gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 180 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Diperlengkapi Untuk Memperkokoh Gereja dan Bangsa"
TEMA MINGGUAN  "Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani"

Bacaan Alkitab: Keluaran 2:11-22
Musa membela bangsanya Ia lari ke tanah Midian
2:11 Pada waktu itu, ketika Musa telah dewasa, ia keluar mendapatkan saudara-saudaranya untuk melihat kerja paksa mereka; lalu dilihatnyalah seorang Mesir memukul seorang Ibrani, seorang dari saudara-saudaranya itu. 2:12 Ia menoleh ke sana sini dan ketika dilihatnya tidak ada orang, dibunuhnya orang Mesir itu, dan disembunyikannya mayatnya dalam pasir. 2:13 Ketika keesokan harinya ia keluar lagi, didapatinya dua orang Ibrani tengah berkelahi. Ia bertanya kepada yang bersalah itu: "Mengapa engkau pukul temanmu?" 2:14 Tetapi jawabnya: "Siapakah yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim atas kami? Apakah engkau bermaksud membunuh aku, sama seperti engkau telah membunuh orang Mesir itu?" Musa menjadi takut, sebab pikirnya: "Tentulah perkara itu telah ketahuan." 2:15 Ketika Firaun mendengar tentang perkara itu, dicarinya ikhtiar untuk membunuh Musa. Tetapi Musa melarikan diri dari hadapan Firaun dan tiba di tanah Midian, lalu ia duduk-duduk di tepi sebuah sumur. 2:16 Adapun imam di Midian itu mempunyai tujuh anak perempuan. Mereka datang menimba air dan mengisi palungan-palungan untuk memberi minum kambing domba ayahnya. 2:17 Maka datanglah gembala-gembala yang mengusir mereka, lalu Musa bangkit menolong mereka dan memberi minum kambing domba mereka. 2:18 Ketika mereka sampai kepada Rehuel, ayah mereka, berkatalah ia: "Mengapa selekas itu kamu pulang hari ini?" 2:19 Jawab mereka: "Seorang Mesir menolong kami terhadap gembala-gembala, bahkan ia menimba air banyak-banyak untuk kami dan memberi minum kambing domba." 2:20 Ia berkata kepada anak-anaknya: "Di manakah ia? Mengapakah kamu tinggalkan orang itu? Panggillah dia makan." 2:21 Musa bersedia tinggal di rumah itu, lalu diberikan Rehuellah Zipora, anaknya, kepada Musa. 2:22 Perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki, maka Musa menamainya Gersom, sebab katanya: "Aku telah menjadi seorang pendatang di negeri asing."

ALASAN PEMILIHAN TEMA
Mental berkaitan dengan sikap batin atau karakter dapat diartikan sebagai cara berpikir, bertindak dan bekerja untuk merespon suatu hal. Berbagai peristiwa seperti kekerasan rumah tangga, pelecehan anak dan stress jangka panjang dalam kehidupan dapat mempengaruhi kesehatan mental akibatnya mental bisa terganggu dan orang dapat mengalami gangguan mental atau penyakit mental.

Gangguan mental yang umum ditemukan, antara lain depresi, gangguan bipolar (perubahan emosi yang drastis), kecemasan, gangguan stress pasca trauma dan yang lebih ekstrim lagi jika terjadi konflik, orang dapat melakukan kekerasan pada diri sendiri maupun orang lain. Kekerasan dapat berupa serangan, perusakan, penghacuran terhadap diri (fisik) seseorang maupun milik atau sesuatu yang secara potensial menjadi milik orang lain. Kekerasan terhadap orang lain dapat dilakukan secara sengaja maupun secara tidak sengaja, langsung atau tidak langsung, personal atau struktural. Dalam bentuk kekerasan struktural seperti menciptakan sistem yang tidak memberi kesempatan kepada orang lain; kekerasan budaya seperti yang diakibatkan oleh etnisitas. Misalnya etnis tertentu dianggap rendah bahkan dimusuhi. Demikianpun agama dan ideologi tertentu pada pihak-pihak tertentu. Juga kekerasan personal dan pembunuhan karakter dalam rumah tangga, jemaat dan masyarakat.

