gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 32 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Memelihara Keutuhan Ciptaan"
TEMA MINGGUAN : "Mengusahakan dan Memelihara Keutuhan Ciptaan"

BACAAN ALKITAB: Kejadian 2:8-25
Manusia dan taman Eden
2:8 Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. 2:9 Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. 2:10 Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang. 2:11 Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada. 2:12 Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras. 2:13 Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush. 2:14 Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat. 2:15 TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. 2:16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, 2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." 2:18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." 2:19 Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu. 2:20 Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia. 2:21 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. 2:22 Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. 2:23 Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki." 2:24 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. 2:25 Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.

ALASAN PEMILIHAN TEMA
Penciptaan alam semesta dan manusia sangat baik dan harmoni dijadikan Allah pada mulanya. Namun setelah manusia merusak harmoni itu dengan perbuatan melanggar perintah-Nya, maka masuklah dosa dalam tatanan kehidupan. Dari sinilah berawal terjadinya perubahan alam dan lingkungan serta ciptaan lain dalam hubungannya dengan manusia. Terjadinya perubahan ekosistem di muka bumi tidak bisa dihindari dan berbagai kerusakan alam semakin merajalela. Pengundulan hutan (penebangan liar) tanpa memperhatikan kelestarian akibatnya hilang beragam spesis, dan meningkatnya kelangkaan air. Penggerukan alam untuk mendapatkan hasil tambang: emas, perak, tembaga, sehingga bencana alam sering terjadi dimana-mana, tanah longsor, banjir, kebakaran lahan, serta kekeringan, "global warming" yang berakibat pada kerusakan lapisan ozon. Di samping itu penggunaan bahan bakar fosil, polusi tanah, air dan udara yang disebabkan oleh penggunaan pupuk kimia mengakibatkan hancurnya flora dan fauna hingga terjadinya perubahan iklim yang mengancam manusia bahkan penyakitpun sering muncul tiba-tiba yang tak dapat di duga oleh manusia seperti Covid-19.

Penyebab utama kehancuran alam yang terjadi adalah manusia itu sendiri demi kelangsungan hidup. Yang kaya menguras lingkungan demi konsumsi dan yang miskin meng-eksploitasi alam untuk mengatasi kesusahan. Mendapatkan laba ekonomis melalui rugi ekologis. Sehingga hubungan antar sesama manusia rusak akibat persaingan dalam merebut dan menguasai sumber daya alam. Terjadi kekerasan dalam rumah tangga, penjualan perempuan dan anak serta perceraian. Sehingga merusak citra Ilahi dalam kemanusiaan dan keutuhan ciptaan, dimana Allah menugaskan kita untuk mengusahakan dan menata alam demi kelangsungan hidup. Untuk itu kita butuh usaha konservasi (memelihara kelestarian) dari manusia dan penataaan hidup antar sesama dalam mengusahakan dan memelihara keutuhan ciptaan agar hubungan terjalin kembali.

PEMBAHASAN TEMATISPembahasan Teks Alkitab (Exegese) Kisah penciptaan dalam kitab Kejadian terdiri dari dua pasal: Pertama, Kejadian 1 menyatakan dengan singkat, "Allah menciptakan manusia menurut gambar-Nya... laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka" (ayat 27); Kedua, Kejadian 2 mengatakan bahwa Allah adalah penjunan yang membentuk manusia dari tanah, "menghembuskan nafas" kehidupan ke dalam lubang hidungnya. Perempuan dari tulang rusuk laki-laki. Allah menciptakan dengan firman-Nya, dan Kejadian 2 dengan perbuatan-Nya yang memberi perhatian pada manusia. Dalam pandangan Yahudi pengertian "Firman" (kata) dan "perbuatan" tidak dibedakan dengan teliti atau berdiri sendiri-sendiri. Perbedaan ini bukan merupakan pertentangan (keduanya menggambarkan Allah secara antropomorfis) yang menekankan dengan jelas aspek-aspek yang saling mengisi dari karya Allah dalam penciptaan. Kedua pasal ini, menceritakan tentang ciptaan Tuhan dimana bumi adalah milik Allah sekaligus ditugaskan kepada manusia untuk mengelolahnya. Manusia diberikan mandat dan tanggungjawab untuk mengusahakan dan memelihara keutuhan ciptaan Tuhan. Hendak memperlihatkan hubungan yang kini terdapat antara Allah dan manusia, antara laki-laki dan perempuan, antara manusia dan ciptaan yang lain. Semua itu disajikan dalam bentuk cerita yang berkembang dalam lingkaran yang saling melengkapi.

