gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 235 kali
Download MP3 Music
MTPJ 2019
Minggu, 10 Februari 2019
(Lukas 15:11-32)

MTPJ 10 - 16 Februari 2019

TEMA BULANAN : "Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir"
TEMA MINGGUAN : "Hati yang Tergerak oleh Belas Kasihan"

 BACAAN ALKITAB: Lukas 15:11-32

Perumpamaan tentang anak yang hilang
15:11 Yesus berkata lagi: "Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki. 15:12 Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka. 15:13 Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya. 15:14 Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat. 15:15 Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya. 15:16 Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya. 15:17 Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan. 15:18 Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, 15:19 aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa. 15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. 15:21 Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa. 15:22 Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya. 15:23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. 15:24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria. 15:25 Tetapi anaknya yang sulung berada di ladang dan ketika ia pulang dan dekat ke rumah, ia mendengar bunyi seruling dan nyanyian tari-tarian. 15:26 Lalu ia memanggil salah seorang hamba dan bertanya kepadanya apa arti semuanya itu. 15:27 Jawab hamba itu: Adikmu telah kembali dan ayahmu telah menyembelih anak lembu tambun, karena ia mendapatnya kembali dengan sehat. 15:28 Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia. 15:29 Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku. 15:30 Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia. 15:31 Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu. 15:32 Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali."


ALASAN PEMILIHAN TEMA

Kasih begitu gampang diucapkan atau diuraikan dengan  kata-kata indah dan puitis, namun begitu sulit untuk dipraktekkan. Kasih sebagai landasan moral kekristenan,  sering tidak nampak  dalam kehidupan warga gereja karena masih ada dendam, iri hati, dan ekspresi ujaran-ujaran kebencian yang dipraktekkan oleh anggota jemaat termasuk dikalangan Pelayan Khusus. Apalagi dalam kehidupan masyarakat.

Di zaman Perjanjian Baru, orang Farisi dan ahli Taurat  begitu vokal dan selalu mengucapkan tentang moral yang berdasarkan kasih, akan tetapi hati, pikiran dan perilaku  mereka  sangat berbeda. Tuhan Yesus mengajarkan dalam perumpamaan ini, bahwa inti dari kasih yang sejati, sebagaimana Ia praktekkan dalam penderitaan dan kematian-Nya di Golgota. Perumpamaan tentang anak yang hilang adalah pada satu pihak menceritakan perbedaan pandangan hidup dan pada pihak lain menceritakan tentang kasih bapa kepada anak-anaknya. Kasih itulah yang menyatukan perbedaan pandangan hidup dan pengaruhnya adalah pada terciptanya suasana keke-luargaan yang harmonis. Karena itu tema minggu ini adalah "Hati yang Tergerak oleh Belas Kasihan"

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Injil Lukas ditujukan kepada orang-orang kristen non Yahudi dengan maksud mengajarkan bahwa Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan semua orang termasuk mereka yang terpinggirkan, dianggap rendah, yang miskin, yang disisihkan, lemah dan tak berdaya.

Perumpamaan tentang anak yang hilang harus dipahami  dalam konteks pasal 15 secara keseluruhan dan utuh. Kisah ini berawal dari sungut-sungut orang Farisi dan ahli Taurat yang mempermasalahkan gaya pelayanan dan pergaulan Tuhan Yesus yang bertentangan dengan tradisi Yahudi bahwa orang suci tidak boleh bergaul apalagi makan bersama dengan orang berdosa, seperti: pemungut cukai, perempuan sundal  dan lainnya.

Tuhan Yesus merespons reaksi dari mereka itu dengan menceritakan tiga buah perumpamaan: domba yang hilang,  dirham yang hilang,  anak yang hilang ditemukan kembali. Sukacita yang besar daripada Bapa di sorga jika yang hilang ditemukan kembali.

Dalam tradisi masyarakat Yahudi anak-anak laki-laki berhak menerima warisan dari orang tua namun sesuatu yang tidak pantas bagi seorang anak meminta bagian warisan pada orang tuanya sebelum waktunya. Anak bungsu ini menggunakan bahasa dan istilah yang tidak pantas, yaitu dengan tanpa perasaan ia berkata; "berikanlah sekarang juga bagian yang menjadi hakku dan biarkan aku pergi dari sini". (ayat.12)

Penulis Lukas mendeskripsi sikap si bungsu: meminta hak mendahului kakaknya sebagai bentuk melanggar tradisi kesulungan waktu itu. Meminta hak sebelum waktunya, menjual harta, memboroskan harta, hidup foya-foya, dan hidup dalam  dosa. Sedangkan sikap si sulung: cemburu, marah, kesal  dan kecewa melihat perhatian Bapa kepada si bungsu.

