gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 355 kali
Download MP3 Music
Saudara -saudara yang dikasihi Tuhan Yesus

Kitab Amsal adalah salah satu kitab sastra dalam Perjanjian Lama yang berisi nasihat dan pengajaran. Amsal bisa diibaratkan sebagai kumpulan kata-kata bijak dari orang tua kepada anak. Pengamsal menempatkan diri sebagai orang tua yang selalu memahami bahwa menasehati adalah sebuah kewajiban yang tidak bisa diabaikan. Tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya salah langkah. Juga tidak ada orang tua yang akan  membiarkan anaknya menempuh jalan yang salah. Semua orang tua pasti menginginkan anaknya berjalan di jalan yang lurus dan menikmati buah dari ketaatan pada nasihat orang tua.

Karena itulah perlu adanya nasihat, perlu adanya arahan dari orang tua. Sebagaimana ungkapan di ayat 1 "Dengarkanlah hai anak-anak didikan seorang ayah". Yang menyampaikan nasihat ini bagaikan orang tua, yang duduk di ruang keluarga atau meja makan yang menyampaikan kalimat-kalimat pengajaran. Di masa lampau, orang tua selalu memanfaatkan waktunya untuk menasihati anak, di waktu makan atau sedang bersama diruang keluarga. Tetapi seiring waktu, mungkin karena kesibukan maka ini mulai jarang terjadi. Orang tua hendaknya menjadikan rumah sebagai tempat mengalirkan kasih sayang dalam berbagai bentuk pada anak sehingga anak-anak tidak merasa kekurangan kasih sayang, kekurangan teladan, kekurangan perhatian dan mencarinya di tempat yang lain.

Peran orang tua ini kembali dituntut ketika masa Pandemi, anak-anak tidaklagi belajar di sekolah tetapi belajar dari rumah. Banyak orang tua yang mengeluhkan keadaan ini, padahal itulah saat yang tepat untuk
menjalankan tugas sebagai orang tua dengan maksimal. Peran guru hanya memberi mata pelajaran jarak jauh atau dalam waktu yang singkat. Jadi orang tua di rumah yang memiliki waktu yang paling banyak, 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan bersama dengan anak. Sehingga pendidikan iman dan moral harus diawali dari dalam rumah kita, dalam aktivitas kehidupan setiap hari bersama dengan anak.

Nasihat-nasihat penting disampaikan penulis Amsal ini kepada para pembacanya yang disapa sebagai "anak - anak" maksudnya anak-anak harus mengarahkan perhatian kepada didikan dan telinga kepada kata-kata pengetahuan. Seperti yang dilanjutkan di ayat 1b - 2 "dan perhatikanlah supaya engkau beroleh pengertian, karena aku memberikan ilmu yang baik kepadamu, janganlah meninggalkan petunjukku".

Sebagai orang yang telah terlebih dahulu menjalani kehidupan, orang tua sudah merasakan beragam pengalaman hidup karena itu nasihat adalah juga tindakan pencegahan agar anak tidak mengalami kesulitan yang dirasakan orang tua dahulu atau sebagai pengalaman yang mengajarkan, betapa pentingnya sebuah nasihat yang bila diabaikan yang rugi adalah anak.

Pengamsal menyatakan pengalamannya di ayat 3 - 4 "Karena ketika aku masih tinggal di rumah ayahku sebagai anak, lemah dan sebagai anaktunggal bagi ibuku, aku diajari ayahku....". Dia juga pernah diajar oleh  ayah ibunya untuk berpegang pada petunjuk supaya tetap hidup. Makanya pengajaran itu diwariskan kepada anak - anak. Jadi pengajaran - pengajaran yang kita terima dari orang tua sebagai bekal menjalani hidup, harus diwariskan dalam bentuk pengalaman iman kepada anak. Walau ada anak - anak yang menilai bahwa pengajaran itu sudah berbeda zaman, tetapi jangan pernah bosan menyampaikan nasihat, menuturkan pengalaman hidup karena Tuhan Allah pernah memerintahkan untuk mengajarkan berulang - ulang.

