gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 195 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Penataan Persekutuan adalah Cerminan Kualitas Pelayanan"
TEMA MINGGUAN : "Sinergi Pemerintah dan Gereja dalam Menata Pelayanan"
BACAAN ALKITAB :  Ezra 7:1-28a

ALASAN PEMILIHAN TEMA
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah sinergi mempunyai arti kerjasama atau berkolaborasi. Sinergi antara pemerintah dan gereja sangat diperlukan, sebab dengan adanya sinergi antara dua lembaga ini, maka akan tercipta sikap yang saling menghargai dan memberi dukungan dalam melaksanakan berbagai program, untuk membangun kehidupan yang sejahtera, aman dan damai secara bersama.

Di era disrupsi ini, ada gereja yang sering berjalan sendiri dan mengabaikan peraturan pemerintah; contoh kewajiban membayar pajak dan menghambat kebijakan pemerintah dalam penanganan virus corona. Dilain pihak, ada peme-rintah yang bertindak semena-mena terhadap warga gereja, di antaranya larangan beribadah dan larangan bagi warga non Kristen untuk mengucapkan salam Natal bagi orang Kristen. Bahkan ada pemerintah yang bertindak seolah-olah gereja adalah sub ordinasi yang dapat diatur dan berada dalam kuasa pemerintahannya. Perilaku ini menyebabkan hubungan yang harmonis antara gereja dan pemerintah menjadi terganggu, sehingga ada saling menyalahkan, tidak peduli dan masing-masing menunjukkan arogansinya.


Seorang Reformator Protestan asal Perancis, yaitu Yohanes Calvin memberi pandangan klasiknya tentang gereja dan negara, yang disebutnya sebagai "dua kerajaan"; bahwa baik gereja maupun negara sama-sama ditetapkan oleh Allah, tanpa terjadinya subordinasi satu terhadap yang lain dan tidak ada sikap saling mengendalikan satu terhadap yang lain.

Di negara kita berpijak, karya dan hidup kita dilindungi oleh undang-undang, termasuk dalam mengekspresikan iman, bahwa negara menjamin kehidupan beragama setiap warganya, implisit di dalamnya adalah kita warga GMIM. Karena pemahaman inilah maka diangkatlah tema "Sinergi Pemerintah dan Gereja Dalam Menata Pelayanan"

PEMBAHASAN TEMATIS
* Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Sebagai salah seorang buangan yang hidup dalam otoritas Artahsasta, raja negeri Persia, kredibilitas Ezra tidak diragu-kan, sebab ia termasuk dalam kabinet pemerintahan raja Artahsasta yaitu, sebagai penasehat untuk masalah-masalah orang Yahudi, yang berada dalam kuasa jabatan Raja Artahsasta. Karena kepercayaan politik ini, maka Imam Ezra yang adalah seorang Lewi dari keturunan imam besar Harun, di utus oleh raja untuk kembali ke Yerusalem, dalam rangka mengatur kembali tata laksana peribadatan di Bait Allah.
Imam Ezra dikenal sebagai seorang ahli kitab dan mahir dalam Taurat Musa, karena itu dalam kesehariannya, ia bekerja sebagai sebagai seorang guru/pengajar Taurat dan juga sebagai nabi, imam serta ahli khitan (sunat).


Raja Artahsasta adalah anak Raja Ahasyweros (Xerxes 1), dari isteri pertama yang bernama Ametris atau Ratu Wasti, yang dipecat dari lingkungan kerajaan, oleh karena menentang kei-nginan Raja Ahasyweros, suaminya. Kedudukan Wasti diganti-kan oleh seorang perempuan Yahudi bernama Hadasa, yang dipilih Raja Ahasyweros untuk menjadi ratu dan diberi nama Persia, Ester. Jadi dalam garis keturunan kerajaan, Raja Artahsasta adalah anak tiri dari Ratu Ester dan besar kemungkinan hubungan keluarga kerajaan inilah yang membuat Raja Artahsasta bersikap lunak dan sangat peduli kepada Imam Ezra, pun bangsa Israel yang berada dalam wilayah kekuasaannya. Tetapi juga, oleh karena mengenal latar belakang kehidupan Ratu Ester, yang menyembah Allah yang hidup, maka Raja Artahsasta memahami bahwa Imam Ezra, sebagai sesama bangsa Yahudi, menyembah Allah yang hidup.

