei nanti deng torang, torang pasti nyanda mo lolos dari hukuman kalu torang nimau mo badengar tu Tuhan pe kata-kata yang langsung dari sorga. 26Dulu di jaman Musa, waktu Tuhan Allah babicara dari gunung Sinai, Dia pe suara pe kuat skali sampe beking tu bumi tagoyang. Mar skarang, ada tu janji yang Dia da bilang, “Nanti satu kali lei Kita mo se goyang bukang cuma ni bumi, mar deng tu langit lei.” 27Tu “satu kali lei,” itu de pe arti samua yang Tuhan Allah da beking di bumi ini mo dapa se goyang deng mo ancor, trus tu laeng yang nyanda dapa se goyang yang mo tatinggal.
28Jadi sudara-sudara, torang bilang makase pa Tuhan Allah lantaran torang ini so jadi orang-orang dari Tuhan Allah yang Berkuasa sbagai Raja di krajaan yang nyanda perna mo tagoyang. Mari jo torang semba pa Dia iko tu cara yang beking snang pa Dia, torang semba pa Dia deng rasa tako deng hormat pa Dia. 29Soalnya Tuhan Allah yang torang ja semba, Dia itu sama deng api yang se angus samua.  

Bahasa Indonesia:
Tanggung jawab yang berat
12:18 Sebab kamu tidak datang kepada gunung yang dapat disentuh dan api yang menyala-nyala, kepada kekelaman, kegelapan dan angin badai, 12:19 kepada bunyi sangkakala dan bunyi suara yang membuat mereka yang mendengarnya memohon, supaya jangan lagi berbicara kepada mereka, 12:20 sebab mereka tidak tahan mendengar perintah ini: "Bahkan jika binatangpun yang menyentuh gunung, ia harus dilempari dengan batu." 12:21 Dan sangat mengerikan pemandangan itu, sehingga Musa berkata: "Aku sangat ketakutan dan sangat gemetar." 12:22 Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah, 12:23 dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna, 12:24 dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel. 12:25 Jagalah supaya kamu jangan menolak Dia, yang berfirman. Sebab jikalau mereka, yang menolak Dia yang menyampaikan firman Allah di bumi, tidak luput, apa lagi kita, jika kita berpaling dari Dia yang berbicara dari sorga? 12:26 Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga." 12:27 Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan. 12:28 Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. 12:29 Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.

Penjelasan:
* Ibr 12:18-24 - api yang menyala-nyala, // kekelaman, kegelapan dan angin badai, // bunyi sangkakala dan bunyi suara
Nasihat dilanjutkan dengan yang oleh Davidson dinamakan "final menentukan dari ketegangan ... pegang teguh pengakuan iman mereka." Sinai dan Bukit Sion diperhadapkan. Keadaan waktu pemberian hukum Taurat ialah (1) sebuah gunung dengan api yang menyala-nyala, diselimuti oleh kekelaman, kegelapan dan angin badai, dan (2) bunyi sangkakala dan bunyi suara. Di dalam suasana ini Musa menjadi demikian terpengaruh oleh kehadiran Allah sehingga dia gemetar dan sangat ketakutan (bdg. Kel. 19:12 dst. dan Ul. 9:19).

Tetapi kamu sudah datang mengawali semua realitas yang menyenangkan dan tokoh-tokoh dari perjanjian yang baru. Surga diperhadapkan dengan bumi, yang alami dengan yang adi-alami, kemuliaan Sinai dengan kemuliaan lebih besar yang tak terhingga dari cara percikan darah. Bukit Sion ... kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi,... beribu-ribu malaikat ... jemaat anak-anak sulung ... Allah yang menghakimi ... orang-orang benar yang telah menjadi sempurna ... Yesus, Pengantara perjanjian baru - semua ini dengan sengaja disajikan sebagai daftar yang mengesankan karena kontras yang dimaksudkan. Pemikiran penulis kembali tembus pandang. Jelas semua kemuliaan dan kebahagiaan itu jauh melebihi segenap ketenangan sementara yang dapat diperoleh dari kembali kepada Yudaisme untuk mengelak penganiayaan. Orang-orang beriman memiliki pengharapan yang cemerlang ini di dalam perjanjian baru. Orang-orang beriman sudah menjadi anggota paguyuban anak-anak sulung, yaitu orang-orang benar yang telah menjadi sempurna (prototokon dan teteleiomenon, "anak sulung dan disempurnakan" seperti di dalam tulisan Alf dan Arndt. Lihat juga Davidson, The Epistle to the Hebrews, hlm. 245

* Ibr 12:25-29 - kerajaan yang tidak tergoncangkan // Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan
Perhatikan Kristus. Jangan menolak suara Kristus yang berbicara melalui Injil. Jika malapetaka dahulu menimpa mereka yang menolak suara Allah di Sinai, betapa lebih besar lagi malapetaka yang akan menimpa mereka yang menolak atau tidak bersedia mendengar utusan Allah, Putra-Nya sendiri (1:2). Penolakan ini sama dengan orang-orang yang diundang untuk menghadiri "pesta besar" di Lukas 14:16 tetapi "bersama-sama meminta maaf" (paraiteomai). Lihat Lukas 14:18 di mana dipakai kata yang sama (Arndt).

Kemudian disajikan gambaran mengenai penghakiman, mungkin penghakiman terakhir, Bumi akan goncang, dan segala sesuatu yang tidak permanen akan musnah di dalam goncangan itu; yang tinggal hanyalah yang permanen dan yang abadi kerajaan yang tidak tergoncangkan. Kerajaan ini akan dianugerahkan oleh Allah, bukan ciptaan manusia. Keanggotaan di dalam kerajaan ini yang melalui iman di dalam Kristus harus menghasilkan pelayanan penuh sukacita dan ibadah yang penuh hormat.

Kata terakhir kembali merupakan peringatan. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan (bdg. Ul. 4:24). Api merupakan bentuk penghakiman yang terakhir (Why. 20:10, 14).





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2022





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
MTPJ GMIM 24 - 30 Juli 2022

Sebelum:
MTPJ 17 - 23 Juli 2022




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2022..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,