Orang tua yang mendidik anak pasti pernah mengalami atau menemui kenyataan bahwa ketika anak-anak dinasihati, tidak semua anak menerima dengan baik apa yang disampaikan atau tidak semua nasihat itu diingat oleh anak. Karena memang kalau kita menyampaikan sesuatu ada beragam reaksi yang kita terima. Ada yang mendengar dan memahami, ada yang mendengar dan langsung di lupakan, dan ada yang tidak mau mendengar. Sehingga di ayat 5 - 6 ditulis : jangan lupa, jangan menyimpang, jangan meninggalkan hikmat. Ada anak yang menanggapi secara positif, melakukan apa yang diperintahkan orang tua sebaliknya ada yang tanggapannya negative.

Mereka berpikir bahwa nasihat orang tua adalah wujud dari sikap yang mengekang dan tidak memberi kebebasan kepada anak. Terlalu banyak menasihati dipandang sebagai sikap yang terlalu turut campur dalam pergaulan anak-anak. Padahal menjunjung tinggi hikmat akan membuat kita ditinggikan dan dijadikan terhormat. Seperti dikatakan di ayat 9 "Ia akan mengenakan karangan bunga yang indah di kepalamu, mahkota yang indah akan dikaruniakannya kepadamu". Karena memang anak - anak yang mendengarkan nasihat dan melakukannya akan menjadi anak yang berhasil, anak yang mempunyai masa depan yang cerah, yang dibanggakan pribadinya oleh banyak orang. Siapa yang tidak bangga memiliki anak - anak yang demikian. Pasti semua orang tua menghendaki anaknya membuat dirinya bangga.

Tetapi semua itu akan didapatkan jika peran orang tua untuk terus menasihati, mendorong, mendukung, memberi semangat dan mendoakan itu dijalankan dengan benar. Ada orang tua yang menjadi hilang semangat ketika menghadapi penolakan dari anak saat nasihat disampaikan. Disinilah kita orang tua diuji apakah reaksi keras atau kurang setuju dari anak-anak akan membuat kita berhenti menasihati? Tidak harus demikian, karena apapun situasi, kondisinya panggilan untuk menasihati, memberikan pengajaran harus terus kita laksanakan. Lambat laun seiringdengan kedewasaan, anak-anak akan memiliki pengertian, betapa pentingnya sebuah nasihat dan didikan. Sebenarnya, selama nasihat itu benar, tujuannya supaya menjadi lebih baik, memperbaiki kekeliruan kita, meluruskan apa yang tidak lurus, hendaknya diterima dengan hati yang penuh sukacita. Menasihati anak-anak memang butuh kepekaan membaca situasi dan menyesuaikan dengan karakter anak, ada waktunya kita mengajar dengan keras, bukan berarti didikan keras itu adalah bentuk sikap orang tua yang kasar tetapi didikan keras sebagai tanda kasih orang tua kepada anak, yang harus mendapatkan pengajaran keras jika lalai.

Ada beragam manfaat yang akan diterima ketika anak mendengarkan nasihat orang tua, menerima perkataan hikmat, yang diuraikan mulai ayat 10 - 12 yaitu tahun hidupmu menjadi banyak, bisa menempuh jalan yang lurus, langkah tidak akan terhambat, tidak akan tersandung. Jadi bukan tanpa alasan orang tua memberi nasihat, alasan utamanya adalah menghindarkan anak - anak dari berbagai bentuk kesulitan dan kemalangan. Ibarat menggunakan payung yang menghindarkan kita dari basah karena air hujan. Supaya tidak salah jalan, salah pilih, salah langkah, maka nasihat harus didengar dan dijalankan. Jangan anggap enteng dan jangan anggap tidak penting.

