gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 971 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : Penataan Persekutuan adalah Cerminan Kualitas Pelayanan
TEMA MINGGUAN : Penderitaan Sebagai Konsekuensi Kesetiaan Iman

BACAAN ALKITAB : Kisah Para Rasul 7:54-8:3
Stefanus dibunuh -- Saulus hadir
7:54 Ketika anggota-anggota Mahkamah Agama itu mendengar semuanya itu, sangat tertusuk hati mereka. Maka mereka menyambutnya dengan gertakan gigi. 7:55 Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. 7:56 Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah." 7:57 Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia. 7:58 Mereka menyeret dia ke luar kota, lalu melemparinya. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki seorang muda yang bernama Saulus. 7:59 Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku." 7:60 Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.
Penganiayaan terhadap jemaat di Yerusalem
8:1 Saulus juga setuju, bahwa Stefanus mati dibunuh. (#8-#1b) Pada waktu itu mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria. 8:2 Orang-orang saleh menguburkan mayat Stefanus serta meratapinya dengan sangat. 8:3 Tetapi Saulus berusaha membinasakan jemaat itu dan ia memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki-laki dan perempuan ke luar dan menyerahkan mereka untuk dimasukkan ke dalam penjara.


ALASAN PEMILIHAN TEMA
Menjadi orang Kristen yang percaya kepada Tuhan Allah dalam Yesus Kristus adalah hal yang membanggakan, tapi bukan berarti tanpa masalah. Hal ini harus diketahui dan diberi perhatian khusus oleh setiap orang Kristen karena ada yang berpikir bahwa menjadi orang Kristen yang menjauhi kejahatan berarti semua aman-aman dan tidak mungkin mengalami penderitaan sebab Tuhan menjaga dan melindungi. Tetapi harus diingat bahwa ada penderitaan yang bukan diakibatkan karena melakukan apa yang jahat, melainkan justeru karena melakukan perbuatan baik dalam kesetiaan pada Tuhan. Misalnya karena melakukan kejujuran, keadilan, berani berbeda dengan orang lain karena iman, bahkan karena nama Yesus sehingga dimusuhi, diancam dan dianiaya. Hal seperti ini dialami oleh Yesus yang menderita sampai mati disalib dan dalam sejarah gereja banyak dialami oleh orang Kristen bahkan hingga saat ini. Penderitaan seperti ini disebut sebagai penderitaan karena iman, itulah sebabnya menjadi orang percaya harus siap menderita karena iman kepada Yesus. Bukan karena mencuri, berdusta, mabuk, konsumsi obat terlarang atau karena perilaku seks bebas dan tindakan kejahatan lainnya.

PEMBAHASAN TEMATIS
* Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Kitab Kisah Para Rasul yang ditulis sekitar tahun 62 Masehi oleh dokter Lukas, sahabat dan seperjalanan Paulus, dimaksudkan untuk meyakinkan Teofilus seorang bukan Yahudi yang bertobat menjadi Kristen, bahwa apa yang diajarkan kepadanya adalah sungguh benar (Lukas 1:4). Lukas menulis untuk memberikan kepadanya banyak penge-tahuan tentang asal mula Kekristenan ketimbang yang sudah dimilikinya. Termasuk di dalamnya ialah kisah tentang kehi-dupan, kematian dan kebangkitan Yesus ("Injil"), serta pendirian dan perluasan gereja dari Yerusalem ke Roma melalui Samaria, Antiokhia. Asia dan Eropa; bagaimana injil yang dibuka dengan janji pemulihan kerajaan bagi orang Israel (1:32, 33) berakhir dengan gereja orang bukan Yahudi di Roma yang berbeda dengan Yudaisme, dan di dalam kisah ini diceriterakan tentang para rasul yang menyebarkan injil, salah satunya Stefanus.

