gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 352 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Penataan Persekutuan adalah Cerminan Kualitas Pelayanan"
TEMA MINGGUAN : "Persekutuan dengan Kristus Menuntun Hidup dalam Terang"
BACAAN ALKITAB : 1 Yohanes 1:1-10

ALASAN PEMILIHAN TEMA
Semua orang percaya adalah "terang dunia" (Matius.5:14). Akan tetapi kebenaran tersebut, serigkali hanya menjadi lips service (pemanis bibir). Mengapa? Karena kita bisa menyaksikan dimana-mana banyak orangtidak mampu menjadi saksi Kristus yang hidup. Kenyataan membuktikan, banyak orang yang mengaku percaya dan melayani Tuhan tapi kerap terlibat dalam berbagai tindakan yang tidak mencerminkan dirinya sebagai terang dunia. Yesus Kristus tidak sungguh-sungguh hidup di dalam dirinya. Pada hakekatnya gereja senantiasa ditentang oleh roh zaman.

Umat percaya senantiasa berhadapan dengan begitu banyak serangan dan tipu daya si jahat. Iblis berupaya untuk membelokkan dan menyesatkan umat dari kebenaran Injil Kristus. Pada akhirnya dunia dengan begitu banyaknya tawaran manis, banyak menyebabkan orang meninggalkan Tuhan. Ada anggapan keliru bahwa perbuatan dosa tidak akan pernah menyebabkan kita kehilangan jaminan penebusan dosa. Seakan kita tidak akan terputus dari janji anugerah sebagai anak-anak Tuhan yang mewarisi kekekalan Kerajaan Sorga. Sungguh ironi menyaksikan mereka yang mengaku sebagai anak-anak Tuhan akan tetapi suka meluapkan kemarahan dan kebencian dan mengumbar kejahatan dalam hidupnya. Bacaan firman Tuhan saat ini mengajak kita untuk menghayati pengalaman rasul Yohanes yang gencar melawan penyesatan dan bagaimana pengalaman hidupnya bersama Yesus yang menuntunnya untuk hidup dalam terang yang sesungguhnya. Dengan demikian tema kita minggu ini "Persekutuan dengan Kristus, Menuntun Hidup dalam Terang"

PEMBAHASAN TEMATIS
* Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Surat Yohanes ditulis antara tahun 90 sampai dengan tahun 100 Masehi. Pada masa itu, penginjilan para murid Yesus, mulai menjangkau banyak orang yang berbeda budaya dan latar belakang sebagaimana penerima Injil sebelumnya (orang Yahudi). Banyak orang Yunani dan bangsa-bangsa lain telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Jemaat Efesus sebagai penerima surat ini sedang bertumbuh sebagai sebuah jemaat yang maju. Akan tetapi muncul para penentang. Tampil para guru dan nabi palsu (band. Nubuat Yesus Matius. 24:11). Kelompok ini menolak keilahian Yesus. Menurut pandangan mereka Yesus bukan Mesias. Mereka juga menolak inkarnasi Yesus sebagai Allah yang menjadi manusia.

Penulis menentang klaim dari para penyesat tentang siapa Yesus itu sesungguhnya. Bahwa dalam Perjanjian Lama para nabi telah berulang kali menubuatkan tentang Sang Mesias yang akan menyelamatkan dunia. Menurut Yohanes, betapa beruntungnya dia karena secara langsung, telah menyaksikan dan membuktikan sendiri keabsahan nubuatan firman tentang sang Firman hidup. Yang dimaksudkan dengan Firman hidup (Yesus), bukan hanya menunjuk kepada hidup secara lahiriah. Akan tetapi melalui kehidupan-Nya, Yesus menyatakan tentang hidup yang sesungguhnya (Yun=Zoe), atau kehidupan rohani yang dalam bahasa populer hidup baru.