Tuhan membuat taman (Yun. paradeisos: firdaus) di Eden (Ibr. kesenangan, kenikmatan dan kegemaran), di sebelah Timur sebagai tempat manusia tinggal. Ia menumbuhkan berbagai pohon yang menarik dan baik untuk dimakan buahnya. Tuhan ditampilkan seperti tukang atau ahli taman yang terus bekerja, menanam dan menata taman. Ada dua pohon utama: pohon kehidupan dan pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Ada satu sungai mengalir dari Eden yang memberi kesuburan. Sungai itu terbagi empat aliran sungai yakni: Pison, Gihon, Tigris dan Efrat (ayat 8-14).

Manusia ditempatkan Tuhan di taman Eden. Kata "menempatkan" (Ibr. wayyannihehu), secara khusus dipakai untuk keselamatan/istirahat yang diberikan Tuhan (Kej 19:16; Ul 3:20) atau penempatan sesuatu sebagai dedikasi/persembahan pada-Nya (Kel 16:33-34; Bil 17:4). Menjelaskan bahwa manusia ditempatkan di taman Eden dalam konteks ibadah kepada Tuhan. Terjemahan "untuk mengusahakan (Ibr. melayani, berbakti pada) dan memelihara (Ibr. seperti orang memelihara ternak atau hukum Allah) taman itu". Di sini manusia diberikan peran aktif untuk bekerja, tapi bukan sebagai beban melainkan kegiatan yang menyenangkan karena sesuai dengan tujuan hidup manusia. "Untuk mengusahakan dan memelihara taman" itu juga berarti Adam harus bekerja sebagai wujud dari ibadat dan yang menaati perintah.

Perintah Tuhan melarang manusia untuk memakan buah pohon pengetahuan tentang yang baik dan jahat, jika ia makan maka pastilah engkau mati. Larangan berfungsi sebagai pembatasan yang memberikan bentuk, yang menggariskan kemerdekaan sebagai pemberian sukarela dari pihak Allah dan serentak sebagai tugas yang perlu dijalankan manusia. Yang dilarang bukanlah mencari hikmat, tetapi menguasai pengenalan tentang yang baik dan jahat. Jika ia menguasainya, ia mengurung dirinya dalam bayangan yang dibuatnya sendiri dan tidak mencari hubungan dengan Allah dan sesama untuk memahami yang baik dan jahat dalam hubungan dengan mereka.

Kematian yang dimaksud adalah kematian pada akhir hidup yang malang dan bersengsara (ayat 15-17). Setelah semua selesai diciptakan, Tuhan memandang bahwa tidak baik jika manusia itu seorang diri saja, tapi Ia menciptakan lebih dulu segala macam binatang untuk menjadi penolong bagi manusia. Ayat 19, Tuhan membentuk dari tanah segala bintang hutan dan burung di udara. Lalu Adam memberi nama kepada mereka. Ayat 20 menyatakan "...tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia". Penolong yang sepadan (Ibr. ezer kenegdo), kata "penolong" (ezer) tidak berarti "subordinate", tapi lambang kekuatan karena kata ini sering dipakai untuk TUHAN sebagai penolong Israel (Kel 18:4; Ul 33:7, Mzm 33:20).

Penolong dalam pengertian perempuan (isteri) sejajar sebagai pendamping yang berinisiatif dan menjadi mitra laki-laki (suami). Kesetaraan posisi perempuan sebagai penolong laki-laki ditegaskan frase (kenegdo) "sepadan" dengannya ("berdampingan dengannya", sama dengannya"; Ing. helpmate), yakni yang berhadapan di tingkat yang sama. Kata sepadan mempunyai nilai yang sama; sebanding, seimbang berarti Adam diciptakan sama uniknya dengan Hawa. Juga menunjukkan fungsi dan tanggung jawab suami istri yang sama besarnya, walaupun secara otoritas suami memegang peranan sebagai kepala dan istri sebagai penolong dimana suami dan istri punya tanggung jawab yang sama dalam menggenapi visi Allah. Jadi, penolong yang sepadan artinya sebagai sahabat, partner yang mendukung dan melengkapi Adam untuk menggenapi visi Allah tersebut. Penolong yang sepadan adalah penolong yang seimbang dan sederajat. serta saling melengkapi satu dengan yang lainnya.

