gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 1461 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : Ketaatan Melaksanakan Kehendak Allah adalah Wujud Kedewasaan Iman
TEMA MINGGUAN : Beritakan, Yesus Bangkit

BACAAN ALKITAB: Lukas 24:1-12
24:1 tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. 24:2 Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, 24:3 dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus. 24:4 Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. 24:5 Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 24:6 Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, 24:7 yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga." 24:8 Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu. 24:9 Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain. 24:10 Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul. 24:11 Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu. 24:12 Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapan saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam hatinya apa yang kiranya telah terjadi.


ALASAN PEMILIHAN TEMA
Berita gereja di sepanjang zaman kepada dunia tidak tidak boleh berubah. Berita itu ialah "bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita. Sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci" (1 Korintus. 15:3-4). Kematian dan kebangkitan Kristus adalah penggenapan dari seluruh nubuatan para nabi tentang keselamatan yang dijanjikan dan dikerjakan oleh Allah bagi manusia berdosa. Pada berita ini bukan hanya terletak kekhasan dan keunikan dari iman Kristen, tetapi juga jantung dari seluruh keper- cayaan Kristen. Paulus mengatakan, "Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu" (1 Korintus. 15:14). Dalam kematian dan kebangkitan Kristuslah terletak pengharapan setiap orang percaya, yakni bahwa dosa telah hilang kuasa- nya, maut telah dikalahkan, dan hidup yang kekal tersedia bagi setiap orang yang percaya, dan inilah kabar baik yang harus terus diberitakan oleh gereja. Inilah alasan yang mendasari tema di Hari Paskah Pertama dan Hari Anak GMIM ini yaitu: "Beritakan, Yesus Bangkit!"

PEMBAHASAN TEMATIS:
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Injil Lukas, sebagaimana Injil-Injil Sinoptik lainnya, berfokus pada Yesus dengan mengisahkan tentang kehi- dupan, pelayanan, kematian, dan kebangkitan-Nya. Masing- masing Injil memiliki penekanannya yang khusus dalam menggambarkan Yesus dan karya penyelamatan-Nya di dunia. Injil Lukas sendiri mengemukakan secara universal dari karya penyelamatan tersebut dengan menunjukkan bahwa Yesus adalah Juruselamat bagi semua orang, yakni bagi semua bangsa, bukan hanya orang Yahudi, laki-laki dan
perempuan, termasuk mereka yang selama ini terpinggirkan dan marginal. Sesudah mengisahkan tentang penderitaan dan kema- tian Tuhan Yesus (22:1-23:56), Lukas mengisahkan tentang peristiwa kebangkitan-Nya yang dimulai pada Minggu pagi itu.

Dalam berita kebangkitan Tuhan Yesus tersebut, Lukas mengemukakan tiga cerita di seputar kebangkitan dan penampakan Yesus kepada murid-murid-Nya, yakni kun- jungan para perempuan ke kubur Yesus (24:1-12), penam- pakan Yesus kepada dua murid di jalan ke Emaus (24:13-35), dan penampakan Yesus kepada kesebelas murid di Yerusalem (24:36-49). Kisah yang berurutan tersebut dimulai dengan kunjungan para perempuan ke kubur Yesus. Ketiga Injil Sinoptik sepakat bahwa hal tersebut terjadi pada saat pagi- pagi benar di hari pertama minggu itu, yakni pada hari Minggu sesudah sabat Yahudi (Lukas. 24:1; Matius. 28:1; Markus. 16:2). Kunjungan para perempuan ini jelas bukan karena mengharapkan kebangkitan Yesus atau hendak melihat kubur yang kosong, tetapi untuk melakukan ritual yang biasa dilakukan oleh orang Yahudi dalam menghormati orang yang sudah meninggal, yakni mengoleskan rempah- rempah pada jenazah. Berbeda dengan Markus yang menunjukkan bahwa para perempuan tersebut berdebat di perjalanan tentang siapa yang akan menggulingkan batu dari Pintu kubur (Markus. 16:3), Lukas dengan sederhana langsung menceritakan apa yang membuat para perempuan tersebut bingung atau termangu-mangu (bahasa Yunani /aporeisthai/).