Mentalitas yang cenderung melakukan kekerasan merupakan perilaku yang menyimpang dari kebenaran Alkitab yang mengajarkan tentang pelayanan terhadap Tuhan dan sesama. Dan ini harus diubah. Oleh sebab itu tema renungan minggu ini adalah mengubah mental kekerasan menjadi melayani.

PEMBAHASAN TEMATIS
 Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Musa adalah orang Ibrani yang diambil oleh puteri Firaun dari tepi sungai Nil saat disembunyikan oleh ibunya di sebuah peti pandan di atas air (Keluaran 2:1-0) karena takut dibunuh oleh pemerintahan Firaun yang waktu itu telah memerintahkan para bidan yang menolong persalinan untuk membunuh semua anak laki-laki yang lahir dari perempuan Ibrani (Keluaran 1). Musa dibesarkan dalam lingkungan istana. Setelah ia menjadi dewasa, ia keluar dan mendapatkan saudara-saudaranya yang kerja paksa, lalu dilihatnyalah seorang Mesir memukul seorang Ibrani, seorang dari saudara-saudaranya itu. Ia menoleh kesana sini dan ketika dilihatnya tidak ada orang, dibunuhnya orang Mesir itu, dan disembunyikannya mayatnya dalam pasir. Peristiwa ini membuat jiwa nasionalismenya atau secara khusus etnisitasnya sebagai orang Ibrani menguasai dan mengendalikan mentalitasnya secara spontan untuk membela saudaranya sebangsa atau sedaerah atau juga sekepercayaannya sehingga ia membunuh orang Mesir yang memukul saudaranya orang Ibrani.

Selanjutnya keesokan harinya ia keluar lagi, artinya Musa tidak hanya menikmati kenyamanan di lingkungan istana, tetapi keluar dan prihatin dengan masyarakat, secara khusus bangsanya. Didapatinya dua orang Ibrani tengah berkelahi. Ini adalah masalah intern "etnis" dan Musa bertanya kepada yang bersalah itu: "Mengapa engkau pukul temanmu? Berarti sudah ada proses tanya jawab sehingga Musa telah mengetahui siapa yang bersalah. Tetapi jawabnya: "Siapakah yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim atas kami? Apakah engkau bermaksud membunuh aku, sama seperti engkau telah membunuh orang Mesir itu?" Sikap orang Ibrani tersebut mencerminkan juga mentalitas kekerasan, bukan hanya secara fisik karena telah memukul saudaranya, tetapi juga menyampaikan kekerasan psikologis dengan menyerang Musa dengan kata-kata yang menghakimi dan merendahkan, padahal Musa bermaksud melerai pertengkaran mereka sebagai saudara supaya tidak terjadi tindakan kekerasan. Jawaban orang Ibrani ini membuat Musa menjadi takut, karena ia berpikir bahwa perkaranya telah diketahui orang dan ternyata Firaun juga telah mengetahuinya sehingga telah berencana untuk membunuh Musa. Akhirnya Musa melarikan diri dan tiba di tanah Median dan duduk-duduk di tepi sebuah sumur. Di tanah Median ada seorang imam yang mempunyai tujuh anak perempuan. Mereka datang menimba air dan men  gisi palungan-palungan untuk memberi minum kambing domba ayahnya. Tetapi ada gembala-gembala yang mengusir mereka dan Musa bangkit menolong dan memberi minum kambing domba mereka. Menolong dan memberi minum adalah sikap mentalitas melayani sehingga Musa diterima dan dijamu makan dan minum di rumah perempuan-perempuan itu karena ayah mereka mengatakan bahwa orang yang telah melayani mereka tidak boleh ditinggalkan. Akhirnya Musa tinggal di rumah itu dan ia beristrikan Rehuelah Zipora dan perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Gerson sebab katanya : "Aku telah menjadi pendatang dinegeri asing."

Makna dan Implikasi Firman
Mental seseorang dapat terbentuk dari berbagai latar belakang seperti suku, etnis, bangsa, pendidikan tapi juga karena kesenangan, tantangan dan masalah hidup, baik yang bersikap spontan, temporer ataupun yang bersifat terus menerus dalam waktu lama. Mental atau mentalitas akan terlihat ketika seseorang merespon sesuatu. Cara merespon sesuatu ini mencerminkan sikap atau mentalitas seseorang. Sikap yang dilakukan seseorang dapat berbentuk kekerasan ataupun melayani.