Setelah disergap oleh orang-orang yang iri kepadanya, Stefanus dibawa kehadapan Mahkamah Agama dengan hasutan menghujat Musa dan Allah, menghina tempat kudus dan hukum taurat (6:8-15). Stefanus menyampaikan pem-belaannya dengan menceriterakan tentang Abraham, Ishak dan Yakub yang memperanakkan keduabelas bapa leluhur mereka. Bahwa Allah telah menyatakan diri melalui Abraham, bapa-bapa leluhur mereka dan kepada Musa, Yosua sampai zaman Daud, namun mereka berpaling pada dewa-dewa dan hokum Taurat tidak dituruti orang bayak (7:1-53).

Ketika anggota-anggota Mahkamah Agama (dewan tertinggi agama Yahudi) mendengar pembelaan Stefanus, sangat ter-tusuk hati mereka (=sakit hati), maka mereka menyambutnya dengan gertakan gigi (ekspresi menakut-nakuti, tanda marah). Artinya mereka tidak menerima kesaksian Stefanus apalagi dikatakan bahwa mereka menolak hukum taurat. Hal ini tidak membuat Stefanus takut, apalagi lari dari kesaksiannya. Tetapi ia (7:55-56) yang penuh dengan Roh Kudus, menatap kelangit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. Dalam Markus 14:62, Yesus berkata kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan. Di bagian ini Stefanus melihat dan mengatakan bahwa Yesus berdiri di sebelah Kanan. Para penafsir mengatakan bahwa Yesus berdiri untuk menyambut Stefanus sebagai martir pertama yang mengakui Yesus di hadapan manusia dan mempertahankan imannya.

Sebagai reaksi atas perkataan Stefanus mengenai Yesus, mereka berteriak-teriak, menutup telinga, menyerbu, menyeret dia keluar kota lalu melemparinya dengan batu. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki seorang muda yang bernama Saulus.


Sebagai tanda iman yang kokoh dan tidak takut men-derita, Stefanus berlutut, berdoa, menyerahkan rohnya dan mohon pengampunan dosa untuk orang yang melakukan-nya. Saulus juga setuju, Stefanus mati dibunuh. Stefanus dikuburkan oleh orang-orang saleh serta meratapinya. Dan saat itu mulailah penganiayaan terhadap jemaat atau orang-orang beriman di Yerusalem, Yudea dan Samaria. Saulus berusaha membinasakan jemaat dari rumah kerumah dan menyeret laki-laki dan perempuan untuk dimasukkan kedalam penjara (7:57-8:3). Di sini Saulus sebelum menjadi Paulus, seorang yang bertobat, ia menjadi pribadi yang membawa penderitaan bagi orang lain.


* Makna dan Implikasi Firman

* Sejarah gereja telah menunjukkan bahwa sejak awal kekristenan, orang beriman dipakai oleh Tuhan dalam tuntunan Roh Kudus untuk menyaksikan bahwa kemuliaan Allah dalam Yesus Kristus telah berlangsung sejak Perjanjian Lama dan berlangsung terus dari zaman ke zaman. Dan Yesus Kristus adalah Allah yang hidup yang menyertai dan menyambut orang percaya yang setia pada imannya sekalipun menderita.

* Kesaksian tentang siapa Yesus Kristus kepada dunia adalah tanda adanya iman yang hidup. Demikianlah orang beriman seperti yang dilakukan Stefanus. Dan ini harus dilakukan gereja Tuhan sekarang. Harus bersaksi kepada dunia melalui berbagai media seperti khotbah, katekisasi, penggembalaan, pekerjaan sehari-hari, ketela-danan dan melalui medsos tentang siapa Yesus yang mengasihi dan menyelamatkan dunia.


* Penderitaan merupakan salah satu konsekuensi yang dapat muncul karena kesetiaan dalam iman. Secara intern, bisa tidak disukai karena orang beriman pasti berlaku jujur, setia, loyal, berintegritas dan sekalipun
ia berada dalam berbagai kesulitan tidak akan mempersalahkan orang lain, tidak akan mencuri, korupsi dan memutarbalikkan kebe-naran. Secara ekstern, dapat dimusuhi, dianiaya dan dibunuh oleh orang-orang yang berbeda ideologi dan kepercayaan dengan fanatisme sempit .