Tapi di antara sifat-sifat dosa ini, Lukas menjelaskan tentang sifat kasih dari Allah dalam tindakan-tindakan Bapa kepada kedua anak-Nya yang dikasihi-Nya. Hati Bapa yang penuh belas kasihan, menerima kembali anak-Nya yang berdosa atau terhilang. Kasih penuh belas kasihan yaitu memaafkan, merangkul, mencium, memberi penghargaan, seperti cincin, jubah dan sepatu, bahkan mengadakan pesta sukacita atas anaknya yang telah kembali.

Yesus menggiring pada sesuatu yang esensial dalam diri manusia, ketika si bungsu menyadari perbuatannya pada saat ia tiba pada jati dirinya sendiri. Tuhan Yesus mengantar para pendengar supaya mengerti bahwa selama manusia berada jauh dari Allah Bapa maka mereka itu belumlah menjadi dirinya sendiri, ia baru menjadi dirinya sendiri kalau ia sedang berjalan menuju rumah Bapa.

Anak bungsu itu segera mengambil sebuah keputusan yang sulit  yaitu kembali ke rumah bapanya, bukan sebagai anak tetapi sebagai budak. Setibanya di rumah bapanya dan sebelum menyam-paikan maksudnya, bapanya sudah menyambutnya. Bapanya lang-sung memberikan jubah adalah simbol kehormatan, cincin simbol kewenangan; sepatu simbol  anak kandung, serta mengadakan pesta sukacita atas kembalinya anak yang hilang itu. Semua ini dilakukan bapa karena melihat suatu kesadaran akan keberadaanya yang telah merusak hubungan dengan bapa hingga ia telah kehilangan status sebagai anak bapa dan meminta  disamakan dengan orang upahan atau budak.

Bagaimana reaksi dari kakaknya? Sebenarnya kakaknya merasa sayang atas kedatangan adiknya tetapi ia cemburu kepada adiknya karena acara penyambutan yang disertai pesta yang meriah. Di sini ia digambarkan seperti Farisi dan ahli taurat yang lebih senang melihat pendosa itu dibinasakan daripada diselamatkan.
Makna dan Implikasi Firman

Anak yang hilang di sini mengingatkan kita untuk tidak berspekulasi melakukan sesuatu demi memuaskan hasratnya, ia rela merusak hubungan dengan bapanya, setelah mengalami kesulitan ia sadar, insyaf bahwa ia telah melakukan kesalahan besar dan mau kembali kepada bapa dalam status  bukan sebagai anak tapi sebagai orang upahan. Sedangkan anak sulung adalah reprentasi dari orang Farisi dan Ahli Taurat yang selalu merasa benar dan orang lain salah, dan tidak mempraktekkan kasih karena lebih cenderung menghakimi daripada menyelamatkan.

Bapa di sini menggambarkan Allah yang mengasihi umat-Nya, mereka yang sadar dan bertobat serta mau memperbaiki hubungan yang telah rusak itu dengan bersedia menjadi pelayan. Bagi Tuhan Yesus pengakuan dosa itu penting, karena Allah adalah Maha pengampun, pengasih dan penyayang kepada yang mau berubah yaitu bersedia meninggalkan cara hidup yang lama dan memulai hidup yang baru. Kasih Allah sungguh ajaib, Dia tidak memper-hitungkan dosa umat-Nya.

Perumpamaan ini adalah jawaban Tuhan Yesus yang berisi koreksi kepada orang Farisi dan Ahli Taurat yang mempersoalkan pelayanan Yesus kepada orang berdosa. Allah di dalam Yesus Kristus bersedia menerima kembali bagi mereka yang mau datang kepada-Nya.

 PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

    Bagaimana prilaku para tokoh dalam perumpamaan ini?
    Bagaimana gereja masa kini mewujudkan kasih yang penuh belas kasihan dalam kehidupan keluarga, jemaat dan masyarakat?