Hidup yang sesungguhnya tersebut, sudah dinyatakan. Maksudnya sudah ditunjukkan dan didemonstrasikan oleh Yesus. Penulis telah "melihatnya" dalam diri Yesus. Kata lihat (Yun=horan) artinya, "telah melihat dengan penglihatan secara seksama" kata kerja horan yakni theasthai, artinya memandang kepada seseorang atau sesuatu sampai memahami makna dari seseorang tersebut. Kata theasthai adalah juga bentuk lain dari pencarian yang telah berlangsung secara terus menerus sehingga mereka dapat memahami tentang makna dari apa yang telah ada sejak semula bahwa semuanya terjawab di dalam misteri siapa sesungguhnya Yesus Kristus.(Band. dengan perkataan Paulus dalam Galatia 2:20 "namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku").


Penulis menunjukkan bagaimana keterkaitan Bapa yang telah berinkarnasi dalam Yesus yang tidak mungkin berada dalam persekutuan dengan Bapa (Yang Mahatinggi) tanpa perwujudan dengan Anak-Nya (Allah yang jadi manusia). Sampai disini maka kesinambungan dari apa yang telah dinubuatkan dalam Perjanjian Lama menjadi berkorelasi dengan kehadiran Yesus ke dalam dunia ini. Bagi penulis, hal ini, sungguh-sungguh sebuah pencerahan yang luar biasa serta membangun keyakinan yang kuat karena iman. Betapa bahagianya dan dengan penuh gairah Yohanes rindu supaya pengertian yang telah dinyatakan Tuhan kepada mereka, juga dibagikan kepada semua penerima dan pembaca surat ini.

Yesus ada untuk menyatakan Bapa dan Dia adalah Terang. Di dalam Dia yang adalah terang itu sendiri tidak mungkin ada gelap. Karena justeru keilahian-Nya menying-kapkan kegelapan. Sifat-sifat Allah yang terwujud di dalam Yesus menjelaskan tentang arti terang itu sendiri. Persekutuan dengan Allah adalah di dalam Roh. Itulah sebabnya setiap orang percaya, kemudian menjadi satu keluarga Allah. Wujud kehidupan tersebut nyata di dalam kasih pengampunan dan kemurnian hidup.

Sementara menurut pemahaman sesat kaum Gnostik bahwa persekutuan dengan Allah hanya ada di dalam pengetahuan yang setara dengan filsafat. Ranah  iman berada dalam dunia ide/pemikiran yang terpisah dengan perilaku yang lebih menuruti keinginan daging. Pendapat kaum Gnostik yang memisahkan antara pengetahuan dan perilaku tentu adalah sesat. Sebab seorang Kristen sejati harus hidup serupa dengan Kristus. Pikirannya harus equal (sebanding/ sebangun) dengan hidup di dalam terang dalam seluruh kebenaran Allah yang tampak memancarkan cahaya kemu-liaan Allah. Karena Allah adalah terang dan Dia menghendaki anak-anak-Nya harus hidup dalam terang. Doktrin ini tegas dan jelas menelanjangi pemikiran para pemuja pengetahuan rahasia (Gnostik) yang memandang bahwa pencapaian taraf pengetahuan melalui ritual tertentu membebaskan mereka dari dosa.

Artinya bebas melakukan apa saja yang dike-hendaki tubuh secara daging, tanpa takut mencemari "iman" atau pengetahuan ilahi mereka dengan perilaku yang menuruti kedagingan/perbuatan dosa tersebut. Itulah sebabnya bagi setiap orang yang mengaku per-caya kepada Yesus Kristus akan tetapi hidupnya masih permisif dengan perbuatan dosa maka berarti orang tersebut menipu dirinya sendiri. Dosa membenarkan tindakan keja-hatan yang dia lakukan. Ironisnya orang seperti itu merasa dirinya adalah seorang yang telah hidup dalam terang Kristus. Inilah pemahaman dualisme dalam aliran filsafat yang sangat kental dipraktekan oleh orang yang sesat imannya.