Dalam pandangan Allah, kesendirian manusia itu merupakan hal yang tidak baik. Kemudian Ia membuat manusia itu tidur nyenyak (Ibr. turdemah) lalu mengambil tulang rusuknya. Kata rusuk dalam bahasa Ibrani, berarti "samping" (lihat. Kej 25:12, Kel 26:20;). Kata ini dimengerti sebagai bentuk kesesuaian yang ideal. Istri diciptakan dari tulang rusuk untuk menjadi pendamping dan dekat di hati. Allah tidak menciptakan perempuan dari tanah, tetapi dari tulang dan daging Adam. Proses penciptaan perempuan ini menunjukkan bahwa Allah ingin menekankan kedekatan antara suami dan istri, (ayat 18-22).

Tuhan membawa perempuan kepada manusia dan ia menyambutnya dengan semangat: "Inilah dia tulang dari tulangku dan daging dari dagingku", yang berarti satu kaum (band Kej. 29:14; Hak.9:2). Inilah teman yang dinanti-nantikan, sesama manusia dalam perbedaan. Dalam perjumpaan itu, manusia mengenal dirinya sebagai laki-laki (Ibr.isy) dan temannya sebagai perempuan (Ibr.isyah). Tujuan Allah agar manusia tidak hidup seorang diri, tetapi hidup dalam hubungan yang sederajat dengan sesamanya yang berbeda dengan Allah, yang dekat dan juga berbeda dengan makhluk-makhluk yang dinamainya, (ayat 23-24).

Akhirnya, mereka dipersatukan Tuhan dalam lembaga perkawinan sehingga laki-laki harus meninggalkan ayah-ibunya dan bersatu dengan istrinya. Kata "meninggalkan"; "leave" (Yer 1:16; 2:13,) dan "bersatu"; "cleave" (Ul 4:4;10:20; 11:22 ) menunjukkan identitas persatuan semata-mata pada suami isteri tanpa intervensi orang lain dan persatuan itu secara hakiki menunjuk pada fisik dan non-fisik. Juga kata-kata ini biasanya dipakai dalam konteks perjanjian antara bangsa Israel dan TUHAN. Hal ini mengindikasikan bahwa pernikahan merupakan sebuah perjanjian yang sifatnya sangat mengikat. Kalimat "bersatu dengan istrinya" berarti "tinggal dengan istri" dan juga orang tuanya (mertua)" menunjukkan bahwa hubungan suami-istri seharusnya lebih dekat daripada hubungan orang tua-anak (band. 1 Sam 1:8). Hawa diciptakan untuk berada di sisi Adam sebagai "bagian dari dirinya," menjadi teman dan penolongnya. Setelah menikah, laki-laki dan perempuan menjadi "satu daging" dan hidup dalam kesucian/kekudusan (ayat 25).