Di Babel, pada masa kepemimpinan Raja Artahsasta (Artaxerxes), sebagian besar umat Israel yang hidup dalam pembuangan tetap memiliki pengharapan untuk kembali ke tanah air, tanah leluhur mereka. Walaupun ada yang sudah kawin dan memiliki keturunan di tanah pembuangan, tetapi kerinduan untuk kembali ke Bait Allah, Yerusalem, tanah Israel, tidak sirna.


Hidup di negeri asing, dengan tata kehidupan beragama yang berbeda, tidak membuat mereka lupa identitas dan jatidiri sebagai umat Tuhan, tetapi mereka tetap memelihara kesetiaan dan ketaatan kepada Allah, serta selalu merindukan Yerusalem, negeri nenek moyang mereka.

Bagi Imam Ezra, kembali ke Bait Suci Yerusalem adalah kesempatan untuk meningkatkan nilai pengajarannya akan Taurat dan mengokohkan aturan yang ditetapkan Tuhan bagi bangsa Israel. Itu sebabnya di Yerusalem, Ezra mengadakan berbagai pembaharuan rohani. Dalam bagian Alkitab ini, ada ungkapan yang berulang-ulang (sebanyak tiga kali) terhadap Ezra (ayat 6, 9, 28), bahwa 'Tangan TUHAN, ALLAH-nya melindungi dia'.Berkat penyertaan Tuhan ini diberikan kepada Imam Ezra, karena ketaatan dan kesetiaan Ezra, serta pemberian diri dan ketulusannya dalam pelayanan.

Ezra memberi keteladanan yang baik dalam pembentukan spiritual dan karakter beriman umat Tuhan, yaitu rajin belajar Firman Tuhan, mempraktekkan Firman dalam keseharian hidupnya dan mengajarkan kebenaran Firman yang dipa-haminya kepada orang lain. Sikap Imam Ezra yang bersungguh-sungguh dalam pela-yanan bagi Tuhan Allah, membuat Allah melembutkan hati Raja Artahsasta dan raja bermurah
hati dengan memberikan surat pengantar bagi Imam Ezra untuk mengantar bangsa Israel kembali ke Yerusalem. Dengan bermodalkan surat bermeterai dari Artahsasta, raja negeri Persia, maka Ezra mengumpulkan orang-orang yang akan ikut dengannya dalam kafilah pulang kampung. Rombongannya terdiri dari rakyat biasa yang mau kembali ke Yerusalem, para imam, orang Lewi, penyanyi, penunggu pintu gerbang serta orang-orang yang membantu orang Lewi dalam pelayanan di Bait Allah.

Sinergi antara pemimpin kerajaan/pemerintahan dan pimpinan umat, sangat nampak dalam relasi antara sang imam dan raja, termasuk saat Ezra mendapatkan salinan surat resmi dari Raja Artahsasta, yang isinya adalah tanggung jawab untuk menata kembali persekutuan di Bait Allah Yerusalem dan wewenang yang dapat dilakukannya dalam rangka menggalang dana dari mereka yang menjadi penyandang dana, yaitu raja dan para penasehat istana.


Para penyandang dana wajib berdiakonia untuk Imam Ezra dan rombongannya, dalam perjalanan mereka kembali ke Yerusalem. Karena itu, uang dan berbagai harta benda diberikan raja dan para petinggi istana, sebagai bekal dalam perjalanan, tetapi juga sebagai pasokan perlengkapan atau aset untuk men-danai renovasi dan tata kebaktian di Bait Allah. Inilah tindakan raja untuk turut mengambil bagian dalam pembangunan Bait Allah dan tumbuh kembang iman orang Israel.

Imam Ezra yang mendapatkan kemudahan menuju Yerusalem, tidak mengambil keuntungan dari hubungan baik dan kepedulian raja terhadap ia dan umat Israel, tetapi sebagai pemimpin umat, Imam Ezra menghargai otoritas raja seba-gai hamba Allah dan selalu memelihara otoritas keimamatan-nya sebagai hamba Allah. Walau perjalanan ke Yerusalem banyak resikonya, tetapi pimpinan dan perlindungan dari Tuhan Allah menuntun dan memimpin perjalanan mereka.

