gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 1086 kali
Download MP3 Music
TEMA:  "Menyambut Kelahiran Yesus"
BACAAN ALKITAB : Lukas 2:1-7
Kelahiran Yesus
2:1 Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. 2:2 Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. 2:3 Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri. 2:4 Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, -- karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud -- 2:5 supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya, yang sedang mengandung. 2:6 Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, 2:7 dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.


Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan. Shalom bagi kita sekalian.

Bagi orang Kristen, tanggal 24 Desember mempunyai arti dan kesibukan tersendiri karena di hari ini biasanya merupakan hari terakhir untuk mempersiapkan perayaan Natal besok harinya  tang-gal 25 Desember 2018. Misalnya persiapan makan dan minum, pakaian, pernak-pernik dan hal-hal yang berkaitan dengan kebu-tuhan perayaan Natal. Boleh dikata bahwa hari ini adalah "puncak" persiapan untuk perayaan Natal. Semua ini penting, walaupun demikian ada satu hal yang jauh lebih penting untuk dipersiapkan dan jika tidak ada persiapan ini, semua yang dipersiapkan seperti yang disebutkan tadi tidak ada artinya. Pertanyaannya persiapan apakah yang lebih penting dari persiapan lainnya? jawabannya ialah persiapan hati untuk menyambut dan merayakan kelahiran Yesus.

Pembacaan kita dari Injil Lukas 2:1-7 menceriterakan tentang bagai-mana Yusuf dan Maria menyambut kelahiran Yesus sebagaimana yang disampaikan malaikat dari Sorga bahwa Maria akan melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Yesus (Lukas.1:26-38). Kelahiran Yesus terjadi pada masa pemerintahan Kaisar Agustus, saat ia mengeluarkan perintah menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. Pendaftaran atau sensus penduduk dimaksudkan untuk memperoleh data jumlah orang yang wajib membayar pajak dan semua orang harus dicatat di daerah asal mereka masing-masing. Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem bersama Maria tunangannya yang sedang mengandung. Ketika mereka berada di Betlehem, tibalah saatnya bagi Maria untuk melahirkan, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki lalu dibungkusnya dengan kain lampin dan dibaringkannya di dalam palungan karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. Penyebutan palungan menunjukkan bahwa Maria melahirkan di sebuah kandang binatang karena palungan adalah tempat makan binatang peliharaan. Begitu juga keterangan kain lampin atau kain tua yang sudah tidak terpakai biasanya ditaruh di luar rumah termasuk di tempat pemeliharaan hewan. Walaupun demikian Yusuf dan Maria telah siap menerima kelahiran Yesus. Mereka telah siap menanti kelahiran Yesus. Mereka telah siap dipakai menjadi sarana lahirnya sang Juruselamat ke dalam dunia. Mereka telah siap menyambut kelahiran Yesus sekalipun harus menempuh perjalanan panjang dari Nazaret ke Yudea dan mereka telah siap menyambut kelahiran Yesus sekalipun dalam kesederhanaan di tempat yang hina sebuah palungan di kandang binatang.

 

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan.

Belajar dari bagian Alkitab ini, maka ada beberapa hal yang dapat kita refleksikan dalam kesiapan menyambut dan merayakan kela-hiran Yesus Kristus ke dalam dunia. Pertama, kelahiran Yesus adalah fakta sejarah bahwa Yesus lahir ke dalam dunia ketika kekaisaran Roma diperintah oleh Kaisar Agustus. Ini berarti bahwa kelahiran Yesus adalah sebuah berita yang benar-benar terjadi. Bukan berita mitos, bukan  rekaan, bukan rekayasa apalagi berita bohong. Sekali lagi kelahiran Yesus adalah fakta sejarah yang tak dapat dibantah oleh siapapun, dengan demikian sebagai orang Kristen kita tidak boleh ragu menyambut kelahiran Yesus ke dalam dunia.

Kedua, kelahiran Yesus membuktikan bahwa nubuatan para nabi adalah ya dan amin sekalipun berabad-abad lamanya adalah sebuah berita sorgawi yang dirancangkan dan dijanjikan Tuhan, bahkan berita para malaikat kepada Yusuf dan Maria membuktikan kesetiaan Tuhan pada janji-Nya. Ia berkenan memakai Yusuf dan Maria menjadi sarana perwujudan penyelamatan manusia yang dikasihi-Nya. Ini membuktikan bahwa Allah kita adalah Allah yang hidup. Ia adalah Allah Pencipta, Pemilik, Pemelihara dan Penyelamat manusia sesuai dengan rencana dan anugerah-Nya. Hal ini semakin mengo-kohkan iman kita, bahwa tidak ada Allah lain yang menyelamatkan manusia selain Dia dalam Yesus Kristus yang lahir ke dalam dunia. Mari kita puji Dia dan sambut anugerah selamat-Nya bagi kita.