Makna dan Implikasi Firman
* Penciptaan manusia, sebagai gambar Allah bersifat fung-sional. Manusia ditempatkan di bumi untuk menun-jukkan kedaulatan Tuhan atas dunia ciptaan dengan cara me-naklukkan dan berkuasa atas bumi. Dalam pandangan Allah laki-laki dan perempuan adalah sama, sederajat yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kej.1:27). Tujuannya agar manusia mempunyai teman, penolong yang sepadan. Sama-sama sebagai ahli waris citra Ilahi maupun berkuasa atas bumi untuk mengusahakan dan meme-liharanya.
* Alam yang diciptakan Tuhan harus diusahakan dan dipelihara oleh manusia. Mandat dalam Kej.1:28, taklukkan... kuasailah. Penguasaan yang dimaksud adalah berdasarkan hak pakai bukan berdasarkan hak milik. Manusia hanya penggarap atas tanah atau alam milik Tuhan. Dengan demikian manusia memiliki relasi yang istimewa dengan Tuhan, penguasa bumi sebenarnya, berkenaan dengan kewajibannya mewakili Yang Mahakuasa untuk menguasai alam dalam arti menata dan mengelola demi kesejahteraan manusia dan keseimbangan alam.
* Sebagai ciptaan Tuhan, manusia laki-laki dan perempuan harus hidup dalam keterbukaan dan saling menopang sebagai sesama ciptaan yang diberikan tanggungjawab untuk menata kehidupan dan menghilangkan perbedaan-per-bedaan yang membudaya dan merugikan kaum perempuan. Makna Penciptaan memotivasi kita untuk menjaga kelanggengan dan kelestarian hidup bersama dan bersama hidup dalam satu atap yaitu bumi dengan menjaganya.
* Gereja harus menyadari bahwa ia diberikan pekerjaan yang harus dilakukan, seperti budidaya dan merawat bumi. Pekerjaan ini sangat menyenangkan dan mendatangkan sukacita sebagai wujud penyembahan dan ketaatan. Tuhan berbagi tanggungjawab dengan manusia dalam pekerjaan mengurus ciptaan-Nya agar tetap utuh termasuk banyak warga gereja dan Pelayan Khusus sudah mengelolah pertanian untuk menghasilkan tumbuhan-tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga di saat pandemi Covid-19 ini. Karena itu gereja harus memberi perhatian dalam meningkatkan kepedulian dan tindakan partisipatif dalam mengusahakan, memperbaiki, memelihara keutuhan ciptaan.

PERTANYAAN DISKUSI:

 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan mengusahakan dan memelihara keutuhan ciptaan menurut Kejadian 2:8-25 ?
 2. Apa yang menyebabkan sehingga terjadi kerusakan alam dan kekerasan terhadap sesama manusia?
 3. Bagaimana upaya-upaya Gereja dan Pemerintah dalam mengusahakan dan memelihara keutuhan ciptaan?

NAS PEMBIMBING: Mazmur 115:15-16

POKOK- POKOK DOA:
* Mengusahakan dan memelihara keutuhan ciptaan.
* Peran keluarga, jemaat dan masyarakat dalam menjaga semesta alam
* Program Gereja dan Pemerintah dalam pelestarian alam.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:

HARI MINGGU BENTUK I

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:
Persiapan: Indah Sebagai Di Eden
Nas Pembimbing: KJ No. 1 Haleluya! Pujilah
Pengakuan Dosa: NKB No. 14 Jadilah Tuhan Kehendak-Mu
Pemberitaan Anugerah Allah: NNBT No. 31 Dalam Dunia Penuh Kemelut.
Pengakuan Iman: NNBT No.13 Ya Allah Bapa, Ya Yesus Tuhan
Hukum Tuhan : KJ No. 293 Puji Yesus
Persembahan: NNBT No. 15 Hai Seluruh Umat Tuhan
Penutup: NNBT No. 34 Tuhanlah Perlindunganku

ATRIBUT:
Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.

Label:   Kejadian 2:8-25 





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2020
1 Korintus 7:1-16(1)
1 Petrus 4:7-19(1)
1 SAMUEL 8:1-22(1)
2 Timotius 4:1-8(1)
Amsal 8:14-21(2)
Galatia 2:1-10(1)
Kejadian 2:8-25(2)
Kejadian 9:1-17(1)
Keluaran 20:1-17(1)
Lukas 13:22-30(1)
Matius 25:31-46(1)
MATIUS 27:45-56(1)
Matius 28:1-10(1)
Mazmur 46:1-12(1)
Nehemia 2:11-20(1)
Roma 12:9-21(1)
Roma 15:1-13(1)
Rut 4:1-17(2)
Ulangan 1:9-18(3)
Yesaya 8:23-9:6(1)
Yohanes 8:30-36(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 11 - 17 Oktober 2020 - Memelihara Kekudusan Perkawinan - 1 Korintus 7:1-16


Sebelum:

MTPJ 30 September 2020 HUT ke-86 GMIM Bersinode - Tunaikanlah Tugas Pelayananmu - 2 Timotius 4:1-8