Sebagai hamba Allah, Imam Ezra menunjukkan karakter kehambaan yang dapat dipercaya, jujur dan bertanggung jawab dalam mengelola bantuan, baik keuangan maupun peralatan bagi Rumah Tuhan. Itu sebabnya raja tidak segan-segan untuk membantu dana bagi kebutuhan Bait Allah, melalui keuangan kerajaan atau kas negara. Bahkan ber-modalkan surat sah dari raja, Ezra menerima mandat dan wewenang untuk mendapatkan bantuan dari negara-negara bagian yang menjadi kekuasaan Raja Artahsasta.

Raja Artahsasta menghormati iman dan kepercayaan dari Imam Ezra, karena itu memberi wewenang kepada sang imam untuk tetap memelihara kehidupan percayanya, bahkan segala keputusan yang akan dilakukan, hendaklah sesuai dengan kehendak Tuhan Allah. Ketekunan Ezra sebagai imam, dihormati dan dihargai raja dan raja memberi keputusan untuk memenuhi keperluan imam dan rombongan, sambil berpedoman pada hukum Tuhan.Hal itu dilakukan raja, untuk menghindari murka Allah.


Berbagai kepercayaan diberikan raja kepada Ezra dan ia tidak menjadi takabur, melainkan bersyukur dan menaikkan pujian hormat kepada Tuhan Allah.

 Makna dan Implikasi Firman
Kita sering menyebut masa sekarang adalah zaman four point zero (4.0) dan ada juga yang menyebutnya sebagai era disrupsi. Kata disrupsi mengandung arti tercabut dari akar-akanya, yaitu tindakan atau proses
mengganggu sesuatu.
Era disrupsi adalah sebuah inovasi yang menggantikan sistem lama dengan cara-cara baru, yang mengakibatkan perubahan diberbagai sektor akibat digitalisasi dan internet disegala bidang.
Menghadapi tantangan di era disrupsi atau revolusi industri 4.0 ini, dimana berbagai sistem lama makin tergeser, digantikan dengan tindakan serta pola kerja dalam sistem yang baru; contoh ketika kita ada dalam masa pandemi covid 19, ada perubahan peribadatan dari gedung gereja ke rumah-rumah keluarga, yang siarannya secara manual melalui toa, digantikan dengan teknologi digital. Dalam proses perubahan ini, maka sinergi antara pemerintah dan gereja menjadi makin penting, harus ditingkatkan dan selalu dibaharui. Termasuk ketika kita mengalami dampak dari digitalisasi politik yang dapat memicu konflik, pasca pemilihan kepala daerah, maka sinergi antara pemerintah dan gereja penting, untuk meredam hal-hal yang dapat memicu perpecahan.

Bagian Alkitab ini menunjukkan bahwa betapa pentingnya memelihara relasi yang benar dengan Tuhan Allah, sebab Dia senantiasa menyatakan kuasa dan kehendak-Nya bagi orang yang percaya pada-Nya.Selanjutnya, menciptakan sinergi yang benar antara pemimpin bangsa dan pimpinan agama memberi
ruang kemudahan dalam menggapai hal-hal yang direncanakan, termasuk dalam penataan pelayanan bergereja. Pemerintah wajib mensejahterakan rakyat sebagai bagian dari tanggung jawab seorang pemimpin yang takut akan Tuhan dan mengasihi rakyat.

Sebagai pimpinan gereja/jemaat, imam wajib memenej kehidupan jemaat, antara lain mengatur tata laksana per-ibadatan di Rumah Tuhan dan mengelola keuangan dengan baik. Bila imam atau pelayan Tuhan jujur dan bertanggung jawab, maka Tuhan Yesus pasti membuka pintu dan jendela berkat bagi gereja-Nya.


