gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 2304 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Peran Gereja dalam Menghadirkan Tanda-tanda Kerajaan Allah"
TEMA MINGGUAN : "Menabur Damai Sejahtera, Menuai Berkat"

BACAAN ALKITAB: Zakharia 8:1-19
Keselamatan bagi Israel
8:1 Datanglah firman TUHAN semesta alam, bunyinya: 8:2 "Beginilah firman TUHAN semesta alam: Aku berusaha untuk Sion dengan kegiatan yang besar dan dengan kehangatan amarah yang besar. 8:3 Beginilah firman TUHAN: Aku akan kembali ke Sion dan akan diam di tengah-tengah Yerusalem. Yerusalem akan disebut Kota Setia, dan gunung TUHAN semesta alam akan disebut Gunung Kudus. 8:4 Beginilah firman TUHAN semesta alam: Akan ada lagi kakek-kakek dan nenek-nenek duduk di jalan-jalan Yerusalem, masing-masing memegang tongkat karena lanjut usianya. 8:5 Dan jalan-jalan kota itu akan penuh dengan anak laki-laki dan anak perempuan yang bermain-main di situ. 8:6 Beginilah firman TUHAN semesta alam: Kalau pada waktu itu sisa-sisa bangsa ini menganggap hal itu ajaib, apakah Aku akan menganggapnya ajaib? demikianlah firman TUHAN semesta alam. 8:7 Beginilah firman TUHAN semesta alam: Sesungguhnya, Aku menyelamatkan umat-Ku dari tempat terbitnya matahari sampai kepada tempat terbenamnya, 8:8 dan Aku akan membawa mereka pulang, supaya mereka diam di tengah-tengah Yerusalem. Maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allah mereka dalam kesetiaan dan kebenaran." 8:9 Beginilah firman TUHAN semesta alam: "Kuatkanlah hatimu, hai orang-orang yang selama ini telah mendengar firman ini, yang diucapkan para nabi, sejak dasar rumah TUHAN semesta alam diletakkan, untuk mendirikan Bait Suci itu. 8:10 Sebab sebelum waktu itu tidak ada rezeki bagi manusia, juga tidak bagi binatang; dan karena musuh tidak ada keamanan bagi orang yang keluar dan bagi orang yang masuk, lagipula Aku membuat manusia semua bertengkar. 8:11 Tetapi sekarang, Aku tidak lagi seperti waktu dahulu terhadap sisa-sisa bangsa ini, demikianlah firman TUHAN semesta alam, 8:12 melainkan Aku akan menabur damai sejahtera. Maka pohon anggur akan memberi buahnya dan tanah akan memberi hasilnya dan langit akan memberi air embunnya. Aku akan memberi semuanya itu kepada sisa-sisa bangsa ini sebagai miliknya. 8:13 Dan kalau dahulu kamu telah menjadi kutuk di antara bangsa-bangsa, hai kaum Yehuda dan kaum Israel, maka sekarang Aku akan menyelamatkan kamu, sehingga kamu menjadi berkat. Janganlah takut, kuatkanlah hatimu!" 8:14 Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: "Kalau dahulu Aku telah bermaksud mendatangkan malapetaka kepada kamu, ketika nenek moyangmu membuat Aku murka, dan Aku tidak menyesal, firman TUHAN semesta alam, 8:15 maka pada waktu ini Aku kembali bermaksud berbuat baik kepada Yerusalem dan kepada kaum Yehuda. Janganlah takut! 8:16 Inilah hal-hal yang harus kamu lakukan: Berkatalah benar seorang kepada yang lain dan laksanakanlah hukum yang benar, yang mendatangkan damai di pintu-pintu gerbangmu. 8:17 Janganlah merancang kejahatan dalam hatimu seorang terhadap yang lain dan janganlah mencintai sumpah palsu. Sebab semuanya itu Kubenci, demikianlah firman TUHAN." 8:18 Datanglah firman TUHAN semesta alam kepadaku, bunyinya: 8:19 "Beginilah firman TUHAN semesta alam: Waktu puasa dalam bulan yang keempat, dalam bulan yang kelima, dalam bulan yang ketujuh dan dalam bulan yang kesepuluh akan menjadi kegirangan dan sukacita dan menjadi waktu-waktu perayaan yang menggembirakan bagi kaum Yehuda. Maka cintailah kebenaran dan damai!"