All Khotbah MTPJ GMIM 2020:
MTPJ 29 NOVEMBER - 5 DESEMBER 2020 (Minggu Adven 1) - Yesaya 8:23-9:6


MTPJ 23 November 2020 (HUT Ke-85 W/KI GMIM) - Amsal 31:10-31


MTPJ 22 - 28 NOVEMBER 2020 - Duduk Makan di dalam Kerajaan Allah - Lukas 13:22-30


Download Khotbah GMIM - Minggu, 15 November 2020


MTPJ 15 - 21 November 2020 - Spiritualitas Kerukunan: Satu Hati, Satu Suara - Roma 15:1-13


MTPJ 8 - 14 November 2020 - Janji Pemeliharaan Allah - Kejadian 9:1-17


MTPJ 1 - 7 November 2020 - Yesus Kristus Berkuasa atas Alam Semesta - Markus 4:35-41


MTPJ 25 - 31 Oktober 2020 - Tanah, Rahmat Allah bagi Kehidupan - Imamat 25:1-7


Khotbah Minggu, 25 October 2020 - Tanah, Rahmat Allah Bagi Kehidupan - Imamat 25:1-7


MTPJ 18 - 24 Oktober 2020 - Mengangkat Harkat dan Martabat Kehidupan - Rut 4:1-17


Khotbah Minggu GMIM - Mengangkat Harkat dan Martabat Kehidupan - Rut 4:1-17


Khotbah Minggu, 11 Oktober 2020 - Memelihara Kekudusan Perkawinan - 1 Korintus 7:1-16


MTPJ 11 - 17 Oktober 2020 - Memelihara Kekudusan Perkawinan - 1 Korintus 7:1-16


MTPJ 4 - 10 Oktober 2020 - Mengusahakan dan Memelihara Keutuhan Ciptaan - Kejadian 2:8-25


Mengusahakan dan Memelihara Keutuhan Ciptaan - Kejadian 2:8-25 oleh Pdt. Roy Dekky Tamaweol, M.Th


MTPJ 30 September 2020 HUT ke-86 GMIM Bersinode - Tunaikanlah Tugas Pelayananmu - 2 Timotius 4:1-8


MTPJ 27 September - 3 Oktober 2020 - GMIM Gereja Misioner - Galatia 2:1-10 Penjelasan Ayat


MTPJ 20 - 26 September 2020 - Hikmat Tuhan Membentuk Profesionalisme Kerja - Amsal 8:14-21


Khotbah GMIM Minggu, 20 September 2020 - Hikmat Tuhan membentuk profesionalisme kerja - Amsal 8:14-21


MTPJ 13 - 19 September 2020 - Kolusi, Korupsi dan Nepotisme Merusak Tatanan Kehidupan - 1 Samuel 8:1-22


Khotbah GMIM Minggu, 13 September 2020 - Demokrasi Dalam Perspektif Iman Kristen - Kolusi, Korupsi dan Nepotisme Merusak Tatanan Kehidupan - 1 SAMUEL 8:1-22


Khotbah GMIM Minggu, 6 September 2020 - Hidup Dalam Kasih dan Perdamaian - Roma 12:9-21


MTPJ 30 Agustus - 5 September 2020 - Bersama Bertanggungjawab atas Kesusahan, Beban dan Perkara - Ulangan 1:9-18


MTPJ 30 Agustus - 5 September 2020 - Bersama Bertanggungjawab atas Kesusahan, Beban dan Perkara - Ulangan 1:9-18


Khotbah GMIM Minggu, 30 Agustus 2020 - Bersama Bertanggung Jawab atas Kesusahan, Beban dan Perkara - Ulangan 1:9-18


MTPJ 23 - 29 Agustus 2020 - Demokrasi bukan Demonstrasi - Kisah Para Rasul 17:1-9


MTPJ 17 Agustus 2020 HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia - Kemerdekaan di dalam Kristus - Yohanes 8:30-36


MTPJ 16 - 22 Agustus 2020 - Hukum Tuhan sebagai Pelita Hidup - Keluaran 20:1-17


MTPJ 9 - 15 Agustus 2020 - Bersama Membangun Bangsa - Nehemia 2:11-20


Khotbah GMIM Minggu 9 Agustus 2020 - Pembacaan Alkitab: Nehemia 2:11-20 Temazflersama Membangun Bangsa. Oleh: Pdt. Drs. G.E.W Kumaat, S.Th, M.Si