Ketiga, Yusuf dan Maria menyambut kelahiran Yesus dalam kese-tiaan kepada Allah dan dalam kesetiaan cinta kasih sebagai pasangan hidup yang saling mengasihi, saling menjaga dan menguatkan; tidak mempermalukan apalagi saling menyakiti satu satu sama lain. Inilah yang mereka lakukan sekalipun berhadapan dengan berbagai pera-saan atas kehamilan yang terjadi atas kehendak Tuhan, harus berhadapan dengan apa kata orang, harus menempuh perjalanan jauh dan harus menerima kenyataan bahwa Maria harus melahirkan bukan di tempat penginapan dan harus meletakkan bayi Yesus ke dalam palungan atau tempat makanan hewan. Kesetiaan kepada Tuhan dan kesetiaan dalam hidup berkeluarga seperti inilah yang harus mewarnai hidup orang percaya dalam menyambut dan mera-yakan Natal Yesus Kristus. Jangan justru sebaliknya karena berbagai kesibukan menyambut Natal kesetiaan kepada Tuhan dan kesetiaan cinta kasih dalam keluarga mengendur sehingga terjadi mabuk-mabukan, judi, seks bebas bahkan tidak beribadah lagi karena ber-bagai kesibukan memenuhi semua kebutuhan yang bersifat lahiriah.

Keempat, kesederhanaan dalam menyambut kelahiran Yesus yang disimbolkan dengan lampin dan palungan tidak akan mengurangi cinta kasih dan maksud penyelamatan Allah bagi manusia yang dikasihi-Nya karena yang utama adalah bagaimana hidup yang menerima, taat dan setia terhadap maksud penyelamatan Tuhan. Hal ini mengingatkan kita supaya kesederhanaan dalam menyambut dan merayakan kelahiran Yesus Kristus janganlah membuat kita berkecil hati karena derajat kemuliaan manusia yang dikasihi Allah tidaklah terletak pada kelimpahan materi, tapi pada kelimpahan ketaatan dan cinta kasih kepada Allah dan sesama manusia.

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan.

Belajar dari bagian Alkitab ini, maka mari kita sambut dan  rayakan kelahiran Yesus dengan keteguhan Iman bahwa Ia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia, dan mari kita hidup dalam kesetiaan kepada Allah yang diwujudkan dalam kesetiaan untuk hidup ber-sama yang saling menghidupkan dan dalam bentuk kesederhanaan. Dengan demikian persiapan kita menyambut kelahiran Yesus Kristus semakin lengkap dan sempurna. Kiranya Tuhan memampukan kita melakukan semua ini dalam tuntunan Roh-Nya yang kudus. Terpujilah nama Tuhan. Amin.

Label:   Lukas 2:1-7 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018
1 Korintus 12:1-11(1)
1 Raja-Raja 12:16-17(1)
1 Raja-Raja 12:16-24(1)
1 Yohanes 4:7-21(1)
2 Timotius 2:1-13(1)
2 Timotius 3:10-17(2)
Ayub 5:27(1)
Kejadian 13:1-18(1)
Kejadian 1:1-31(1)
Kejadian 39:1-23(1)
Kejadian 50:15(1)
Kejadian 50:21(1)
Kejadian 6:9-22(1)
Keluaran 4:1-17(1)
Kidung Agung 1:1-8(1)
Kisah Para Rasul 15:33-34(1)
Kisah Para Rasul 17:10-15(1)
Lukas 16:10-18(1)
Lukas 2:1-7(1)
Maleakhi 2:10-16(1)
Markus 10:13-16(1)
Markus 10:35-45(1)
Markus 16:1-2(1)
Matius 16:21-28(1)
Matius 26:47-56(1)
Mazmur 71:17-24(1)
Pengkhotbah 3:1-15(1)
Roma 10:4-15(1)
Roma 1:16-17(1)
Ulangan 31:1-8(1)
Yesaya 28:23-29(2)
Yesaya 6:1-13(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Sebelum:
MTPJ 23 s-d 29 Desember 2018 (Minggu Adven 4) - Yesus Kristus Penyelamat Dunia - 1 Yohanes 4:7-21




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2018..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,