Jabatan memimpin, baik di gereja maupun dalam peme-rintahan adalah anugerah yang mulia dari Tuhan, jadi jangan disalahgunakan dengan hal-hal yang merusak keutuhan jemaat. Seorang pemimpin, baik di gereja maupun masyarakat, sepatutnya menjauhkan diri dari ambisi harta dan kekuasaan, termasuk ketika memiliki akses terhadap kekuasaan politik, jangan menggunakan kesempatan itu untuk berpolitik praktis, supaya gereja (pemimpin dan umat) tetap kudus dan menjadi teladan yang bersih dari ambisi kekuasaan.

Seorang raja/pemimpin pemerintahan yang peduli ter-hadap kehidupan imam dan umat beragama, akan diberkati dan seorang pimpinan agama yang menghargai pimpinan pemerintahan, memberi teladan yang baik sebagai sesama hamba Allah yang diberkati untuk menjadi berkat dengan saling memberkati. Sebagai warga gereja, mari kita menghormati, menghargai pimpinan agama dan pemerintah kita, senantiasa menopang mereka dalam doa, mengikuti aturan-aturan yang diatur dalam hidup bergereja dan bernegara, bertanggung jawab dalam tugas-tugas sebagai umat dan rakyat. Dengan demi-kian, kita juga dapat menjadi pendorong untuk menopang pemerintah dan gereja dalam bersinergi menata pelayanan.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

1. Apa yang menjadi inti berita Ezra 7:1-28a ?
2. Apa rahasia keberhasilan pelayanan imam Ezra, sebagai pimpinan pemerintahan dan agama?
3. Bagaimana peran serta kita dalam menopang sinergi antara pemerintah dan gereja?

NAS PEMBIMBING: Roma 13:4-5

POKOK-POKOK DOA:
* Ada sinergi yang baik antara pemerintah dan gereja.
* Saling menopang dalam melaksanakan program yang sudah diatur.
* Ada kesadaran dari lembaga pemerintah dan gereja untuk tidak saling menguasai, melainkan saling menopang.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:
HARI MINGGU BENTUK I

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:
Panggilan Beribadah: NKB. No.7 Nyanyikanlah Nyanyian Baru
Nas Pembimbing: KJ No. 260 Dalam Dunia Penuh Kerusuhan
Pengakuan Dosa & Pemberitaan Anugerah Allah: NNBT No 36 'Barangsiapa
yang Percaya Kepada Tuhan'
Pengakuan Iman : KJ No 280 'Aku Percaya'
Hukum Tuhan: KJ No 54 'Tak Kita Menyerahkan'
Ses Pembacaan Alkitab: NNBT No 46 'O, Alangkah Indah Hidupku'
Persembahan : NNBT No. 15 Hai Seluruh Umat Tuhan
Nyanyian Penutup : NKI No 87a 'Berkat Yang Tentu Tuhan Memberi'

ATRIBUT:
Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.

Label:   Ezra 7:1-28a 





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2021
1 Petrus 1:3-12(1)
1 RAJA RAJA 10(1)
1 Raja-Raja 10:1-13(1)
1 Tesalonika 5:12-22(1)
1 Yohanes 1:1-10(1)
25:14-30(1)
Amsal 22:1-6(1)
Ezra 7:1-28a(1)
IBRANI 1:5-14(1)
Keluaran 2:11-22(1)
Kisah Para Rasul 16:13-18(1)
Kisah Para Rasul 7:54-8:3(1)
Lukas 17:11-19(2)
Lukas 23:26-32(1)
Lukas 24:1-12(1)
Markus 7:24-30(1)
Matius 16:13-20(1)
Matius 25:14-30(1)
Matius 26:69-75(2)
Matius 28:16-20(2)
Mazmur 138:1-8(1)
Mazmur 37:22-26(1)
Nehemia 7:61-73(1)
Wahyu 21:1-8(1)
Yohanes 21:1-14(2)
Yunus 1:1-17(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 14 - 20 Februari 2021 - Persekutuan dengan Kristus Menuntun Hidup dalam Terang - 1 Yohanes 1:1-10


Sebelum:

MTPJ 31 Januari - 6 Februari 2021 - Kewirausahaan Kristen yang Menopang Pelayanan - Kisah Para Rasul 16:13-18