MTPJ 5 Agustus 2020 (Hari Kesehatan GMIM)


MTPJ 2-8 Agustus 2020 - Berpikir, Berkata dan Bertindak Dengan Hikmat - Pengkhotbah 10:1-20


MTPJ 26 JULI - 1 AGUSTUS 2020 - Pelayanan Gereja Yang Menyembuhkan - Markus 2:1-12


MTPJ 19 - 25 JULI 2020 - Kuatkan Iman Dalam Pergumulan - Mazmur 46:1-12


MTPJ 12 - 18 Juli 2020 - Melayani Sesama berarti Melayani Tuhan - Matius 25:31-46


MTPJ 5 - 11JULI 2020 - Hargai dan Topanglah Mereka yang Bekerja Keras untuk Kebaikan - 1 Petrus 4:7-19


MTPJ 21 - 27 Juni 2020 - Hindari Perseteruan, Jadilah Berkat - Filipi 4:1-9


MTPJ 28 JUNI S/D 4 JULI 2020 - Bertolong-tolonglah Menanggung Bebanmu - 1 Korintus 16:1-9


Khotbah Paskah Minggu, 12 April 2020 - Matius 28:1-10


Khotbah Perjamuan Kudus - Jumat, 10 April 2020 - MATIUS 27:45-56


Minggu 29 Maret 2020 - KHOTBAH KETUA BPMS GMIM Pdt. Dr. Hein Arina untuk Ibadah Keluarga - YESUS DI HADAPAN MAHKAMAH AGAMA - LUKAS 22:63-71





Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi), PKS (Pwuhken Koul Sarawi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Kidung RIA GKJW, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen, MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(20)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(41)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(6)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2020..