* Makna dan Implikasi Firman
* Yesus Kristus adalah Allah yang telah menjadi manusia. Ia telah datang ke dalam dunia untuk menyatakan dirinya sebagai firman yang hidup. Allah adalah kasih. Ia meng-hendaki setiap anak-anak-Nya hidup di dalam tindakan dan perbuatan yang penuh dengan belas kasih sebagai hidup yang sesungguhnya hidup.
* Persekutuan hidup bersama dengan Tuhan Yesus akan menuntun seorang yang pernah berada di dalam kege-lapan, keluar dan meninggalkan kegelapan dan dia akan hidup di dalam terang Tuhan. Selanjutnya orang tersebut, mau bersaksi menjadi "garam dan terang" bagi semua orang.
* Di dalam Dia ada terang dan di luar Dia adalah kegelapan. Hidup di
dalam Yesus adalah sebuah kehidupan baru yang sangat berbeda dengan kehidupan yang biasa (sekedar, bernafas dan beraktifitas). Tetapi hidup yang berdasarkan pada pengenalan akan Kristus yang penuh dengan sukacita dan damai sejahtera.
* Pandangan dualisme (yang memisahkan antara tubuh dan jiwa, tubuh lebih rendah/jahat dari jiwa yang suci), tampak dalam kehidupan orang mengaku percaya kepada Tuhan, aktif dalam berbagai kegiatan rohani, selalu menonjolkan simbol-simbol kekristenan, akan tetapi di lain situasi mereka berlaku curang, penuh tipu daya mempraktekkan ketidak-adilan dan berbagai perbuatan dosa lainnya. Orang yang telah hidup di dalam Yesus (terang) tidak mungkin meng-inginkan kehidupan di dalam gelap. Karena terang dan gelap tidak bisa menyatu. Terang akan menyingkapkan/ menyingkirkan kegelapan. Orang yang masih mengingin-kan kehidupan di dalam gelap berarti dia belum sungguh-sungguh menerima terang Kristus di
dalam hatinya. Artinya Yesus belum sungguh-sungguh ada di dalam hatinya dan menyucikannya dari dosa. Orang yang hidup dalam persekutuan dengan Kristus tapi masih mempraktekkan cara hidup di dalam gelap, dia menipu dan mendustai dirinya sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam dia. Injil yang telah menerangi hati dan pikiran telah melahirkan transformasi perlilaku mendatangkan damai sejahtera.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:
1. Menurut saudara apakah yang dimaksud dengan "Persekutuan hidup yang benar dengan Yesus menuntun hidup dalam terang" menurut 1 Yoh.1:1-10?
2. Sebutkan bagaimanakah seharusnya cara hidup yang melambangkan terang Kristus di dalam kehidupan sehari-hari?

POKOK-POKOK DOA:
* Agar jemaat mampu memahami bagaimana hidup benar di dalam Kristus yang sungguh-sungguh dipraktekkan dalam menghadapi berbagai tantangan roh jaman.
* Agar jemaat memiliki hikmat yang benar dan mampu menyatakan terang Kristus di dalam dunia ini.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:
HARI MINGGU BENTUK II

NYANYIAN YANG DIUSULKAN :
Kemuliaan Bagi Allah: KJ No 242 Muliakan Allah Bapa
Ses Doa Penyembahan: Kasih Setia-Mu Yang Kurasakan
Pengakuan Dosa: NNBT No 8 Banyak Orang Suka Diampuni
Janji Anugerah Allah: DSL 138 Jalan Di Terang
Puji-pujian: NNBT No. 13 Ya Allah Bapa Ya Yesus Tuhan
Pembacaan Alkitab: KJ No. 49 Firman Allah Jayalah
Pengakuan Iman: KJ No. 247 Sungguh Kerajaan Allah Di Bumi Tak Kalah
Persembahan: NKB No. 196 Ku Beroleh Berkat
Penutup : NKB No. 212 Sungguh Ingikah Engkau Lakukan

ATRIBUT YANG DIGUNAKAN:
Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.

Label:   1 Yohanes 1:1-10 





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2021
1 Petrus 1:3-12(1)
1 RAJA RAJA 10(1)
1 Raja-Raja 10:1-13(1)
1 Tesalonika 5:12-22(1)
1 Yohanes 1:1-10(1)
25:14-30(1)
Amsal 22:1-6(1)
Ezra 7:1-28a(1)
IBRANI 1:5-14(1)
Keluaran 2:11-22(1)
Kisah Para Rasul 16:13-18(1)
Kisah Para Rasul 7:54-8:3(1)
Lukas 17:11-19(2)
Lukas 23:26-32(1)
Lukas 24:1-12(1)
Markus 7:24-30(1)
Matius 16:13-20(1)
Matius 25:14-30(1)
Matius 26:69-75(2)
Matius 28:16-20(2)
Mazmur 138:1-8(1)
Mazmur 37:22-26(1)
Nehemia 7:61-73(1)
Wahyu 21:1-8(1)
Yohanes 21:1-14(2)
Yunus 1:1-17(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 28 Februari - 6 Maret 2021 (Minggu Sengsara II) - Efektifitas Penatalayanan - Nehemia 7:61-73