Didikan keras sering dipandang anak sebagai tindakan yang tanpa kasih, padahal di balik sikap tegas dan agak keras itu, ada alasan orang tua agar terhindar dari penghukuman. Ada anak-anak yang kurang menerima jika mendapatkan didikan keras, yang memandang bahwa orang tua tidak sayang lagi kepada anak. Tetapi ini janganlah dijadikan alasan bagi orang tua untuk bersikap terlalu kasar kepada anak. Karena ada orang tua yang beralasan ingin mendidik anak tetapi malah mencelakakan anak. Mendidik dan mengingatkan anak, tidak boleh dilakukan dalam keadaan pikiran yang dikuasai marah, orang yang sedang marah kurang bisa mengendalikan emosi sehingga tindakannya kurang terkontrol, apa saja yang ada di dekatnya, bisa dipergunakan untuk memukul anak. Ketika anak cedera barulah ada penyesalan dalam hati. Mendidik dengan keras harus dilakukan dengan hati yang tenang dan pikiran yang terkontrol sehingga mampu mengendalikan diri. Hati yang bijak juga dibutuhkan dalam pendidikan anak. Bijak membedakan mana hal-hal yang menopang pendidikan dan mana hal-hal yangmerusak misi orang tua dalam mendidik.

Di balik sikap tegas orang tua tersimpan kekhawatiran yang besar. Adanya berbagai tawaran dan tantangan yang mengintai nyata di ungkapan ayat - ayat terakhir 13 - 17 : berpeganglah pada didikan, jangan menempuh jalan orang fasik, jangan mengikuti jalan orang jahat, jauhilah jalan itu, menyimpanglah dari padanya dan jalanlah terus.

Sebagai orang tua, laksanakan tugas pewarisan iman dan pemberian nasihat dengan setia dan tanpa lelah. Dan sebagai anak, jika kita membuka diri untuk mendengarkan pengajaran orang tua, maka kita akan mendapatkan keuntungan di masa depan.

Membangun mental menjadi orang bijak dan berhikmat haruslah menuntut pengorbanan dari orang tua dan anak. Pengorbanan dari orang tua untuk memberi waktu dalam pengajaran iman dan pengorbanan anak untuk memberi diri dengan tulus tanpa bersungut, dan tanpa mengeluh untuk dibentuk, untuk dididik menjadi orang-orang yang punya kualitas iman yang dapat diandalkan. Tuhan Yesus Memberkati kita untuk melakukan FirmanNya. Amin.






Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2021
1 Petrus 1:3-12(1)
1 RAJA RAJA 10(1)
1 Raja-Raja 10:1-13(1)
1 Tesalonika 5:12-22(1)
1 Yohanes 1:1-10(1)
25:14-30(1)
Amsal 22:1-6(1)
Ezra 7:1-28a(1)
IBRANI 1:5-14(1)
Keluaran 2:11-22(1)
Kisah Para Rasul 16:13-18(1)
Kisah Para Rasul 7:54-8:3(1)
Lukas 17:11-19(2)
Lukas 23:26-32(1)
Lukas 24:1-12(1)
Markus 7:24-30(1)
Matius 16:13-20(1)
Matius 25:14-30(1)
Matius 26:69-75(2)
Matius 28:16-20(2)
Mazmur 138:1-8(1)
Mazmur 37:22-26(1)
Nehemia 7:61-73(1)
Wahyu 21:1-8(1)
Yohanes 21:1-14(2)
Yunus 1:1-17(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 25-31 Juli 2021 - Kebenaran Versus Dusta - Kisah Para Rasul 5:1-11


Sebelum:

MTPJ 18-24 Juli 2021 - Pendidikan Anak yang Berkarakter - Amsal 4:1-17



All Khotbah MTPJ GMIM 2021:
Khotbah GMIM Minggu, 26 Desember 2021 - Dedikasi Paripurna Bagi Yesus - oleh Pdt. Vivian Ch. Aray, S.Th LIRIK
MTPJ Minggu, 26 Desember 2021 - Sabtu, 1 Januari 2022 LIRIK
MTPJ Sabtu, 25 Desember 2021 (Khotbah Natal Hari I) - Lukas 2:8-20 LIRIK
MTPJ GMIM Jumat, 24 Desember 2021 (Khotbah Malam Natal) - Lukas 2:1-7 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 19 Desember 2021 - Firman Menjadi Manusia - Yohanes 1:1-14 LIRIK
MTPJ Minggu, 19 Desember - Sabtu, 25 Desember 2021 - Firman Menjadi Manusia - Yohanes 1:1-14 LIRIK
Video Khotbah Minggu, 12 Desember 2021 oleh Ibu Pdt Tirsa Tairas LIRIK
MTPJ Minggu, 12 Desember 2021 – Sabtu, 18 Desember 2021 (Minggu Adven III) LIRIK
KHOTBAH KHOTBAH MTPJ GMIM Minggu, 5 Desember - 11 Desember 2021 - TERBITLAH SURYA KEBENARAN - MALEAKHI 4:1-6 - MINGGU ADVEN 1 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 28 Nopember 2021 - PENGHARAPAN AKAN KESELAMATAN – Zakharia 9:9-17 - Minggu Adven I LIRIK
MTPJ Selasa, 23 Nopember 2021 - HUT ke-84 W/KI GMIM - TEMA: Iman Ibu Menyelamatkan Keluarga - Markus 7:24-30 LIRIK
MTPJ Minggu, 28 November - Sabtu, 4 Desember 2021 - Minggu Adven 1 - Tema: Pengharapan Akan Keselamatan - Zakharia 9:9-17 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 21 November 2021 - Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 LIRIK
MTPJ 21-27 November 2021 - TEMA MINGGUAN : Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 14 November 2021 - JANGAN MENDUA HATI - Yakobus 1:1-8 LIRIK
MTPJ Minggu, 14 November - Sabtu, 20 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Jangan Mendua Hati - Yakobus 1:1-8 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 07 November 2021 - Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - Titus 2:1-10 LIRIK
MTPJ GMIM Minggu, 07 November - Sabtu, 13 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - TITUS 2:1-10 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 31 Oktober 2021 - Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32 LIRIK
MTPJ Minggu, 31 Oktober - Sabtu, 6 November 2021 - Tema Mingguan: Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 24 Oktober 2021 - Jagalah Kelakuan sesuai Firman Tuhan - Mazmur 119:9-16 LIRIK
MTPJ Minggu, 24 Oktober - 30 Oktober 2021 - Jagalah Kelakuan Sesuai Firman Tuhan - Mazmur 119:9-16 LIRIK
MTPJ Minggu, 17 Oktober - Sabtu, 23 Oktober 2021 - Merendahkan Diri Di Bawah Tangan Tuhan - 1 Petrus 5:1-11 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 17 Oktober 2021 - Merendahkan Diri Di Bawah Tangan Tuhan - 1 Petrus 5:1-11 LIRIK
MTPJ Jumat, 15 Oktober 2021 (Khotbah GMIM Pemilihan Pelsus) - Dipilih Untuk Berbuah - Yohanes 15:16 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 10 Oktober 2021 - Memilih Orang Yang Diteladani - 1 Timotius 3 1-13 LIRIK
MTPJ 10 - 16 Oktober 2021 - Memilih Orang Yang Di Teladani - 1 Timotius 3:1-13 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 03 Oktober 2021 - Pilihlah Orang Yang Cakap Dan Takut Akan Tuhan - Keluaran 18:13-27 LIRIK
MTPJ 3-9 Oktober 2021 - Pilihlah Orang Yang Cakap Dan Takut Akan Tuhan - Keluaran 18:13-27 LIRIK