ALASAN PEMILIHAN TEMA
Keadaan damai adalah karunia Allah, di mana tidak ada perang, tidak ada kerusuhan, aman, tenteram, dan tenang. Sedangkan sejahtera adalah suasana aman sentosa dan makmur, selamat terlepas dari segala macam gangguan dan kesukaran. Keadaan ini menjadi harapan setiap insan ciptaan TUHAN, sekalipun berbeda suku, agama, etnis, bahasa, dalam Negera Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam Perjanjian Baru keadaan damai tidak hanya berarti, hubungan rukun antar bangsa ( bnd. Lukas. 14:32)  tapi suara keadaan yang harus ada dalam jemaat (bnd. Roma 14:9)  dan juga dalam hubungan dengan orang yang berada di luar jemaat (Ibrani 12:4). Jadi warga gereja terpanggil untuk menghadirkan damai sejahtera dalam jemaat dan masyarakat. Karena itu berdasarkan Zakharia 8:1-19 telah dipilih tema minggu ini : Menabur Damai Sejahtera, Menuai Berkat.

 

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Zakharia bin Berekhnya bin Ido (Za. 1:7), seorang imam yang bersama-sama Zerubabel bin Sealtiel pulang dari pembuangan di Babel. Ia memimpin pembangunan kembali kota Yerusalem dan Bait Allah  yang dihancurkan oleh Babel tahun 580 SM. Pembangunan dimulai tahun 538 SM, sempat terhenti tapi dilanjutkan tahun 520. Saat itu Zakharia bersama dengan Hagai memotivasi dan mendesak pemimpin dan sisa bangsa Yehuda untuk menyelesaikannya. Motivasi untuk menyelesaikan pembangunan bukan berita utama dalam Zakharia 8, tapi yang terutama adalah keadaan damai sejahtera yang diterima bangsa itu. Bahkan di dalam menerimanya, ada panggilan kudus yang harus dilakukan bangsa itu.

Bagaimana keadaan damai sejahtera itu? Keadaan itu dimulai ketika "Tuhan kembali" ke Sion dan "diam" di tengah-tengah Yerusalem. Kehadiran Tuhan di Sion dan Yerusalem menjadi jaminan pasti hadirnya damai sejahtera yang sangat lama dirindukan. Yehuda menyadari, tatkala Tuhan meninggalkan tempat-tempat itu, semua harapan kandas, mereka menjadi tawanan di pembuangan, bahkan Yerusalem sebagai kota kudus, dihancurkan musuh menjadi puing-puing, namun Zakharia menyampaikan, sebagaimana disebutkan dalam ayat 2, bahwa ketika Tuhan kembali ke Sion maka Yerusalem akan disebut "Kota Setia"  dan gunung Sion dikatakan "Gunung Kudus".  Sebutan ini menunjuk pada keadaan damai sejehatera di mana Tuhan datang mencurahkan berkat-berkat-Nya. Gambaran hadirnya damai sejahtera itu : (1)  keamanan penduduk terjamin di mana "kakek-kakek" dan "nenek-nenek"  duduk di jalan-jalan Yerusalem sambil memegang tongkat,  serta anak-anak bermain-main dengan aman di situ, (2) kehidupan ekonomi sejahtera : pohon anggur akan memberi buahnya dan tanah akan memberi hasilnya dan langit akan memberi air embunnya. Keadaan ini akan disebut orang sebagai "hal ajaib", orang menjadi takjub dan heran. Tetapi di hadapan Tuhan keadaan ini adalah hal yang biasa jika Tuhan melakukannya. Zakharia menyampaikan bahwa keadaan damai sejahtera yang penuh dengan hal-hal ajaib yang diterima dan disaksikan mereka, semuanya itu ada maksud dan tujuan dari Tuhan.  Mereka tidak akan menjadi kutuk, tapi diubahklan Tuhan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa.  Untuk melakukan tugas menjadi berkat, mereka tidak perlu "menjadi takut" (ayat 13 dan 15)  kepada bangsa-bangsa di sekitar mereka, terutama kepada Babel yang pernah menghancurkan mereka. Seruan Zakharia ini berhubungan dengan suasana politik pasca pembuangan di mana kekuatan Babel  mulai pudar, bahkan kekuatan baru yang muncul justru telah dipakai TUHAN untuk mendorong kembalinya  Israel dari tanah pembuangan.

Bagaimanakah tugas untuk menjadi berkat ? Berkatalah benar seorang kepada yang lain (ayat 16a), laksanakanlah hukum yang mendatangkan damai (ayat 16b), janganlah merancang kejahatan  di dalam hatimu (ayat 17a), jangankah bersumpah palsu (ayat 17b)

Tindakan-tindakan yang menyenangkan TUHAN menjadikan orang yang menerimanya juga mendapat berkat-berkat dari Tuhan. Dan larangan yang bersumber dari sikap hati, jika larangan ini diikuti bukan saja mendatangkan ketenangan bagi yang bersangkutan tapi memberi berkat bagi orang lain.