Sebelum:

MTPJ 7 - 13 Februari 2021 - Sinergi Pemerintah dan Gereja dalam Menata Pelayanan - Ezra 7:1-28a



All Khotbah MTPJ GMIM 2021:
Khotbah GMIM Minggu, 26 Desember 2021 - Dedikasi Paripurna Bagi Yesus - oleh Pdt. Vivian Ch. Aray, S.Th LIRIK
MTPJ Minggu, 26 Desember 2021 - Sabtu, 1 Januari 2022 LIRIK
MTPJ Sabtu, 25 Desember 2021 (Khotbah Natal Hari I) - Lukas 2:8-20 LIRIK
MTPJ GMIM Jumat, 24 Desember 2021 (Khotbah Malam Natal) - Lukas 2:1-7 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 19 Desember 2021 - Firman Menjadi Manusia - Yohanes 1:1-14 LIRIK
MTPJ Minggu, 19 Desember - Sabtu, 25 Desember 2021 - Firman Menjadi Manusia - Yohanes 1:1-14 LIRIK
Video Khotbah Minggu, 12 Desember 2021 oleh Ibu Pdt Tirsa Tairas LIRIK
MTPJ Minggu, 12 Desember 2021 – Sabtu, 18 Desember 2021 (Minggu Adven III) LIRIK
KHOTBAH KHOTBAH MTPJ GMIM Minggu, 5 Desember - 11 Desember 2021 - TERBITLAH SURYA KEBENARAN - MALEAKHI 4:1-6 - MINGGU ADVEN 1 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 28 Nopember 2021 - PENGHARAPAN AKAN KESELAMATAN – Zakharia 9:9-17 - Minggu Adven I LIRIK
MTPJ Selasa, 23 Nopember 2021 - HUT ke-84 W/KI GMIM - TEMA: Iman Ibu Menyelamatkan Keluarga - Markus 7:24-30 LIRIK
MTPJ Minggu, 28 November - Sabtu, 4 Desember 2021 - Minggu Adven 1 - Tema: Pengharapan Akan Keselamatan - Zakharia 9:9-17 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 21 November 2021 - Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 LIRIK
MTPJ 21-27 November 2021 - TEMA MINGGUAN : Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 14 November 2021 - JANGAN MENDUA HATI - Yakobus 1:1-8 LIRIK
MTPJ Minggu, 14 November - Sabtu, 20 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Jangan Mendua Hati - Yakobus 1:1-8 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 07 November 2021 - Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - Titus 2:1-10 LIRIK
MTPJ GMIM Minggu, 07 November - Sabtu, 13 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - TITUS 2:1-10 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 31 Oktober 2021 - Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32 LIRIK
MTPJ Minggu, 31 Oktober - Sabtu, 6 November 2021 - Tema Mingguan: Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 24 Oktober 2021 - Jagalah Kelakuan sesuai Firman Tuhan - Mazmur 119:9-16 LIRIK
MTPJ Minggu, 24 Oktober - 30 Oktober 2021 - Jagalah Kelakuan Sesuai Firman Tuhan - Mazmur 119:9-16 LIRIK
MTPJ Minggu, 17 Oktober - Sabtu, 23 Oktober 2021 - Merendahkan Diri Di Bawah Tangan Tuhan - 1 Petrus 5:1-11 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 17 Oktober 2021 - Merendahkan Diri Di Bawah Tangan Tuhan - 1 Petrus 5:1-11 LIRIK
MTPJ Jumat, 15 Oktober 2021 (Khotbah GMIM Pemilihan Pelsus) - Dipilih Untuk Berbuah - Yohanes 15:16 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 10 Oktober 2021 - Memilih Orang Yang Diteladani - 1 Timotius 3 1-13 LIRIK
MTPJ 10 - 16 Oktober 2021 - Memilih Orang Yang Di Teladani - 1 Timotius 3:1-13 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 03 Oktober 2021 - Pilihlah Orang Yang Cakap Dan Takut Akan Tuhan - Keluaran 18:13-27 LIRIK
MTPJ 3-9 Oktober 2021 - Pilihlah Orang Yang Cakap Dan Takut Akan Tuhan - Keluaran 18:13-27 LIRIK