Para perempuan tersebut mendapati bahwa batu sudah terguling dari kubur itu dan mayat Yesus tidak ada di dalamnya (ayat. 2-3). Dalam keadaan demikian, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai
pakaian berkilau- kalauan (ayat. 4). Dua orang yang dimaksud Lukas jelaslah menunjuk pada malaikat. Di sepanjang Injil Lukas (juga Kisah Para Rasul), penampakan sorgawi selalu dikaitkan dengan sesuatu yang
terang dan berkilau-kilauan (9:29; 10:18; Kisah Para Rasul. 9:3; 22:6). Lukas menegaskan hal ini dalam ayat 23 dengan kalimat yang eksplisit, "malaikat-malaikat."

Kepada para perempuan yang ketakutan tersebut, kedua malaikat memberitakan kabar besar tentang kebangkitan Yesus, "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit." (bahasa Yunani /egerthe). /Kabar besar ini diberitakan para malaikat sambil mengingatkan mereka tentang apa yang telah dijanjikan Yesus ketika Ia masih di Galilea, yakni "bahwa Anak Manusia harus diserahkan ketangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga" (ayat. 5-7). Lukas menunjukkan bahwa sesudah para perempuan mendengar perkataan para malaikat tersebut, mereka  teringat akan perkataan Yesus yang berulang kali telah menyatakan kepada mereka tentang penderitaan dan kematian yang  harus dialami-Nya, namun yang akan bangkit pada hari ketiga (Lukas. 9:22; 9:44; 17:25; 18:32-33).

Para perempuan tersebut segera kembali dari kubur dan menceritakan kepada kesebelas murid dan semua saudara yang lain tentang apa yang mereka jumpai, alami, dan yang mereka dengar dari para malaikat. Lukas kemudian memberikan daftar nama para perempuan tersebut, yakni Maria dari Magdala dan Yohana yang telah disebutkan dalam Lukas 8:2-3, serta Maria ibu Yakobus. Injil Markus memberikan keterangan bahwa Salome juga turut serta ke kubur Yesus (Markus. 16:1).

Beberapa nama perempuan yang disebutkan ini adalah sebagian saja dari kelompok perempuan lainnya yang selama ini mengikut Yesus. Mereka beserta perempuan-perempuan lainnya mem- beritahukan perihal kebangkitan Yesus kepada para rasul (ayat. 10). Pemberian daftar nama para perempuan dalam kisah ini oleh Lukas dan penginjil lainnya sekaligus memiliki signifikansi yang besar. Jelaslah bahwa  penyebutan nama- nama ini secara spesifik menunjukkan bahwa kisah diseputar kebangkitan Yesus ini adalah benar dan dapat dipercaya (/reliabile/), ditambah fakta bahwa mereka yang disebutkan tersebut adalah perempuan. Di kalangan orang Yahudi di zaman tersebut, kaum perempuan tidak dipercaya dalam hal memberi kesaksian, termasuk di pengadilan. Sangatlah tidak mungkin bila Lukas hendak mengarang kisah kebangkitan Yesus ini, namun memakai perempuan sebagai tokoh dalam ceritanya. Jelaslah bahwa Lukas dan penginjil lainnya menceritakan peristiwa yang terjadi tersebut apa adanya. Hal ini terlihat juga dalam kisah ini ketika para rasul menganggap perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu (ayat. 11).

Ayat 12 secara khusus menunjukkan respons Petrus atas kabar yang didengarnya. Cerita para perempuan tersebut mendorong Petrus untuk segera pergi ke kubur Yesus. Tindakan ini dapat dilihat sebagai petunjuk bahwa Petrus percaya kepada perkataan para perempuan tersebut, sehingga ia pergi ke kubur untuk memastikannya. Hal ini karena Petrus telah belajar untuk mempercayai perkataan Yesus (band. Lukas. 22:61-62). Apa yang dijumpai Petrus ketika menjenguk ke kubur tersebut, yakni hanya kain kapan yang digunakan Yesus saja, membuatnya terheran-heran (/thaumazon) /atas apa yang terjadi.