Makna dan Implikasi Firman

Kebaikan Tuhan bagi umat-Nya, berlangsung dari masa ke masa. Tuhan membuat Israel dipulihkan, sehingga keselamatan bagi orang percaya berlangsung sampai kedatangan-Nya kembali. Banyak peristiwa alam yang sudah terjadi di negeri ini, telah membawa kita semua dalam pergumulan. Tetapi tindakan kasih Tuhan nyata melalui semua pihak yang menolong termasuk peran gereja dalam menebar kasih, damai dan ketenteraman yang telah dirasakan setiap orang, tanpa dibatasi perbedaan. Kasih menembusi setiap perbedaan dan menjadi perekat yang ampuh bagi bangsa dan negara Indonesia.

Dalam kehidupan berjemaat, semua terpanggil membangun Bait Allah, baik secara fisik maupun rohani. Secara fisik adalah bangunan gedungnya, tapi secara rohani yaitu pembangunan umat yang harus mengalami revolusi mental, dengan rajin berdoa dan beribadah, melakukan puasa, berani merubah pola pikir dan karakter yang tidak benar menjadi karakter Kristus yang penuh damai. Matius 5:9  berkata: " Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah". Orang yang membawa damai membenci kejahatan serta menghindari karakter yang dibenci Allah, seperti: berbohong dan menyebarkan berita palsu (Hoax), bersaksi dusta, bertindak tidak adil, melakukan hukum yang tidak benar (suka suap).

Revolusi mental adalah tindakan gereja dalam perannya menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah, antara lain: Orang mau menciptakan damai, diwujudkan dalam berdamai dengan Allah, diri, sesama dan lingkungan di mana ia hadir dan berkarya. Siapa yang menabur angin, menuai badai. Siapa menabur kebencian, menuai bencana (malapetaka) dan siapa menabur damai sejahtera, menuai berkat dan sukacita.

Janji pemulihan telah di alami umat dalam diri Yesus Kristus yang telah datang mengerjakan karya keselamatan untuk menebus umat-Nya dan memberi damai sejahtera dan sukacita. Respon kita mengisi pemulihan dari Allah harus melalui berbagai karya nyata untuk mewujudkan kehidupan damai dan harmoni.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

    Apa janji Allah dan apa yang harus dibuat Yehuda yang terbuang menurut Zakharia 8:1-19?
    Bagaimana peran gereja dalam merespon pemulihan Allah di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara?

NAS PEMBIMBING : 1 Petrus 2:10

POKOK - POKOK  DOA :

    Usaha pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, sejahtera dan bermartabat.
    Program pelayanan gereja di semua aras

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:

HARI MINGGU BENTUK V

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Mari Menghadap Hadirat-Nya: Kumasuk Ruang Maha Kudus

Bersekutu Dalam Nama-Nya : KJ.No.2 Suci,Suci,Suci

Ungkapan Sembah:NNBT No.17 Ya Tuhan, Tuhan Kami

Persekutuan Yang Mengaku Dosa: Di Tengah Kesukaran

Ses.Doa Mohon Tuntunan Roh Kudus: NNBT No 13 Ya Allah Bapa Ya Yesus Tuhan

Berilah Yang Baik: KJ No. 439 Bila Topan K'ras Melanda Hidupmu

Tembang Tekad: Alangkah Indah Hidup Rukun (irama keroncong)

ATRIBUT :

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang

Label:   Zakharia 8:1-19 





Daftar Label dari Kategori MTPJ 2019
1 Tawarikh 17:16-27(1)
1 Tawarikh 6:31(1)
Bilangan 27:1-11(1)
Bilangan 27:1-2(1)
Efesus 2:11-22(1)
Lukas 15:11-32(1)
Maleakhi 3:1-12(1)
Markus 1:1-8(1)
Mazmur 128:1-6(1)
Mazmur 146:1-10(1)
Mazmur 37:34-40(1)
Mazmur 96:1-13(1)
Roma 13:1-7(1)
Ulangan 15:12-18(1)
Wahyu 21:9-27(1)
Yeremia 29:1-14(1)
Yeremia 29:1-3(1)
Yohanes 3:16-18(1)
Zakharia 8:1-19(2)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
MTPJ 29 Sept - 5 Okt 2019 - Menabur Damai Sejahtera, Menuai Berkat - Zakharia 8:1-19

Sebelum:
MTPJ 22 - 28 September - Jadilah Teladan - 1 Timotius 4:1-16




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip MTPJ 2019..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,