POKOK-POKOK DOA:

    Warga gereja harus mendasarkan kehidupan dengan selalau tergerak oleh belas kasihan.
    Agar keputusan-keputusan gereja senantiasa berdasarkan kasih yang penuh belas kasih.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:

HARI MINGGU BENTUK II

 NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Persiapan: NKB No. 3 Terpujilah Allah

Doa Penyembahan: NNBT No. 4 Naikkan Doa Pada Allah

Pengakuan Dosa :  NNBT No. 32 Dunia Semakin Berkabut

Janji Anugerah Allah: NKB No. 73 Kasih Tuhanku Lembut

Puji-pujian: NNBT No. 13 Allah Bapa, Ya Yesus Tuhan

Pembacaan  Alkitab: NKB No. 118  Sabda Kudus Menggetar

Pengakuan Iman: KJ.No. 38  T'lah Kutemukan Dasar Kuat

Persembahan: NNBT No. 15 Hai Seluruh Umat Tuhan

Penutup : Kasih Pasti Murah Hati

ATRIBUT YANG DIGUNAKAN:

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.

Label:   Lukas 15:11-32 





Daftar Label dari Kategori MTPJ 2019
1 Tawarikh 17:16-27(1)
1 Tawarikh 6:31(1)
Bilangan 27:1-11(1)
Bilangan 27:1-2(1)
Efesus 2:11-22(1)
Lukas 15:11-32(1)
Maleakhi 3:1-12(1)
Markus 1:1-8(1)
Mazmur 128:1-6(1)
Mazmur 146:1-10(1)
Mazmur 37:34-40(1)
Mazmur 96:1-13(1)
Roma 13:1-7(1)
Ulangan 15:12-18(1)
Wahyu 21:9-27(1)
Yeremia 29:1-14(1)
Yeremia 29:1-3(1)
Yohanes 3:16-18(1)
Zakharia 8:1-19(2)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ, 17 - 23 Februari 2019 - Andalkan Allah dan Bukan Manusia - Mazmur 146:1-10


Sebelum:

MTPJ Minggu, 3 Februari 2019 - Tuhan Yesus adalah Yang Awal dan Yang Akhir - Wahyu 22:6-17



All MTPJ 2019:
MTPJ Minggu, 29 Desember 2019 s/d Sabtu, 4 Januari 2020 - /Nyanyikanlah dan Ceritakanlah: Allah adalah Raja atas Kosmos - Mazmur 96:1-13



MTPJ Selasa, 24 Desember 2019 (Malam Natal - Anak Allah Datang Memberi Hidup Kekal - Yohanes 3:16-18 Penjelasan Ayat



MTPJ Minggu 22- Sabtu 28 Desember 2019 Minggu Adven 4 - Kedatangan Mesias Untuk Melayani - Markus 1:1-8



MTPJ 8-14 Desember 2019 (Minggu Adven 2) - Kembalilah Kepada-Ku, Aku Akan Kembali Kepada-Mu - Maleakhi 3:1-12 Penjelasan Ayat



MTPJ 1-7 Desember 2019 - Allah Datang untuk Merangkul dan Memulihkan - Mikha 4:6-14 - Minggu Adven 1



MTPJ 17-23 November 2019 - Tuhan itu Baik pada Umat-Nya, tetapi Menghukum Lawan-Nya - Nahum 1:1-8



MTPJ 10-16 November 2019 - Mengamalkan Iman dengan Tidak Memandang Muka - Yakobus 2:1-13



MTPJ 03-09 November 2019 - Diusir dari Taman Kebahagiaan - Kejadian 3:1-24



MTPJ 29 Sept - 5 Okt 2019 - Menabur Damai Sejahtera, Menuai Berkat - Zakharia 8:1-19



MTPJ 29 Sept - 5 Okt 2019 - Menabur Damai Sejahtera, Menuai Berkat - Zakharia 8:1-19



MTPJ 22 - 28 September - Jadilah Teladan - 1 Timotius 4:1-16



MTPJ 15 - 21 September 2019 - Bangkitlah, Jadilah Terang - Yesaya 60:1-22



MTPJ 8 - 14 September 2019 - Rumah Sorgawi Bagi yang Setia - Wahyu 21:9-27



RHK Minggu, 1 September 2019 - Pemimpin yang Berintegritas - Ezra 8:15



MTPJ 25 - 31 Agustus 2019 - Penatalayanan yang Profesional - 1 Tawarikh 6:31-53



RHK Minggu, 25 Agustus 2019 - Pujian Jemaat untuk Tuhan - 1 Tawarikh 6:31



MTPJ 18 - 24 Agustus 2019 - Pemerintah adalah Hamba Allah - Roma 13:1-7



MTPJ 11 - 17 Agustus 2019 - Perjuangan Kaum Perempuan Mendobrak Tradisi Ketidakadilan - Bilangan 27:1-11