All Khotbah MTPJ GMIM 2021:
Khotbah GMIM Minggu, 26 Desember 2021 - Dedikasi Paripurna Bagi Yesus - oleh Pdt. Vivian Ch. Aray, S.Th LIRIK
MTPJ Minggu, 26 Desember 2021 - Sabtu, 1 Januari 2022 LIRIK
MTPJ Sabtu, 25 Desember 2021 (Khotbah Natal Hari I) - Lukas 2:8-20 LIRIK
MTPJ GMIM Jumat, 24 Desember 2021 (Khotbah Malam Natal) - Lukas 2:1-7 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 19 Desember 2021 - Firman Menjadi Manusia - Yohanes 1:1-14 LIRIK
MTPJ Minggu, 19 Desember - Sabtu, 25 Desember 2021 - Firman Menjadi Manusia - Yohanes 1:1-14 LIRIK
Video Khotbah Minggu, 12 Desember 2021 oleh Ibu Pdt Tirsa Tairas LIRIK
MTPJ Minggu, 12 Desember 2021 – Sabtu, 18 Desember 2021 (Minggu Adven III) LIRIK
KHOTBAH KHOTBAH MTPJ GMIM Minggu, 5 Desember - 11 Desember 2021 - TERBITLAH SURYA KEBENARAN - MALEAKHI 4:1-6 - MINGGU ADVEN 1 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 28 Nopember 2021 - PENGHARAPAN AKAN KESELAMATAN – Zakharia 9:9-17 - Minggu Adven I LIRIK
MTPJ Selasa, 23 Nopember 2021 - HUT ke-84 W/KI GMIM - TEMA: Iman Ibu Menyelamatkan Keluarga - Markus 7:24-30 LIRIK
MTPJ Minggu, 28 November - Sabtu, 4 Desember 2021 - Minggu Adven 1 - Tema: Pengharapan Akan Keselamatan - Zakharia 9:9-17 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 21 November 2021 - Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 LIRIK
MTPJ 21-27 November 2021 - TEMA MINGGUAN : Pengajaran Seumur Hidup (Long Life Education) - Ulangan 6:1-25 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 14 November 2021 - JANGAN MENDUA HATI - Yakobus 1:1-8 LIRIK
MTPJ Minggu, 14 November - Sabtu, 20 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Jangan Mendua Hati - Yakobus 1:1-8 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 07 November 2021 - Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - Titus 2:1-10 LIRIK
MTPJ GMIM Minggu, 07 November - Sabtu, 13 November 2021 - TEMA MINGGUAN: Bina Keluarga Dengan Ajaran Sehat - TITUS 2:1-10 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 31 Oktober 2021 - Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32 LIRIK
MTPJ Minggu, 31 Oktober - Sabtu, 6 November 2021 - Tema Mingguan: Kenakanlah Manusia Baru - Efesus 4:17-32 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 24 Oktober 2021 - Jagalah Kelakuan sesuai Firman Tuhan - Mazmur 119:9-16 LIRIK
MTPJ Minggu, 24 Oktober - 30 Oktober 2021 - Jagalah Kelakuan Sesuai Firman Tuhan - Mazmur 119:9-16 LIRIK
MTPJ Minggu, 17 Oktober - Sabtu, 23 Oktober 2021 - Merendahkan Diri Di Bawah Tangan Tuhan - 1 Petrus 5:1-11 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 17 Oktober 2021 - Merendahkan Diri Di Bawah Tangan Tuhan - 1 Petrus 5:1-11 LIRIK
MTPJ Jumat, 15 Oktober 2021 (Khotbah GMIM Pemilihan Pelsus) - Dipilih Untuk Berbuah - Yohanes 15:16 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 10 Oktober 2021 - Memilih Orang Yang Diteladani - 1 Timotius 3 1-13 LIRIK
MTPJ 10 - 16 Oktober 2021 - Memilih Orang Yang Di Teladani - 1 Timotius 3:1-13 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 03 Oktober 2021 - Pilihlah Orang Yang Cakap Dan Takut Akan Tuhan - Keluaran 18:13-27 LIRIK
MTPJ 3-9 Oktober 2021 - Pilihlah Orang Yang Cakap Dan Takut Akan Tuhan - Keluaran 18:13-27 LIRIK