MTPJ 30 September 2021 (HUT Ke-87 GMIM Bersinode) - Jangan Suam-Suam Kuku - Wahyu 3:14-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 26 September 2021 - Gereja, Pemegang Kunci Sorga - Matius 16:13-20 LIRIK
MTPJ 26 September - 2 Oktober 2021 - Gereja, Pemegang Kunci Kerajaan Sorga - Matius 16:13-20 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 18 September 2021 - Tugas Pelayan Memperingatkan Cara Hidup Jemaat - Yehezkiel 3:16-21 LIRIK
MTPJ 19-25 September 2021 - Tugas Pelayan Memperingatkan Cara Hidup Jemaat - Yehezkiel 3:16-21 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 12 September 2021 - Konsekuensi Mengikut Yesus - Matius 4:18-22 LIRIK
MTPJ 12 - 18 September 2021 - Konsekuensi Mengikut Yesus - Matius 4:18-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 5 September 2021 - Khotbah GMIM Minggu, 5 September 2021 LIRIK
MTPJ 5 - 11 September 2021 - Jangan Menjadi Pemecah-belah Persekutuan - Yudas 1:17-25 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 29 Agustus 2021 - Regenerasi Pelayanan Sesuai Kehendak Allah - 2 Raja-Raja 2:1-18 LIRIK
MTPJ 29 Agustus - 4 September 2021 - Regenerasi Pelayanan Sesuai Kehendak Allah - 2 Raja-Raja 2:1-18 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 22 Agustus 2021 - Melayani Demi Kepentingan Kristus - Filipi 2:19-3:1.a LIRIK
MTPJ 22-28 Agustus 2021 - Melayani Demi Kepentingan Kristus - Filipi 2:19-3:1a LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 15 Agustus 2021 - Perlindungan Hukum Bagi Warga Negara - Kisah Para Rasul 22:23-29 LIRIK
MTPJ 15-21 Austus 2021 - Diperlengkapi Untuk Memperkokoh Gereja dan Bangsa - Kisah Para Rasul 22:23-29 LIRIK
KHOTBAH GMIM Minggu, 8 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22 LIRIK
MTPJ 8-14 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22 LIRIK
MTPJ 1-7 Agustus 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaa - Yunus 1:1-17 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 25 Juli 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaan - Yunus 1:1-17 LIRIK
MTPJ 25-31 Juli 2021 - Kebenaran Versus Dusta - Kisah Para Rasul 5:1-11 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 18 Juli 2021 - PENDIDIKAN ANAK YANG BERKARAKTER - Amsal 4:1-17 LIRIK
MTPJ 18-24 Juli 2021 - Pendidikan Anak yang Berkarakter - Amsal 4:1-17 LIRIK
MTPJ 11 - 17 Juli 2021 - Etika Pengucapan Syukur - 1 Tesalonika 5:12-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 04 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 LIRIK
MTPJ 4 Juli - 10 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 LIRIK
Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-raja 3:16-28 LIRIK
MTPJ 27 Juni - 3 Juli 2021 - Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-Raja 3:16-28 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 20 Juni 2021 - Allah Tidak Memandang Bulu - ROMA 2: 1-16 LIRIK
MTPJ 20-26 Juni 2021 - Menerima dan Memberlakukan Keadilan Allah - Roma 2:1-16 LIRIK
MTPJ 13 - 19 Juni 2021 - Allah Adil di tengah Kejahatan dan Kelaliman Manusia - Mazmur 7:1-18 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 13 Juni 2021 - Allah Adil Ditengah Kejahatan dan Kelaliman Manusia - Mazmur 7 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 06 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30 LIRIK