 Musa sekalipun dibesarkan di lingkungan istana Firaun dengan pendidikan Mesir oleh "orang tua angkatnya" tetapi situasi dan pendidikannya tidak langsung menghapus identitasnya sebagai orang Ibrani bahkan sikap "etnisnya" ini sangat kuat mempengaruhinya sehingga ketika orang Mesir memukul saudaranya orang Ibrani, ia membunuh orang Mesir itu. Ini adalah sebuah tindakan yang tidak dapat diterima sekalipun dengan alasan untuk membela sesama saudara.

 Tindakan kekerasan yang dilakukan Musa merupakan ekspresi mentalitasnya yang terbentuk lama, saat masih kecil sampai ia dewasa yang melihat saudara sebangsanya menderita di tanah Mesir. Dengan demikian perilaku diskriminasi dan ketidakadilan terhadap orang atau kelompok tertentu dapat mengakibatkan luka batin dan rasa dendam bagi anak-anak mereka dan ini dapat menjadi ancaman tindakan balas dendam dalam bentuk kekerasan di kemudian hari.

 Tindakan kekerasan dapat menimbulkan ancaman, rasa takut dan menghantui seseorang dalam perjalanan hidupnya karena generasi selanjutnya akan bangkit dengan sikap mental untuk balas dendam. Situasi seperti ini tidak menguntungkan bagi pelaku maupun korban, pribadi maupun komunitas karena mengancam keutuhan hidup bersama.

 Mentalitas kekerasan dapat terwujud melalui tindakan kekerasan fisik dalam bentuk pemukulan, pelecehan seksual maupun psikis dalam bentuk kata-kata kasar, makian, fitnah dan berita hoaks; juga dalam bentuk permusuhan suku, etnis dan dalam bentuk structural seperti ancaman-ancaman kehilangan pekerjaan dan jabatan melalui sistem suatu organisasi termasuk gereja.

 Mentalitas dapat berubah karena keadaan susah ataupun dalam kesendirian, sama seperti Musa di daerah Median. Harus mampu bertahan hidup dan harus menunjukkan sikap yang melayani sehingga dapat diterima dalam sebuah komunitas, keluarga dan masyarakat. Artinya mentalitas melayani lebih dapat diterima secara universal daripada mentalitas kekerasan yang tidak dapat diterima apapun alasannya.

 Mentalitas kekerasan harus diubah menjadi melayani oleh setiap warga gereja sehingga dapat mewujudkan pelayanan Allah dalam Yesus Kristus yang datang bukan hanya untuk orang-orang tertentu, tetapi untuk semua bangsa apapun latarbelakangnya. Kita harus melayani karena Tuhan terlebih dahulu melayani kita.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

1. Mengapa Musa melakukan tindakan kekerasan dan mengapa dia melakukan tindakan yang melayani? Hal-hal apa yang melatarbelakangi tindakan-tindakannya dalam perikop Alkitab ini ?
2. Mana yang lebih dapat diterima, tindakan kekerasan atau melayani ? Apa alasannya ?
3. Sebutkan bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi sekarang dan bagaimana cara mengatasinya ?

POKOK-POKOK DOA
 Bagi setiap warga gereja agar tidak melakukan kekerasan dalam berbagai bentuknya.
 Bagi para pemimpin, pemilik modal, orang kaya atau orang yang mempunyai akses untuk mengatur orang lain tidak melakukan kekerasan struktural dan tindakan kekerasan lainnya.
 Tuhan memampukan setiap orang memiliki mental melayani daripada kekerasan.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN :
HARI MINGGU BENTUK II

NYANYIAN YANG DIUSULKAN
Kemuliaan Bagi Allah : NKB No. 3 Terpujilah Allah.
Doa Penyembahan: NNBT No.7 Mari Puji Tuhan Yesus
Pengakuan Dosa :KJ No. 33 Suara-Mu Kudengar.
Janji Anugerah Allah : KJ No. 395 Betapa Indah Harinya.
Puji-pujian : NNBT N0.9 Ku Akan Selalu Beryukur.
Pengakuan Iman :KJ No. 397 Terpuji Engkau, Allah Mahabesar.
Persembahan: KJ No. 367 Pada-Mu Tuhan Dan Allahku.
Doa Penutup dan/atau Nyanyian Penutup: NKB No.195 Kendati Hidupku Tent'ram.

ATRIBUT
Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.