Register   Login  

lagu Gmim,   lagu Gmim,   tataibadah pernikahan gmim,   ibadah minggu bentuk ke iv (22 november 2020) jemaat gmim sion winangun,   tata ibadah HUT WKI Sinode GMIM ke 83 2020,   hymne pemuda gmim yerusalem batukota,   hymne pemuda gmim yerusalem batukota,   hymne pemuda gmim yerusalem batukota,   hymne pemuda gmim yerusalem batukota,   contoh tatacara ibadah Unsur GMIM 2020,   liturgi ibadah pria kaum bapa gmim,   tata ibadah kaum bapak gmim,   contoh tugas khotbah ibadah malam penghiburan mtpj,   tata ibadah gmim,   liturgi gmim kolom ,   liturgi tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah gmim bentuk 2 minggu 12 juli 2020 dodoku,   tata ibadah gmim bentuk 2 minggu 12 juli 2020 dodoku,   tata ibadah gmim bentuk 2 minggu 12 juli 2020 dodoku,   tata ibadah gmim bentuk 2 minggu 12 juli 2020 dodoku,   mars wanita gereja gmim,   mars wanita gereja gmim,   mars wanita gereja gmim,   mars wanita gereja gmim,   gmim sentrum bitung ibadah pagi juni 28 ,   gmim sentrum bitung ibadah pagi juni 28 ,   gmim sentrum bitung ibadah pagi juni 28 ,   gmim sentrum bitung ibadah pagi juni 28 ,   gmim imanuel bahu ibadah minggu 21 juni,   gmim imanuel bahu ibadah minggu 21 juni,   gmim imanuel bahu ibadah minggu 21 juni,   gmim imanuel bahu ibadah minggu 21 juni,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   Stola gmim sesudah kenaikan Yesus,   predestinasi gmim,   TATA IBADAH HARI MINGGU GMIM,   TATA IBADAH HARI MINGGU GMIM,   TATA IBADAH HARI MINGGU GMIM,   MTPJ GMIM Kesatuan hati ,   MTPJ GMIM Kesatuan hati ,   MTPJ GMIM Kesatuan hati ,   MTPJ GMIM Kesatuan hati ,   kumpulan lagu rohani gmim,   kumpulan lagu rohani gmim,   tata ibadah kolom gmim,   Tata ibadah gmim hari minggu 3mei,   tata ibadah kolom gmim,   kumpulan lagu rohani gmim,   tata ibadah kolom gmim,   GMIM Liturgi Ibadah Hut,   GMIM Liturgi Ibadah Hut,   GMIM Liturgi Ibadah Hut,   GMIM Liturgi Ibadah Hut,   mars remaja gmim chord,   tata ibadah gmim,   mars remaja gmim chord gitar,   pembacaan alkitab gmim pada hari ini,   pembacaan alkitab gmim pada hari ini,   ibadah jumat agung gmim sobat kristus,   pembacaan alkitab gmim pada hari ini,   ibadah jumat agung gmim sobat kristus,   ibadah jumat agung gmim sobat kristus,   pembacaan alkitab gmim pada hari ini,   ibadah jumat agung gmim sobat kristus,   liturgi jumad agung GMIM,   tata ibadah gmim,   tata ibadah jumad agung GMIM,   lagu minggu sengsara gmim,   Tata ibadah Minggu sengsara 4 GMIM,   Tata ibadah Minggu sengsara 4 GMIM,   Tata ibadah Minggu sengsara 4 GMIM,   Tata ibadah Minggu sengsara 4 GMIM,   tata ibadah kolom gmim,   MTPJ 29 MARET - 5 APRIL 2020,   MTPJ 29 MARET - 5 APRIL 2020,   MTPJ 29 MARET - 5 APRIL 2020,   MTPJ 29 MARET - 5 APRIL 2020,   lagu minggu sengsara gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   NNBT GMIM MP3,   download nnbt GMIM full album,   tata ibadah kolom gmim,   Lagu rohani gmim,   tata ibadah kolom gmim,   lagu rohani gmim,   lagu rohani gmim,   tatacara minggu sengsara gmim,   Tata cara ibadah kolom jemaat gmim,   tata ibadah GMIM,   lirik mars pria kaum bapa gmim mp3,   tata ibadah pagi gmim di pengeras suara,   Tata Greja gmim,   Pencipta mars remaja gmim,   tata ibadah pkb gmim 2019,   tata ibadah pkb gmim 2018,   tata ibadah gmim,    hamba yang menderita Yesaya 52 MTPJ,   Renungan hamba yang menderita Yesaya 52 MTPJ,   tata cara ibadah gmim 2019,   tata cara ibadah gmim 2019,   mars kaum bapa gmim,   lagu lagu minggu sengsara gmim,   tata ibadah gmim bentuk 2,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah gmim,   LIRIK LAGU KLIK GMIM,   LIRIK LAGU KLIK GMIM,   lirik lagu wanita kaum ibu sinode gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   bacaan alkitab GMIM,minggu 23 februari 2020,   khotbah pria kaum bapa gmim 2020,   lirik lagu mars sekolah minggu gmim,   Mtpj gmim Kejadian 39 :1-23,   tata cara ibadah gmim,   lirik mars pkb gmim,   Kumpulan lagu kreatif gmim remaja,   tata gereja gmim 2016,   chord hymne remaja gmim,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   tata cara ibadah pria kaum bapa gmim 2020,   tata cara ibadah pria kaum bapa gmim 2020,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   liturgi ibadah gmim,   lagu mars pria kaum bapa gmim,   mtpj 26-1 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   mtpj 26-1 januari 2020,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   liturgi nyanyian di gmim,   tata ibadah syukur 40 hari gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=985,   tata ibadah baptisan GMIM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=985,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   Atribut stolam mimbar gmim januari 2020,   tata ibadah menyambut natal gmim 2019,   tata cara ibadah natal bentuk 1 gmim,   tata ibadah pohon terang keluarga gmim,   tata ibadah malam tahun baru gmim,   liturgi natal gmim 2019,   tata ibadah natal 2 gmim,   tata ibadah baptisan gmim,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=988,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   tata ibadah menyambut natal gmim,   tata ibadah natal 26 desember gmim,   pembacaan alkitab gmim januari 2020,   mtpj desember - januari 2020,   gmim,   tata cara ibadah pra natal PKB GMIM,   tata cara ibadah menyambut natal gmim,   liturgi ibadah natal 2019 gmim,