MTPJ 30 September 2021 (HUT Ke-87 GMIM Bersinode) - Jangan Suam-Suam Kuku - Wahyu 3:14-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 26 September 2021 - Gereja, Pemegang Kunci Sorga - Matius 16:13-20 LIRIK
MTPJ 26 September - 2 Oktober 2021 - Gereja, Pemegang Kunci Kerajaan Sorga - Matius 16:13-20 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 18 September 2021 - Tugas Pelayan Memperingatkan Cara Hidup Jemaat - Yehezkiel 3:16-21 LIRIK
MTPJ 19-25 September 2021 - Tugas Pelayan Memperingatkan Cara Hidup Jemaat - Yehezkiel 3:16-21 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 12 September 2021 - Konsekuensi Mengikut Yesus - Matius 4:18-22 LIRIK
MTPJ 12 - 18 September 2021 - Konsekuensi Mengikut Yesus - Matius 4:18-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 5 September 2021 - Khotbah GMIM Minggu, 5 September 2021 LIRIK
MTPJ 5 - 11 September 2021 - Jangan Menjadi Pemecah-belah Persekutuan - Yudas 1:17-25 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 29 Agustus 2021 - Regenerasi Pelayanan Sesuai Kehendak Allah - 2 Raja-Raja 2:1-18 LIRIK
MTPJ 29 Agustus - 4 September 2021 - Regenerasi Pelayanan Sesuai Kehendak Allah - 2 Raja-Raja 2:1-18 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 22 Agustus 2021 - Melayani Demi Kepentingan Kristus - Filipi 2:19-3:1.a LIRIK
MTPJ 22-28 Agustus 2021 - Melayani Demi Kepentingan Kristus - Filipi 2:19-3:1a LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 15 Agustus 2021 - Perlindungan Hukum Bagi Warga Negara - Kisah Para Rasul 22:23-29 LIRIK
MTPJ 15-21 Austus 2021 - Diperlengkapi Untuk Memperkokoh Gereja dan Bangsa - Kisah Para Rasul 22:23-29 LIRIK
KHOTBAH GMIM Minggu, 8 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22 LIRIK
MTPJ 8-14 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22 LIRIK
MTPJ 1-7 Agustus 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaa - Yunus 1:1-17 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 25 Juli 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaan - Yunus 1:1-17 LIRIK
MTPJ 25-31 Juli 2021 - Kebenaran Versus Dusta - Kisah Para Rasul 5:1-11 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 18 Juli 2021 - PENDIDIKAN ANAK YANG BERKARAKTER - Amsal 4:1-17 LIRIK
MTPJ 18-24 Juli 2021 - Pendidikan Anak yang Berkarakter - Amsal 4:1-17 LIRIK
MTPJ 11 - 17 Juli 2021 - Etika Pengucapan Syukur - 1 Tesalonika 5:12-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 04 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 LIRIK
MTPJ 4 Juli - 10 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 LIRIK
Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-raja 3:16-28 LIRIK
MTPJ 27 Juni - 3 Juli 2021 - Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-Raja 3:16-28 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 20 Juni 2021 - Allah Tidak Memandang Bulu - ROMA 2: 1-16 LIRIK
MTPJ 20-26 Juni 2021 - Menerima dan Memberlakukan Keadilan Allah - Roma 2:1-16 LIRIK
MTPJ 13 - 19 Juni 2021 - Allah Adil di tengah Kejahatan dan Kelaliman Manusia - Mazmur 7:1-18 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 13 Juni 2021 - Allah Adil Ditengah Kejahatan dan Kelaliman Manusia - Mazmur 7 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 06 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30 LIRIK