MTPJ 30 September 2021 (HUT Ke-87 GMIM Bersinode) - Jangan Suam-Suam Kuku - Wahyu 3:14-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 26 September 2021 - Gereja, Pemegang Kunci Sorga - Matius 16:13-20 LIRIK
MTPJ 26 September - 2 Oktober 2021 - Gereja, Pemegang Kunci Kerajaan Sorga - Matius 16:13-20 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 18 September 2021 - Tugas Pelayan Memperingatkan Cara Hidup Jemaat - Yehezkiel 3:16-21 LIRIK
MTPJ 19-25 September 2021 - Tugas Pelayan Memperingatkan Cara Hidup Jemaat - Yehezkiel 3:16-21 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 12 September 2021 - Konsekuensi Mengikut Yesus - Matius 4:18-22 LIRIK
MTPJ 12 - 18 September 2021 - Konsekuensi Mengikut Yesus - Matius 4:18-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 5 September 2021 - Khotbah GMIM Minggu, 5 September 2021 LIRIK
MTPJ 5 - 11 September 2021 - Jangan Menjadi Pemecah-belah Persekutuan - Yudas 1:17-25 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 29 Agustus 2021 - Regenerasi Pelayanan Sesuai Kehendak Allah - 2 Raja-Raja 2:1-18 LIRIK
MTPJ 29 Agustus - 4 September 2021 - Regenerasi Pelayanan Sesuai Kehendak Allah - 2 Raja-Raja 2:1-18 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 22 Agustus 2021 - Melayani Demi Kepentingan Kristus - Filipi 2:19-3:1.a LIRIK
MTPJ 22-28 Agustus 2021 - Melayani Demi Kepentingan Kristus - Filipi 2:19-3:1a LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 15 Agustus 2021 - Perlindungan Hukum Bagi Warga Negara - Kisah Para Rasul 22:23-29 LIRIK
MTPJ 15-21 Austus 2021 - Diperlengkapi Untuk Memperkokoh Gereja dan Bangsa - Kisah Para Rasul 22:23-29 LIRIK
KHOTBAH GMIM Minggu, 8 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22 LIRIK
MTPJ 8-14 Agustus 2021 - Mengubah Mental Kekerasan Menjadi Melayani - Keluaran 2:11-22 LIRIK
MTPJ 1-7 Agustus 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaa - Yunus 1:1-17 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 25 Juli 2021 - Pembentukan Integritas Kehambaan - Yunus 1:1-17 LIRIK
MTPJ 25-31 Juli 2021 - Kebenaran Versus Dusta - Kisah Para Rasul 5:1-11 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 18 Juli 2021 - PENDIDIKAN ANAK YANG BERKARAKTER - Amsal 4:1-17 LIRIK
MTPJ 18-24 Juli 2021 - Pendidikan Anak yang Berkarakter - Amsal 4:1-17 LIRIK
MTPJ 11 - 17 Juli 2021 - Etika Pengucapan Syukur - 1 Tesalonika 5:12-22 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 04 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 LIRIK
MTPJ 4 Juli - 10 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 LIRIK
Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-raja 3:16-28 LIRIK
MTPJ 27 Juni - 3 Juli 2021 - Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-Raja 3:16-28 LIRIK
Khotbah GMIM - Minggu, 20 Juni 2021 - Allah Tidak Memandang Bulu - ROMA 2: 1-16 LIRIK
MTPJ 20-26 Juni 2021 - Menerima dan Memberlakukan Keadilan Allah - Roma 2:1-16 LIRIK
MTPJ 13 - 19 Juni 2021 - Allah Adil di tengah Kejahatan dan Kelaliman Manusia - Mazmur 7:1-18 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 13 Juni 2021 - Allah Adil Ditengah Kejahatan dan Kelaliman Manusia - Mazmur 7 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 06 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30 LIRIK