Label:   Keluaran 2:11-22 





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2021
1 Petrus 1:3-12(1)
1 RAJA RAJA 10(1)
1 Raja-Raja 10:1-13(1)
1 Tesalonika 5:12-22(1)
1 Yohanes 1:1-10(1)
25:14-30(1)
Amsal 22:1-6(1)
Ezra 7:1-28a(1)
IBRANI 1:5-14(1)
Keluaran 2:11-22(1)
Kisah Para Rasul 16:13-18(1)
Kisah Para Rasul 7:54-8:3(1)
Lukas 17:11-19(2)
Lukas 23:26-32(1)
Lukas 24:1-12(1)
Markus 7:24-30(1)
Matius 16:13-20(1)
Matius 25:14-30(1)
Matius 26:69-75(2)
Matius 28:16-20(2)
Mazmur 138:1-8(1)
Mazmur 37:22-26(1)
Nehemia 7:61-73(1)
Wahyu 21:1-8(1)
Yohanes 21:1-14(2)
Yunus 1:1-17(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

KHOTBAH GMIM Minggu, 8 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22


Sebelum:

MTPJ 1-7 Agustus 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaa - Yunus 1:1-17



All Khotbah MTPJ GMIM 2021:
Khotbah GMIM Minggu, 26 Desember 2021 - Dedikasi Paripurna Bagi Yesus - oleh Pdt. Vivian Ch. Aray, S.Th LIRIK
MTPJ Minggu, 26 Desember 2021 - Sabtu, 1 Januari 2022 LIRIK
MTPJ Sabtu, 25 Desember 2021 (Khotbah Natal Hari I) - Lukas 2:8-20 LIRIK
MTPJ GMIM Jumat, 24 Desember 2021 (Khotbah Malam Natal) - Lukas 2:1-7 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 19 Desember 2021 - Firman Menjadi Manusia - Yohanes 1:1-14 LIRIK
MTPJ Minggu, 19 Desember - Sabtu, 25 Desember 2021 - Firman Menjadi Manusia - Yohanes 1:1-14 LIRIK
Video Khotbah Minggu, 12 Desember 2021 oleh Ibu Pdt Tirsa Tairas LIRIK
MTPJ Minggu, 12 Desember 2021 – Sabtu, 18 Desember 2021 (Minggu Adven III) LIRIK
KHOTBAH KHOTBAH MTPJ GMIM Minggu, 5 Desember - 11 Desember 2021 - TERBITLAH SURYA KEBENARAN - MALEAKHI 4:1-6 - MINGGU ADVEN 1 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 28 Nopember 2021 - PENGHARAPAN AKAN KESELAMATAN – Zakharia 9:9-17 - Minggu Adven I LIRIK
MTPJ Selasa, 23 Nopember 2021 - HUT ke-84 W/KI GMIM - TEMA: Iman Ibu Menyelamatkan Keluarga - Markus 7:24-30 LIRIK
MTPJ Minggu, 28 November - Sabtu, 4 Desember 2021 - Minggu Adven 1 - Tema: Pengharapan Akan Keselamatan - Zakharia 9:9-17 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 21 November 2021 - Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 LIRIK
MTPJ 21-27 November 2021 - TEMA MINGGUAN : Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 14 November 2021 - JANGAN MENDUA HATI - Yakobus 1:1-8 LIRIK
MTPJ Minggu, 14 November - Sabtu, 20 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Jangan Mendua Hati - Yakobus 1:1-8 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 07 November 2021 - Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - Titus 2:1-10 LIRIK
MTPJ GMIM Minggu, 07 November - Sabtu, 13 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - TITUS 2:1-10 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 31 Oktober 2021 - Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32 LIRIK
MTPJ Minggu, 31 Oktober - Sabtu, 6 November 2021 - Tema Mingguan: Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 24 Oktober 2021 - Jagalah Kelakuan sesuai Firman Tuhan - Mazmur 119:9-16 LIRIK
MTPJ Minggu, 24 Oktober - 30 Oktober 2021 - Jagalah Kelakuan Sesuai Firman Tuhan - Mazmur 119:9-16 LIRIK
MTPJ Minggu, 17 Oktober - Sabtu, 23 Oktober 2021 - Merendahkan Diri Di Bawah Tangan Tuhan - 1 Petrus 5:1-11 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 17 Oktober 2021 - Merendahkan Diri Di Bawah Tangan Tuhan - 1 Petrus 5:1-11 LIRIK