* Perayaan Minggu sengsara adalah saat untuk mengingat, merenungkan dan menghayati makna penderitaan karena kesetiaan di dalam iman sebagaimana yang dijalani oleh Yesus Kristus dalam kesetiaan-Nya kepada Bapa di Sorga demi keselamatan manusia.

* Usaha tidak berhasil, hasil kebun dicuri, usaha ditipu, pangkat/esalon ditahan, upah tidak dibayar, teman meng-khianati, hantaman hoax, persekusi, sakit penyakit menye-rang, kepercayaan di tertawakan, dimusuhi dan diserang, dan lain-lain; semua ini dapat mengakibatkan penderitaan. Dalam penghayatan di minggu sengsara ini kita diajak untuk menghayati jalan sengsara dan penderitaan Kristus. Kita pasti dimampukan memikul penderitaan sebagai konsekuensi iman pada Yesus Kristus.

* Jadilah kita sebagai orang-orang yang bertemu secara pribadi dengan Yesus sehingga kita tidak seperti Saulus sebelum ia bertobat, membawa penderitaan bagi orang lain.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI

 1. Apa yang kita pahami berkaitan dengan tema "Penderitaan Sebagai     Konsekuensi Kesetiaan Iman", dihubungkan dengan iman, kesaksian, tindakan dan penderitaan Stefanus dalam perikop ini ?
 2. Apa dan bagaimana yang harus kita lakukan di minggu sengsara ini     untuk membuktikan bahwa penderitaan adalah salah satu konkuensi karena kesetiaan iman ?

NAS PEMBIMBING: Mazmur 25:15-16

POKOK-POKOK DOA:
 Orang-orang beriman yang mengalami penderitaan karena kesetiaan dalam iman.
 Yesus Kristus dalam Roh Kudus, terus hadir memberi kekuatan, penghiburan dan tuntunan bagi gereja-Nya menghadapi berbagai tantangan, masalah bahkan penganiayaan.


 Pertobatan bagi orang yang memusuhi dan menganiaya orang beriman.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:
MINGGU SENGSARA III

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:
Persiapan : KJ. No. 158. Kuingin Menghayati.
Ses Nas Pembimbing : KJ No. 406 : 2,3. Ya Tuhan Bimbing Aku
Pengakuan Dosa : KJ.No. 37a. Batu Karang Yang Teguh
Pemberitaan Anugerah Allah: NNBT. No. 9 Ku Akan Selalu Bersyukur
Ajakan Mengikut Yesus Di Jalan Sengsara: NKB No. 125. Ku Dengar
Panggilan Tuhan
Persembahan : KJ No. 169. Memandang Salib Rajaku
Nyanyian Penutup: NKB No. 188. Tiap Langkahku.

ATRIBUT:
Warna dasar ungu dengan simbol XP (Khi-Rho), cawan pengucapan, salib dan mahkota duri.

Label:   Kisah Para Rasul 7:54-8:3 





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2021
1 Petrus 1:3-12(1)
1 RAJA RAJA 10(1)
1 Raja-Raja 10:1-13(1)
1 Tesalonika 5:12-22(1)
1 Yohanes 1:1-10(1)
25:14-30(1)
Amsal 22:1-6(1)
Ezra 7:1-28a(1)
IBRANI 1:5-14(1)
Keluaran 2:11-22(1)
Kisah Para Rasul 16:13-18(1)
Kisah Para Rasul 7:54-8:3(1)
Lukas 17:11-19(2)
Lukas 23:26-32(1)
Lukas 24:1-12(1)
Markus 7:24-30(1)
Matius 16:13-20(1)
Matius 25:14-30(1)
Matius 26:69-75(2)
Matius 28:16-20(2)
Mazmur 138:1-8(1)
Mazmur 37:22-26(1)
Nehemia 7:61-73(1)
Wahyu 21:1-8(1)
Yohanes 21:1-14(2)
Yunus 1:1-17(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
MTPJ 14 - 20 Maret 2021 - Minggu Sengsara IV - Akulah DIA! - Yohanes 18:1-11

Sebelum:
MTPJ 28 Februari - 6 Maret 2021 (Minggu Sengsara II) - Efektifitas Penatalayanan - Nehemia 7:61-73




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2021..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,