MTPJ 6 Juni - 12 Juni 2021 - Tanggung Jawab Mengolah Talenta dalam Keadilan Allah - Matius 25:14-30 LIRIK
Khotbah GMIM Minggu, 30 Mei 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8 LIRIK
MTPJ 30 Mei - 5 Juni 2021 - Kasih Setia Tuhan, Fondasi Kekuatan Iman - Mazmur 138:1-8 LIRIK
MTPJ 24 Mei 2021 (Hari Petakosta ke II - Hari Persatuan Pria/Kaum Bapa GMIM) LIRIK
MTPJ 23 - 30 Mei 2021 LIRIK
Khotbah Minggu, 16 Mei 2021 - TONGKAT KERAJAAN TUHAN ADALAH TONGKAT KEBENARAN - IBRANI 1:5-14 LIRIK
MTPJ Minggu, 16 Mei 2021 - 22 Mei 2021 - Tongkat Kerajaan Tuhan adalah Tongkat Kebenaran - Ibrani 1:5-14 LIRIK
Khotbah Minggu, 09 Mei 2021 - Jadilah Duta Kristus - Matius 28:16-20 LIRIK
MTPJ 9 - 15 Mei 2021 - Jadilah Duta Kristus - Matius 28:16-20 LIRIK
Belajar Dari Orang Berhikmat - KHOTBAH 1 RAJA RAJA 10 LIRIK
MTPJ 2 - 8 Mei 2021 - Belajar Dari Orang Berhikmat - 1 Raja-Raja 10:1-13 LIRIK
MTPJ Minggu, 25 April - 1 Mei 2021 - Keadilan Yang Menghidupkan - Ulangan 24:6-22 LIRIK
Keadilan Yang Menghidupkan - ULANGAN 24:6-22 LIRIK
MTPJ 18 - 24 April 2021 - Buktikan Kemurnian Imanmu - 1 Petrus 1:3-12 LIRIK
Buktikan Kemurnian Imanmu - 1 Petrus 1:3-12 - KHOTBAH 1 PETRUS 1.3-12 LIRIK
Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14 LIRIK
MTPJ 11 - 17 April 2021 - Ketaatan Membangkitkan Semangat Berkarya - Yohanes 21:1-14 LIRIK
MTPJ 4 - 10 April 2021 - Paskah I (Hari Anak GMIM) - Beritakan, Yesus Bangkit - Lukas 24:1-12 LIRIK
MTPJ Minggu, 28 Maret - Minggu, 3 April 2021 (Minggu Sengsara VI) - Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32 LIRIK
Tangisilah Dirimu! - Lukas 23:26-32 LIRIK
JANGAN MENYANGKAL YESUS KRISTUS - Matius 26:69-75 LIRIK
MTPJ 21 - 27 Maret 2021 ( Minggu Sengsara V) - Jangan Menyangkal Yesus Kristus - Matius 26:69-75 LIRIK
MTPJ 14 - 20 Maret 2021 - Minggu Sengsara IV - Akulah DIA! - Yohanes 18:1-11 LIRIK
MTPJ 7 - 13 Maret 2021 - Penderitaan Sebagai Konsekuensi Kesetiaan Iman - Kisah Para Rasul 7:54-8:3 LIRIK
MTPJ 28 Februari - 6 Maret 2021 (Minggu Sengsara II) - Efektifitas Penatalayanan - Nehemia 7:61-73 LIRIK
MTPJ 14 - 20 Februari 2021 - Persekutuan dengan Kristus Menuntun Hidup dalam Terang - 1 Yohanes 1:1-10 LIRIK
MTPJ 7 - 13 Februari 2021 - Sinergi Pemerintah dan Gereja dalam Menata Pelayanan - Ezra 7:1-28a LIRIK
MTPJ 31 Januari - 6 Februari 2021 - Kewirausahaan Kristen yang Menopang Pelayanan - Kisah Para Rasul 16:13-18 LIRIK
MTPJ Jumat, 28 Januari 2021 (Hari Persatuan Remaja GMIM) - Diberkati Menjadi Alat Berkat - Amsal 22:1-6 LIRIK
MTPJ 17 - 23 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 10 Januari - 16 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 3 Januari - 9 Januari 2021 LIRIK
MTPJ 2 Januari 2021 (Permulaan Tahun Hari ke Dua) - Mazmur 37:22-26 Penjelasan Ayat LIRIK
MTPJ 1 Januari 2021 (Permulaan Tahun Hari Pertama) - Menyambut Era Baru - Wahyu 21:1-8 LIRIK


MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(22)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(8)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(6)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2021..

Register   Login  

Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,