Makna dan Implikasi Firman
Kebangkitan Yesus adalah penggenapan dari apa yang telah dinubuatkan oleh Kitab Suci dan apa yang dijanjikan oleh Yesus sendiri kepada murid-murid-Nya, bahwa sesudah Ia menderita dan dibunuh, Ia akan bangkit pada hari ketiga. Kejadian di Minggu pagi itu telah membuat para perempuan yang menjumpai kubur kosong itu kebingungan dan ketakutan, namun hal itu tidak menghentikan mereka dari memberitakan kabar yang besar itu kepada para murid yang lain. Didorong oleh perkataan para malaikat dan janji Yesus yang ditegaskan kembali kepada mereka, para perempuan itu pergi dan memberitakan bahwa Yesus bangkit! Pemberitaan itu tidak selalu berjalan mulus sebab tidak sedikit yang meragukan dan tidak percaya atas pemberitaan tersebut, namun kabar baik itu harus terus digemakan. GMIM sebagai gereja Tuhan dipanggil dan diutus untuk terus memberitakan kabar sukacita bahwa Yesus telah mati untuk dosa-dosa manusia dan bangkit mengalahkan maut. Pada pemberitaan inilah terletak pengharapan bagi keselamatan dunia. Di Hari Paskah Pertama sekaligus Hari Anak GMIM ini, kiranya komitmen pemberitaan Injil ini terus diteguhkan, yakni dimulai dari keluarga-keluarga Kristen yang berkomitmen  mengajar anak-anak tentang Yesus yang mati dan bangkit itu. Biarlah dari kecil, setiap anak boleh mengenal dan mengasihi Yesus sebagai Tuhan, Juruselamat, dan Sahabatnya.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:
1. Apa makna kesaksian para perempuan tentang kebang- kitan Yesus dan implikasinya dalam hidup orang percaya sesuai Lukas 24:1-12 ?
2. Bagaimanakah pemberitaan Injil tentang kematian dan kebangkitan Yesus Kristus dalam konteks keberagaman di tengah bangsa dan negara?

NAS PEMBIMBING: I Korintus 15:3-4

POKOK POKOK DOA:
Keamanan di gereja-gereja dalam merayakan Paskah
Kegiatan anak-anak Sekolah Minggu dalam perayaan Paskah Anak
Peran keluarga dalam memberitakan Kristus yang bangkit

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI RAYA PASKAH I

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:
Persiapan: KJ No 340 Hai Bangkit Bagi Yesus
Ses Nas Pembimbing: KJ No. 195 Di Makam Yang Gelap
Pengakuan Dosa: NKB No.10 Dari Kungkungan Malam Gelap
Pemberitaan Anugerah Allah: NNBT No 36 Barangsiapa Yang Percaya Kepada Tuhan
Persembahan: KJ No. 188 Kristus Bangkit! Soraklah
Nyanyian Penutup: KJ No. 194 Dikau, Yang Bangkit, Mahamulia

ATRIBUT
Warna dasar putih dengan lambang bunga bakung dan salib berwarna kuning.

Label:   Lukas 24:1-12 





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2021
1 Petrus 1:3-12(1)
1 RAJA RAJA 10(1)
1 Raja-Raja 10:1-13(1)
1 Tesalonika 5:12-22(1)
1 Yohanes 1:1-10(1)
25:14-30(1)
Amsal 22:1-6(1)
Ezra 7:1-28a(1)
IBRANI 1:5-14(1)
Keluaran 2:11-22(1)
Kisah Para Rasul 16:13-18(1)
Kisah Para Rasul 7:54-8:3(1)
Lukas 17:11-19(2)
Lukas 23:26-32(1)
Lukas 24:1-12(1)
Markus 7:24-30(1)
Matius 16:13-20(1)
Matius 25:14-30(1)
Matius 26:69-75(2)
Matius 28:16-20(2)
Mazmur 138:1-8(1)
Mazmur 37:22-26(1)
Nehemia 7:61-73(1)
Wahyu 21:1-8(1)
Yohanes 21:1-14(2)
Yunus 1:1-17(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
MTPJ 11 - 17 April 2021 - Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14

Sebelum:
MTPJ Minggu, 28 Maret - Minggu, 3 April 2021 (Minggu Sengsara VI) - Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2021..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,