MTPJ 6 Juni - 12 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 30 Mei 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8 LIRIK
MTPJ 30 Mei - 5 Juni 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8 LIRIK
MTPJ 24 Mei 2021 (Hari Petakosta ke II - Hari Persatuan Pria/Kaum Bapa GMIM) LIRIK
MTPJ 23 - 30 Mei 2021 LIRIK
Khotbah Minggu, 16 Mei 2021 - TONGKAT KERAJAAN TUHAN ADALAH TONGKAT KEBENARAN - IBRANI 1:5-14 LIRIK
MTPJ Minggu, 16 Mei 2021 - 22 Mei 2021 - Tongkat Kerajaan Tuhan adalah Tongkat Kebenaran - Ibrani 1:5-14 LIRIK
Khotbah Minggu, 09 Mei 2021 - Jadilah Duta Kristus - Matius 28:16-20 LIRIK
MTPJ 9 - 15 Mei 2021 - Jadilah Duta Kristus - Matius 28:16-20 LIRIK
Belajar Dari Orang Berhikmat - KHOTBAH 1 RAJA RAJA 10 LIRIK
MTPJ 2 - 8 Mei 2021 - Belajar Dari Orang Berhikmat - 1 Raja-Raja 10:1-13 LIRIK
MTPJ Minggu, 25 April - 1 Mei 2021 - Keadilan Yang Menghidupkan - Ulangan 24:6-22 LIRIK
Keadilan Yang Menghidupkan - ULANGAN 24:6-22 LIRIK
MTPJ 18 - 24 April 2021 - Buktikan Kemurnian Imanmu - 1 Petrus 1:3-12 LIRIK
Buktikan Kemurnian Imanmu - 1 Petrus 1:3-12 - KHOTBAH 1 PETRUS 1.3-12 LIRIK
Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14 LIRIK
MTPJ 11 - 17 April 2021 - Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14 LIRIK
MTPJ 4 - 10 April 2021 - Paskah I (Hari Anak GMIM) - Beritakan, Yesus Bangkit - Lukas 24:1-12 LIRIK
MTPJ Minggu, 28 Maret - Minggu, 3 April 2021 (Minggu Sengsara VI) - Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32 LIRIK
Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32 LIRIK
JANGAN MENYANGKAL YESUS KRISTUS - Matius 26:69-75 LIRIK
MTPJ 21 - 27 Maret 2021 ( Minggu Sengsara V) - Jangan Menyangkal Yesus Kristus - Matius 26:69-75 LIRIK
MTPJ 14 - 20 Maret 2021 - Minggu Sengsara IV - Akulah DIA! - Yohanes 18:1-11 LIRIK
MTPJ 7 - 13 Maret 2021 - Penderitaan Sebagai Konsekuensi Kesetiaan Iman - Kisah Para Rasul 7:54-8:3 LIRIK
MTPJ 28 Februari - 6 Maret 2021 (Minggu Sengsara II) - Efektifitas Penatalayanan - Nehemia 7:61-73 LIRIK
MTPJ 14 - 20 Februari 2021 - Persekutuan dengan Kristus Menuntun Hidup dalam Terang - 1 Yohanes 1:1-10 LIRIK
MTPJ 7 - 13 Februari 2021 - Sinergi Pemerintah dan Gereja dalam Menata Pelayanan - Ezra 7:1-28a LIRIK
MTPJ 31 Januari - 6 Februari 2021 - Kewirausahaan Kristen yang Menopang Pelayanan - Kisah Para Rasul 16:13-18 LIRIK
MTPJ Jumat, 28 Januari 2021 (Hari Persatuan Remaja GMIM) - Diberkati Menjadi Alat Berkat - Amsal 22:1-6 LIRIK
MTPJ 17 - 23 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 10 Januari - 16 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 3 Januari - 9 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 2 Januari 2021 (Permulaan Tahun Hari ke Dua) - Mazmur 37:22-26 Penjelasan Ayat LIRIK
MTPJ 1 Januari 2021 (Permulaan Tahun Hari Pertama) - Menyambut Era Baru - Wahyu 21:1-8 LIRIK


MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(22)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(8)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(6)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2021..

Register   Login  

Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,