RHK Minggu, 11 Agustus 2019 - Menyelesaikan Persoalan dengan Prosedur yang Tepat - Bilangan 27:1-2



MTPJ 5 Agustus 2019 Hari Kesehatan GMIM - Kemerdekan yang Saling Membebaskan - Ulangan 15:12-18



MTPJ 4 - 10 Agustus 2019 - Mengusahakan Kesejahteraan Kota - Yeremia 29:1-14



RHK Minggu, 4 Agustus 2019 - Menjadi Pembawa Kabar Sukacita - Yeremia 29:1-3



MTPJ 28 Juli s/d 3 Agustus 2019 - Keluarga: Ikutlah Jalan Tuhan - Mazmur 37:34-40



MTPJ 21 - 27 Juli 2019 - Beribadah dan Menghormati Tuhan Mendatangkan Berkat - Imamat 26:1-13



MTPJ 23-29 Juni 2019



MTPJ 16 - 22 Juni 2019



MTPJ 10 Juni 2019 (Hari Raya Pentakosta 2) dan HAPSA P/KB GMIM



MTPJ 2 - 8 Juni 2019 - Keluarga yang Diberkati - Mazmur 128:1-6



MTPJ 19-25 Mei 2019 - Gereja yang Membangun Bangsa - Efesus 2:11-22



MTPJ 12 - 18 Mei 2019 - Berdoa untuk Keluarga - 1 Tawarikh 17:16-27



MTPJ 5 - 11 Mei 2019 - Pemulihan yang Holistik - Yehezkiel 47:1-12 Penjelasan Ayat



MTPJ 22 April 2019 Hari Raya Paskah II & Hari Persekutuan Pemuda GMIM



MTPJ 14 - 20 April 2019 (Minggu Sengsara VI) - Yohanes 18:38b-19:16a



MTPJ, 24-30 Maret 2019 Minggu Sengsara III



MTPJ, 17 - 23 Maret 2019 Minggu Sengsara II



MTPJ, 10 - 16 Maret 2019 (Minggu Sengsara I)



MTPJ 24 Feb - 2 Maret 2019 - Lebih dari Pemenang - Roma 8:28-39



MTPJ, 17 - 23 Februari 2019 - Andalkan Allah dan Bukan Manusia - Mazmur 146:1-10



MTPJ 10 - 16 Februari 2019



MTPJ Minggu, 3 Februari 2019 - Tuhan Yesus adalah Yang Awal dan Yang Akhir - Wahyu 22:6-17



MTPJ Minggu, 27 Januari 2019 - Kota yang Diberkati - Yeremia 33:1-9



MTPJ Minggu, 13 Januari 2019 - Pemeliharaan Tuhan bagi Kehidupan Manusia dan Alam - Yehezkiel 34:24-31






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen, MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(18)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah Minggu GMIM 2020(1)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Tentang GMIM(4)

Arsip MTPJ 2019..