MTPJ Jumat, 15 Oktober 2021 (Khotbah GMIM Pemilihan Pelsus) - Dipilih Untuk Berbuah - Yohanes 15:16 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 10 Oktober 2021 - Memilih Orang Yang Diteladani - 1 Timotius 3 1-13 LIRIK
MTPJ 10 - 16 Oktober 2021 - Memilih Orang Yang Di Teladani - 1 Timotius 3:1-13 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 03 Oktober 2021 - Pilihlah Orang Yang Cakap Dan Takut Akan Tuhan - Keluaran 18:13-27 LIRIK
MTPJ 3-9 Oktober 2021 - Pilihlah Orang Yang Cakap Dan Takut Akan Tuhan - Keluaran 18:13-27 LIRIK
MTPJ 30 September 2021 (HUT Ke-87 GMIM Bersinode) - Jangan Suam-Suam Kuku - Wahyu 3:14-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 26 September 2021 - Gereja, Pemegang Kunci Sorga - Matius 16:13-20 LIRIK
MTPJ 26 September - 2 Oktober 2021 - Gereja, Pemegang Kunci Kerajaan Sorga - Matius 16:13-20 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 18 September 2021 - Tugas Pelayan Memperingatkan Cara Hidup Jemaat - Yehezkiel 3:16-21 LIRIK
MTPJ 19-25 September 2021 - Tugas Pelayan Memperingatkan Cara Hidup Jemaat - Yehezkiel 3:16-21 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 12 September 2021 - Konsekuensi Mengikut Yesus - Matius 4:18-22 LIRIK
MTPJ 12 - 18 September 2021 - Konsekuensi Mengikut Yesus - Matius 4:18-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 5 September 2021 - Khotbah GMIM Minggu, 5 September 2021 LIRIK
MTPJ 5 - 11 September 2021 - Jangan Menjadi Pemecah-belah Persekutuan - Yudas 1:17-25 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 29 Agustus 2021 - Regenerasi Pelayanan Sesuai Kehendak Allah - 2 Raja-Raja 2:1-18 LIRIK
MTPJ 29 Agustus - 4 September 2021 - Regenerasi Pelayanan Sesuai Kehendak Allah - 2 Raja-Raja 2:1-18 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 22 Agustus 2021 - Melayani Demi Kepentingan Kristus - Filipi 2:19-3:1.a LIRIK
MTPJ 22-28 Agustus 2021 - Melayani Demi Kepentingan Kristus - Filipi 2:19-3:1a LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 15 Agustus 2021 - Perlindungan Hukum Bagi Warga Negara - Kisah Para Rasul 22:23-29 LIRIK
MTPJ 15-21 Austus 2021 - Diperlengkapi Untuk Memperkokoh Gereja dan Bangsa - Kisah Para Rasul 22:23-29 LIRIK
KHOTBAH GMIM Minggu, 8 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22 LIRIK
MTPJ 8-14 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22 LIRIK
MTPJ 1-7 Agustus 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaa - Yunus 1:1-17 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 25 Juli 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaan - Yunus 1:1-17 LIRIK
MTPJ 25-31 Juli 2021 - Kebenaran Versus Dusta - Kisah Para Rasul 5:1-11 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 18 Juli 2021 - PENDIDIKAN ANAK YANG BERKARAKTER - Amsal 4:1-17 LIRIK
MTPJ 18-24 Juli 2021 - Pendidikan Anak yang Berkarakter - Amsal 4:1-17 LIRIK
MTPJ 11 - 17 Juli 2021 - Etika Pengucapan Syukur - 1 Tesalonika 5:12-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 04 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 LIRIK
MTPJ 4 Juli - 10 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 LIRIK
Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-raja 3:16-28 LIRIK
MTPJ 27 Juni - 3 Juli 2021 - Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-Raja 3:16-28 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 20 Juni 2021 - Allah Tidak Memandang Bulu - ROMA 2: 1-16 LIRIK
MTPJ 20-26 Juni 2021 - Menerima dan Memberlakukan Keadilan Allah - Roma 2:1-16 LIRIK