MTPJ 6 Juni - 12 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 30 Mei 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8 LIRIK
MTPJ 30 Mei - 5 Juni 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8 LIRIK
MTPJ 24 Mei 2021 (Hari Petakosta ke II - Hari Persatuan Pria/Kaum Bapa GMIM) LIRIK
MTPJ 23 - 30 Mei 2021 LIRIK
Khotbah Minggu, 16 Mei 2021 - TONGKAT KERAJAAN TUHAN ADALAH TONGKAT KEBENARAN - IBRANI 1:5-14 LIRIK
MTPJ Minggu, 16 Mei 2021 - 22 Mei 2021 - Tongkat Kerajaan Tuhan adalah Tongkat Kebenaran - Ibrani 1:5-14 LIRIK
Khotbah Minggu, 09 Mei 2021 - Jadilah Duta Kristus - Matius 28:16-20 LIRIK
MTPJ 9 - 15 Mei 2021 - Jadilah Duta Kristus - Matius 28:16-20 LIRIK
Belajar Dari Orang Berhikmat - KHOTBAH 1 RAJA RAJA 10 LIRIK
MTPJ 2 - 8 Mei 2021 - Belajar Dari Orang Berhikmat - 1 Raja-Raja 10:1-13 LIRIK
MTPJ Minggu, 25 April - 1 Mei 2021 - Keadilan Yang Menghidupkan - Ulangan 24:6-22 LIRIK
Keadilan Yang Menghidupkan - ULANGAN 24:6-22 LIRIK
MTPJ 18 - 24 April 2021 - Buktikan Kemurnian Imanmu - 1 Petrus 1:3-12 LIRIK
Buktikan Kemurnian Imanmu - 1 Petrus 1:3-12 - KHOTBAH 1 PETRUS 1.3-12 LIRIK
Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14 LIRIK
MTPJ 11 - 17 April 2021 - Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14 LIRIK
MTPJ 4 - 10 April 2021 - Paskah I (Hari Anak GMIM) - Beritakan, Yesus Bangkit - Lukas 24:1-12 LIRIK
MTPJ Minggu, 28 Maret - Minggu, 3 April 2021 (Minggu Sengsara VI) - Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32 LIRIK
Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32 LIRIK
JANGAN MENYANGKAL YESUS KRISTUS - Matius 26:69-75 LIRIK
MTPJ 21 - 27 Maret 2021 ( Minggu Sengsara V) - Jangan Menyangkal Yesus Kristus - Matius 26:69-75 LIRIK
MTPJ 14 - 20 Maret 2021 - Minggu Sengsara IV - Akulah DIA! - Yohanes 18:1-11 LIRIK
MTPJ 7 - 13 Maret 2021 - Penderitaan Sebagai Konsekuensi Kesetiaan Iman - Kisah Para Rasul 7:54-8:3 LIRIK
MTPJ 28 Februari - 6 Maret 2021 (Minggu Sengsara II) - Efektifitas Penatalayanan - Nehemia 7:61-73 LIRIK
MTPJ 14 - 20 Februari 2021 - Persekutuan dengan Kristus Menuntun Hidup dalam Terang - 1 Yohanes 1:1-10 LIRIK
MTPJ 7 - 13 Februari 2021 - Sinergi Pemerintah dan Gereja dalam Menata Pelayanan - Ezra 7:1-28a LIRIK
MTPJ 31 Januari - 6 Februari 2021 - Kewirausahaan Kristen yang Menopang Pelayanan - Kisah Para Rasul 16:13-18 LIRIK
MTPJ Jumat, 28 Januari 2021 (Hari Persatuan Remaja GMIM) - Diberkati Menjadi Alat Berkat - Amsal 22:1-6 LIRIK
MTPJ 17 - 23 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 10 Januari - 16 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 3 Januari - 9 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 2 Januari 2021 (Permulaan Tahun Hari ke Dua) - Mazmur 37:22-26 Penjelasan Ayat LIRIK
MTPJ 1 Januari 2021 (Permulaan Tahun Hari Pertama) - Menyambut Era Baru - Wahyu 21:1-8 LIRIK


MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(22)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(8)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(6)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2021..

Register   Login  

Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,