Register   Login  

tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   NNBT GMIM MP3,   download nnbt GMIM full album,   tata ibadah kolom gmim,   Lagu rohani gmim,   tata ibadah kolom gmim,   lagu rohani gmim,   lagu rohani gmim,   tatacara minggu sengsara gmim,   Tata cara ibadah kolom jemaat gmim,   tata ibadah GMIM,   lirik mars pria kaum bapa gmim mp3,   tata ibadah pagi gmim di pengeras suara,   Tata Greja gmim,   Pencipta mars remaja gmim,   tata ibadah pkb gmim 2019,   tata ibadah pkb gmim 2018,   tata ibadah gmim,    hamba yang menderita Yesaya 52 MTPJ,   Renungan hamba yang menderita Yesaya 52 MTPJ,   tata cara ibadah gmim 2019,   tata cara ibadah gmim 2019,   mars kaum bapa gmim,   lagu lagu minggu sengsara gmim,   tata ibadah gmim bentuk 2,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah gmim,   LIRIK LAGU KLIK GMIM,   LIRIK LAGU KLIK GMIM,   lirik lagu wanita kaum ibu sinode gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   bacaan alkitab GMIM,minggu 23 februari 2020,   khotbah pria kaum bapa gmim 2020,   lirik lagu mars sekolah minggu gmim,   Mtpj gmim Kejadian 39 :1-23,   tata cara ibadah gmim,   lirik mars pkb gmim,   Kumpulan lagu kreatif gmim remaja,   tata gereja gmim 2016,   chord hymne remaja gmim,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   tata cara ibadah pria kaum bapa gmim 2020,   tata cara ibadah pria kaum bapa gmim 2020,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   liturgi ibadah gmim,   lagu mars pria kaum bapa gmim,   mtpj 26-1 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   mtpj 26-1 januari 2020,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   liturgi nyanyian di gmim,   tata ibadah syukur 40 hari gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=985,   tata ibadah baptisan GMIM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=985,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   Atribut stolam mimbar gmim januari 2020,   tata ibadah menyambut natal gmim 2019,   tata cara ibadah natal bentuk 1 gmim,   tata ibadah pohon terang keluarga gmim,   tata ibadah malam tahun baru gmim,   liturgi natal gmim 2019,   tata ibadah natal 2 gmim,   tata ibadah baptisan gmim,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=988,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   tata ibadah menyambut natal gmim,   tata ibadah natal 26 desember gmim,   pembacaan alkitab gmim januari 2020,   mtpj desember - januari 2020,   gmim,   tata cara ibadah pra natal PKB GMIM,   tata cara ibadah menyambut natal gmim,   liturgi ibadah natal 2019 gmim,   tata ibadah menyambut natal gmim 2019,   tata ibadah pra natal gmim 2019,   mtpj zakaria 8"20-23,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   TATA IBADAH NATAL PEMUDA GMIM,   tata ibadah pra natal gmim,   Not pianika mars anak sekolah minggu gmim,   liturgi natal sekolah minggu gmim,   tata ibadah hut jemaat gmim,   chord lagu mars remaja gmim,   mptj gmim desember 2019,   tata ibadah gmim desember 2019 sd januari 2020,   mtpj 8 desember 2019,   tata cara natal gmim 2019,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   lirik lagu mars remaja gmim,   tata ibadah menyambut natal bentuk 2 gmim desember 2019 sampai january 2020,   khotbah jermia 33 14 16 gmim,   khotbah jermia 33 14 16 gmim,   liturgi tata ibadah malam tahun baru gmim,   liturgi tata ibadah malam tahun baru gmim,   liturgi tata ibadah malam tahun baru gmim,   liturgi tata ibadah malam tahun baru gmim,   gereja Gmim pembacaan pada minggu ini,   gereja Gmim pembacaan pada minggu ini,   pembacaan alkitab minggu ini gmim,   pembacaan alkitab minggu ini gmim,   tata ibadah natal GMIM,   tata ibadah pra natal GMIM,   mtpj yesaya 35:1-10,   mtpj yesaya 35:1-10,   tata ibadah remaja gmim,   tata cara ibadah pkb gmim,   tata ibadah remaja gmim,   liturgi natal GMIM terbaru,   Mtpj gmim tentang bahagia karena harapan terkabul,   Susunan Tata Ibadah GMIM minggu hari ini 24 November 2019,   Mtpj gmim tentang bahagia karena harapan terkabul,   Mtpj gmim tentang bahagia karena harapan terkabul,   Mtpj gmim tentang bahagia karena harapan terkabul,   liturgi natal gmim,   tata ibadah GMIM,   pembacaan alkitab gmim minggu ini,   pembacaan alkitab gmim,   liturgi ibadah pemuda natal gmim,   tata ibadah pengajaran baptisan gmim,   Liturgi Ibadah Natal anak sekolah minggu GMIM,   tata cara ibadah gmim 2019,   mars wki gmim,   tata ibadah Natal Gereja gmim,   renungan wanita kaum ibu gmim 2018,   tata ibadah pemuda gmim,   tata cara ibadah gmim,   pembacaan gmim minggu ini,   liturgi ibadah minggu gmim,   khotbah gmim minggu ini,   obor pemuda gmim edisi Oktober 2019,   tata gereja gmim 2017 bab 17,   tata gereja gmim 2017 bab 2,   mtpj 3 november 2019,   renungan wanita kaum ibu gmim 2019,   renungan wanita kaum ibu gmim 2019,   renungan wanita kaum ibu gmim 2018,   renungan pria kaum bapa gmim 2019,   mtpj gmim bulan november2019,   bacaan mingguan gmim november 2019,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   tata gereja gmim 2016,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   khotbah minggu ini gmim,