MTPJ 13 - 19 Juni 2021 - Allah Adil di tengah Kejahatan dan Kelaliman Manusia - Mazmur 7:1-18 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 13 Juni 2021 - Allah Adil Ditengah Kejahatan dan Kelaliman Manusia - Mazmur 7 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 06 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30 LIRIK
MTPJ 6 Juni - 12 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 30 Mei 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8 LIRIK
MTPJ 30 Mei - 5 Juni 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8 LIRIK
MTPJ 24 Mei 2021 (Hari Petakosta ke II - Hari Persatuan Pria/Kaum Bapa GMIM) LIRIK
MTPJ 23 - 30 Mei 2021 LIRIK
Khotbah Minggu, 16 Mei 2021 - TONGKAT KERAJAAN TUHAN ADALAH TONGKAT KEBENARAN - IBRANI 1:5-14 LIRIK
MTPJ Minggu, 16 Mei 2021 - 22 Mei 2021 - Tongkat Kerajaan Tuhan adalah Tongkat Kebenaran - Ibrani 1:5-14 LIRIK
Khotbah Minggu, 09 Mei 2021 - Jadilah Duta Kristus - Matius 28:16-20 LIRIK
MTPJ 9 - 15 Mei 2021 - Jadilah Duta Kristus - Matius 28:16-20 LIRIK
Belajar Dari Orang Berhikmat - KHOTBAH 1 RAJA RAJA 10 LIRIK
MTPJ 2 - 8 Mei 2021 - Belajar Dari Orang Berhikmat - 1 Raja-Raja 10:1-13 LIRIK
MTPJ Minggu, 25 April - 1 Mei 2021 - Keadilan Yang Menghidupkan - Ulangan 24:6-22 LIRIK
Keadilan Yang Menghidupkan - ULANGAN 24:6-22 LIRIK
MTPJ 18 - 24 April 2021 - Buktikan Kemurnian Imanmu - 1 Petrus 1:3-12 LIRIK
Buktikan Kemurnian Imanmu - 1 Petrus 1:3-12 - KHOTBAH 1 PETRUS 1.3-12 LIRIK
Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14 LIRIK
MTPJ 11 - 17 April 2021 - Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14 LIRIK
MTPJ 4 - 10 April 2021 - Paskah I (Hari Anak GMIM) - Beritakan, Yesus Bangkit - Lukas 24:1-12 LIRIK
MTPJ Minggu, 28 Maret - Minggu, 3 April 2021 (Minggu Sengsara VI) - Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32 LIRIK
Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32 LIRIK
JANGAN MENYANGKAL YESUS KRISTUS - Matius 26:69-75 LIRIK
MTPJ 21 - 27 Maret 2021 ( Minggu Sengsara V) - Jangan Menyangkal Yesus Kristus - Matius 26:69-75 LIRIK
MTPJ 14 - 20 Maret 2021 - Minggu Sengsara IV - Akulah DIA! - Yohanes 18:1-11 LIRIK
MTPJ 7 - 13 Maret 2021 - Penderitaan Sebagai Konsekuensi Kesetiaan Iman - Kisah Para Rasul 7:54-8:3 LIRIK
MTPJ 28 Februari - 6 Maret 2021 (Minggu Sengsara II) - Efektifitas Penatalayanan - Nehemia 7:61-73 LIRIK
MTPJ 14 - 20 Februari 2021 - Persekutuan dengan Kristus Menuntun Hidup dalam Terang - 1 Yohanes 1:1-10 LIRIK
MTPJ 7 - 13 Februari 2021 - Sinergi Pemerintah dan Gereja dalam Menata Pelayanan - Ezra 7:1-28a LIRIK
MTPJ 31 Januari - 6 Februari 2021 - Kewirausahaan Kristen yang Menopang Pelayanan - Kisah Para Rasul 16:13-18 LIRIK
MTPJ Jumat, 28 Januari 2021 (Hari Persatuan Remaja GMIM) - Diberkati Menjadi Alat Berkat - Amsal 22:1-6 LIRIK
MTPJ 17 - 23 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 10 Januari - 16 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 3 Januari - 9 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 2 Januari 2021 (Permulaan Tahun Hari ke Dua) - Mazmur 37:22-26 Penjelasan Ayat LIRIK
MTPJ 1 Januari 2021 (Permulaan Tahun Hari Pertama) - Menyambut Era Baru - Wahyu 21:1-8 LIRIK


MENU UTAMA:
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(28)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(55)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu Rohani GMIM(1)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(7)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2021..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,